Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan E-Marketplace Terkoneksi Aplikasi Whatsapp Pada Pasar Muslim Info Kajian Purwokerto (IKP) Eva Argarini Pratama; Corie Mei Hellyana; Sutrisno Sutrisno
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 4, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v4i4.2381

Abstract

Whatsapp is an application that is popularly used today. By using Whatsapp someone can communicate with someone or several people at once (group). Not only communicating about personal or work, the use of WhatsApp (group) itself can now also be used as a medium of commerce. E-marketplace is also one of the trading media that has a wide range of facilities, including chat facilities on the e-marketplace. However, the existing chat facilities in some examples of e-marketplaces such as Tokopedia, Bukalapak, and Shopee require e-commerce users to install applications on their smartphone devices, thereby reducing memory space which results in reduced smartphone usage facilities. The Pasar Muslim whatsapp group consists of several groups that accommodate many members either as sellers or buyers. Requires a larger container (e-marketplace) to accommodate the number of members so that the marketing of the products sold by the seller is even wider and not only limited inside. group members only. Seeing the deficiencies that exist in each application, it is necessary to make a connection between these applications so that they can complement and meet the needs of IKP Muslim Market members. For this reason, an e-marketplace was developed according to the needs described earlier, while in the development of this e-marketplace using the waterfall method, this method provides a sequential software life-flow approach, starting from communication, planning, modeling, construction, & deployment.
PENGGUNAAN METODE FORWARD CHAINING DALAM MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA KALKUN Corie Mei Hellyana; Ina Maryani; Eva Argarini Pratama
Evolusi : Jurnal Sains dan Manajemen Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Evolusi 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.928 KB) | DOI: 10.31294/evolusi.v7i1.5459

Abstract

Abstrak - Kalkun merupakan sejenis unggas yang memiliki ukuran lebih besar yang berasal dari ordo Galliformes, genus Meleagris bukanlah hewan asli Indonesia. Dikarenakan kalkun mempunyai nilai jual tinggi terutama dagingnya yang berprotein tinggi dan rendah lemak serta kolesterol, maka kalkun mulai dibudidayakan di Indonesia. Banyak peternak kalkun menganggap bahwa penyakit yang menyerang kalkun sama dengan hewan unggas yang lain, hal ini yang menyebabkan tingkat pendapatan peternak menjadi berkurang/merosot. Dengan semakin majunya perkembangan teknologi, banyak aplikasi yang sudah diterapkan untuk dapat menyelesaikan suatu masalah salah satunya dengan menggunakaan. Sistem pakar dibuat untuk dapat menyelesaikan masalah tanpa harus mendatangkan ahli/pakarnya. Dalam penelitian ini, digunakan metode forward chaining (runtut maju) dimana proses dimulai dari pencarian premis atau data masukan yang berupa gejala sehingga didapat kesimpulan penyakit pada kalkun serta memberikan solusi mengenai pencegahan dan pengobatan berdasarkan gejala-gejala yang telah teramati. Jenis penyakit yang akan didiagnosis sebanyak 10 penyakit dengan jumlah gejala penyakit sebanyak 14 gejala.Kata kunci : penyakit kalkun, sistem pakar, forward chainingAbstract -Turkey is a type of bird that has a larger size that comes from the order Galliformes, the genus Meleagris is not native to Indonesia. Because turkey has a high selling value, especially high-protein and low-fat meat and cholesterol, turkeys are cultivated in Indonesia. Many turkey breeders consider that diseases that attack turkeys are the same as other poultry animals, which causes the farmer's income levels to decrease/decline. With the increasingly advanced development of technology, many applications have been implemented to solve a problem, one of them is by using it. Expert systems are made to solve problems without having to bring in experts/experts. In this study, a forward chaining method was used in which the process starts from the search for premise or input data in the form of symptoms so that conclusions can be reached on turkeys and provide solutions for prevention and treatment based on observed symptoms. The types of diseases that will be diagnosed are 10 diseases with 14 symptoms of the disease.Keywords: turkey, expert system, forward chaining
SISTEM INFORMASI PENJUALAN KAOS BERBASIS WEB PADA DISTRO AZIDAN COLLECTION Angga Ardiansyah; Eva Argarini Pratama; Corie Mei Hellyana; Khaerul Wildan
Evolusi : Jurnal Sains dan Manajemen Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Evolusi 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.105 KB) | DOI: 10.31294/evolusi.v7i2.6753

Abstract

Abstract - Azidan Collection distributions have several shortcomings in order to support the process of selling goods. The current sales are only limited to consumers coming directly to the store selecting goods and paying, to promote products that are on Azidan distributions to consumers already using social media including through BBM and Facebook friendship media media. Sales using social media systems are still lacking, because customer coverage is only limited to using social media, so sales transactions are limited. The Sales Website on the Azidan Collection Distro which has functions, among others. Build an e-commerce application to help management of the Azidan Collection in making long-distance transactions. Building an e-commerce transaction application to help consumers make a T-shirt purchase on the Azidan Collection Distro. This information system is equipped with facilities that can facilitate customers in making payment transactions through account transfers.Keywords - Information System, T-Shirt Sales, Azidan Collection DistroAbstrak - Distro Azidan Collection mempunyai beberapa kekurangan dalam rangka menunjang proses penjualan barang. Penjualan yang saat ini dilakukan hanya sebatas konsumen datang langsung ke toko memilih barang dan membayar, untuk mempromosikan produk yang ada di Distro Azidan ke konsumen sudah menggunakan media sosial di antaranya melalui BBM dan media situs pertemanan facebook. Penjualan dengan menggunakan sistem media sosial dirasa masih kurang, karena cakupan customer hanya sebatas yang menggunakan media sosial saja, sehingga transaksi penjualan menjadi terbatas. Website Penjualan pada Distro Azidan Collection yang memiliki fungsi antara lain. Membangun aplikasi e-commerce untuk membantu manajemen Distro Azidan Collection dalam melakukan transaksi jarak jauh. Membangun aplikasi transaksi e-commerce untuk membantu dan memberi wawasan pada konsumen dalam melakukan pembelian Kaos di Distro Azidan Collection. Sistem informasi ini dilengkapi dengan fasilitas yang mampu mempermudah customer dalam melakukan transaksi pembayaran yang melalu transfer rekening.Kata kunci - Sistem Informasi, Penjualan Kaos, Distro Azidan Collection
IMPLEMENTASI METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) DALAM SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI RUKUN WARGA Corie Mei Hellyana; Eva Argarini Pratama; Angga Ardiansyah; Nuzul Imam Fadlilah
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v9i2.466

Abstract

The new information system was created as a form of solution to assist in facilitating the resolution of an existing problem. As in a community organization, where there is a problem, namely the administrative system within the Rukun Warga (RW), with this problem the organization will not run as desired, or it can be a step in improving better performance. Where activities will be directed to find solutions in digital form where it is necessary to build an information system to overcome existing problems or carry out system development, namely from conventional form into digital form. System development is a structured problem solving step with clear activities. These activities consist of a statement analysis phase, a modeling analysis phase, a modeling design phase, and a construction phase. As in the Implementation of Information Systems with one of the government's partners is the Rukun Warga (RW). In this design, the Rapid Application Development (RAD) method is used as a software development method.Keywords: System, Information, Administration, RAD AbstrakSistem administrasi dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan dan target yang sudah disepakati bersama. Dalam lingkup Rukun Warga (RW), administrasi sangatlah diperlukan untuk kebutuhan data penduduk, laporan keuangan dan kegiatan surat-menyurat. Kegiatan administrasi yang dilakukan kebanyakan masih bersifat manual serta dapat menimbulkan kesalahan baik dalam pelaporan data, keuangan yang menyebabkan ketidak validan informasi. Dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) akan dirancang dan dibuat program aplikasi Rukun Warga agar nantinya dapat membatu dan meminimalisir resiko kesalahan data dan informasi. Dalam perancangan dan pembuatan aplikasi ini melibatkan beberapa fase diantaranya fase analisa pernyataan, fase analisa modelling, fase desain modelling, dan fase konstruksi. Dengan adanya program aplikasi sistem informasi administrasi Rukun Warga diharapkan dapat membantu proses administrasi sehingga tidak ada kesalahan informasi dan kegiatan administrasi berjalan dengan lancar.Kata kunci: Sistem, Informasi, Admistrasi, RAD 
Pengembangan Aplikasi Transparansi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Eva Argarini Pratama; Riyad Nur Firmansyah; Widi Puspita Rini; Anida Sabilal Khoeroh
Jurnal INSAN: Journal of Information System Management Innovation Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.494 KB) | DOI: 10.31294/jinsan.v1i2.697

Abstract

Saat ini masyarakat masih banyak yang belum mengetahui perbedaan antara dana desa dan alokasi dana desa maupun kegunaan dari dana desa dan alokasi dana desa. Dikarenkan kurangnya sosialisasi dan transparansi dana untuk masyarakat dari pemerintah. Sehingga masyarakat bertanya-tanya tentang anggaran tersebut apakah sudah tepat sasaran ataukah disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Pada dasarnya dana desa adalah dana atau keuangan yang bersumber dari APBN yang dapat dimanfaatkan bagi desa yang di transfer melaui anggaran belanja daerah kabupaten/ kota. Dan dana tersebut digunakan untuk pembiayaan penyelenggaraan kegiatan pemerintah, pelaksanaan pembangunan insfrastruktur, pembiayaan masyarakat dan lain-lain. Sedangkan alokasi dana desa adalah bagian keuangan desa yang diperoleh dari bagi hasil pajak daerah dan bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh kabupaten/ kota untuk desa yang dibagikan secara proposional. Oleh karena itu dengan berkembangnya teknologi informasi kami ingin membuat sebuah aplikasi tentang dana desa dan alokasi dana desa untuk masyarakat, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengetahui dana desa yang diberikan oleh pemerintah pusat dan digunakan untuk hal apa secara terinci. Manfaat lain dari aplikasi dana desa dan alokasi dana desa adalah masyarakat dapat melakukan pengawasan secara langsung dana tersebut mengingat fakta banyakya kasus korupsi di kalangan perangkat desa dan ini sama sekali bukan rahasia lagi.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA JASA DIGITAL PRINTING DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT Angga Ardiansyah; Sandra Jamu Kuryanti; Eva Argarini Pratama; Recha Abriana Anggraini
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v2i2.1720

Abstract

Di era digitalisasi seperti saat ini, kehidupan kita tidak bisa terlepas dari penerapan dan pemanfaatan teknologi. Hampir dalam segala bidang dan lini kehidupan teknologi berperan penting. Kemampuan komputer bisa digunakan sebagai alat bantu dalam suatu sistem informasi. Pengolahan data secara terkomputerisasi memberikan efektivitas dan efisiensi dibandingkan pengolahan data yang dilakukan secara manual. Pengolahan gaji karyawan pada Jasa Digital Printing saat ini terjadi beberapa masalah atau kendala seperti sering terjadi kesalahan pada perhitungan gaji yang mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam proses penggajian, hal ini dapat mempengaruhi kualitas kerja karyawan. Model yang dapat digunakan dalam pengembangan sistem informasi adalah Rapid Application Development dengan menggunakan tiga tahapan yaitu Rencana Kebutuhan, Proses Desain Sistem, serta Implementasi. Tujuan dari penelitian ini adalah sistem informasi yang dibangun dapat membantu pengelolaan data penggajian pada perusahaan jasa digital printing. Sistem penggajian yang telah dibuat sudah terkomputerisasi dan sudah dapat diakses oleh pengguna dan dapat meningkatkan efisiensi kerja, kecepatan, dan ketepatan dalam suatu pengambilan keputusan.
Penerapan Metode Rapid Aplication Development (RAD) pada Pengembangan Sistem Informasi Inventaris Aset Desa Rempoah Eva Argarini Pratama; Sinta Krisgianti; Hanny Mitya Paramita
Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2023): Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jit.v6i1.7313

Abstract

Village assets are managed based on public interest, convenience, legal certainty, transparency, economy, effectiveness, accountability, and value security. The process of managing village asset inventory sometimes still uses process stages that actually have negative impacts such as recording and updating village asset data which is so large and always up to date quickly, as well as the need for information disclosure related to these village assets, it is necessary to develop an information system that can utilized and assist in the management process. The information system that will be developed using the Rapid Application Development (RAD) method is expected to be an alternative solution to village asset inventory management problems. In this information system there are two main users, namely village officials and village heads. Village officials as well as administrators can manage matters related to village assets and village heads have the convenience of receiving output from the village asset inventory system for future management policy making
IMPLEMENTATION OF MOBILE-BASED APPLICATIONS USING PROTOTYPES FOR WASTE AND WATER MANAGEMENT Joko Dwi Mulyanto; Saifudin Saifudin; Supriatiningsih Supriatiningsih; Corie Mei Hellyana; Eva Argarini Pratama
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 04 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, 2023, Edition September-Nov
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v12i04.2085

Abstract

Waste is a problem faced by almost all countries worldwide. There are several operational technical problems in waste management, such as adequate sorting, containerization, collection and transportation systems. The waste disposal and collection process does not separate organic, inorganic and B3 waste. Apart from that, the route for transporting waste from the rubbish bin to the final disposal site takes quite a long time. Therefore, a mobile-based system that aims to overcome this problem is needed. So you can find out the characteristics of waste in the form of the amount and type of waste produced and provide a design for an effective and efficient waste sorting, container, collection and transportation system. In this way, it can improve the current waste management process. The implementation of this system uses the prototype method with the help of Unified Modeling Language tools for depicting system flow diagrams such as use case, activity, Entity Relationship Diagram, Logical Record Structure, class and sequence diagrams which sequentially form a unified system making prototypes or designing mobile apps using Figma. By using computerized mobile app design, it can provide an overview of the waste management system for BUMDes.
Rancang Bangun Sistem Informasi Olah Alih Limbah Minyak Jelantah Ramah Lingkungan Hellyana, Corie Mei; Pratama, Eva Argarini; Mulyanto, Joko Dwi; Supriatiningsih, Supriatiningsih; Nouvel, Ahmad
Evolusi : Jurnal Sains dan Manajemen Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Evolusi 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/evolusi.v12i1.21882

Abstract

Pemanfaatan minyak kelapa sawit di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam bentuk peningkatan produksi limbah minyak jelantah. Upaya untuk mengubah limbah ini menjadi produk bernilai tambah seperti biodiesel menjadi semakin penting. Namun, proses ini membutuhkan keterlibatan aktif dari masyarakat secara luas, mengingat sebagian besar minyak jelantah berasal dari sampah rumah tangga. Saat ini, masih terdapat banyak masyarakat yang kurang memahami dampak lingkungan dan kesehatan dari pembuangan minyak jelantah secara sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan solusi bagi masyarakat dalam mencari tempat yang dapat menampung minyak jelantah serta merancang sistem informasi berbasis website untuk mengelola dan mengalihkan minyak jelantah dari penyetor ke pengepul. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam bentuk penyediaan informasi lokasi tempat penampungan minyak jelantah bagi penyetor, serta membantu pengepul dalam memperluas jaringan suplai minyak jelantah.
Analisis Sentimen Pengguna terhadap Aplikasi ChatGPT di Google Play Store: Penerapan Algoritma Support Vector Machine Ardiansyah, Angga; Suleman, Suleman; Pratama, Eva Argarini; Fadlilah, Nuzul Imam
JATISI Vol 11 No 2 (2024): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v11i2.7945

Abstract

Sentiment analysis is the process of identifying attitudes, opinions, or feelings towards data or objects. The results of sentiment analysis can be categorized into two types, namely positive and negative sentiment. This research utilizes the Google Play Store which is used by the public as an object for sentiment analysis. Data was collected. Data collection was carried out using the scraping technique, then processed in RapidMine. The process for analyzing this sentiment uses the Support Vector Machine algorithm using 300 data. Next, testing was carried out using the Confusion Matrix to evaluate the performance of the classification results. From testing, accuracy was obtained at 88.74%, precision at 96.54%, recall at 83.23%, and AUC at 98.7%. Of the total 300 review data, 144 positive review data were predicted correctly, 28 negative review data were included in the positive prediction, 6 positive data were included in the negative prediction, and 122 negative data were in accordance with the negative prediction