Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Conference on Research and Community Services

ANALISIS DAYA AKSES MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN PERGURUAN TINGGI NEGERI UTAMA DI JAWA TIMUR Agus Prianto; Firman .; Ninik Sudarwati; Nur Iffah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan tinggi berkualitas yang mudah diakses oleh masyarakat luas merupakan salah satu instrumen utama untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masa depan. Berbagai kajian menunjukkan bahwa pada negara-negara maju di dunia selalu ditandai dengan keberadaan Pendidikan tinggi berkualitas yang ada di negara tersebut. Setidaknya ada 15 perguruan tinggi negeri di Indonesia yang masuk dalam Lembaga pemeringkatan internasional, dan karenya dikategorikan sebagai perguruan tinggi berkualitas. Universitas Airlangga, ITS, dan Universitas Brawijaya ada 3 perguruan tinggi negeri utama di Jawa Timur, yang masuk dalam lembaga pemeringkatan internasional; sehingga setiap tahun selalu menjadi tujuan orang tua untuk mengirimkan anak-anaknya dalam menempuh studi. Penelitian ini mengkaji sejauh mana daya akses masyarakat terhadap 3 perguruan tinggi utama ini. Untuk itu penelitian ini menggali informasi daya akses para mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 untuk menempuh studi di ketiga perguruan tinggi tersebut. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan teknik accidental sampling. Teknik analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan daya akses masyarakat terhadap ketiga perguruan tinggi utama tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa daya akses masyarakat terhadap ketiga perguruan tinggi tersebut dalam kategori sangat tinggi, jika dilihat dari beban biaya Pendidikan (SPP) yang harus dibayarkan. Jika biaya hidup dimauskkan sebagai komponen biaya pendidikan, maka daya akses masyarakat untuk menempuh studi di ketiga perguruan tinggi tersebut dalam kategori sedang. Kajian ini merekomendasikan berbagai hal, sebagai berikut: (a) Perlunya perluasan akses kepada masyarakat untuk menjamin layanan pendidikan tinggi negeri utama lebih bersifat inklusif dan imparsial bagi semua lapisan masyarakat; (b) perlunya asrama mahasiswa guna menekan biaya hidup sehingga daya akses masyarakat berlatar belakang sosial ekonomi dapat ditingkatkan; (c) Perlunya perluasan kualitas Pendidikan di berbagai daerah, sehingga masyarakat tidak harus pergi ke pusat kota dan mengeluarkan biaya hidup yang besar untuk menempuh studi di perguruan tinggi
PERGESERAN NILAI GOTONG ROYONG PADA MASYARAKAT DESA TAMBAR KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG Inti Nur khamidah; Firman .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini nilai gotong royong telah mengalami pergeseran nilai. Pada awalnya, pergeseran nilai gotong royong hanya terlihat pada masyarakat perkotaan, namun juga terjadi di masyarakat pedesaan termasuk masyarakat Desa Tambar Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Masyarakat sulit menemukan waktu luang karena kesibukan untuk bekerja dan sebagai kompensasi, masyarakat memberikan berupa uang, makanan, atau minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pergeseran nilai gotong royong masyarakat Desa Tambar Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang; (2) faktor penyebab pergeseran nilai gotong royong Desa Tambar Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang; dan (3) peran pemerintah Desa Tambar Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang dalam mempertahankan nilai gotong royong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) pergeseran nilai gotong royong pada masyarakat Desa Tambar terdapat pada nilai keikhlasan, nilai kebersamaan, dan nilai kesatuan; (2) faktor penyebab terjadi pergeseran nilai gotong royong pada masyarakat Desa Tambar yaitu sibuk bekerja, teknologi yang semakin canggih, dan kegiatan pembangunan infrastruktur desa sudah didanai oleh Pemerintah; dan (3) peran Pemerintah Desa Tambar dalam mempertahankan nilai gotong royong adalah melakukan sosialiasi tentang membersihkan lingkungan dan mengadakan program renovasi rumah atau yang disebut dengan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR 3 DALAM ADAPTASI TEKNOLOGI DI SDN 1 SONGO Dewi Intan Sari; Firman .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran mahasiswa kampus mengajar angkatan 3 sangat penting dalam pembelajaran di sekolah. Penempatan mahasiswa KM3 di SD Negeri 1 Songo merupakan sasaran yang tepat dikarenakan sekolah membutuhkan tambahan tenaga pengajar dan bantuan untuk peningkatan khususnya dalam adaptasi teknologi. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk medeskripsikan profil mahasiswa km3 di SDN 1 Songo, (2) untuk mendeskripsikan peran mahasiswa km3 dalam adaptasi teknologi di SDN 1 Songo,danĀ  (3) untuk mendeskripsikan dampak mahasiswa km3 dalam adaptasi teknologi di SDN 1 Songo. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kampus Mengajar Angkatan 3 berjalan selama 5 bulan masa penugasan, dimulai dari pembekalan, penerjunan, dan penugasan. Jumlah mahasiswa yang ditugaskna di sekolah ini ada 5 orang dari universitas yang berbeda, (2) Peran mahasiswa KM3 ini adalah memberikan bantuan mengajar khususnya dalam membantu adaptasi teknologi di sekolah, (3) Mahasiswa berhasil memberikan dampak positif terhadap akselerasi peningkatan dalam adaptasi teknologi melalui kolaborasi dengan para guru untuk membuat strategi pembelajaran yang efektif namun menyenangkan. Pentingnya pembahasan mengenai topik peran mahasiswa km3 dalam adaptasi teknologi dapat mendorong proses pembelajaran indonesia yang lebih konteporer dan mengikuti perkembangan zaman.