Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

A A COMMUNITY-BASED AGRICULTURE DEVELOPMENT MODEL IN KLUNCING VILLAGE, BANYUWANGI Eka Afrida Ermawati; Ahmadintya Anggit Hanggraito; Inno Cahyaningtyas; Aprilia Divi Yustita
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.59568

Abstract

Potensi sektor pertanian di Desa Kluncing Kabupaten Banyuwangi memerlukan keterlibatan berbagai lapisan masyarakat yang sebagian besar berada di sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model strategi dalam pengembangan agrowisata berbasis masyarakat di Desa Klancing. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah forum diskusi kelompok dalam sosialisasi masterplan desa, wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi pustaka. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengembangan agrowisata berbasis masyarakat di Desa Kluncing membutuhkan dua faktor penting yaitu, 1) produk agrowisata dan daya tarik pendukung di kawasan desa; dan 2) pelibatan masyarakat lokal yang terfokus pada pemuda, ibu-ibu, dan kelompok tani. Kajian ini diharapkan dapat menjadi sebuah konsep yang dapat dimodifikasi untuk berkontribusi dalam optimalisasi sektor pertanian suatu desa.
Evaluasi Kualitas Pelayanan Hotel Terhadap Kepuasan Tamu Menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) Aprilia Divi Yustita; Ayu Purwaningtyas; Eka Afrida Ermawati
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.59578

Abstract

Pada organisasi perusahaan jasa, dalam hal ini adalah hotel, mengevaluasi kepuasan konsumen adalah hal yang penting untuk dilakukan karena dapat berdampak pada loyalitas konsumen. Kepuasan konsumen tercapai ketika pengukuran kinerja yang diharapkan oleh konsumen memiliki nilai lebih besar dibandingkan dengan kinerja aktual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan yang diberikan kepada tamu oleh salah satu hotel berbintang 4 di Banyuwangi dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian dilakukan dengan memeriksa apakah ada kesenjanngan (gap) antara layanan yang diberikan dengan layanan yang diterima tamu. Selanjutnya diberikan rekomendasi peningkatan layanan berdasarkan posisi atribut pada diagram kartesius. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara persepsi tamu dengan kepuasan tamu terhadap kualitas layanan yang diberikan Hotel XYZ, namun juga diperoleh atribut yang dinilai memuaskan oleh tamu. Nilai negatif tertinggi terdapat pada dimensi jaminan (assurance). Faktor yang menjadi prioritas utama untuk diperbaiki dan ditingkatkan adalah yang terletak pada kuadran I diagram kartesius.
Analisis Menu Engineering dengan Pendekatan Matriks untuk Menentukan Strategi Bauran Pemasaran Bisnis Kuliner Eva Yovita Safitri; Aprilia Divi Yustita; Jemi Cahya Adi Wijaya
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.59634

Abstract

Bisnis kuliner adalah salah satu industri yang berkaitan dengan pariwisata karena merupakan fasilitas penunjang utama wisatawan selain akomodasi. Jumlah bisnis kuliner seperti rumah makan/ restoran, di Kabupaten Banyuwangi cukup banyak. Salah satunya berada di Genteng yaitu Outlet XYZ. Permasalahan yang terjadi di Outlet XYZ adalah kesulitan dalam mengontrol keuangan dan pemasaran menu yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimanakah keadaan menu yang dimiliki Outlet XYZ, dalam tingkat popularitas yang tinggi dan keuntungan yang tinggi pula atau sebaliknya. Metode yang digunakan adalah menu engineering. Hasil analisis menunjukkan bahwa diantara 12 jenis makanan yang diteliti, 25% dalam kategori star, 25% yang lain dalam kategori plowhorse, 8,3% dalam kategori puzzle, dan 41,6% dalam kategori dog. Rekomendasi yang diberikan berkaitan dengan strategi bauran pemasaran yaitu pada menu kategori star patut dipertahankan, plowhorse harga jual ditinjau kembali, puzzle makanan dipertahankan dan perlu disusun kembali, dan dog menu makanan diganti.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Industri Kreatif Arang Tempurung Kelapa Melalui Pelatihan dan Penerapan Teknologi Mesin Pencetak Briket Aprilia Divi Yustita; Siska Aprilia Hardiyanti; M. Abdul Wahid; Galang Fajaryanto
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.610

Abstract

Tempurung kelapa adalah limbah yang banyak bisa didapatkan di Kabupaten Banyuwangi, khususnya di Desa Bunder sebagai daerah yang banyak menghasilkan kelapa. Usaha yang dilakukan masyarakat sekitar dalam memanfaatkan hasil tanaman kelapa adalah dengan menjual kelapa secara bijian, maupun mengolahnya menjadi santan, kopra, dan juga gula merah. Berdasarkan hasil analisis situasi, di Desa Bunder terdapat usaha pengolahan limbah tempurung kelapa dengan produk utamanya adalah arang. Dengan keterbatasan produk yang dihasilkan serta untuk meningkatkan nilai ekonomis produk, maka perlu dilakukan penganekaragaman produk dengan membuat briket arang. Agar dalam proses pembuatannya dapat dilakukan dengan lebih efektif, maka perlu menggunakan alat untuk membantu proses pembuatan briket. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan limbah tempurung kelapa menjadi briket arang. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pelatihan pembuatan briket dan penggunaan alat dengan melibatkan masyarakat setempat sebanyak sepuluh orang. Kegiatan telah berjalan dengan baik dengan hasil pada tahap evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat sebesar 90% untuk dapat membuat produk berupa briket arang.
ANALYSIS OF TOURISTS' WILLING TO PAY IJEN CRATER NATURAL TOURISM PARK Esa Riandy Cardias; Aditya Wiralatief Sanjaya; Eka Afrida Ermawati; Aprilia Divi Yustita
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v23i1.1043

Abstract

Ijen Crater Natural Tourism Park/TWAKI (92 ha) is part of the Ijen Crater Nature Reserve area (2,468 ha) with various kinds of protected biota. In 2016 UNESCO designated Ijen Crater as one of the Biosphere Reserves of 120 countries in the world. All the uniqueness that TWAKI has means that tourist visits to this destination tend to increase significantly, and in the end the carrying capacity of the environment has been exceeded in the last four years. TWAKI is only able to accommodate 165,600 tourists per year based on its area. Therefore, proper management of the TWAKI is needed, to accommodate tourism functions and maintain main function as a nature conservation area, but a lot of funds are needed. Willingness to pay (WTP) tourists are expected as another source of funding outside the government. This study aims to analyze the level of WTP tourists. This research was designed using the Contingent Valuation Method (CVM), which is a survey method to ask tourists about the value or price they give to commodities that have no market value such as environmental goods. The results showed that the average WTP value for foreign tourists was US$ 28 and IDR 25.000 for domestic tourists, so that the economic value of ecotourism and estimated income from ticket sales based on the WTP value were US$ 864.528 or around 12 billion and IDR 3.776.800.000. Both values show values greater than the basic WTP value, which is calculated based on data on the number of tourists. This total value is also greater than the total budget required by TWAKI for maintenance, management and conservation costs.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MENGGUNAKAN METODE WORKSHOP UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SDN 3 ALIYAN Eka Afrida Ermawati; Siska Aprilia Hardiyanti; Aprilia Divi Yustita; Tri Maryono Rusadi
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v2i3.104

Abstract

SDN 3 Aliyan is an elementary school located in RT.03 RW.02 Aliyan Village, Rogojampi District, Banyuwangi Regency. The physical condition of this school is improper because some classes are put in the same room which is only separated using a board. Even the total number of students in this school is only 36 students. Not only improper condition of the physical condition of the school, but human resources in this school is also limited. Thus, many incompetent teachers have to teach subjects that they are not mastered. The absence of the government in solving this problem makes the researchers eager to conduct an activity that can improve the professional competence of the teachers there. This activity is a form of dedication from the Banyuwangi State Polytechnic which aims to improve the professional abilities of teachers at SDN 3 Aliyan. This activity is carried out through workshops on mathematics subjects and training for teachers in making learning media. It is hoped that after this activity is carried out, the competence of teachers in this school will increase, especially in mathematics, so that the teaching and learning process will be better. After the activity is finished, the researcher will continue to observe the results of the program by visiting schools at certain times. This is done so that what has been taught to the teachers can continue to be applied in the next learning process
SMART INTELLIGENCE GAME SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SDN 5 KARANGSARI Eka Afrida Ermawati; Aprilia Divi Yustita; Junaedi Adi Prasetyo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17779

Abstract

Abstrak: Penguasaan Bahasa Inggris ssangat dibutuhkan. Oleh karena itu pembelajaran Bahasa Inggris kemudian masuk kedalam kurikulum Pendidikan Indonesia. SDN 5 Karangsari merupakan salah satu Sekolah yang mengajarkan Bahasa Inggris sebagai muatan lokal. Sayangnya, keterbatasan waktu membuat pembelajaran tidak maksimal, Padahal kemampuan Bahasa Inggris siswa masih dalam katerori rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdian Politeknik Negeri Banyuwangi menciptakan game yang dapat digunakan sebagai media belajar siswa diluar jam sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menciptakan suatu media pembelajaran yang dapat membantu anak-anak belajar Bahasa Inggris dengan menyenangkan dan fleksibel. Metode sosialisasi digunakan untuk memperkenalkan game ini kepada guru dan siswa. Mitra dari kegiatan ini adalah SDN 5 Karangsari. Evaluasi hasil digunakan setelah anak-anak menggunakan game tersebut. Sebelum penggunaan game, anak-anak diberikan pretest untuk mengetahui kemampuan awal mereka. Setelah menggunakan game ini, kemudian anak-anak diberikan post-test. Dari hasil post-test diketahui terjadi peningkatan kemampuan yang diperoleh siswa-siswa di SDN 5 Karangsari sebesar 80%.Abstract: Mastery of English is very much needed. Therefore, English language learning was incorporated into the Indonesian education curriculum. SDN 5 Karangsari is one of the schools that teaches English as a local content. Unfortunately, time constraints make learning not optimal, even though students' English skills are still in the low category. To overcome this problem, the Banyuwangi State Polytechnic service team created a game that can be used as a medium for students to learn outside of school hours. The purpose of this service activity is to create a learning media that can help children learn English in a fun and flexible way. The socialisation method is used to introduce this game to teachers and students. The partner of this activity is SDN 5 Karangsari. Outcome evaluation was used after the children used the game. Before using the game, the children were given a pretest to find out their initial ability. After using the game, the children were given a post-test. From the post-test results, it was found that there was an increase in the ability obtained by students at SDN 5 Karangsari by 80%.