Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE FOUNTAIN UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI BANTU PKK (STUDI KASUS: PKK KELURAHAN SUMAMPIR) Hellyana, Corie Mei; Pratama, Eva Argarini
Jurnal Teknoinfo Vol 19, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v19i1.4824

Abstract

Family Empowerment and Welfare Group (PKK) is an organization that focuses on improving the social and economic welfare of families in Indonesia through various empowerment programs. Given the widespread use of smartphones, especially among PKK members, this study aims to explore the potential of a mobile-based administration system to address the existing challenges. This study focuses on the design and development of a smartphone application prototype to support PKK administrative tasks. To achieve this, the fountain method can be applied as a development approach, emphasizing continuous development and iterative testing. The resulting prototype is designed to simplify the administration process of PKK activities, making them more efficient and accessible. This study concludes that adopting a mobile-based solution can significantly improve the management of PKK activities, allowing for better data recording, reporting, and overall organizational coordination. Further development and testing stages are needed to refine the application and ensure its compatibility with the broader needs of the organization, although in the testing and implementation itself the results of the existing feature testing are 100% valid according to the expected results and the application can be used easily by early/beginner users because with the PKK administration information system application, PKK cadres can access the application from anywhere and anytime, this can be seen in the results of filling out the questionnaire at the trial and socialization stage that has been done previously with the results of 22.3% of users feeling quite satisfied, 67.1% satisfied and 10.6% very satisfied in the socialization and use of the application. The research findings emphasize the importance of technology adaptation in community-based organizations such as PKK, highlighting the potential benefits of a more modern administrative approach through mobile technology. This prototype serves as a basis for further development to increase the efficiency and capacity of the PKK organization.
Implementasi Metode Scrum pada Pengembangan Aplikasi Manajemen Pencegahan dan Penanganan Bullying di Sekolah Pratama, Eva Argarini; Maryani, Ina; Imaniawan, Fabriyan Fandi Dwi
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 6 No 1 (2024): Oktober 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josh.v6i1.5996

Abstract

The increasing bullying is based on several factors, and the factor that can be clearly seen is the post-incident handling or follow-up process from both the victim and the perpetrator. Because it is possible that with the incident experienced by the victim (bullying), the victim will become the perpetrator and the perpetrator without any further good mentoring process will remain the perpetrator at another time and victim. So in preventing or handling this bullying, it cannot only focus on the victim (which often happens also does not dare to report the bullying incident experienced) but must also pay attention to the perpetrator's side. In general and mainly, this application has a feature to receive, process and manage follow-up reporting of bullying incidents, which can be used to manage and provide follow-up related to bullying cases that occur, so that it is expected to break the chain of other bullying by both the perpetrator and the victim. The development of this application uses the scrum method which has several advantages including being more efficient and faster in application development where this method prioritizes cooperation, planning and product quality. Based on the results of testing the program/application, it was found that the functions in the application were running according to the expectations of the application developer.
Penerapan Algoritma K-Means Untuk Clustering Data Tempat Penyebaran Jentik Nyamuk Aedes Aegepty Pada Kelurahan Sumampir, Banyumas Pratama, Eva Argarini; Hellyana, Corie Mei
MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem) Volume 6 Nomor 1
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.932 KB) | DOI: 10.54367/means.v6i1.1169

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. DiFaktanya, virus ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui perantara antara Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk tersebut ditemukan hampir di seluruh pelosok Indonesia bahkan di dunia. Mengetahui demam berdarah merupakan penyakit yang berkaitan dengan lingkungan yang relatif cepat menyebar. Meningkatnya kasus DBD di suatu daerah, bisa jadi karena gerakan pemberantasan sarang nyamuk yang tidak dilakukan dengan maksimal dan berkualitas. Berdasarkan uraian di atas, penggunaan metode K-mens dalam penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan dan mengetahui tempat-tempat yang mengindikasikan adanya jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue. Hasil dari 9 data jumlah jentik nyamuk berdasarkan wadah yang digunakan sebagai sarang dapat diketahui, 2 cluster countainer tingkat tinggi untuk jumlah keberadaan jentik nyamuk terbanyak yaitu bak mandi dan pot bunga. 4 cluster counteiner sedang dan 3 cluster counteiner lainnya termasuk cluster level rendah. Untuk itu perlu perhatian khusus pada tempat-tempat tersebut jika sebuah rumah memiliki banyak jenis wadah.
Penerapan Aplikasi Penjualan Oleh-Oleh Secara Konsinyasi Berbasis Android Pratama, Eva Argarini; Hellyana, Corie Mei; Dwi Imaniawan, Fabriyan Fandi
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 5, No 2 (2020): November 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.849 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v5i2.7928

Abstract

Bisnis oleh-oleh khas daerah saat ini sedang populer. Banyak artis idonesia yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis oleh-oleh tersebut. Di sisi lain, sudah banyak kelompok masyarakat yang memproduksi makanan atau kerajinan khas daerah. Bukan berarti hanya menjual makanan tradisional tanpa memberikan modifikasi. Dengan sistem konsinyasi,  modal awal dapat ditekan sehingga bisa dipakai untuk keperluan lain. Namun kekurangan dari sistem ini adalah belum adanya sistem terkomputerisasi, sehingga para karyawan dituntut lebih teliti dalam pengolahan data dari toko yang satu ke toko lain agar tidak terjadi kesalahan. Dengan melihat perkembangan saat ini, banyak perusahaan  yang mulai menggunakan sistem penyimpanan digital salah satunya dengan menggunakan aplikasi mobile (android). Untuk itu dikembangkanlah aplikasi penjualan secara konsinyasi berbasis android dengan menggunakan  metode RAD (Rapid Application Development). Dengan adanya aplikasi berbasis android, diharapkan membantu perusahaan dalam mempercepat dan mempermudah proses pencatatan penjualan serta mempermudah pembuatan laporan yang lebih aktual.Local souvenir business is currently popular. Many Indonesian artists have succeeded in running the souvenir business. On the other hand, there are already many groups of people producing regional foods or handicrafts. Not that it only sells traditional food without giving modification. With a consignment system, initial capital can be reduced so that it can be used for other purposes. But the drawback of this system is that there is no computerized system, so employees are required to be more careful in processing data from one store to another so that errors do not occur. By looking at current developments, many companies are starting to use digital storage systems, one of which is by using a mobile application (Android). For this reason, Android-based consignment sales applications are developed using the RAD (Rapid Application Development) method. With the Android-based application, it is expected to assist companies in accelerating and simplifying the process of recording sales and simplifying the making of more actual reports.
OPTIMALISASI TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN BULLYING DI SD NEGERI PANGEBATAN Maryani, Ina; Pratama, Eva Argarini; Imaniawan, Fabriyan Fandi Dwi; Maarif, Vadlya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.22524

Abstract

Pencegahan bullying di lingkungan pendidikan menjadi aspek krusial dalam menjaga kesejahteraan dan perkembangan anak. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi informasi sebagai sarana efektif dalam mencegah perilaku bullying di SD Negeri Pangebatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan yang melibatkan kolaborasi antara sekolah, siswa, guru, dan orang tua. Teknologi informasi digunakan sebagai alat untuk mendeteksi, mengelola, dan mencegah insiden bullying. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi, seperti platform edukatif khusus anti-bullying dan penggunaan aplikasi yang memungkinkan pelaporan anonim, secara signifikan mengurangi kasus bullying. Selain itu, pendekatan ini juga meningkatkan kesadaran akan dampak negatif dari perilaku bullying dan mengedukasi siswa tentang pentingnya toleransi dan empati. Pengabdian ini memberikan kontribusi dalam membangun model pencegahan bullying yang inklusif dan proaktif di lingkungan sekolah dasar. Implikasi praktisnya dapat diterapkan dalam pengembangan kebijakan sekolah yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat utama dalam mendorong lingkungan yang aman dan mendukung pertumbuhan psikososial anak.
Pelatihan Pembuatan Konten Digital Dalam Merdeka Belajar Sebagai Sarana Pendukung Promosi Desa Wisata Pangebatan Pratama, Eva Argarini; Maryani, Ina; Dwi Imaniawan, Fabriyan Fandi; Maarif, Vadlya
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v3i2.3002

Abstract

Dunia pendidikan tinggi dimana di dalamnya terdapat mahasiswa yang memiliki peran besar dalam perkembangan bangsa dan negara harus memiliki kompetensi baik dari sisi hardskill maupun softskill. Kualitas softskill dapat dipersiapkan sejak dini dibangku kuliah dengan mahasiswa aktif ikut dalam berkegiatan di luar kampus. Salah satu program yang dapat di ikuti adalah dengan berorganisasi, mengikuti program merdeka belajar, membantu dalam proses pengajaran di sekolah, kegiatan sosial bermasyarakat, dan eksplorasi potensi desa. Pada kegiatan-kegiatan yang diikuti ini, dengan evaluasi, observasi, dan wawancara yang dilakukan muncul pemikiran kritis untuk dapat menemukan kebutuhan/ permasalahan dari mitra atau objek pelaksanaan kegiatan dan menemukan beberapa solusi untuk menyelesaikan masalah/ kebutuhan tersebut. Dari membantu pengajaran di sekolah dan eksplorasi desa didapatkan suatu permasalahan atau kebutuhan baik dari pihak pemerintah desa (menjadi desa wisata di wilayah Banyumas namun website desa masih kurang dalam isian konten terkait potensi desa) dan pada Sekolah Dasar Negeri Pangebatan (penerapakan Kurikulum Merdeka yang di dalamnya juga terdapat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berdasarkan karakteristik wilayah). Sehingga dengan adanya kebutuhan inovasi kegiatan P5 dan permasalahan pada konten website desa, maka perlu adanya kolaborasi untuk solusi dari kedua permasalahan tersebut yang diinisiasi dengan pelatihan pembuatan konten digital dalam merdeka belajar dan hasil dari pelatihan ini kedepannya dapat digunakan sebagai sarana pendukung promosi desa wisata Pangebatan.
Transformasi Digital UMKM Berkah Cumplung Melalui Website E-Commerce dan Pemanfaatan Artificial Intelligence Lukman, Afit Muhammad; Pratama, Eva Argarini; Maryani, Ina; Nandarang, Diasmita; Hasyim, Azophy Rendiansyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7459

Abstract

UMKM Berkah Cumplung merupakan usaha mikro yang bergerak dalam produksi kerajinan tangan berbahan dasar kayu dan tempurung kelapa, usaha ini berlokasi di Desa Purbalingga. Saat ini, proses pemasaran produk masih dilakukan secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Hal ini menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas, promosi kurang efektif, dan rendahnya daya saing di pasar digital. Dari permasalahan tersebut beberapa upaya dilakukan salah satunya adalah dengan kegiatan pengabdian pada Masyarakat. Seluruh proses akan dilakukan secara partisipatif dan berorientasi pada pemberdayaan mitra. Luaran dari kegiatan ini mencakup satu website e-commerce aktif, sistem sederhana berbasis AI untuk promosi dan analisis produk, serta modul pelatihan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam pemanfaatan teknologi digital.  Melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini berhasil, dilihat dengan terdorongnya transformasi digital UMKM Berkah Cumplung menuju sistem pemasaran modern berbasis e-commerce, penerapan teknologi Artificial Intelligence  untuk meningkatkan efektivitas promosi dan analisis perilaku konsumen, meningkatnya daya saing dan kemandirian digital pelaku UMKM di era ekonomi berbasis teknologi. Selain itu dari hasil sampel kuesioner yang sudah di isi oleh beberapa perserta dapat disimpulkan bahwa untuk persepsi mengenai layanan yang diberikan oleh tim adalah puas, persepsi peserta mengenai hasil kegiatan adalah puas, jika kegiatan ini diadakan kembali, seberapa besar minat peserta untuk berpartisipasi adalah sangat berminat, dan persepsi peserta terhadap kegiatan secara keseluruhan adalah puas.