Fachrul Ghazi
UIN Raden Intan Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Urg URGENSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK ETIKA DIGITAL GENERASI ALPHA DI ERA INDUSTRI 5.0: Etika Digital Ahmad saeful; Asmara hayati; Erlina; Fachrul Ghazi; Idham Kholid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi pendidikan Islam dalam membentuk etika digital generasi Alpha pada era Revolusi Industri 5.0 dengan meninjau relevansi teori adab Ibnu Miskawayh. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Objek formal penelitian ini adalah teori adab Ibnu Miskawayh yang menekankan pembentukan akhlak melalui pembiasaan, rasionalitas, dan pengendalian diri, sedangkan objek materialnya ialah gagasan pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter dan moralitas. Lingkup kajian difokuskan pada perilaku generasi Alpha di ruang media sosial sebagai representasi dunia digital yang sarat tantangan etika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori adab Ibnu Miskawayh memiliki relevansi signifikan dalam konteks pendidikan etika digital. Nilai-nilai adab seperti kejujuran, kesantunan, tanggung jawab, dan pengendalian hawa nafsu dapat menjadi landasan moral bagi generasi Alpha dalam berinteraksi di dunia maya. Selain itu, teori ini menegaskan pentingnya peran pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai adab melalui pembiasaan dan keteladanan guru serta lingkungan pendidikan. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa gagasan Ibnu Miskawayh tentang adab dapat dijadikan pedoman praktis bagi pembentukan etika digital generasi Alpha di era digital. Oleh karena itu, sekolah-sekolah yang menyelenggarakan pendidikan Islam direkomendasikan untuk mengintegrasikan teori adab Ibnu Miskawayh dalam kurikulum pendidikan karakter digital agar peserta didik mampu memanfaatkan teknologi secara beretika, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai moral Islam.
ANALISIS DILALAH LAFDZIYAH PADA ASMA’UL HUSNA DALAM SURAH AL-HASYR SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Muhamad Satrio; Fachrul Ghazi; Ahmad Basyori; Riski Gunawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the limited number of linguistic studies examining Asmaul Husna in the Qur’an using a dalālah lafdziyah approach and by the underutilization of such studies in Arabic language learning. This research aims to analyze the meanings of Asmaul Husna in Surah Al-Hasyr from morphological and semantic perspectives and to explain their relevance to Arabic language instruction. The study employs a qualitative approach using a library research method. The primary data source is the Qur’an, specifically Surah Al-Hasyr, while secondary data are obtained from classical tafsir works, Arabic linguistics books, and relevant scholarly articles. Data were collected through documentation techniques and analyzed using descriptive-analytical methods with a thematic approach. The findings reveal that the Asmaul Husna in Surah Al-Hasyr contain both explicit and implicit meanings that are closely interconnected. Therefore, their meanings cannot be understood solely based on lexical definitions but must be interpreted within the context of the verses and the overall structure of the surah. This study concludes that dalālah lafdziyah analysis of Asmaul Husna has strong potential as a contextual resource for Arabic language learning, particularly in enriching vocabulary, enhancing semantic understanding, and fostering students’ spiritual values.
ANANALISIS HASIL PENERJEMAHAN BAHASA ARAB MENGGUNAKAN DEEPSEEK AI PADA BUKU AL-ARABIYAH LINNASYIIN JILID 1 Habib Burrahman; Syaripudin Basyar; Fachrul Ghazi; Ahmad Nur Mizan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10830

Abstract

This study aims to analyze the quality of Arabic–Indonesian translation generated by DeepSeek AI using the book Al-‘Arabiyyah li al-Nāsyi’īn as the object of study. The research employs a descriptive qualitative approach with a content analysis design. The data source consists of Arabic narrative texts taken from Al-‘Arabiyyah li al-Nāsyi’īn Volume 1, which were translated into Indonesian using DeepSeek AI. Data collection techniques include observation and note-taking, while data analysis follows three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The analysis is based on Peter Newmark’s semantic translation theory. The findings indicate that DeepSeek AI is generally capable of producing accurate, clear, and acceptable translations. The translated texts successfully convey the main meaning of the source language with minimal ambiguity and distortion. DeepSeek AI demonstrates a tendency toward semantic translation by adjusting sentence structure, diction, and contextual meaning to improve readability and naturalness in the target language. Although some literal translations are still found, they do not significantly affect overall comprehension. Therefore, DeepSeek AI can be considered an effective supporting tool for Arabic–Indonesian translation, particularly for simple narrative texts and Arabic language learning