Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisa Keterlambatan Proses Reparasi Kapal KM Dharma Ferry 9 Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Winda Amalia Herdianti; Dian Prasetyawati; Maulidi Setiawan
MINE-TECH: Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v2i2.19087

Abstract

Reparasi kapal di galangan sangat penting untuk dilakukan karena tidak semua perbaikan dapat dilakukan di atas perairan khususnya jenis pekerjaan di bawah garis air. Dalam proses pembuatan, kapal harus melakukan docking di galangan kapal sehingga perlu dibuatkan jadwal perbaikan atau repair list agar proyek reparasi berjalan sesuai harapan. Namun permasalahan teknis maupun non teknis terkadang  membuat jadwal perbaikan di atas galangan menjadi lebih lama dari perkiraan awal sehingga harus dilakukan penelitian agar penyebab keterlambatan dapat diketahui dan mencari solusi untuk meminimalkan keterlambatan tersebut menggunakan metode perhitungan time cost trade off . Metode time cost trade off adalah metode dengan  menentukan penambahan jam kerja (lembur) maupun penambahan main power agar jadwal kapal di atas galangan seminimal mungkin mengalami keterlambatan dalam proyek reparasi tersebut. Dalam projek ini keterlambatan terjadi karena adanya keterlambatan material  dan dengan adanya simulasi dari metode ini, hasil terbaik yang didapatkan ialah projek menambahkan pekerja yang tadinya 8 menjadi 14 orang.
Gambaran Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya Sujinah, Sujinah; Prasetyawati, Dian; Wahyudi, Dedy; Kurniawati, Indah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i1.8056

Abstract

Abstrak Surabaya merupakan salah satu daerah dengan penduduk yang berprosi sebagai nelayan cukup tinggi, terutama bagian Surabaya timur, tepatnya pantai pesisir kecamatan Kenjeran, yang banyak dikenal karena lokasinya dekat dengan jempatan suramadu. Berdasarkan catatan Profil Perikanan Kota Surabaya 2012 milik Dinas Pertanian Surabaya bidang perikanan dan kelautan, terdapat 2.226 orang penduduknya berprofesi sebagai nelayan yang tersebar di 12 kecamatan. Pada tahun 2011, hasil tangkapan nelayan bisa mencapai 7.119,89 ton, yang banyak diperoleh dari hasil tangkatan dari laut. Metode dalam kegiatan ini menggunakan metode survey. Dari hasil kegiatan ini, ditemukan beberapa gambaran, situasi struktur social dan kondisi dan persoalan, yang dihadapi oleh masyarakat nelayan, diantaranya, kepadatan pendiuduk, sanitasi dan lingkungan kumuh, cuaca alam yang juga menjadi penghambat bagi para nelayan untuk mengkap ikan, lapangan pekerjaan yang sempit serta ketimpangan social lainnya. Luaran yang diharapkan melalui program ini adalah modul pembuatan strategi penyelesaian masalah dan pengembangan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan ikan, hasil tangkat dari laut yang berada di sekitar pesisir pantai kenjeran.Kata Kunci: Kenjeran, Laut dan Nelayan
Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Kapal Nelayan Tradisional: PPDI Brondong, Kabupaten Lamongan Prasetyawati, Dian; Amalia H., Winda; Khoir, M. Miftahul; Wahyudi, Dedy
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 3 No 1 (2024): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v3i1.23153

Abstract

Kecamatan Brondong, Lamongan, berbatasan langsung dengan bagian utara Laut Jawa dan merupakan lokasi Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) terbesar di Jawa Timur. Mayoritas penduduk pesisir di sana bekerja sebagai nelayan, dengan aktivitas melaut yang dilakukan pada jam 20:00-09:00 menggunakan kapal harian berukuran 5-10 GT. Kapal tersebut umumnya memiliki panjang 7-10 meter dan lebar 2-5 meter, serta menggunakan mesin Honda berdaya 13pk - 18pk. Kondisi ini menimbulkan risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga keselamatan kerja menjadi faktor yang sangat penting untuk mencegah atau mengurangi risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya, melakukan penilaian risiko, dan mengidentifikasi risiko menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan adanya 44 potensi bahaya di PPDI Brondong, dengan 24 potensi risiko rendah, 18 potensi risiko sedang, dan 2 potensi risiko tinggi. Meskipun banyak potensi bahaya memiliki risiko rendah, aktivitas pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja belum sepenuhnya aman. Namun, risiko ini masih dapat diterima jika pekerja menggunakan perlengkapan pelindung diri secara adekuat. Rekomendasi yang diberikan meliputi pembuatan worksheet HIRARC untuk melakukan pengendalian risiko pada potensi bahaya yang ada. Worksheet HIRARC juga dapat digunakan sebagai referensi dan evaluasi terhadap penyimpangan atau risiko yang terjadi. Sebagai tindakan pencegahan terhadap potensi bahaya, disarankan untuk menggunakan rancangan standar operasional prosedur.
Analisis Tekanan Seal pada Rudder Stock Menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) Wahyudi, Dedy; Coutsar, Ardan Nagra; Prasetyawati, Dian; Rizaly, Anastas
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v4i1.4710

Abstract

A ship is a type of floating structure that is specifically designed to move on the surface of sea water. This structure provides the ability for the ship to carry out various functions, from transporting goods, carrying passengers, to carrying out various other maritime operations. The advantage of a ship lies in its ability to move stably and efficiently in the midst of various dynamic marine environmental conditions. The direction of the ship's movement is controlled by the steering system, which is a crucial component in maintaining the smoothness and accuracy of the ship's journey. This steering system consists of various elements, one of which is the Rudder Stock. Rudder Stock has a vital role in the steering system because it functions as a link between the steering and the ship's propulsion system. Inside the Rudder Stock, there is another important component, namely the Seal. The Seal has the main function of withstanding pressure during ship operations, so that it can prevent leaks that can damage the steering system and other mechanical components. To evaluate the performance of the Seal in withstanding pressure, a pressure analysis was carried out using a numerical method based on Computational Fluid Dynamics (CFD) software, namely ANSYS. The results of the study showed that the total working pressure on the Rudder Stock Seal reached 0.766 bar, which is the sum of the maximum hydrostatic pressure of 0.432 bar and the maximum fluid flow pressure of 0.334 bar.
Website Design For Estimating Time And Cost Of Replating And Painting Ship Repair at PT.X: Desain Website Estimasi Waktu dan Biaya Pelapisan Ulang dan Pengecatan Perbaikan Kapal di PT.X HERDIANTI, WINDA; Betty, ariani; prasetyawati, dian; azafa, bima
JOINCS (Journal of Informatics, Network, and Computer Science) Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/joincs.v8i1.1667

Abstract

PT. X has been experiencing problems in estimating time and cost data in the replating and painting process on ships. This obstacle is due to the fact that the surveyor owner has difficulty finding data manually which is piled up in the office. Therefore, the researcher designed a website to estimate the time and cost in the process of replating and painting the ship. In this website, the surveyor owner needs to fill the main dimension of the ship data and work. According to the work that has been done, with a comparison of the history of previous work stored on the website, it will speed up the estimation calculation process. The design of this website has been tested on PT. X and get the great result
Gambaran Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya Sujinah, Sujinah; Prasetyawati, Dian; Wahyudi, Dedy; Kurniawati, Indah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i1.8056

Abstract

Abstrak Surabaya merupakan salah satu daerah dengan penduduk yang berprosi sebagai nelayan cukup tinggi, terutama bagian Surabaya timur, tepatnya pantai pesisir kecamatan Kenjeran, yang banyak dikenal karena lokasinya dekat dengan jempatan suramadu. Berdasarkan catatan Profil Perikanan Kota Surabaya 2012 milik Dinas Pertanian Surabaya bidang perikanan dan kelautan, terdapat 2.226 orang penduduknya berprofesi sebagai nelayan yang tersebar di 12 kecamatan. Pada tahun 2011, hasil tangkapan nelayan bisa mencapai 7.119,89 ton, yang banyak diperoleh dari hasil tangkatan dari laut. Metode dalam kegiatan ini menggunakan metode survey. Dari hasil kegiatan ini, ditemukan beberapa gambaran, situasi struktur social dan kondisi dan persoalan, yang dihadapi oleh masyarakat nelayan, diantaranya, kepadatan pendiuduk, sanitasi dan lingkungan kumuh, cuaca alam yang juga menjadi penghambat bagi para nelayan untuk mengkap ikan, lapangan pekerjaan yang sempit serta ketimpangan social lainnya. Luaran yang diharapkan melalui program ini adalah modul pembuatan strategi penyelesaian masalah dan pengembangan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan ikan, hasil tangkat dari laut yang berada di sekitar pesisir pantai kenjeran.Kata Kunci: Kenjeran, Laut dan Nelayan
Pengembangan Alat Pembersih Terung Holothuroidea Automation InventionTechnology (HAITY) untuk UMKM Pengolahan Hasil Laut Masyarakat Nelayan Sukolilo Baru Prasetyawati, Dian; Akbar S, Ridho; Ardina K, Yessie; Herdianti, Winda Amalia
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v6i1.23668

Abstract

Warga Masyarakat Kelurahan Sukolilo Baru Surabaya yang berada di wilayah PCM Bulak Surabaya mayoritas memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Terdapat kurang lebih sekitar 126 Nelayan di daerah tersebut dengan komoditas tangkapan utama salah satunya adalah terung laut. Terung laut memiliki nilai gizi yang tinggi dan juga memiliki harga jual yang bagus di pasaran dimana biasanya masyarakat nelayan menjualnya dalam bentuk kerupuk terung. Pengolahan hasil laut yang berupa terung ini masih menggunakan cara yang tradisional yaitu dibersihkan dengan cara proses penginjakan secara manual guna menghilangkan pasir laut dan sisa-sisa lumpur yang menempel pada bagian kulit terung sehingga proses menjadi kurang higienis dan belum efisien. Dalam penelitian ini kami Tim Peneliti akan merancang alat dan mesin pembersih terung laut dengan teknologi modern yang otomatis yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan warga nelayan Kenjeran Baru Sukolilo didasarkan pada survey yang sudah dilakukan.
Analisa Keterlambatan Proses Reparasi Kapal KM Dharma Ferry 9 Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Herdianti, Winda Amalia; Prasetyawati, Dian; Setiawan, Maulidi
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v2i2.19087

Abstract

Reparasi kapal di galangan sangat penting untuk dilakukan karena tidak semua perbaikan dapat dilakukan di atas perairan khususnya jenis pekerjaan di bawah garis air. Dalam proses pembuatan, kapal harus melakukan docking di galangan kapal sehingga perlu dibuatkan jadwal perbaikan atau repair list agar proyek reparasi berjalan sesuai harapan. Namun permasalahan teknis maupun non teknis terkadang  membuat jadwal perbaikan di atas galangan menjadi lebih lama dari perkiraan awal sehingga harus dilakukan penelitian agar penyebab keterlambatan dapat diketahui dan mencari solusi untuk meminimalkan keterlambatan tersebut menggunakan metode perhitungan time cost trade off . Metode time cost trade off adalah metode dengan  menentukan penambahan jam kerja (lembur) maupun penambahan main power agar jadwal kapal di atas galangan seminimal mungkin mengalami keterlambatan dalam proyek reparasi tersebut. Dalam projek ini keterlambatan terjadi karena adanya keterlambatan material  dan dengan adanya simulasi dari metode ini, hasil terbaik yang didapatkan ialah projek menambahkan pekerja yang tadinya 8 menjadi 14 orang.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Kapal Nelayan Tradisional: PPDI Brondong, Kabupaten Lamongan Prasetyawati, Dian; Amalia H., Winda; Khoir, M. Miftahul; Wahyudi, Dedy
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 3 No 1 (2024): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v3i1.23153

Abstract

Kecamatan Brondong, Lamongan, berbatasan langsung dengan bagian utara Laut Jawa dan merupakan lokasi Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) terbesar di Jawa Timur. Mayoritas penduduk pesisir di sana bekerja sebagai nelayan, dengan aktivitas melaut yang dilakukan pada jam 20:00-09:00 menggunakan kapal harian berukuran 5-10 GT. Kapal tersebut umumnya memiliki panjang 7-10 meter dan lebar 2-5 meter, serta menggunakan mesin Honda berdaya 13pk - 18pk. Kondisi ini menimbulkan risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga keselamatan kerja menjadi faktor yang sangat penting untuk mencegah atau mengurangi risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya, melakukan penilaian risiko, dan mengidentifikasi risiko menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan adanya 44 potensi bahaya di PPDI Brondong, dengan 24 potensi risiko rendah, 18 potensi risiko sedang, dan 2 potensi risiko tinggi. Meskipun banyak potensi bahaya memiliki risiko rendah, aktivitas pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja belum sepenuhnya aman. Namun, risiko ini masih dapat diterima jika pekerja menggunakan perlengkapan pelindung diri secara adekuat. Rekomendasi yang diberikan meliputi pembuatan worksheet HIRARC untuk melakukan pengendalian risiko pada potensi bahaya yang ada. Worksheet HIRARC juga dapat digunakan sebagai referensi dan evaluasi terhadap penyimpangan atau risiko yang terjadi. Sebagai tindakan pencegahan terhadap potensi bahaya, disarankan untuk menggunakan rancangan standar operasional prosedur.
Teknologi Mesin Penumbuk Udang Rebon Semi Otomatis untuk Pembuatan Terasi di Masyarakat Nelayan Pantai Kenjeran Baru Sukolilo Surabaya Prasetyawati, Dian; Syahrir, Irwan; Amalia Herdianti, Winda
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): ABDIMAS NUSANTARA (Januari)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The livelihood of the majority of residents of Sukolilo Baru Subdistrict, Surabaya, is fishing. There are around 126 fishermen in the area whose main catch commodities are sea cucumbers and rebon shrimp. In certain months, namely May, June and July, it is the harvest period for these fishermen where the catch of rebon shrimp is so abundant that on average every fisherman who goes to sea will come home with 40-50 kg of rebon shrimp. One of the processed products The seafood produced from rebon shrimp and currently being developed by local residents is shrimp paste. This shrimp paste is produced using equipment and technology that is still completely manual, namely by pounding it so that it is not optimal to be able to process large quantities of rebon shrimp. In this research, our Research Team will design tools and machines for pounding rebon shrimp with modern, semi-automatic technology that are adapted to the level of needs of the Kenjeran Baru Sukolilo fishing community based on surveys that have been carried out.