Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Menggunakan Booklet Terhadap Pengetahuan Orang Tua Dalam Merawat Anak Overweight Dan Obesitas Di Sekolah Dasar Negeri Wilayah Kerja Puskesmas Depok Ii Kabupaten Sleman Yogyakarta Liza Putri; Lely Lusmilasari; Fitri Haryanti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v10i1.855

Abstract

ABSTRAKData hasil Riset Kesehatan Dasar dari tahun 2010-2013 angka prevalensi overweight dan obesitas pada anak usia 5-12 tahun di DIY mengalami peningkatan, di tahun 2010 terdapat overweight mencapai angka 9,2% dan pada tahun 2013 menjadi 10,8% sedangkan, obesitas tahun 2010 mencapai angka 7,8%, dan di tahun 2013 obesitas mencapai 8,8% (Balitbangkes RI, 2014). Kabupaten di Provinsi DIY dengan prevalensi overweight dan obesitas yang masih tinggi di Kabupaten Sleman sebesar 4,9 %. Berdasarkan studi pendahuluan di dinas kesehatan dari 17 Puskesmas yang berada di Kabupaten Sleman, jumlah anak yang mengalami overweight dan obesitas tertinggi terdapat di Puskesmas Depok II mencapai angka  321 anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  dengan metode penelitian  quasi experimental design  dengan  rancangan  nonrandomized control group pre test post test.  Responden adalah ayah/ ibu dari anak overweight dan obesitas yang di dua Sekolah Dasar Negeri di  Wilayah Kerja Puskesmas Depok II Kabupaten Sleman DIY  berjumlah 34  orang  untuk masing-masing kelompok.  Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Edukasi  menggunakan media  booklet  dan Slide. Karakteristik responden berdasarkan umur, pendidikan,  pendapatan, pengalaman dan informasi sebelumnya adalah homogen.  Berdasarkan hasil penelitian ini gambaran tingkat pengetahuan didapatkan dua kelompok perlakukan sudah mengerti penyebab dari overweight dan obesitas, frekuensi tidur yang baik bagi anak, orangtua mengetahui konsumsi makanan yang baik bagi anak dan aktifitas fisik yang dapat dilakukan. Hasil  post test  antara kelompok intervensi dan kontrol terdapat perbedaan yang bermakna pada rata-rata nilai pengetahuan  (p=0,005).  Rata-rata peningkatan nilai pengetahuan  antara kelompok intervensi dan kontrol menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05). Edukasi menggunakan media booklet  berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan orangtua dalam merawat  anak overweight dan obesitas.Kata Kunci : Edukasi menggunakan booklet, anak overweight dan obesitas, pengetahuan orangtua
SOSIALISASI PENTINGNYA PROSEDUR KERJA PENGELOLAAN REKAM MEDIS TEBAL (VOLUMENIOUS BULKY) DI RSKJ SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU Nofri Heltiani; Ismail Arifin; Khairunnisyah Khairunnisyah; Liza Putri
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v2i3.152

Abstract

Volumenious bulky medical records are one of the problems that often occur in storage and in circumstances where the medical records of patients with certain diseases who routinely go on an outpatient basis or are treated for a long time and routinely become very thick because the patient's entire medical history is stored in one folder. Based on the results of the research that has been done, it is known that the Soeprapto Social Hospital in Bengkulu Province does not have standard medical record thickness and work procedures for volumenious bulky medical record management. The purpose of this Community Service activity is to create a culture of using work procedures as a guideline for procedures or stages in managing volumenious bulky medical records. Community Service activities are carried out for 2 months, from November to December 2022 at the Soeprapto Social Hospital in Bengkulu Province with 10 participants. The method used in this Community Service activity is community education through socialization/counseling and training by demonstrating the use of work procedures for volumenious bulky medical record management. Socialization/ extension and training on the use of volumenious bulky medical record work procedures for filing officers at the Soeprapto Social Hospital in Bengkulu Province went well. Understanding in the application of work procedures can be implemented. After the PKM activities have been carried out, the Soeprapto Social Hospital in Bengkulu Province plans to evaluate the use of these work procedures in stages according to patient visits.
PENINGKATAN STIMULASI KOGNITIF ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MELALUI TERAPI BERMAIN PUZZLE Siska Iskandar; Indaryani Indaryani; Maritta Sari; Liza Putri; Rizka Wahyu Utami; Arinta Widi Widowati; Fitri Rahayu
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3881

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan stimulasi kognitif yang mudah diterapkan, aman, dan menyenangkan bagi anak berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan kognitif. Anak dengan hambatan perkembangan membutuhkan pendekatan bermain yang adaptif karena keterbatasan fungsi belajar, atensi, daya ingat, pemecahan masalah, komunikasi, dan kemampuan adaptif dapat memengaruhi partisipasi belajar serta kemandirian sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan stimulasi kognitif anak berkebutuhan khusus melalui terapi bermain puzzle berbasis evidence-based nursing practice dan teori keperawatan anak. Kegiatan dilaksanakan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu pada bulan Maret-Mei 2026 dengan sasaran anak berkebutuhan khusus sebanyak 23 orang, guru dan orang tua. Metode kegiatan meliputi pengkajian kemampuan awal, edukasi singkat kepada guru/orang tua, demonstrasi terapi bermain puzzle, pendampingan individual, evaluasi dan rencana tindak lanjut latihan di rumah/sekolah. Intervensi dilakukan dengan puzzle bertema warna, bentuk, angka, huruf, benda, dan gambar sederhana yang tingkat kesulitannya disesuaikan dengan kemampuan anak. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif pada seluruh indikator, yaitu kemampuan memperhatikan instruksi meningkat dari 43,5% menjadi 87,0%, mengenal bentuk dari 52,2% menjadi 95,6%, menyusun puzzle dari 34,8% menjadi 82,6%, mempertahankan konsentrasi dari 30,4% menjadi 82,6%, dan kemandirian dari 26,1% menjadi 78,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terapi bermain puzzle efektif sebagai media stimulasi kognitif untuk meningkatkan perhatian, koordinasi mata-tangan, memori kerja, kemampuan mengenal konsep, pemecahan masalah sederhana, dan kemandirian anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara terjadwal oleh guru dan orang tua dengan menerapkan prinsip family-centered care dan atraumatic care.