Damanhuri Damanhuri
UIN Raden Intan Lampung

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

THE QUEST FOR AN “INTEGRATED AND INTERCONNECTED” PARADIGM OF ISLAMIC STUDIES IN INDONESIA: A HISTORICAL ACCOUNT Damanhuri Damanhuri
Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Vol 21 No 1 (2021): Juni
Publisher : LP3M Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/mq.v21i1.1913

Abstract

Method of Islamic studies has been a perpetually contested issue among scholars of Islam in both Western universities and Muslim academia as well. Taking the long-standing experience of Indonesian Islamic higher institution as a case study where contestations have been taking place, this paper aims at depicting the dynamic of Islamic studies from its early development to its contemporary and cutting-edge transformation. Drawing on Travelling Theory as its theoretical lens as well as employing Critical Discourse Analysis (CDA) as its method for analyzing the available textual data, this paper argues that an integrated and interconnected paradigm—instead of dualistic or dichotomist ones—of Islamic studies has been increasingly predominant among those engaging in Indonesian Islamic scholarship
ANALISIS KESALAHAN TULISAN ARAB MELALUI METODE IMLA’ PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 3 BANDAR LAMPUNG Deffa Arrum Adnie; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi; Umi Hijriyah
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1475

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya kesalahan tulisan Arab siswa dalam pembelajaran Imla’, khususnya pada keterampilan maharah kitabah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan tulisan Arab serta faktor-faktor penyebab kesalahan siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung dalam pembelajaran Imla’. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kesalahan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes Imla’, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami beberapa bentuk kesalahan tulisan Arab, yaitu kesalahan huruf mirip sebesar 60%, kesalahan penyambungan huruf sebesar 53,3%, kesalahan ta marbuthah sebesar 40%, kesalahan penambahan huruf sebesar 33,3%, kesalahan hamzah sebesar 23,3%, dan kesalahan pengurangan huruf sebesar 16,7%. Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman huruf hijaiyah, lemahnya kemampuan membedakan bunyi huruf, kurangnya latihan menulis, dan keterbatasan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan maharah kitabah siswa masih perlu ditingkatkan melalui latihan Imla’ yang lebih intensif dan sistematis. Implikasi penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan strategi pembelajaran Imla’ untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Arab siswa.
PENGGUNAAN PLATFORM TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS VII F SMP IT BUSTANUL ULUM Hindun Aulia; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi; Ahmad Iqbal Hs
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1476

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa dapat disebabkan oleh penggunaan media dan metode pembelajaran yang kurang menarik serta cenderung monoton, sehingga siswa mudah merasa bosan dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kompetensi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Arab yang sering dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas VII F SMP IT Bustanul Ulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, rekaman video, dan penyebaran kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif untuk mengetahui peningkatan kompetensi bahasa Arab siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform TikTok sebagai media pembelajaran bahasa Arab membuat siswa lebih menikmati proses pembelajaran, tidak mudah merasa bosan, lebih mudah memahami kosa kata bahasa Arab, serta lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penggunaan platform TikTok sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Arab siswa.
PENERAPAN STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM PENGAJARAN MUFRODAT BAHASA ARAB KELAS XI MAN 1 BANDAR LAMPUNG Riski Kusuma Dani; Ahmad Iqbal Hs; Dedy Irawan; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1539

Abstract

Penguasaan mufrodat (kosakata) merupakan fondasi utama dalam pembelajaran bahasa Arab, namun praktik pengajaran di madrasah masih cenderung konvensional dan berbasis hafalan sehingga hasil belajar peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pengajaran mufrodat bahasa Arab serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan penguasaan kosakata peserta didik kelas XI MAN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran (mixed method) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas XI dengan teknik pengumpulan data berupa tes (pre-test dan post-test), observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi CTL yang mencakup tujuh komponen konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik terbukti efektif meningkatkan penguasaan mufrodat peserta didik secara signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 70,00 (pre-test) menjadi 82,86 (siklus I) dan 87,50 (siklus II), dengan ketuntasan klasikal mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini mengimplikasikan bahwa strategi CTL layak diimplementasikan sebagai alternatif pembelajaran mufrodat yang inovatif dan kontekstual di tingkat Madrasah Aliyah.
PENGUATAN NILAI AKHLAK: STUDI KUALITATIF PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI MADRASAH TSANAWIYAH Amilia Mariam Ulfa; Damanhuri Damanhuri; Agus Susanti
Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi PAI Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/jbpi.v6i2.839

Abstract

This study examines the effectiveness of implementing Contextual Teaching and Learning (CTL) in strengthening the internalization of moral values in Akidah Akhlak instruction at a Madrasah Tsanawiyah. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through classroom observations, interviews with one teacher and three students from different grade levels, and document analysis. Data validity was ensured through triangulation to enhance the consistency and credibility of the findings. The results indicate that CTL is effective in linking moral content to students’ everyday experiences, thereby enhancing moral understanding through case studies, modelling, and value-based dialogue. However, the reinforcement of values achieved remains largely at the level of basic behavioral expression and has not yet fully developed into stable moral internalization. This limitation is influenced by the lack of structured opportunities for moral reflection, the impact of the broader social environment, and the absence of digital moral literacy integration in the learning process. This study affirms that while CTL makes a significant contribution to moral education, the expansion of pedagogical strategies and the integration of contemporary moral issues are necessary to further advance the internalization of values toward the formation of a mature and sustainable Islamic character.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN MENGUASAI MAHARAH KALAM SANTRIWATI DALAM BI’AH LUGHAWIYYAH DI PESANTREN BABUL HIKMAH KALIANDA Salsabila Nur Hanifah; Umi Hijriyah; Damanhuri Damanhuri; Yeni Lailatul Wahidah
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1310

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan santriwati dalam menguasai maharah kalam pada lingkungan bi’ah lughawiyyah di Pesantren Babul Hikmah Kalianda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta verifikasi kesimpulan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bi’ah lughawiyyah telah berjalan secara terstruktur melalui program kebahasaan dan penyediaan input bahasa yang cukup memadai. Meskipun demikian, praktik penggunaan bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari belum berlangsung optimal karena interaksi informal masih didominasi oleh bahasa Indonesia. Kesulitan santriwati dalam maharah kalam ditunjukkan oleh rendahnya keberanian berbicara, keterbatasan dalam menyampaikan gagasan secara lancar, serta belum terbiasanya penggunaan bahasa Arab dalam aktivitas harian. Faktor penyebab kesulitan meliputi aspek linguistik berupa kurang optimalnya pemanfaatan input bahasa, aspek afektif berupa kecemasan dan rendahnya kepercayaan diri, aspek pedagogis berupa dominasi metode hafalan yang kurang komunikatif, serta aspek sosial berupa pengaruh teman sebaya dan belum terbentuknya budaya bahasa yang konsisten. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam mengoptimalkan program bi’ah lughawiyyah melalui penguatan praktik komunikasi, pengembangan pembelajaran komunikatif, dan pembiasaan budaya bahasa secara berkelanjutan.