Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Case Report and Literature Review of Spinal Glioblastoma Multiforme in Childhood Pasaribu, Ulinta Purwati; Primasari, Mirna; Erawati, Dyah
Radioterapi & Onkologi Indonesia Vol 14, No 1 (2023): Volume 14 No.1 July 2023
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi Indonesia (PORI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32532/jori.v13i2.152

Abstract

We report a case of a 15 year old girl, with weakness on the lower extremities and sensory loss especially on the right side. MRI showed an intramedullary intraspinal mass at thoracic to lumbar spine level (T10-L1). A partial resection was performed and the result of pathology anatomy was  Glioblastoma multiforme (GBM) WHO grade IV. She received adjuvant chemotherapy and craniospinal irradiation.
Peningkatan Literasi Ke-Islaman bagi Remaja Masjid di Desa Cibukamanah Maulana, Arif; Setiawan, Usep; erawati, dyah
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: April
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.102

Abstract

Literasi merupakan keterampilan membaca dan menulis yang terus berkembang sesuai tantangan zaman. Dalam Islam, literasi memiliki peran penting, sebagaimana tercermin dalam QS Al Alaq: 1-5. Remaja memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat, namun di Desa Cibukamanah, Ikatan Remaja Masjid (IRMA) hanya aktif saat Ramadhan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keislaman dan menghidupkan kembali IRMA menggunakan metode Service Learning, yang meliputi investigasi masalah, perencanaan solusi, pelaksanaan kegiatan, dan refleksi. Kegiatan ini terdiei dari tiga pertemuan sosialisasi keagamaan untuk meningkatkan literasi islam dan motivasi remaja. Hasilnya menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, serta kesadaran akan pentingnya kepengurusan IRMA yang lebih terstruktur. Diharapkan IRMA dapat berkembang lebih aktif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa pembinaan literasi keislaman dapat menjadi solusi dalam meningkatkan partisipasi remaja dalam organisasi keagamaan.
Harmoni Beragama Melalui Pendidikan Multikultural dalam Studi Pendidikan Agama Islam di Indonesia-Singapura Erawati, Dyah; Djabarudin, Maryam; Nuranisa, Vina
Addabani: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2026): ADDABANI: Interdisciplinary Journal of Islamic Education
Publisher : Muttaqien Publsihing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STAI DR.KH.EZ.Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/adb.03.2.03

Abstract

This study examines the comparative philosophy of multicultural education in the context of Islamic Religious Education (PAI) in Indonesia and Singapore. Amidst increasingly complex societal diversity, understanding and implementing multicultural education are crucial, particularly in shaping students' character as tolerant and inclusive. The background to this research problem is the need to examine how the two countries, with different social and cultural contexts, integrate the principles of multicultural education into Islamic Religious Education. The main objective of this study is to analyze and compare the philosophical foundations of multicultural education underlying Islamic Religious Education in Indonesia and Singapore, and to identify similarities and differences. The research method is a qualitative comparative study using content analysis of educational policy documents, Islamic Religious Education curricula, and relevant academic literature from both countries. The results show that Indonesia, with its Pancasila philosophy, tends to prioritize inclusivity and tolerance in Islamic Religious Education, reflecting internal diversity. Meanwhile, Singapore emphasizes social cohesion and national identity through multicultural education integrated into general religious subjects. While they differ in philosophical emphases, both share the common goal of creating a harmonious society. This research recommends strengthening intercultural philosophical dialogue in the development of Islamic Religious Education (PAI) curricula in both countries to promote a deeper understanding of universal human values.