Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Arsitekno

IDENTIFIKASI PENERAPAN ATRIBUT USE AND ACTIVITIES DALAM CREATIVE PLACEMAKING PADA LOKANANTA BLOC SURAKARTA Sari, Marchelia Gupita; Sutapa, Widasapta
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.17867

Abstract

Lokananta Bloc, hasil adaptive reuse kompleks kawasan dan bangunan studio Lokananta Surakarta. Ditujukan sebagai Titik NolĀ Musik Indonesia. Lokananta bertransformasi sebagai destinasi wisata musik Indonesia dan ruang publik komersial insan kreatif. Pendekatan yang digunakan adalah placemaking. Makalah ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan key feature dari creative placemaking dalam pengembangan fase 1 kompleks bangunan. Untuk skala ruang interior, makalah ini mengidentifikasi indikator karakter ruang use and activity placemaking di Galeri Lokananta berdasarkan teori Creative Placemaking. Metode penelitian adalah kuasi-kualitatif karena mengambil indikator dari kajian pustaka ke dalam pengambilan data. Teknik pengambilan data adalah observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Analisis data dilakukan photomapping dan interpretasi menggunakan tabel. Temuan penelitian adalah teridentifikasinya atribut uses and activities placemaking pada bangunan Lokananta secara keseluruhan. Key features yang menonjol adalah keragaman aktivitas kreatif yang ditawarkan. Indikator streetlife belum banyak terlihat di weekdays. Namun begitu, Lokananta mampu menyumbang vibrancy kota dengan menyediakan wadah bagi komunitas urban untuk mengembangkan kreativitas.
PENERAPAN INTERPRETASI BLENDED SPACE PADA PUSAT KOMUNITAS KREATIF DI GADING SERPONG TANGERANG Wulandari, Alfina; Sari, Marchelia Gupita; Buwono, Hanugrah Adhi
Arsitekno Vol. 10 No. 1 (2023): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v10i1.10653

Abstract

Gading Serpong merupakan sebuah kawasan berkembang yang terletak di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Kawasan ini sedang gencar membangun berbagai macam fungsi bangunan agar masyarakat dapat dengan mudah mencari kebutuhan yang diinginkan. Isu dari kawasan ini adalah belum tersedia fungsi bangunan untuk mewadahi komunitas kreatif dalam mengembangkan idenya. Komunitas kreatif sangat membutuhkan kolaborasi dengan sektor lain untuk menciptakan hasil karya yang luar biasa, karena dapat membawa orang-orang dengan latar belakang yang berbeda secara bersamaan mempelajari berbagai jenis pengetahuan dari komunitas lain. Maka dari itu, dari isu yang didapatkan diperlukan Pusat Komunitas Kreatif dengan pendekatan Blended Space. Hal ini dikarenakan komunitas yang dituju adalah komunitas dengan usia produktif. Komunitas tersebut saat ini berkarya dan bekerja sudah berkaitan dengan digitalisasi. Pendekatan interpretasi Blended Space yang diterapkan pada pusat komunitas kreatif adalah, 1.) Blended Space terhadap ruang luar dan sekitarnya 2.) Blended Space terhadap levelling bangunan 3.) Blended Space antara physical dan digital (phygital).