Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Identifikasi Miskonsepsi Siswa pada Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Microsoft Excel Nurhafidhah Nurhafidhah; Hasby Hasby
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.52 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v6i1.10717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa pada penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft Excel pada materi titrasi asam basa di SMAN 2 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan Desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen soal tes, angket dan wawancara. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan siswa SMAN 2 Banda Aceh mengalami miskonsepsi pada materi titrasi asam basa, terutama pada konsep menentukan kadar zat melalui titrasi. Penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft Excel dapat mengurangi kuantitas miskonsepsi siswa SMAN 2 Banda Aceh pada materi titrasi asam basa, yaitu 34,3% sebelum pembelajaran, menjadi 10,3% setelah pembelajaran menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft Excel.
Analisis Integrasi Nilai Karakter Peduli Lingkungan dan Tanggung Jawab dalam Buku Ajar Kimia SMA Mauliza Mauliza; Nurhafidhah Nurhafidhah*; Hasby Hasby
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 9, No 2 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.065 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v9i2.18332

Abstract

Indonesia is one of the positive countries for the corona virus (Covid-19). Experts cite several reasons for the increasing number of cases, one of which is the attitude of the public who careless about minimizing contact between people, the lack of sanctions for violations of self-quarantine, and the lack of location information that the community must avoid. The attitude of caring society, especially education actors, is certainly one of the important things that needs attention. Environmental care and responsibility are character values that need to be developed. Students can get character education through the learning process and learning resources, one of which is textbooks. The purpose of this study was to determine whether there is an integration of character values and what is the percentage of integration of character values in high school chemistry textbooks that have been used by teachers in learning, especially the character of environmental care and responsibility. This research is a quantitative descriptive study using the questionnaire and observation sheet instruments. The sample in this study is the class X chemistry textbook that is most often used in teaching and learning activities at SMA Negeri 2 and SMA Negeri 4 Langsa City. The results showed that there was an integration of the character values of environmental care and responsibility in the X grade chemistry textbooks used by teachers of SMA Negeri 2 and SMA Negeri 4 Kota Langsa. The integration of environmental care character values is 38%, while the responsibility character values is 63%. The integration of the character values of environmental care and responsibility in the class X chemistry textbook appears in the column project activities, student activities, content content, and evaluation.
Pengaruh Kesiapan terhadap Pemanfaatan Laboratorium Pada Pelaksanaan Praktikum Kimia di SMA se Kota Langsa Mauliza Mauliza; Nurhafidhah Nurhafidhah
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 6, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.512 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v6i2.12071

Abstract

PPenelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh kesiapan laboratorium terhadap pemanfaatan laboratorium pada pelaksanaan praktikum kimia, 2) mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam memanfaatkan laboratorium pada pelaksanaan praktikum kimia di SMA se kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi, angket dan wawancara. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan rumus regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan korelasi kesiapan laboratorium terhadap pemanfaatan laboratorium pada pelaksanaan praktikum kimia adalah 0,44 atau 44%. Pengaruh kesiapan laboratorium terhadap pemanfaatan laboratorium pada pelaksanaan praktikum kimia dapat diketahui melalui persamaan regresi: Y = 0,4176 (X) + 52,839. Kendala utama yang dihadapi guru dalam memanfaatkan laboratorium pada pelaksanaan praktikum kimia di SMA se kota Langsa adalah ketersediaan bahan kimia dan waktu mempersiapkan alat dan bahan praktikum. Selain itu, guru bidang studi membutuhkan pelatihan mengenai pengelolaan dan manajemen laboratorium yang baik sehingga meningkatkan motivasi pemanfaatannya.
Appsmash Quizizz dan Artificial Intelligence (AI): Teknologi Gamifikasi Pembelajaran Seru dan Interaktif bagi Kelompok MGMP Kimia Kota Langsa Hasby Hasby; Muhammad Khalil; Nurhafidhah Nurhafidhah; Dona Mustika
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3590

Abstract

ABSTRACTThe Industrial Revolution 4.0 has created major changes in various sectors, including education, with a focus on combining advanced technologies such as AI and IoT with human innovation. This opens up opportunities for more interactive and personalized learning. However, there are still obstacles in adopting this technology in education. Limited resources with skills in utilizing technology in learning is one of the obstacles that must be overcome. This community service activity aims to provide education and workshops for Langsa City Chemistry MGMP teachers regarding the use of Appsmash Quizzizz and artificial intelligence (AI), so that it is hoped that it can improve teachers' skills in adopting technology in learning. This service activity is in partnership with MGMP Kimia Langsa City, involving 17 teachers. This community service is carried out through providing education and workshops on the use of technology in learning, especially AI and Appmash Quizzizz. During the activity, data was collected using pretest and posttest question instruments, observation sheets, and response sheets as activity evaluation materials. The results of the implementation of this service have had a positive impact by increasing partners' skills in adopting technology, especially AI and Appmash Quizizz with a percentage of >75% in all aspects, which include the introduction of AI (88%), use of hardware (76%), AI-based applications online (81%), AI applications in learning (94%), and AI integrated quizizz (87%). The data also shows that the percentage of partner satisfaction with the implementation of this activity reaches >90%. It is hoped that these skills can be habituated in carrying out learning. So, teachers who have skills in using technology will have an impact on the quality of learning, especially in high schools spread across Langsa City.Keywords: Artificial Intelligence, Chemistry MGMP, Interactive Learning, Quizizz. ABSTRAKRevolusi Industri 4.0 telah menciptakan perubahan besar di berbagai sektor, termasuk pendidikan, dengan fokus pada penggabungan teknologi canggih seperti AI dan IoT dengan inovasi manusia. Hal ini membuka peluang untuk pembelajaran yang lebih interaktif dan personal. Namun, masih ada kendala dalam mengadopsi teknologi ini dalam pendidikan. Terbatasnya sumber daya yang memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu kendala yang harus diatasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan workshop bagi guru MGMP Kimia Kota Langsa terkait penggunaan appsmash quizizz dan artificial intelligence (AI), sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam mengadopsi teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan MGMP Kimia Kota Langsa, dengan melibatkan 17 orang guru. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pemberian edukasi dan workshop tentang pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, khususnya AI dan appmash quizizz. Selama kegiatan berlangsung, dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan instrumen soal pretest dan postest, lembar observasi, dan lembar respon sebagai bahan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan pengabdian ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan keterampilan mitra dalam mengadopsi teknologi, khususnya AI dan appmash quizizz dengan persentase >75% pada seluruh aspek, yang meliputi aspek pengenalan AI (88%), penggunaan perangkat keras (76%), aplikasi AI berbasis online (81%), aplikasi AI dalam pembelajaran (94%), dan quizizz terintegrasi AI (87%). Data juga menunjukkan bahwa persentase kepuasan mitra terhadap pelaksanaan kegiatan ini mencapai >90%. Keterampilan ini diharapkan dapat dihabituasikan dalam melaksanakan pembelajaran. Sehingga dengan demikian, guru yang memiliki keterampilan dalam pemanfaatan teknologi akan memberikan dampak pada kualitas pembelajaran, khususnya yang ada di SMA yang tersebar di Kota Langsa. Kata Kunci: Artificial Intelligence, MGMP Kimia, Pembelajaran Interaktif, Quizizz.
SENTRA BUDIDAYA TOGA RIMPANG-RIMPANGAN UNTUK PRODUKSI MINUMAN KESEHATAN PENINGKAT IMUN TUBUH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RESIKO FATAL COVID-19 Nurhafidhah Nurhafidhah; Teuku Hadi Wibowo Atmaja; Hasby Hasby; Zikriah Zikriah; Nurul Qamari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2811-2815

Abstract

Mengonsumsi minuman kesehatan dari jenis rimpang dapat membantu menghadapi Covid-19 karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Rimpang juga dikenal sebagai tanaman obat keluarga atau disebut TOGA. Jenis-jenis tanaman yang dikategorikan dalam rimpang antara lain temulawak, jahe putih, jahe merah, kunyit, lengkuas dan beberapa jenis lainnya. semua tanaman tersebut memiliki memanfaatkan sebagai pencegahan resiko fatal di tengah pandemi Covid-19. Guna menginformasikan dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat rimpang TOGA, Universitas Samudra (Unsam) Langsa bekerjasama dengan Alumni Pertanian Universitas Syiah Kuala mengadakan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Kegiatan PKM ini dilakukan di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama. Metode yang digunakan adalah mengedukasi masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan, kemudian monitoring dan evaluasi hasil kegiatan, mensosialisasikan jenis-jenis TOGA gap. Selain itu, menciptakan peluang usaha guna meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengolahnya menjadi produk yang layak jual. Hasil dari kegiatan PKM, masyarakat memiliki pengetahuan tentang budidaya rimpang TOGA yang memiliki manfaat kesehatan bagi masyarakat dan bernilai ekonomi karena terciptanya pusat TOGA jenis rimpang di Gampong.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ANGGOTA JARINGAN SEKOLAH DIGITAL INDONESIA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EDUWEB APP Rahmiati Rahmiati; Nurhafidhah Nurhafidhah; Liza Fitria; Irma Dewi Isda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19336

Abstract

Abstrak: Beberapa kegiatan melalui kerja sama telah dilakukan dan mendapat respon yang positif. Namun, JSDI khususnya wilayah Aceh Timur belum mampu merekrut anggota secara luas dan memberikan pelayanan yang optimal kepada anggota dan calon anggota. Selain itu, website resmi organisasipun statusnya dalam perbaikan (maintenance) hingga sekarang. Sehingga, para guru yang bergabung menjadi anggota JSDI hanya berjumlah 6 orang. Tujuan PkM adalah: (1) memperbaiki fasilitas layanan mitra untuk mewujudkan tujuan mitra membantu guru mengimplikasikan kurikulum merdeka melalui produk aplikasi eduweb app media satu pintu yang mengoptimalkan program kerja mitra; (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengembangkan eduweb app sebagai media satu pintu mengoptimalkan program kerja JSDI. Bentuk kegiatan PkM ini berupa kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Evaluasi terhadap ketercapaian indikator keberhasilan diketahui dari pengumpulan data dilakukan, yaitu menggunakan lembar wawancara dan angket. Hasil kegiatan PkM berupa sebuah eduweb app bernama “sahabat guru digital” yang dapat membantu para guru terutama anggota JSDI dalam menerapkan kurikulum Merdeka. Selain itu, produk ini dapat menyelesaikan permasalahan mitra terkait perbaikan fasilitas penyampaian informasi kepada anggota dan masyarakat melalui media satu pintu, serta meningkatkan pelayanan dalam hal perluasan keanggotaan dan keterlibatan masyarakat pada setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh mitra. Berdasarkan jawaban peserta pelatihan dan pendampingan, pengetahuan dan keterampilan anggota mitra mengembangkan eduweb app meningkat dari 52% menjadi 72% setelah kegiatan.Abstract: Several collaborative activities have been conducted, receiving positive responses. However, JSDI, especially in the East Aceh region, has not been able to recruit members widely and provide optimal services to its members and potential members. Furthermore, the official organization website is still undergoing maintenance to this day. As a result, the number of teachers who have joined as JSDI members is only six. The objectives of this Community Service Program (PkM) are as follows: (1) to improve partner service facilities to help partners achieve their goal of assisting teachers in implementing the independent curriculum through the Eduweb App, a one-stop media application that optimizes partner work programs; (2) to enhance the knowledge and skills of partners in developing the Eduweb App as a one-stop media to optimize JSDI's work programs. The PkM activities include socialization, training, and mentoring. Evaluation of the achievement of success indicators is known from data collection, namely using interview sheets and questionnaires.. The result of the PkM activities is an Eduweb app called "Sahabat Guru Digital”, which can assist teachers, especially JSDI members, in implementing the independent curriculum. Furthermore, this product can address partner issues related to improving information delivery facilities to members and the public through a one-stop media, as well as improving services in terms of expanding membership and community involvement in every activity organized by the partners. Based on the answers of training and mentoring participants, the knowledge and skills of partner members developing eduweb apps increased from 52% to 72% after the activity.