Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMPBELL DUDEK SMITH DAN HEURISTIK GUPTA (STUDI KASUS: PERTENUNAN SANTA MARIA) Edward S Leyn; Muhammad Yusuf; Endang Widuri Asih
Jurnal Rekavasi Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.228 KB)

Abstract

Penjadwalan produksi yang kurang optimal mengakibatkan beberapa pesanan mengalami keterlambatan dan tidak mampu memenuhi batas waktu yang telah ditetapkan oleh pelanggan. Hal ini mengakibatkan perusahaan harus kehilangan peluang untuk meningkatkan pendapatan dan dikenakan denda berupa potongan harga sebesar 5% untuk setiap keterlambatan.Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan alternatif metode penjadwalan produksi menggunakan metode Campbell Dudek and Smith (CDS) dan Heuristik Gupta untuk meminimumkan makespan sehingga keterlambatan dapat diminimalkan dan batas waktu yang telah ditetapkan dapat dipenuhi. Metode ini merupakan pengembangan dari algoritma Johnson yang melakukan penjadwalan produksi berdasarkan waktu proses terkecil pada n job dan m mesin dengan tujuan untuk menghasilkan waktu proses produksi tercepat.Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah penjadwalan dengan metode CDS menghasilkan 5 (lima) iterasi. Iterasi dengan makespan paling optimal terdapat pada k = III dengan urutan penjadwalan Sr.050 – Hk.210 – St.021 – Wp.220. nilai makespan yang diperoleh adalah 191,1 jam dengan nilai utilitas sebesar 26,42%, keterlambatan rata – rata 0 (tidak ada) dan waktu penyelesaian rata – rata 139,25 jam. Penjadwalan produksi dengan menggunakan metode Gupta menghasilkan makespan yang paling optimal adalah 205 ,9 jam dengan urutan job Hk.210 – Wp.220 – Sr.050 – St.021. Waktu penyelesaian rata – rata dengan menggunakan metode ini adalah 124,56 jam, utilitas sebesar 28,33% dan keterlambatan rata – rata sebesar 1,5 hari.
ANALISIS QFD DAN TRIZ UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS INTERNET MARKETING Muh Fariz Hadi; Endang Widuri Asih; Mega Inayati Rif'ah
Jurnal Rekavasi Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.964 KB)

Abstract

Batik Pirukun adalah produsen pakaian dari batik tulis. Produk dijual pada distributor dengan harga dibawah pasaran. Pihak manajemen menginginkan produk dapat dijual langsung ke konsumen sehingga keuntungan bertambah. Media pemasaran yang dipilih yaitu dengan e-commerce. Banyak penjual serupa berlomba-lomba membuat e-commerce. Ini menjadi tantangan untuk setingkat lebih maju dalam internet marketing. Terutama variabel-variabel penting yang sebenarnya menjadi kebutuhan calon pembeli/pengguna website. Sedangkan setiap pelanggan memiliki penilaian tersendiri terhadap e-commerce.Tujuan penelitian ini untuk mencari variabel-variabel utama yang diinginkan calon pembeli/pengguna ecommerce, maka digunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Variabel-variabel utama ini akan diidentifikasi lebih lanjut untuk diperoleh strategi kreatif yang sebaiknya diterapkan. Metode yang digunakan adalah Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ).Hasil dari penelitian ini, variabel-variabel utama yang menjadi penilian konsumen terhadap kualitas internet marketing dari Batik Pirukun berdasarkan QFD adalah: (1) Kualitas pengiriman tepat waktu dan aman, (2) Perusahaan terbuka terhadap saran pelanggan, (3) Kualitas produk, (4) Kepercayaan yang diberikan, (5) Kemudahan akses media lain, dan (6) Kenyamanan dan kemudahan transaksi. Kemudian dicari solusinya dengan TRIZ melalui Contradiction Matrix untuk mendapatkan Inventive Principle. Dipilih satu principles berdasarkan pertimbangan Technical Parameters dan e-commerce terbaik di Indonesia. Implementasi hasil penelitian ini dibuat di dalam pirukun.com. Nilai website dari analisis McCall sebesar 78,9% dengan predikat cukup baik.
OPTIMALISASI PEMASOK DAN PERENCANAAN BAHAN BAKU YANG OPTIMAL PADA SUBANDI COLLECTION Muhammad Mutamal Liqin Wahab; Endang Widuri Asih; Petrus Wisnubroto
Jurnal Rekavasi Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.85 KB)

Abstract

Subandi Collection is a home industry that produces leather sandals. An increase in product sales process, Subandi Collection must have a plan of raw materials optimized by adjusting the lavel of sales, so do not store raw materials exaggerated in the warehouse resulting in storage costs over, so there is no shortage of raw maetrials in the supply of raw materials which will be in production. In the event of a shortage of raw materials would disrupt the production process and cause harm to Subandi Collection. In the absence of optimal supplier selection in the planning of raw materials have resulted in a build up of raw materials excessive costs on storage. The purpose of this study to determine the optimal supplier according the criteria of the home industry and raw material requirements planning. To solve the problems of the supplier selection method Analythic Hierarchy Process (AHP) and to solve the problems of ordering or planning the size of the raw material used methods Silver Meal (SM). From the research results supplier of Kalimantan is the optimal supplier with priority weight of 0,39. Safety stock must be owned spon 3 sheet, vinyl 0 m2, and skin 2 feet. Lot size entirely an order as many as 18 times with a reorder point spon 7 sheets, vinyl 8,05m2, and the skin of 6,14 feet. For reservation for the lot size of order spon 180,12 sheet, vinyl 241,54 m2, and skin 124,32 feet.
USULAN PENERAPAN METODE ACCEPTANCE SAMPLING MILSTD 105E DAN PENENTUAN PROSES CAPABILITY UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS BAHAN BAKU KERUPUK IKAN TENGGIRI Fajar Isnanto; Endang Widuri Asih; Joko Susetyo
Jurnal Rekavasi Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.088 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan alternatif untuk IRT pengolahan kerupuk Ikan Tenggiridalam pengendalian kualitas bahan baku kerupuk Ikan Tenggiri dengan menggunakan metode AcceptanceSampling MIL-STD 105E untuk pengambilan sampel bahan baku pada setiap lot yang masuk danmenentukan bahwa diterima atau ditolaknya sampel dalam lot menggunakan tabel AQL dan MIL-STD 105E.selanjutnya Penentuan Proses Capability untuk menentukan kemampuan proses bahan baku yang di ambilkonsisiten memenuhi batas rentang kualitas yang diharapkan.Hasil penelitian ini menunjukan Industri Rumah Tangga King Naya mengalami bahan baku yangmasuk ada 30 lot yang berisi 500 ekor ikan tenggiri dalam tiap lotnyauntuk setiap harinya maka diambilsampel menggunakan metode MIL-STD 105E single sampling sesuai tabel MIL-STD 105E menggunakanGeneral Inspection Level II dikarekanan tingkat pengawasan yang tidak ketat didapatkan 50 sampel (n)bahan baku selanjutnya diukur menggunakan Peta Kendali bahan baku dengan hasil BS = 0,72, BSA = 0,182,BSB = 0,038. Selanjutnya mengukur kinerja sampel dengan hasil kurva OC Operating Characteristic =0,998, kurva AOQ Average Outgoing Quality = 0,075, kurva ATI Average Total Inspection = 45. Selanjutnyatentukan Proses Capability dari bahan baku kerupuk Ikan Tenggiri dengan hasil Cp = 0,61, Cpl = 0,49, Cpu =0,72, Cpk 0,49. Dari hasil di atas pengendalian kualitas bahan baku kerupuk ikan tenggiri cukup efisien dantidak memakan waktu yang lama, mengurangi tenaga pekerja, dan tidak merusak bahan baku dalam sampelbahan baku sehingga low cost, baik di terapkan untuk Industri Rumah Tangga dengan bahan baku yang cukupbanyak dan memerlukan pengendalian kualitas.
ANALISIS POSTUR KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE OWAS (OVAKO WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM), RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT), DAN REBA (RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT)(STUDI KASUS DI PT. ADI SATRIA ABADI) Afif Hidayat; Muhammad Yusuf; Endang Widuri Asih
Jurnal Rekavasi Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.843 KB)

Abstract

Kondisi postur kerja di PT. Adi Satria Abadi pada karyawan yang berada pada bagian produksi khususnya divisipenjahitan masih banyak posisi kerja karyawan yang bekerja dalam kondisi yang tidak ergonomis dan dapatmengakibatkan cidera, terutama cidera pada sistem musculoskeletal.Penelitian ini dilakukan untuk menganalisispostur kerja pada operator bagian penjahitan dengan menggunakan metode OWAS (Ovako Working PostureAnalysis System), RULA (Rapid Upper Limb Assessment), dan REBA (Rapid Entire Body Assessment). Analisis inidilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa baik atau buruknya postur kerja, dan dapat memberikan gambarantentang postur kerja yang baik, aman, dan ergonomis.Penentuan skor postur tubuh dengan metode OWAS padapekerja bagian penjahitan, pada operator satu, dua, dan tiga termasuk dalam kategori risiko 3 (tindakan korektifdiperlukan segera). Investigasi postur tubuh dengan metode RULA final skor pada operator satu, dua, dan tigaadalah 4 dan skor tindakan masuk dalam kategori 2, artinya menunjukan adanya risiko dan diperlukan adanyainvestigasi lebih lanjut. Analisa dengan metode REBA pada operator satu menunjukan skor akhir 3, pada operatordua menunjukan skor akhir 4, dan pada operator tiga dengan skor akhir 4. Dari skor tersebut menunjukan bahwamasih ada risiko yang masuk dalam kategori sedang dan perlu adanya perbaikan sesegera mungkin supaya risikoakibat kerja tidak terus berlanjut.
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI YANG OPTIMAL MENGGUNAKAN FUZZY MULTIOBJECTIVE OPTIMIZATION UNTUK PENYUSUNAN JADWAL INDUK PRODUKSI Damar Indah Septiana; Endang Widuri Asih; Risma A Simanjuntak
Jurnal Rekavasi Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.686 KB)

Abstract

Anggun Rotan Handicraft adalah salah satu industri rumah tangga yang memproduksi aneka produk dari rotan. Permasalahan yang dialami Anggun Rotan adalah adanya kelebihan atau kekurangan persediaan. Untuk itu penentuan jumlah produk yang harus diproduksi merupakan langkah penting yang harus diambil pihak menejemen perusahaan. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan dapat memenuhi permintaan konsumen untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan mengeluarkan biaya yang minimal. Ketersediaan sumber daya yang terbatas merupakan kendala yang dimiliki oleh perusahaan dalam menentukan jumlah produk yang harus mereka produksi. Pada penelitian ini menggunakan fuzzy multiobjective optimization sebagai model pengambilan keputusan untuk menentukan jumlah produk yang harus diproduksi untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan biaya produksi. Berdasarkan perhitungan didapat jumlah produk yang harus diproduksi sebanyak 220 unit, dengan keuntungan kotor sebesar Rp. 11.297.726dan total biaya produksi sebesar Rp.16.487.294. Jadwal Induk Produksi untuk bulan November minggu I dan II yaitu 12 unit Hermes, 28 unit DKS, 5 unit P02, 9 unit P04, dan 3 unit Kelly. Minggu III sebanyak 12 unit Hermes, 28 unit DKS, 4 unit unit P02, 8 unit P04, 2 unit Kelly. Minggu IV 11 unit Hermes, 27 unit DKS, 4 unit P02, 8 unit P04, dan 2 unit Kelly.
ANALISIS KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOPS) DI PT MANDIRI JOGJA INTERNASIONAL Titin Isna Oesman; Endang Widuri Asih
PROSIDING SNAST Prosiding SNAST 2018
Publisher : IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Mandiri Yogyakarta International (MJI) or by any other name is the industry that produces Bucini handbags, shoes, wallets, belts, and other accessories with many variations, the manufacture of a product from raw material cow leather. In production activities using equipment and machinery which can cause accidents. Therefore in this study carried out a strategy to manage the occurrence of potential dangers in PT. MJI. Research conducted at the work stations cutting and sewing the risk of accidents is high 13 (thirteen) times for cutting a year and 14 (fourteen) times for sewing in a year. Identification of the potential dangers of using methods of Hazard and Operability Study (HAZOPS) based on the processes that occur in PT. MJI. So the accident happened can be minimised or even anccident zero.The results of research on the production process it was found that the source of potential hazard is a condition of the work environment, the pieces of the cutter, the attitude of workers scattered, cable, hot air. From calculations using the method of hazops potential dangers exposed blades and needles becomes a top priority with Severity Category 3 (three), Score 4 (four), the Frequency Level B Score 4 (four), Risk Rating Number 8 (eight) and index Risk 3B. Based on the potential hazard that may occur then advised the company that it may provide training accident and work safety (K3) for all employees, the use of protective tools themselves, and there are supervisors when employees work.
Pemberdayaan Usaha Mikro Produk Rumput Laut Kartinasari Ayuhikmatin Sekarjati; Endang Widuri Asih; Mega Inayati Rif`ah; Eka Sulistyaningsih; Andrean Emaputra; Angger Bagus Prasetiyo
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v3i1.1166

Abstract

Berdasarkan program Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu Indonesia penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar 2015, maka dilakukan kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat Desa Kemadang. Hal ini dilakukan, karena kondisi geografis Desa Kemadang dekat dengan pantai Kukup, pantai Baron dan pantai Krakal. Sumber daya alam yang dimanfaatkan yaitu selada laut (rumput laut). Sumber daya alam tersebut akan diolah menjadi produk olahan makanan. Namun, masyarakat Desa Kemadang belum melakukan pemasaran dengan baik. Oleh karena itu, perlu adanya pemberdayaan terhadap masyarakat Desa Kemadang dengan pendekatan marketing mix (product, price, place dan promotion) untuk menghasilkan strategi pemasaran yang baik. Kegiatan pemberdayaan dihadiri oleh 40 masyarakat Desa Kemadang, dimana 72,5% berjenis kelamin perempuan dan 27,5% berjenis kelamin laki-laki. Untuk menguji tingkat pemahaman pada kegiatan ini, maka dilakukan penyebaran kuesioner pada sebelum dan sesudah kegiatan pemberdayaan dilakukan. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat 24-28 masyarakat yang hadir pada kegiatan ini memahami materi yang disampaikan.