Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN PADA UPAYA PEMBANGUNAN EKONOMI Sri Rahayu; Ninik Sudarwati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi merupakan salah satu upaya yang mutlak dilakukan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam Negara. Untuk itu diperlukan upaya agar pembangunan tersebut berjalan dengan baik. Kualitas dari pembangunan dapat dilihat bagaimana SDM yang handal dapat mengelola pemanfaatan sumber daya yang tersedia akan terciptanya produktifitas pembangunan. Untuk itu diperlukan kualitas pendidikan yang relevan sebagai modal dasar dalam pembangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah literatur/kajian pustaka dan dokumentasi. Pembangunan ekonomi di Indonesia dipengaruhi oleh pendidikan. Sumber daya yang terpenting dalam pembangunan ekonomi adalah sumber daya manusia. SDM merupakan sumber daya yang digunakan untuk menggerakkan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa SDM, sumber daya lainnya menganggur dan kurang bermanfaat dalam mencapai tujuan organisasi. Untuk mencapai pembangunan dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dapat dilakukan melalui pendidikan. Dengan sumber daya yang unggul maka produktifitas kerja akan tercapai dengan baik. Disamping melahirkan tenaga kerja yang produktif, pendidikan juga mengintervensi produksi untuk penyediaan wirausaha tangguh yang mampu mengambil resiko dalam inovasi teknologi produksi. Semakin tinggi tingkat pendidikan diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja yang produktif dan menciptakan wirausaha yang dapat membuka peluang usaha baru. Peluang usaha baru dapat menciptakan inovasi produk sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator pembangunan ekonomi meskipun harus ada faktor lain yang dijadikan tolak ukur pembangunan ekonomi. Pendidikan sangat memberikan kontribusi secara signifikan terhadap pembangunan ekonomi, hal ini telah menjadi sebuah justifikasi yang bersifat absolut dan aksiomatis. Menurut teori human capital, kontribusi pendidikan sangat berpengaruh terhadap pembangunan ekonomi. Kontribusi tersebut dapat dicapai melalui peningkatan keterampilan dan produktivitas kerja. Untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang cepat maka diperlukan SDM yang berkualitas. SDM yang berkualitas tersebut hanya dapat dihasilkan oleh sebuah sistem pendidikan yang berkualitas pula
THE ROLE OF EDUCATION OUT OF SCHOOL IN HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT Ninik Sudarwati
Indonesian Journal of Education and Learning Vol 4, No 2 (2021): Indonesian Journal of Education and Learning
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v4i2.3868

Abstract

The Indonesian government is currently working on improving the quality of human resources so that our country is not far behind overseas and can compete in any field. One of the important factors in improving the quality of human resources is through education. The low quality of human resources can be caused by economic factors. The government moves the Non-School Education program to provide skills for citizens of productive age. The research method used is a qualitative research approach and descriptive research type, the data collection techniques used are literature / literature review, articles. Human resource development is influenced by education, one of which is out-of-school education. Outside school education that is designed to teach citizens to learn to have the types of skills and / or knowledge and experience that are carried out outside the formal education pathway. Efforts to improve human resources require cooperation from parties, especially the provision of education and expertise in accordance with standards set by the government. Quality human resources, targets in Indonesia's development will be easier to achieve.
ANALISIS DAYA AKSES MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN PERGURUAN TINGGI NEGERI UTAMA DI JAWA TIMUR Agus Prianto; Firman .; Ninik Sudarwati; Nur Iffah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan tinggi berkualitas yang mudah diakses oleh masyarakat luas merupakan salah satu instrumen utama untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masa depan. Berbagai kajian menunjukkan bahwa pada negara-negara maju di dunia selalu ditandai dengan keberadaan Pendidikan tinggi berkualitas yang ada di negara tersebut. Setidaknya ada 15 perguruan tinggi negeri di Indonesia yang masuk dalam Lembaga pemeringkatan internasional, dan karenya dikategorikan sebagai perguruan tinggi berkualitas. Universitas Airlangga, ITS, dan Universitas Brawijaya ada 3 perguruan tinggi negeri utama di Jawa Timur, yang masuk dalam lembaga pemeringkatan internasional; sehingga setiap tahun selalu menjadi tujuan orang tua untuk mengirimkan anak-anaknya dalam menempuh studi. Penelitian ini mengkaji sejauh mana daya akses masyarakat terhadap 3 perguruan tinggi utama ini. Untuk itu penelitian ini menggali informasi daya akses para mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 untuk menempuh studi di ketiga perguruan tinggi tersebut. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan teknik accidental sampling. Teknik analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan daya akses masyarakat terhadap ketiga perguruan tinggi utama tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa daya akses masyarakat terhadap ketiga perguruan tinggi tersebut dalam kategori sangat tinggi, jika dilihat dari beban biaya Pendidikan (SPP) yang harus dibayarkan. Jika biaya hidup dimauskkan sebagai komponen biaya pendidikan, maka daya akses masyarakat untuk menempuh studi di ketiga perguruan tinggi tersebut dalam kategori sedang. Kajian ini merekomendasikan berbagai hal, sebagai berikut: (a) Perlunya perluasan akses kepada masyarakat untuk menjamin layanan pendidikan tinggi negeri utama lebih bersifat inklusif dan imparsial bagi semua lapisan masyarakat; (b) perlunya asrama mahasiswa guna menekan biaya hidup sehingga daya akses masyarakat berlatar belakang sosial ekonomi dapat ditingkatkan; (c) Perlunya perluasan kualitas Pendidikan di berbagai daerah, sehingga masyarakat tidak harus pergi ke pusat kota dan mengeluarkan biaya hidup yang besar untuk menempuh studi di perguruan tinggi
Pengembangan Media Power Point Vidio Sebagai Media Guru Dalam Mengajar. Ninik Sudarwati
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 3 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i3.439

Abstract

Media pembelajaran dapat digunakan untuk menciptakan kondisi belajar yang nyata. Dengan menggunakan media pembelajaran, pesan yang abstrak dapat diubah menjadi pesan yang beton. Misalnya, guru menyampaikan pesan tentang teknik membaca scanning, ketika guru hanya menjelaskan maka siswa akan kesulitan memahami teknik membaca scan.untuk itu perlu adanyan pengembangan media dalam setiap proses pembelajaran mengingat pentingnya permasalah ini penulis tertarik mengembangkan media pembelajaran powerpoint vidio yang biasanya PTT hanya berupa tulisan saja akan tetapi PTT ini bisa di kemas dalam bentuk vidio dan suara. Media pembelajran yang sangat efektif dan mudah dilakukan oleh semua guru dan sangat mudah diakses oleh siswa serfta mudah untuk dishare melaui media sosial lainya sebagai materi pembelajaran
The Role of BRICS Countries in Global Cooperation and Contribution to World Economic Stability Dies Nurhayati; Muhammad Syarifuddin Ahzab; Ninik Sudarwati
Digital Innovation : International Journal of Management Vol. 2 No. 4 (2025): Digital Innovation : International Journal of Management
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/digitalinnovation.v2i4.542

Abstract

This study examines the role of BRICS—an intergovernmental organization consisting of Brazil, Russia, India, China, and South Africa—in fostering global cooperation and contributing to world economic stability. BRICS was founded as a strategic response to the dominance of Western financial institutions such as the International Monetary Fund (IMF) and the World Bank, which have long been criticized for their unequal representation and decision-making processes favoring developed economies. In this context, BRICS provides an alternative financial architecture through the creation of the New Development Bank (NDB) and the Contingent Reserve Arrangement (CRA), both of which serve as instruments to support development financing and ensure financial security for its members. Grounded in the frameworks of constructivism and soft power diplomacy, BRICS emphasizes the principles of equality, mutual respect, sustainable development, and South-South cooperation. These values are reflected in its policies and initiatives that prioritize inclusivity, fair participation, and collective growth, especially for developing nations often marginalized in the global economic order. By representing more than 40% of the world’s population and contributing approximately 23% of global GDP, BRICS demonstrates its capacity to shape the international system and establish a more balanced distribution of power and resources. This research employs a qualitative descriptive approach based on secondary data, which is analyzed narratively to highlight the evolving dynamics of BRICS within the global economy. The findings indicate that BRICS has significant potential to challenge Western economic hegemony, enhance economic solidarity among emerging markets, and provide developing countries with greater opportunities for growth and cooperation. Ultimately, BRICS emerges not only as a counterweight to established global institutions but also as a transformative actor capable of reshaping the trajectory of international economic governance in the future.
Pendampingan Pembuatan Foto Produk Kuliner Bagi Peserta pelatihan Kewirausahaan pada Mahasiswa Sebagai Praktik Promosi di Media Sosial Ninik Sudarwati; Chalimah, Chalimah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.819

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk menyampaikan kegiatan praktis yang bermanfaat bagi masyarakat dan dapat pangsung diterapkan dalam berbagai kegiatan. Kegiatan pendampingan pembuatan foto produk kuliner digunakan sebagai upaya memperkenalkan produk kuliner melalui di media sosial. Materi Pendampingan dan pelatihan kewirausahaan dengan materi memanfaatkan penggunaan media sosial sebagai media promosi, materi membuat foto produk kuliner dengan memanfaatkan kamera handpone. Metode pelaksanaan dengan melakukan kordinasi dan pendaftaran di prodi pendidikan ekonomi peserta pelatihan kewirausahaan. Kegiatan pelatihan berupa pemberian materi kewirausahaan dan membuat foto produk kuliner sebagai konten untuk promosi produk. Hasil dari kegiatan ini diantara peserta mendapatkan materi singkat tentang kewirausahaan dan materi membuat foto produk kuliner yang dilakukan langsung dengan praktik dan evaluasi konten yang dibuat. Manfaat dari pendampingan ini, peserta dapat membuat promosi dengan memaksimalkan foto produk kuliner sebagai dagangan, mengatur foto dengan berbagai variasi tampilan gambar tambahan dan membuat foto promosi lebih cerah, menarik untuk dipromosikan dalam media sosial sehingga diharapkan menjadi lebih diminati oleh calon konsumen.
Pelatihan Promosi Produk Menggunakan Media Sosial Ninik Sudarwati; Dies Nurhayati; Suharto; Rasyidah Nur Aisyah
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 3 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i3.335

Abstract

Kegiatan pelatihan promosi produk dilaksanakan di kampus Universitas PGRI Jombang berupa pelatihan luring bagi mahasiswa program studi pendidikan ekonomi pada matakuliah praktek kewirasuahaan untuk memasarkan produk sendiri secara khusus sebagai latihan produk makanan ringan. Kegiatan pelatihan berbagai materi pemasaran produk aspek-aspek desain konten produk, cara memasarkan produk secara langsung dan dan memasarkan produk dalam media social. Langkah pertama, kegiatan dengan menggali kendala dan usaha produk makanan ringan yang sudah ada dipasaran, proses sosialisasi pada mahasiswa yang berminat mengikuti pelatihan, dilakukan pelatihan berupa teori dan praktik, melakukan pendampingan promosi produk dalam media social. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, beberapa produk makanan ringan telah dibuat oleh mahasiswa sebagai wujud reatifitas, desain konten produk dipasarkan melalui social media. Proses pelaksanaan pelatihan mendapatkan respon positif dari mahasiswa dengan harapan akan dapat membentuk wirausaha baru yang kreatif bagi mahasiswa Universitas PGRI Jombang .
Pengaruh Kompetensi Guru dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI di MAN 3 Jombang Imroatus Sholikah; Ninik Sudarwati
YASIN Vol 6 No 4 (2026): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i4.11045

Abstract

Although student learning outcomes have received attention in various previous studies, studies that specifically discuss the simultaneous effect of teacher competence and learning motivation on student learning outcomes in economics at the madrasah level remain limited. This study aims to analyze the effect of teacher competence and learning motivation on the learning outcomes of eleventh-grade students in economics at MAN 3 Jombang. This study used a quantitative approach with a survey design. The research respondents were eleventh-grade students selected through the sampling technique established in the study. Data were collected using questionnaires and documentation, and were then analyzed using multiple linear regression. The results showed that teacher competence had a positive and significant effect on student learning outcomes, learning motivation had a positive and significant effect on learning outcomes, and teacher competence and learning motivation simultaneously had a positive and significant effect on student learning outcomes. These findings contribute to the development of educational studies, particularly regarding the role of teacher competence and learning motivation in supporting students’ academic achievement in economics. The conclusion of this study affirms that improving teacher competence and strengthening learning motivation are important factors in enhancing student learning outcomes. The implications of this study include theoretical contributions to the development of educational literature as well as practical implications for madrasahs in improving teaching quality and designing more effective learning strategies.
Perlukah Posisi Internasional Monetery Fund (IMF) Mendukung Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang? Muhammad Ridwan; Dies Nurhayati; Yulia Nor Frassiska; Ninik Sudarwati
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v13i1.1825

Abstract

Artikel ini membahas peran pembangunan ekonomi negara berkembang yang di dukung International Monetary Fund (IMF). Di era globalisasi, negara-negara berkembang menghadapi tantangan seperti volatilitas pasar keuangan dan keterbatasan sumber daya. IMF, didirikan pada tahun 1944, berperan penting dalam menyediakan pinjaman, bantuan teknis, penelitian, analisis, dan surveilans untuk memperkuat kebijakan ekonomi negara anggotanya. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji sumber dari berbagai jurnal referensi untuk memahami dampak dan kritik terhadap peran IMF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun IMF telah membantu negara-negara berkembang mengatasi krisis keuangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kebijakan dan persyaratannya seringkali dipandang memperburuk kondisi negara yang sedang krisis. Terlepas dari kritik tersebut, IMF terus berperan dalam menciptakan stabilitas ekonomi global. Artikel ini juga mengulas sejarah IMF, kebijakan jangka pendek dan jangka panjangnya, serta dampak bantuan IMF pada beberapa negara. Kesimpulannya, IMF perlu terus beradaptasi dan berinovasi agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.