Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

ETIKA PROFETIK BAGI PENGELOLA KEUANGAN NEGARA Bobby Briando; Agung Sulistyo Purnomo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10020

Abstract

Abstrak: Etika Profetik bagi Pengelola Keuangan Negara. Artikel ini bertujuan membangun konsep etika profetik dengan menggunakan kearifan lokal budaya Melayu. Prinsip ilmu sosial dan spirit profetik dijadikan sebagai metode. Penelitian ini menemukan konsep etika profetik sebagai jalan ikhtiar untuk menginternalisasikan sifat Rasul. Etika ini berorientasi pada kesadaran tertinggi manusia, yaitu kesadaran ketuhanan dan kenabian. Implikasinya, para pengambil kebijakan tidak hanya mengadopsi suatu standar universal yang berlaku umum. Kode etik juga seharusnya ditelaah lebih lanjut mengenai kesesuaian dengan norma dan ajaran kebaikan yang telah disampaikan oleh Nabi atau Rasul terdahulu. Abstract: Prophetic Ethics for State Financial Managers. This article aims to develop the concept of prophetic ethics by using local wisdom of Malay culture. The principles of social science and prophetic spirit are used as methods. This research found the concept of prophetic ethics as an endeavor to internalize the nature of the Prophet. This ethic is oriented to the highest human consciousness, namely divine and prophetic awareness. The implication is that policymakers not only adopt a generally accepted universal standard. The code of ethics should also be explored further about conformity with norms and teachings of goodness that have been conveyed by previous Prophets or Apostles.
GURINDAM ETIKA PENGELOLA KEUANGAN NEGARA Bobby Briando; Iwan Triyuwono; Gugus Irianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.044 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.04.7036

Abstract

Abstrak: Gurindam Etika Pengelola Keuangan Negara. Penelitian ini bertujuan membangun infrastruktur etika pengelola keuangan negara dengan menggunakan budaya khas masyarakat Melayu, yaitu gurindam dua belas. Penelitian ini menggunakan paradigma spiritualis dan desain penelitian spiritualis dalam membangun infrastruktur etika. Melalui metode zikir, doa, tafakur, dan ikhtiar, peneliti mendapatkan metafora marwah sebagai alat untuk menganalisis data. Metafora marwah termanifestasi dalam Program MARWAHKU. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa infrastruktur etika memiliki orientasi pada puncak tertinggi spiritual manusia, yaitu kesadaran ketuhanan. Infrastruktur etika dibangun dalam tiga bagian utama, yaitu pedoman, pengelolaan, dan pengendalian yang diadopsi dari infrastruktur etika versi OECD.                                                            Abstract: The Couplets of State Financial Manager Ethic . The objective of research was to develop ethical infrastructure national financial managers using marwah metaphor and gurindam dua belas. This research using spirituality paradigm and spiritual research design. By doing praise (zikir), pray (doa), muse (tafakur), and action (ikhtiar), researcher got marwah metaphor as a tool for analyze this research. Marwah metaphor manifested as MARWAHKU program. This results of this study indicate that the ethic infrastructure have orientation on the highest peak of human spiritual, God consciousness. Ethics infrastructure built in three main parts, namely guidance, management and control of the infrastructure ethics adopted version of the OECD.
TUAH SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN ETIKA PENGELOLA KEUANGAN NEGARA Bobby Briando; Muhamad Ali Embi; Iwan Triyuwono; Gugus Irianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.14

Abstract

Abstrak: Tuah sebagai Sarana Pengembangan Etika Pengelola Keuangan Negara. Artikel ini berupaya untuk membangun konsep pribadi beruntung bagi pengelola keuangan negara dengan menggunakan budaya Melayu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian spritiualis untuk membangun pribadi pengelola keuangan negara yang bertuah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pribadi bertuah berorientasi pada kesadaran tertinggi manusia, yaitu takwa (memiliki tujuan akhir kembali kepada Tuhan dengan jiwa yang suci dan tenang). Selain itu, penulis juga menawarkan etika profetik sebagai solusi dalam membangun etika pengelola keuangan negara yang selama ini dibangun hanya berdasar pada aspek material. Abstract: Luck as the Ethical Foundation for State Financial Manager. This research seeks to build a personal concept of fortune for state financial managers using Malay culture. This research uses a spiritualist research design to build a person of a successful state financial manager. The results show that the person with luck is oriented towards the highest human consciousness, namely piety (having the ultimate goal of returning to God with a holy and calm soul). In addition, the authors also offer prophetic ethics as a solution to build state financial manager ethics which has been built based only on material aspects.