Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Can Financial Ratios Improve Stock Returns in Manufacturing Companies? Sugeng Suroso
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v5i1.32

Abstract

For an investor, investing in the selected securities is undoubtedly expected to provide a rate of return that is by the risks that investors must bear. Objectively, this study aims to determine the effect of profitability ratios, liquidity ratios, leverage ratios, activity ratios, and market ratios on stock returns. This research is expected to add empirical evidence regarding profitability ratios, liquidity ratios, leverage ratios, activity ratios, and market ratios to stock returns. The type of research used in this research is verification research using the Explanatory Survey method using Inferential Statistics research techniques. The population in this study are all manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2021 period. The sampling technique was purposive sampling, based on the specified criteria to obtain a sample of 62 manufacturing companies whose data were by research needs. The research data obtained were analyzed using the Eviews statistical tool. This study finds that the resulting Return on Assets (ROA) will affect the number of dividends distributed. The greater the ratio of net income and total assets, the greater the dividends distributed to shareholders. The Current Ratio cannot be used as a basis for determining investors to buy and sell shares or investments. This study also found that the higher the level of Debt Equity Ratio in a company, the lower the stock returns received by investors in the company, and vice versa. Furthermore, the more significant the company uses its assets to generate total net income, the higher the stock return value. When the Price Book Value increases, the increase in stock returns will also increase.
The Synergy Between Entrepreneurship Curriculum and Digital Literacy in Fostering Entrepreneurial Intentions Among College Students Indah Rizki Maulia; Sumarno Manrejo; Ari Sulistyowati; Sugeng Suroso
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 2 (2025): JIMKES Edisi Maret 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i2.3174

Abstract

This study aims to explore whether the entrepreneurship curriculum and digital literacy can play a role in enhancing entrepreneurial intentions among students. The research was conducted using a quantitative method, with a sample of 65 college students who had already taken entrepreneurship courses. Data analysis was performed using SEM (Structural Equation Modeling) with SmartPLS 4.0. The results showed a positive and significant influence of the entrepreneurship curriculum and digital literacy on students' entrepreneurial intentions. The findings of this study are expected to serve as input for higher education institutions and digital platform managers to better play their roles in encouraging entrepreneurial intentions among students.   Keywords: entrepreneurship curriculum, digital literacy, entrepreneurial intentions, college students
Analisis Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Agen Brilink di Kabupaten Bekasi Melalui Motivasi Kerja Mukhamad Mujib Ridwan; Supardi Supardi; Sugeng Suroso
Journal of Industrial Management Inspiration (JIMI) Vol 2 No 1 (2026): Vol 2 No 1, Juni 2026 (JIMI)
Publisher : Inspirasi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66152/jimi.v2i1.59

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis secara mendalam mengenai pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan pada Agen BRILink di wilayah Kabupaten Bekasi, dengan menjadikan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang dipergunakan adalah pendekatan kuantitatif kausalitas dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada sampel sebanyak 134 responden yang merupakan karyawan operasional Agen BRILink di Kabupaten Bekasi, yang dipilih secara sengaja menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menampilkan: (1) kompetensi memengaruhi positif bersignifikan kepada motivasi kerja karyawan; (2) kompetensi memengaruhi positif bersignifikan kepada kinerja karyawan; (3) motivasi kerja memengaruhi positif bersignifikan kepada kinerja karyawan; dan (4) motivasi kerja memediasikan pengaruhnya kompetensi terhadap kinerja karyawan secara signifikan. Temuan ini menampilkan bahwa semakin tinggi kompetensi yang dimiliki karyawan, semakin tinggi pula motivasi kerja dan kinerja operasional yang dicapai. Motivasi kerja telah terbukti sebagai faktor psikologis intervening yang penting untuk menguatkan hubungan antara kompetensi dan hasil kinerja. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan, sistem penghargaan berbasis kinerja, dan pengembangan diri karyawan agar senantiasa menjadi fokus perusahaan untuk mendukung kinerja agen secara keseluruhan
Analisis Strategi Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ), Reorder Point (ROP),  Safety Stock dan Forecasting pada Produk Kopi (Studi Kasus di Coffee Shop Work Bekasi) Ramadhan Tungki Putra; Supardi Supardi; Sugeng Suroso
Journal of Industrial Management Inspiration (JIMI) Vol 2 No 1 (2026): Vol 2 No 1, Juni 2026 (JIMI)
Publisher : Inspirasi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66152/jimi.v2i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian persediaan bahan baku produk kopi pada Coffee Shop Work Bekasi dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), safety stock, reorder point (ROP), dan forecasting. Permasalahan utama yang dihadapi adalah pengelolaan persediaan yang belum optimal sehingga sering terjadi kekurangan stok yang menghambat proses penjualan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder berupa data penggunaan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan selama periode November 2024 hingga Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu menentukan jumlah pemesanan yang lebih ekonomis sehingga dapat menekan total biaya persediaan dibandingkan metode sebelumnya. Selain itu, penerapan safety stock dan reorder point efektif dalam mengantisipasi ketidakpastian permintaan dan lead time sehingga meminimalkan risiko kehabisan stok. Hasil forecasting dengan regresi linier juga menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan bahan baku di masa mendatang, sehingga perusahaan perlu melakukan perencanaan pengadaan secara lebih terstruktur. Secara keseluruhan, penerapan metode EOQ, safety stock, ROP, dan forecasting secara terintegrasi terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan, mengurangi biaya, serta menjaga ketersediaan bahan baku secara optimal. 
Determinants of Turnover in Maritime Workforces: Competence, Career Path, and Engagement with Job Satisfaction Mediation Usmar Usmar; Tamrin Lanopi; Bahtiar Bahtiar; Yoyon Supriadi; Sugeng Suroso; Zahara Tussoleha Rony; I Dewa Ketut Kerta Widana
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3747

Abstract

Employee turnover remains a critical challenge in the maritime transportation sector, where unique working conditions such as long-term separation from family, high occupational risks, and irregular schedules often lead to dissatisfaction and high resignation rates. This study aims to analyze the determinants of employee turnover by conducting a systematic literature review of previous studies on employee competence, career path, and work engagement, with job satisfaction as a mediating variable. Articles were collected from reputable databases including Scopus, Web of Science, Emerald, Springer, Sage, Thomson Reuters, and Sinta journals, covering publications from 2016 to 2024. Through a structured screening process, 32 relevant articles were identified and analyzed using comparative analysis to synthesize similarities, differences, and gaps across studies. The findings reveal that employee competence, career path, and work engagement significantly affect turnover, both directly and indirectly through job satisfaction. However, research focusing specifically on the maritime sector remains limited, creating a contextual gap in understanding turnover under extreme occupational settings. The proposed conceptual framework integrates these variables to provide a holistic model of turnover dynamics, offering theoretical enrichment and practical guidance for human resource strategies. This study contributes to the literature by highlighting the unique context of maritime transportation and by formulating hypotheses for future empirical validation.   Keywords: Employee Turnover, Job Satisfaction, Employee Competence, Career Path, Work Engagement
Pengaruh Lokasi Terhadap Minat Beli Konsumen Melalui Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening Pada Kedai Kang Jajan Haris Afif Perdana; Sugeng Suroso; Dhian Tyas Untari
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 3 No. 7 (2026): IJEMA - Juli 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kuantitatif ini mengeksplorasi hubungan kausalitas antara lokasi dan minat beli konsumen di Kedai Kang Jajan, dengan menguji peran kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening. Melalui pendekatan survei, data primer dikumpulkan dari 112 responden yang ditentukan berdasarkan teknik accidental sampling. Analisis inferensial dijalankan dengan mengaplikasikan Structural Equation Modeling berbasis varians (PLS-SEM) pada piranti SmartPLS 4.0. Temuan empiris mengonfirmasi empat postulat utama: pertama, variabel lokasi gagal menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap minat beli; kedua, lokasi memproyeksikan impak positif dan signifikan terhadap pembentukan kepuasan pelanggan; ketiga, kepuasan pelanggan secara positif dan signifikan mendongkrak minat beli; keempat, eksistensi kepuasan pelanggan sukses memediasi secara penuh (full mediation) pengaruh lokasi terhadap minat beli konsumen. Secara komprehensif, riset ini menyimpulkan bahwa minat beli konsumen sangat bergantung pada tingkat kepuasan yang dirasakan. Oleh karena itu, rekomendasi strategis bagi Kedai Kang Jajan adalah memperkuat fondasi kepuasan pelanggan melalui tata letak lokasi yang strategis dan nyaman, dikombinasikan dengan keunggulan produk dan layanan prima guna mengonversi kepuasan tersebut menjadi keputusan pembelian nyata