Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IbM pada kelompok kader nasyiatul ‘Aisyiyah tentang pemanfaatan terapi komplementer untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak Nova Elok Mardliyana; Nur Hidayatul Ainiyah; Atik Swandari
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023548

Abstract

Kesehatan ibu khususnya ibu hamil menjadi suatu kondisi yang harus diperhatikan, karena meskipun kehamilan dalam kondisi fisiologis, namun perlu tetap diwaspadai dengan adanya perubahan-perubahan yang terjadi baik secara fisik maupun psikis. Ibu hamil akan mengalami keluhan-keluhan fisik dan jika tidak tertangani maka akan berdampak pada kesehatan ibu dan janin selama kehamilan dan akan berlanjut sampai proses persalinan. Selain kesehata ibu kesehatan anak juga menjadi prioritas penting dalam masyarakat, berbagai penyakit dapat terjadi pada anak dan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak kurang maksimal. Terapi komplementer menjadi pilihan pengobatan yang non-invasif dan mudah diterapkan pada ibu hamil dan anak karena tidak memberikan efek samping. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa dari 74% kader yang mengikuti pelatihan memiliki tingkat pengetahuan baik, didapatkan sebanyak 26% memiliki pengetahuan cukup. Simpulan dari kegiatan ini adalah pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan efektif meningkatakan pengetahuan kader Nasiatul Aisyiyah untuk diaplikasikan di keluarga dan masyarakat, tujuan dari kegiatan ini tercapai yang ditandai dengan kegiatan berjalan lancar, peserta antusias mengikuti kegiatan, dan peningkatan nilai pre tes dan post tes  yang meningkat cukup signifikan.
PENGARUH MASSAGE COUNTERPRESSURE TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN DI KOTA SURABAYA Filda Aulia; Nova Elok Mardliyana; Awwalul Wiladatil Q.; Nur Hidayatul Ainiyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17301

Abstract

Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi fisiologis yang dapat menimbulkan kecemasan pada ibu bersalin dan mengganggu kenyamanan saat persalinan. Upaya untuk meredakan rasa nyeri, seringkali hanya terfokus pada farmakologi, sedangkan untuk penanganan non farmakologi juga dapat dilakukan dengan teknik massage counterpressure. Massage counterpressure dilakukan dengan cara menekan lurus kebawah atau memutar pada daerah sacrum atau lumbal lima yang dilakukan terus menerus saat kontraksi selama 20 menit.  Untuk mengetahui pengaruh teknik massage counterpressure terhadap penurunan nyeri pada ibu bersalin kala i fase aktif di Tempat Praktik Mandiri Bidan Siti Alfiyah dan Muarofah Kota Surabaya pada bulan Desember Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment dengan desain one-group pretest-posttest design. Jumlah sampel 10 responden. Populasi penelitian ini adalah semua ibu bersalin kala 1 fase aktif dengan pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling dengan jumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner massage counterpressure dan skala nyeri numeric rating scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-Test. Uji menunjukan nilai sig (2-tailed) sebesar 0.000<0,05 sehingga data diterima yaitu ada pengaruh antara sebelum dan sesudah dilakukan massage counterpressure, rata-rata tingkat nyeri persalinan sebelum diberikan perlakuan adalah 8.80 dan sesudah diberikan perlakuan adalah 4.70. Hasil ini menunjukan terdapat penurunan tingkat nyeri persalinan sebelun dan sesudah dengan selisih 4.10 dan diperoleh hasil signifikan sebesar 0,000<5% (p-value = 0,000<0,05). Penelitian ini menyatakan ada pengaruh pemberian massage counterpressure terhadap penurunan nyeri ibu bersalin kala I fase aktif. Hasil penelitian menyarankan agar massage counterpressure digunakan sebagai alternatif terapi non farmakologi dalam manajemen nyeri persalinan.
PENGARUH MASSAGE PADA KEHAMILAN TERHADAP PENURUNAN KELUHAN FISIK SELAMA KEHAMILAN Irma Maya Puspita; Nova Elok Mardliyana; Nur Hidayatul Ainiyah
Jurnal Sains Kebidanan Vol 5, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v5i2.10341

Abstract

Pregnancy will cause various physical and psychological changes in the first, second, and third trimesters. The changes that occur cause pregnant women discomfort, especially when entering the third trimester. One of the discomforts experienced is that musculoskeletal changes often cause back pain in pregnant women. The research method used is a pre-experimental design with the type of One Group Pretest-Postest. The previous researcher gave a pre-test to the group that would be given the treatment. Then the researcher did the treatment or treatment. After finishing the treatment, the researcher gave a post-test. The number of samples in this study was 70 participants. This research was conducted in Lamongan Regency, East Java. The statistical test results showed a sig value of 0.000, which means that massage during pregnancy reduces physical complaints in the target area of PDNA Lamongan. Massage performed on pregnant women can help reduce physical complaints or discomfort felt by pregnant women, including complaints of back pain, difficulty sleeping (insomnia), and leg cramps.
PELAYANAN MKJP IUD DAN IMPLANT DI KOTA SURABAYA Sukarsih, Rachmawati Ika; Nur Hidayatul Ainiyah; Munisah
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v2i1.15

Abstract

Alat Kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang memiliki efektifitas tinggi dalam jangka lama terhadap pencegahan kehamilan. Menurut dinas kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2020 akseptor MKJP didapatkan IUD 9,65 % , Implan (9,54%), Metode Operatif Wanita (3%), Metode Operatif Pria MOP (0,60%). Tujuan dari MKJP adalah untuk mencegah terjadinya kehamilan dalam jangka waktu yang lama. Jenis pengabdian masyarakat ini adalah dilakukan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur. Metode pengabdian masyarakat dilakuakn dalam bentuk Bakti sosial yang terselenggara atas kerja sama DP5A kota Surabaya bersama PC IBI Kota Surabaya.Pelaksaaan Kegatan pemasangan alat kontrasepsi MKJP dilakukan di RS IBI Surabaya pada bulan februari 2024. Pemasangan metode MKJP ini meliputi pemasangan alat kontrasepsi IUD dan implant sejumlah 54 akseptor yang terbagi atas 16 akseptor IUD dan 38 akseptor implant yang telah lolos skrening dan penapisan sebagai syarat untuk dilakukan tindakan. Pengabdian pemasangan IUD dan Implant ini sangat berkontribusi meningkatkan cakupan akseptor KB MKJP.
Pemberdayaan kader kesehatan dalam mendampingi ibu hamil untuk persiapan persalinan normal Puspita, Irma Maya; Mardliyana, Nova Elok; Ainiyah, Nur Hidayatul
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i1.22338

Abstract

Kader kesehatan mempunyai peran yang besar dalam upanya meningkatkan kemampuan masyarakat menolong dirinya untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Kader kesehatan juga dapat membantu ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan normal yang aman. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dengan mengoptimalkan peran kader ‘Aisyiyah Cabang Purwoharjo dalam pemberian terapi komplementer. Ibu hamil harus dalam kondisi fisik dan mental yang prima selama kehamilan berlangsung, sehingga dapat menjalani kehamilan berkualitas, demi lahirnya buah hati yang sehat secara fisik dan psikologis. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) karena kegiatan ini berorietnasi pada pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pelatihan kepada kader ‘Aisyiyah Cabang Purwoharjo. Tahapan dalam kegiatan ini adalah memberikan materi, pelaksanaan demonstrasi, dan praktik bersama. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 25 orang, terdiri dari 22 kader, dan 3 ibu hamil. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat, dapat dilihat dari hasil pengisian kuesioner sebelum pelatihan peserta yang memiliki pengetahuan baik hanya 5 (20%) orang, setelah diberikan materi dan pelatihan terjadi perubahan yang memiliki pengetahuan baik menjadi 21 orang (84%). Pendidikan kesehatan tentang persiapan persalinan memberikan manfaat yang signifikan bagi kader kesehatan dan ibu hamil. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kader kesehatan tentang persiapan persalinan normal, sehingga diharapkan dapat menurunkan angka persalinan sectio caeserea. Kader kesehatan ini diharapkan mampu meyakinkan dan membantu persiapan persalinan normal pada ibu hamil.
Empowering Nasyiatul Aisyiyah Health Cadres in Assisting Pregnant Women in Preparation for Normal Delivery through a Holistic Approach Nova Elok Mardliyana; Umi Ma'rifah; Nur Hidayatul Ainiyah; Firdausi Nuzula
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 28, No. 3, November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v28i3.10448

Abstract

Reducing maternal and infant mortality rates and improving the quality of normal delivery are major challenges in health services in Indonesia. In an effort to support this, empowering health cadres is an important key to improving community knowledge and skills, especially in assisting pregnant women during pregnancy and preparing for childbirth. This community service program aims to empower Nasyiatul Aisyiyah health cadres in assisting pregnant women with a holistic approach. This approach includes physical, psychological, social, and spiritual aspects, to ensure the readiness of pregnant women in facing a safe and healthy normal delivery process. The activities carried out include cadre training, providing educational materials related to preparation for normal delivery, and assistance to pregnant women in Malang City. The results of this activity show an increase in the knowledge and skills of health cadres regarding the importance of a holistic approach in assisting pregnant women and increasing the readiness of pregnant women both physically and mentally for normal delivery. It is hoped that this activity can contribute to reducing maternal and infant mortality rates and strengthening the capacity of East Java Nasyiatul Aisyiyah health cadres in the community.
IMPLEMENTASI MASSAGE EFFLEURAGE PADA NYERI DISMENOREA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN: IMPLEMENTATION OF EFFLEURAGE MASSAGE FOR DYSMINORHEA PAIN MANAGEMENT AMONG ADOLESCENT GIRLS AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Irma Maya Puspita; Umi Ma’rifah; Asta Adyani; Syuhrotut Taufiqoh; Nur Hidayatul Ainiyah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2069

Abstract

Dismenorea merupakan kondisi yang sering dialami oleh remaja putri. Meskipun sering dianggap sebagai bagian normal dari proses menstruasi, dismenorea dapat mempengaruhi kualitas hidup remaja putri, menyebabkan gangguan emosional, penurunan konsentrasi, dan bahkan ketidakhadiran dari sekolah. Dismenorea dapat diatasi dengan manajemen non farmakologi yaitu teknik relaksasi seperti massage effleurage. Massage effleurage dapat meningkatkan sirkulasi darah, memberikan tekanan, mendorong relaksasi fisik dan mental. Efek tersebut dapat menurunkan dismenorea. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dengan pemberian materi, demonstrasi, dan praktik. Tempat pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada santriwati di Pondok Pesantren Al Ishlah Sendang Agung Lamongan. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 135 santriwati. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat, dapat dilihat dari hasil pengisian kuisioner sebelum pelatihan peserta yang memiliki pengetahuan baik hanya 12 (8.9%) orang, setelah diberikan materi praktik massage effleurage terjadi perubahan, santriwati yang memiliki pengetahuan baik menjadi 117 santriwati (86.7%). Sebelum pelatihan tidak ada santri yang dapat melakukan massage effleurage saat mengalami dismenorea. Setelah pelatihan 122 santriwati (90 %) dapat melakukan massage effleurage. Pendidikan kesehatan tentang dismenorea dan massage effleurage memberikan manfaat yang signifikan bagi santriwati. Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi santriwati dalam mengatasi dismenorea. Dengan meningkatnya pengetahuan tersebut, santriwati menjadi lebih mampu melakukan penanganan yang tepat sehingga dapat mengurangi dampak negatif dismenorea dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
The Effect of Yoga Intervention on Reducing Anxiety Levels in Pregnant Women: A Literature Review Yeni Septia Ningsi; Nur Hidayatul Ainiyah
Jurnal Keperawatan Olahraga Vol 1 No 01 (2025): Journal of Sports Nursing, Medical, And Health (JSNMH)
Publisher : PT Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/sportnursmedhealth.v1i01.292

Abstract

Background: Pregnancy is a period of significant physiological and psychological adaptation in a woman's life. In addition to hormonal and physical changes, many pregnant women experience emotional fluctuations, including increased levels of anxiety. Objective: This study aims to evaluate the effect of yoga on anxiety levels in pregnant women based on findings from previous studies. Methods: This literature review was conducted in July 2025. The literature search was performed using four major electronic databases: Scopus (33 articles), PubMed (9 articles), and Google Scholar (10 articles). The keywords used were "yoga" AND "pregnant" AND "anxiety". Eligible articles were determined based on predefined inclusion and exclusion criteria. Results: Of the six articles analyzed, all demonstrated that yoga interventions in pregnant women significantly reduced anxiety levels compared to pre-intervention levels. Discussion: Yoga interventions in pregnant women have been proven effective in reducing anxiety. However, further research is needed to determine the optimal duration and structure of yoga practice for pregnant women to achieve the most effective reduction in anxiety. Conclusion: Yoga operates through complementary physiological and psychological pathways. When practiced regularly and in a structured manner, it can enhance maternal emotional well-being and reduce anxiety during pregnancy and childbirth.
The Effect of Yoga Intervention on Reducing Anxiety Levels in Pregnant Women: A Literature Review Yeni Septia Ningsi; Nur Hidayatul Ainiyah
Jurnal Keperawatan Olahraga Vol 1 No 01 (2025): Journal of Sports Nursing, Medical, And Health (JSNMH)
Publisher : PT Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/sportnursmedhealth.v1i01.292

Abstract

Background: Pregnancy is a period of significant physiological and psychological adaptation in a woman's life. In addition to hormonal and physical changes, many pregnant women experience emotional fluctuations, including increased levels of anxiety. Objective: This study aims to evaluate the effect of yoga on anxiety levels in pregnant women based on findings from previous studies. Methods: This literature review was conducted in July 2025. The literature search was performed using four major electronic databases: Scopus (33 articles), PubMed (9 articles), and Google Scholar (10 articles). The keywords used were "yoga" AND "pregnant" AND "anxiety". Eligible articles were determined based on predefined inclusion and exclusion criteria. Results: Of the six articles analyzed, all demonstrated that yoga interventions in pregnant women significantly reduced anxiety levels compared to pre-intervention levels. Discussion: Yoga interventions in pregnant women have been proven effective in reducing anxiety. However, further research is needed to determine the optimal duration and structure of yoga practice for pregnant women to achieve the most effective reduction in anxiety. Conclusion: Yoga operates through complementary physiological and psychological pathways. When practiced regularly and in a structured manner, it can enhance maternal emotional well-being and reduce anxiety during pregnancy and childbirth.
IMPLEMENTASI MASSAGE EFFLEURAGE PADA NYERI DISMENOREA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN: IMPLEMENTATION OF EFFLEURAGE MASSAGE FOR DYSMINORHEA PAIN MANAGEMENT AMONG ADOLESCENT GIRLS AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Irma Maya Puspita; Umi Ma’rifah; Asta Adyani; Syuhrotut Taufiqoh; Nur Hidayatul Ainiyah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2069

Abstract

Dismenorea merupakan kondisi yang sering dialami oleh remaja putri. Meskipun sering dianggap sebagai bagian normal dari proses menstruasi, dismenorea dapat mempengaruhi kualitas hidup remaja putri, menyebabkan gangguan emosional, penurunan konsentrasi, dan bahkan ketidakhadiran dari sekolah. Dismenorea dapat diatasi dengan manajemen non farmakologi yaitu teknik relaksasi seperti massage effleurage. Massage effleurage dapat meningkatkan sirkulasi darah, memberikan tekanan, mendorong relaksasi fisik dan mental. Efek tersebut dapat menurunkan dismenorea. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dengan pemberian materi, demonstrasi, dan praktik. Tempat pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada santriwati di Pondok Pesantren Al Ishlah Sendang Agung Lamongan. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 135 santriwati. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat, dapat dilihat dari hasil pengisian kuisioner sebelum pelatihan peserta yang memiliki pengetahuan baik hanya 12 (8.9%) orang, setelah diberikan materi praktik massage effleurage terjadi perubahan, santriwati yang memiliki pengetahuan baik menjadi 117 santriwati (86.7%). Sebelum pelatihan tidak ada santri yang dapat melakukan massage effleurage saat mengalami dismenorea. Setelah pelatihan 122 santriwati (90 %) dapat melakukan massage effleurage. Pendidikan kesehatan tentang dismenorea dan massage effleurage memberikan manfaat yang signifikan bagi santriwati. Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi santriwati dalam mengatasi dismenorea. Dengan meningkatnya pengetahuan tersebut, santriwati menjadi lebih mampu melakukan penanganan yang tepat sehingga dapat mengurangi dampak negatif dismenorea dan meningkatkan kualitas hidup mereka.