Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN LITERASI SAINS DENGAN METODE EKSPERIMEN DI SEKOLAH DASAR Vivi Uvaira Hasibuan; Suwanto Suwanto; Riris Nurkholidah Rambe
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 1: Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.237 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i1.33185

Abstract

Abstract: Increasing Learning Outcomes Using Science Literacy with Experimental Methods nn Elementary School. Learning Natural Sciences (IPA) using the experimental method has been carried out at the Serdang Bedagai District Elementary School for the 2020/2021 academic year with a total of 25 students. This study aims to improve student learning outcomes using scientific literacy with experimental methods. This research was carried out in two cycles, namely planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques used are observation and tests. The results showed that prior to the application of scientific literacy with experimental methods in science subjects, the subject matter of light and its properties, it was obtained that 5 students (20%) had completed and 20 students (80%) had not completed and the class average was 60%. However, after learning by using scientific literacy with experimental methods in science subjects, the subject matter of light and its properties in cycles I and II, the data on student learning outcomes increased. The learning outcomes of the first cycle stated that as many as 13 students (52%) had completed and 12 students (48%) had not completed and the class average was 70.24%. Then the results of the second cycle test showed 22 students (88%) had completed and 3 students (12%) had not completed and the class average was 81.44%. With an increase that occurs in students who have reached 88%, it is stated that the standard of success has reached 75% and is complete. Keywords: Experimental Method, Scientific Literacy, Science Learning Outcomes Abstrak: Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Literasi Sains Dengan Metode Eksperimen Di Sekolah Dasar. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan metode eksperimen telah dilaksanakan pada Sekolah Dasar Kabupaten Serdang Bedagai tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah 25 orang siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan literasi sains dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus,yaitu perencanaan,pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya literasi sains dengan metode eksperimen pada mata pelajaran IPA materi pokok cahaya dan sifat-sifatnya, diperoleh sebanyak 5 siswa (20%) tuntas dan 20 siswa (80%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 60%. Namun setelah pembelajaran dengan menggunakan literasi sains dengan metode eksperimen pada mata pelajaran IPA materi pokok cahaya dan sifat-sifatnya pada siklus I dan II diperoleh data hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siklus I menyatakan sebanyak 13 siswa (52%) tuntas dan 12 siswa (48%) belum tuntas dan nilai-nilai rata kelas 70,24%. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukkan 22 siswa (88%) tuntas dan 3 siswa (12%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 81,44%. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa yang telah mencapai 88% maka dinyatakan bahwa standar keberhasilan telah mencapai 75% dan tuntas. Kata kunci : Metode Eksperimen, Literasi Sains, Hasil Belajar 
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN BUDAYA ISLAMI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP ISLAM SULTAN AGUNG (ISSA) 1 SEROJA SEMARANG Suwanto Suwanto
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v4i1.1726

Abstract

Kenakalan anak usia sekolah menjadi sebuah permasalahan yang perlu dicari solusinya. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi lembaga pendidikan Islam untuk berperan dalam mengatasi permasalahan tersebut. SMP Islam Sultan Agung 1 menerapkan Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran kepala sekolah dalam perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi Manajemen BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam Sultan Agung 1 Seroja Semarang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data mengacu pada Miles dan Huberman, yaitu Reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut 1) Peran Kepala Sekolah dalam perencanaan BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam  Sultan Agung 1 Seroja Semarang tidak sesuai dengan Banghart & Trull. 2) Peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam  Sultan Agung 1 Seroja Semarang masih belum maksimal karena belum mampu mengkoordinir dengan baik dalam pengawasan pelaksanaan program 3) Peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan BUSI berbasis pendidikan karakter di SMP Islam  Sultan Agung 1 Seroja Semarang tidak sesuai dengan Nanang Fattah karena hanya melakukan evaluasi pada populasi sasaran, sistem penyampaiannya, efek yang mengacaukan, hasil netto dan skokastik. Sedangkan evaluasi  secara komperehansif, cost benefit analisys, perencanaan belum dilakukan.Kata  Kunci : Peran Kepala Sekolah, Manajemen Budaya Sekolah Islami.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT DANES KARYA MANDIRI KOTA DEPOK Sigit Wicaksono; Suwanto Suwanto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara Gaya Kepemimpinan dan   Disiplin Kerja terhadap kinerja karyawan PT Danes Karya Mandiri Kota Depok, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 53 responden, teknik analisis data yang digunakan yaitu: uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas, uji multikonearitas, uji autokorelasi, uji heteroskedasititas, uji regresi linier sederhana, uji regresi linier berganda, uji koefisien korelasi sederhana, uji koefisien korelasi berganda, uji analisis koefisien determinasi, uji t dan uji f. Berdasarkan hasil uji t di dapatkan nilai thitung sebesar 6,392 > 2,007 dan nilai signifikansi untuk variabel Gaya Kepemimpinan (X1) sebesar 0.000 nilai signifikan lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 atau 0.000<0.05 artinya bahwa variabel Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y). Berdasarkan hasil uji t didapatkan nilai thitung sebesar 6,826 > 2,007 dan nilai signifikansi untuk variabel Disiplin Kerja (X2) sebesar 0.000 nilai signifikansi lebih kecil dari nilai probabilitas 0.05 atau 0.000 < 0.05, artinya bahwa variabel Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y). Berdasarkan hasil uji f menunjukan hasil bahwa variabel Gaya Kepemimpinan (X1) dan Disiplin Kerja (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) dibuktikan dengan nilai koefisien f sebesar 34,777 > 3,183 dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Dapat disimpulkan bahwa Gaya Kepemimpinan (X1) dan Disiplin Kerja (X2) secara simultan memiliki  pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y).
PENGARUH INSENTIF KERJA DAN IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUM DAMRI CAWANG JAKARTA TIMUR Ida I Dewa Dwi Ayu Septy Andari; Suwanto Suwanto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dalam era persaingan bisnis dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kinerja karyawan menjadi faktor penting bagi keberhasilan organisasi, khususnya bagi perusahaan seperti Perum Damri Cawang Jakarta Timur. Penerapan insentif kerja dan implementasi SOP secara efektif dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik dan meningkatkan produktivitas. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh insentif kerja dan implementasi SOP terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja karyawan. Data diperoleh melalui kuesioner dengan 52 responden, yang dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial insentif kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sebesar 78,2%. Sedangkan secara parsial implementasi SOP berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sebesar 73,3%. Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan insentif kinerja dan implementasi SOP berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 82,5%. Sinergi antara insentif yang tepat dan penerapan SOP yang konsisten efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan, menekankan pentingnya pengelolaan kedua faktor tersebut
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT BRECXELLE BERKAH UNITI KOTA DEPOK Pratiwi Setiawati; Suwanto Suwanto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Brecxelle Berkah Uniti. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel sebanyak 96 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 34,6% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (7,049 > 1,986). Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 43,8% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (8,566 > 1,986). Gaya  kepemimpinan dan Lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 11.129 + 0,264X1 + 0,465X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 48,4% sedangkan sisanya sebesar 51,6% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (43,306 > 3.090)
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT KRONO LOGISTIK INDONESIA DI JAKARTA SELATAN Putri Ayu Noerhalizah; Suwanto Suwanto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Krono Logistik Indonesia di Jakarta Selatanbaik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah 80 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian meliputi uji instrumen terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji Regresi linier berganda, koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji hipotesis yang terdiri dari uji t secara parsial dan uji f secara simultan. Hasil penelitian bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung > t tabel atau (11,628 > 2,007) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung > t tabel atau (11,488 > 2,007) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Lingkungan kerja dan disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung > F tabel atau (84,439 > 3,134) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil Koefisien regresi linear berganda dengan nilai Y = 7,805 + 0,443 X1 + 0,386 X2. Hasil koefisien kolerasi yang di peroleh nilai R sebesar 0,829 artinya terdapat hubungan yang kuat. Hasil determinasi nilai R-square bahwa lingkungan kerja dan disiplin kerja bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 68,7 %, sedangkan sisanya 31,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor atau variabel lain yang tidak diteliti
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang Delia Darmayanti; Suwanto Suwanto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan populasi sebanyak 50 pegawai dan diperoleh sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 pegawai. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai persamaan regresi sederhana adalah Y = 48,649 + 0,907X1 dan berdasarkan uji t antara variabel disiplin kerja dan kinerja pegawai didapatkan nilai thitung 3,547 > 0,679 ttabel yang menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai persamaan regresi sederhana adalah Y = 48,649 + 0,826X2 dan berdasarkan uji t antara variabel motivasi kerja dan kinerja pegawai didapatkan nilai thitung 2,833 > 0,679 ttabel menunjukkan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai persamaan regresi berganda adalah Y = 48,649 + 0,907X1 + 0,826X2 dan berdasarkan uji F antara variabel disiplin kerja, motivasi kerja dan kinerja pegawai didapatkan nilai Fhitung 13,383 > 4,03 Ftabel yang didukung dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,915 hasil ini menunjukkan bahwa 91,5% mengandung arti pengaruh variabel disiplin kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap variabel kinerja pegawai dan sisanya sebanyak 8,5% dipengaruhi oleh variabel lain