Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Urg URGENSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK ETIKA DIGITAL GENERASI ALPHA DI ERA INDUSTRI 5.0: Etika Digital Ahmad saeful; Asmara hayati; Erlina; Fachrul Ghazi; Idham Kholid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi pendidikan Islam dalam membentuk etika digital generasi Alpha pada era Revolusi Industri 5.0 dengan meninjau relevansi teori adab Ibnu Miskawayh. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Objek formal penelitian ini adalah teori adab Ibnu Miskawayh yang menekankan pembentukan akhlak melalui pembiasaan, rasionalitas, dan pengendalian diri, sedangkan objek materialnya ialah gagasan pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter dan moralitas. Lingkup kajian difokuskan pada perilaku generasi Alpha di ruang media sosial sebagai representasi dunia digital yang sarat tantangan etika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori adab Ibnu Miskawayh memiliki relevansi signifikan dalam konteks pendidikan etika digital. Nilai-nilai adab seperti kejujuran, kesantunan, tanggung jawab, dan pengendalian hawa nafsu dapat menjadi landasan moral bagi generasi Alpha dalam berinteraksi di dunia maya. Selain itu, teori ini menegaskan pentingnya peran pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai adab melalui pembiasaan dan keteladanan guru serta lingkungan pendidikan. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa gagasan Ibnu Miskawayh tentang adab dapat dijadikan pedoman praktis bagi pembentukan etika digital generasi Alpha di era digital. Oleh karena itu, sekolah-sekolah yang menyelenggarakan pendidikan Islam direkomendasikan untuk mengintegrasikan teori adab Ibnu Miskawayh dalam kurikulum pendidikan karakter digital agar peserta didik mampu memanfaatkan teknologi secara beretika, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai moral Islam.
ANALISIS DILALAH LAFDZIYAH PADA ASMA’UL HUSNA DALAM SURAH AL-HASYR SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Muhamad Satrio; Fachrul Ghazi; Ahmad Basyori; Riski Gunawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the limited number of linguistic studies examining Asmaul Husna in the Qur’an using a dalālah lafdziyah approach and by the underutilization of such studies in Arabic language learning. This research aims to analyze the meanings of Asmaul Husna in Surah Al-Hasyr from morphological and semantic perspectives and to explain their relevance to Arabic language instruction. The study employs a qualitative approach using a library research method. The primary data source is the Qur’an, specifically Surah Al-Hasyr, while secondary data are obtained from classical tafsir works, Arabic linguistics books, and relevant scholarly articles. Data were collected through documentation techniques and analyzed using descriptive-analytical methods with a thematic approach. The findings reveal that the Asmaul Husna in Surah Al-Hasyr contain both explicit and implicit meanings that are closely interconnected. Therefore, their meanings cannot be understood solely based on lexical definitions but must be interpreted within the context of the verses and the overall structure of the surah. This study concludes that dalālah lafdziyah analysis of Asmaul Husna has strong potential as a contextual resource for Arabic language learning, particularly in enriching vocabulary, enhancing semantic understanding, and fostering students’ spiritual values.
ANANALISIS HASIL PENERJEMAHAN BAHASA ARAB MENGGUNAKAN DEEPSEEK AI PADA BUKU AL-ARABIYAH LINNASYIIN JILID 1 Habib Burrahman; Syaripudin Basyar; Fachrul Ghazi; Ahmad Nur Mizan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10830

Abstract

This study aims to analyze the quality of Arabic–Indonesian translation generated by DeepSeek AI using the book Al-‘Arabiyyah li al-Nāsyi’īn as the object of study. The research employs a descriptive qualitative approach with a content analysis design. The data source consists of Arabic narrative texts taken from Al-‘Arabiyyah li al-Nāsyi’īn Volume 1, which were translated into Indonesian using DeepSeek AI. Data collection techniques include observation and note-taking, while data analysis follows three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The analysis is based on Peter Newmark’s semantic translation theory. The findings indicate that DeepSeek AI is generally capable of producing accurate, clear, and acceptable translations. The translated texts successfully convey the main meaning of the source language with minimal ambiguity and distortion. DeepSeek AI demonstrates a tendency toward semantic translation by adjusting sentence structure, diction, and contextual meaning to improve readability and naturalness in the target language. Although some literal translations are still found, they do not significantly affect overall comprehension. Therefore, DeepSeek AI can be considered an effective supporting tool for Arabic–Indonesian translation, particularly for simple narrative texts and Arabic language learning
ANALISIS KESALAHAN TULISAN ARAB MELALUI METODE IMLA’ PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 3 BANDAR LAMPUNG Deffa Arrum Adnie; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi; Umi Hijriyah
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1475

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya kesalahan tulisan Arab siswa dalam pembelajaran Imla’, khususnya pada keterampilan maharah kitabah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan tulisan Arab serta faktor-faktor penyebab kesalahan siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung dalam pembelajaran Imla’. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kesalahan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes Imla’, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami beberapa bentuk kesalahan tulisan Arab, yaitu kesalahan huruf mirip sebesar 60%, kesalahan penyambungan huruf sebesar 53,3%, kesalahan ta marbuthah sebesar 40%, kesalahan penambahan huruf sebesar 33,3%, kesalahan hamzah sebesar 23,3%, dan kesalahan pengurangan huruf sebesar 16,7%. Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman huruf hijaiyah, lemahnya kemampuan membedakan bunyi huruf, kurangnya latihan menulis, dan keterbatasan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan maharah kitabah siswa masih perlu ditingkatkan melalui latihan Imla’ yang lebih intensif dan sistematis. Implikasi penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan strategi pembelajaran Imla’ untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Arab siswa.
PENGGUNAAN PLATFORM TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS VII F SMP IT BUSTANUL ULUM Hindun Aulia; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi; Ahmad Iqbal Hs
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1476

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa dapat disebabkan oleh penggunaan media dan metode pembelajaran yang kurang menarik serta cenderung monoton, sehingga siswa mudah merasa bosan dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kompetensi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Arab yang sering dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas VII F SMP IT Bustanul Ulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, rekaman video, dan penyebaran kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif untuk mengetahui peningkatan kompetensi bahasa Arab siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform TikTok sebagai media pembelajaran bahasa Arab membuat siswa lebih menikmati proses pembelajaran, tidak mudah merasa bosan, lebih mudah memahami kosa kata bahasa Arab, serta lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penggunaan platform TikTok sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Arab siswa.
PENERAPAN STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM PENGAJARAN MUFRODAT BAHASA ARAB KELAS XI MAN 1 BANDAR LAMPUNG Riski Kusuma Dani; Ahmad Iqbal Hs; Dedy Irawan; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1539

Abstract

Penguasaan mufrodat (kosakata) merupakan fondasi utama dalam pembelajaran bahasa Arab, namun praktik pengajaran di madrasah masih cenderung konvensional dan berbasis hafalan sehingga hasil belajar peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pengajaran mufrodat bahasa Arab serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan penguasaan kosakata peserta didik kelas XI MAN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran (mixed method) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas XI dengan teknik pengumpulan data berupa tes (pre-test dan post-test), observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi CTL yang mencakup tujuh komponen konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik terbukti efektif meningkatkan penguasaan mufrodat peserta didik secara signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 70,00 (pre-test) menjadi 82,86 (siklus I) dan 87,50 (siklus II), dengan ketuntasan klasikal mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini mengimplikasikan bahwa strategi CTL layak diimplementasikan sebagai alternatif pembelajaran mufrodat yang inovatif dan kontekstual di tingkat Madrasah Aliyah.
PENERAPAN STRATEGI JOYFUL LEARNING BERBASIS MEDIA SPINNING WHEEL UNTUK MENINGKATKAN MAHARAH KALAM Nurma Azizah Kamila; Erni Zuliana; Fachrul Ghazi; Iin Yulianti
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1345

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah, khususnya pada keterampilan berbicara (maharah kalam), masih terdapat tantangan dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk menggunakan ungkapan sederhana secara spontan dan kontekstual. Permasalahan yang ditemukan di kelas V MIN 6 Bandar Lampung menunjukkan bahwa sebagian besar siswa hanya mampu menirukan dialog dari buku tanpa mampu mengembangkan kalimat sendiri dalam situasi komunikasi sederhana. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keberanian siswa dalam merespon pertanyaan lisan serta kesulitan menyusun kalimat secara mandiri. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa dari 33 siswa, sebanyak 23 siswa (69,7%) belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 77, sedangkan hanya 10 siswa (30,3%) yang dinyatakan tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi Joyful Learning berbasis media Spinning Wheel dalam meningkatkan maharah kalam siswa. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa secara bertahap. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 75,18 pada tahap pra-tindakan menjadi 79,84 pada siklus I, dan meningkat kembali menjadi 90,75 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 30,3% menjadi 63,6% pada siklus I dan mencapai 81,8% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan strategi Joyful Learning berbasis media Spinning Wheel terbukti mampu meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, komunikatif, dan bermakna pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah.
INTEGRASI NEUROSAINS DALAM PEMBELAJARAN IMLA’: ANALISIS DAMPAK BRAIN BASED LEARNING TERHADAP KOGNITIF DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Fahmi Alamsyah; Ahmad Nur Mizan; Fachrul Ghazi; Zulhanan Zulhanan
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1368

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi neurosains melalui model Brain-Based Learning (BBL) dalam pembelajaran imla’ serta dampaknya terhadap kemampuan kognitif dan hasil belajar peserta didik kelas IX di MTs Ulul Albab Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis penelitian didasarkan pada teori Brain-Based Learning dari Caine & Caine yang menekankan prinsip relaxed alertness, orchestrated immersion, dan active processing, serta teori Erik Jensen tentang pentingnya stimulasi multisensori, emosi positif, dan pengenalan pola dalam proses belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BBL dilakukan melalui suasana belajar yang rileks dan menyenangkan, penggunaan aktivitas auditori, visual, dan kinestetik, pengulangan bermakna, serta refleksi terhadap kesalahan penulisan. Pendekatan ini terbukti meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan pemahaman peserta didik terhadap kaidah imla’, terutama dalam membedakan hamzah washal dan hamzah qath’i. Sebelum penerapan BBL, nilai imla’ peserta didik berada pada kisaran 68–72 dengan tingkat ketuntasan sekitar 55–60%. Setelah penerapan BBL, kesalahan penulisan berkurang, ketepatan penggunaan hamzah meningkat, dan nilai peserta didik menjadi lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi neurosains melalui BBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar imla’, tetapi juga membantu peserta didik memahami proses menulis bahasa Arab sesuai dengan cara kerja otak. Oleh karena itu, guru Bahasa Arab disarankan menerapkan pembelajaran multisensori dan reflektif, khususnya pada materi hamzah washal dan hamzah qath’i.