Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemerolehan Bahasa Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Martapura OKU Timur Sugiarti Sugiarti; Herni Fitriani
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): November 2020
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyal.v3i2.440

Abstract

Language acquisition or language acquisition is a process that takes place in the brain of a child when he gets his first language or mother tongue which means acquisition of language regarding his first language. Normal human brain functions and speech tools can certainly speak well. Similarly, mentally disabled children also need language to communicate or to voice their hearts to others. However, the intellectual capacity of mentally retarded children who are below the average makes them difficult to obtain language and they often experience interference in language. Language is very important for everyone to master. With language, humans can convey their thoughts and feelings to others and can capture and understand the symbols of others. Language acquisition is closely related to children's cognitive development, therefore language skills (linguistic abilities) will be in accordance with their cognitive abilities, because linguistic abilities are one of the main factors that can influence a child's success in mastering language. But as is well known that autistic children have cognitive barriers that also cause language development is also hampered. These obstacles can be seen from the imbalance of language development with the age of the calendar (cronolicalage). Nevertheless they also have the same rights as normal children to obtain language as a tool to communicate with their environment.
Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Sebagai Pembentuk Karakter Siswa MTs NU Umbul Sari Kabupaten OKU Timur Herni Fitriani; Sugiarti Sugiarti
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.514 KB) | DOI: 10.30739/loyal.v2i1.408

Abstract

Character education is an effort that is intentionally carried out by the education authorities in order to shape the personality of students to be more moral, moral and ethical. Character education in schools all components must be included including the components of education itself, namely the contents of the curriculum, the learning and assessment process, the quality of relationships, handling or management of subjects, school management, implementation of activities, empowerment of infrastructure, financing, and work ethics of all residents and school environment. Character education can be integrated into learning in each subject. Learning material related to norms or values ​​in each subject needs to be developed in relation to the context of everyday life. Thus learning character values ​​is not only at the cognitive level, but also there are affective and psychimotor aspects. Because if you only instill cognitive aspects, students will not have a good attitude
PENGEMBANGAN E-LKPD MENGIDENTIFIKASI ISI TEKS CERITA INSPIRATIF MELALUI DISCOVERY LEARNING UNTUK SISWA KELAS IX SMP Fisnia Pratami; Sugiarti Sugiarti
Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/aksara.v6i1.313

Abstract

Learning in schools in the era of technological development is always related to teaching materials such as electronic student worksheets. The development of electronic student worksheets is the problem in this article. The purpose of this article is to describe the process of developing electronic student worksheets to identify the contents of inspirational story texts using the discovery learning model. This research and development uses the ADDIE model which is limited only to the development stage. The development stages include: analysis of existing needs in schools, designing products according to needs, product development and testing to validators, and improvements according to suggestions. Based on the assessment by media expert Mr. Uli Rizki, M.Kom., expert practitioner Mrs. Prillia Ekaningtiass, M.Pd., and material expert Mr. Andi Widiono, M.Pd. electronic student worksheets has been produced to identify the contents of inspirational story texts based on discovery learning learning models that are worthy of being tested for class IX students. The E-LKPD contains a cover/title page, an introductory page (description of the electronic student worksheets, study instructions, electronic student worksheets systematics, description of core competence, basic competencies, indicators, table of contents, materials, examples of inspiring story texts, exercises, evaluations, reflections, glossary, bibliography, and back cover.
Mendampingi Siswa untuk Mengenal dan Memahami Surat Pribadi dan Surat Dinas pada Kelas VII MTs NU Umbul Sari Sugiarti Sugiarti; Genli Wahyu Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat (abdira) Vol 2, No 2 (2022): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i2.137

Abstract

The purpose of assisting students to recognize and understand personal letters and official letters in class VII MTs NU Umbul Sari so that students recognize and understand the content, structures of personal letters and official letters. The method that will be used in carrying out community service activities is direct observation at the MTs NU Umbul Sari school, then followed by activities to assist students to recognize and understand personal letters and official letters in class VII MTs NU Umbul Sari. Observation or observation is an activity towards a process or object with the intention of feeling and then understanding the knowledge of a phenomenon based on previously known knowledge. The result is that there is a process of improving students in understanding the content, and structure of personal and official letters
Analisis Unsur Semiotik Sesajen pada Upacara Ruwatan Anak Kendhana-Kendhini Adat Suku Jawa Sugiarti Sugiarti; Herni Fitriani
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 1 (2021): January Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jti.v13i1.726

Abstract

Ruwatan adalah salah satu upacara tradisional untuk mendapatkan keselamatan supaya orang terbebas dari segala macam kesialan hidup, nasib jelek dan selanjutnya agar dapat mencapai kehidupan yang ayom ayem tentrem (aman, bahagia, damai di hati). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara objektif bentuk-bentuk sesajen serta makna dari diadakan sesajen dalam upacara ruwatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotik. Sumber data dalam penelitian ini adalah dalang ruwat bapak Didi Permadi yang bertempat tinggal di Lampung. Sedangkan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik rekam, dokumentasi, teknik catat, dan pengamatan langsung di lapangan tempat upacara tersebut berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam setiap upacara ruwatan, khususnya ruwatan anak Kendhana-kendhini adat suku Jawa, tidak diharuskan menggunakan wayang kulit sebagai perantaranya tergantung tingkat kemampuan ekonomi sang pemilik hajat. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam acara ruwatan hakikinya bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah tempat kita menanam sebuah kebaikan apabila kita menanam dengan cara yang baik, benar, dan sesuai maka kita akan memetik hasil dari menanam kita dengan hasil yang memuaskan.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DEDUKTIF MELALUI PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION SISWA KELAS VIII MTs NU UMBUL SARI KABUPATEN OKU TIMUR Sugiarti Sugiarti
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1 No 1 (2019): October edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v1i1.525

Abstract

Penelitian ini berjudul “Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Paragraf Deduktif Melalui Penerapan Metode Group Investigation Siswa Kelas VIII MTs NU Umbul Sari Kabupaten OKU Timur”. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah keterampilan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari Kabupaten OKU Timur sebelum tindakan perbaikan menggunakan metode group investigation?, (2) Bagaimanakah keterampilan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari Kabupaten OKU Timur setelah tindakan perbaikan menggunakan metode group investigation?, (3) Apakah melalui penerapan metode group investigation keterampilan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari dapat meningkat?. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian ini adalah (1) Berdasarkan pretest dengan menugaskan siswa menulis paragraf deduktif diketahui bahwa dari 24 siswa hanya 5 siswa yang dapat menulis paragraf deduktif secara baik dan mencapai kriteria ketuntasan minimal, sedangkan 19 siswa belum mencapai ketuntasan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kreativitas menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari termasuk kategori rendah. (2) Setelah diadakan tindakan menggunakan metode Group Investigation kemampuan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari mengalami peningkatan. Pada akhir tindakan siklus 3 diketahui bahwa dari 24 siswa terdapat 22 siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal. Dengan demikian pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia sudah mencapai ketuntasan. (3) Penerapan metode Group Investigation dapat meningkatkan kreativitas menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan kreativitas menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari. Penelitian ini berjudul “Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Paragraf Deduktif Melalui Penerapan Metode Group Investigation Siswa Kelas VIII MTs NU Umbul Sari Kabupaten OKU Timur”. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah keterampilan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari Kabupaten OKU Timur sebelum tindakan perbaikan menggunakan metode group investigation?, (2) Bagaimanakah keterampilan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari Kabupaten OKU Timur setelah tindakan perbaikan menggunakan metode group investigation?, (3) Apakah melalui penerapan metode group investigation keterampilan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari dapat meningkat?. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian ini adalah (1) Berdasarkan pretest dengan menugaskan siswa menulis paragraf deduktif diketahui bahwa dari 24 siswa hanya 5 siswa yang dapat menulis paragraf deduktif secara baik dan mencapai kriteria ketuntasan minimal, sedangkan 19 siswa belum mencapai ketuntasan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kreativitas menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari termasuk kategori rendah. (2) Setelah diadakan tindakan menggunakan metode Group Investigation kemampuan menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari mengalami peningkatan. Pada akhir tindakan siklus 3 diketahui bahwa dari 24 siswa terdapat 22 siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal. Dengan demikian pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia sudah mencapai ketuntasan. (3) Penerapan metode Group Investigation dapat meningkatkan kreativitas menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan kreativitas menulis paragraf deduktif siswa kelas VIII MTs NU Umbul Sari.
KORELASI METODE DISKUSI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII MTs TAKWA GUMAWANG Sari Purnama Putri Wir’atmaja; Sugiarti Sugiarti; Hastuti Retno Kuspiyah
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2 No 1 (2020): October edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v2i1.798

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara metode diskusi terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII MTs Takwa Gumawang?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingkat hubungan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode diskusi pada pembelajaran bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu kelas VIII MTs Takwa Gumawang yang berjumlah 47 responden. Sampel diambil dengan menggunakan simple random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak, dan kelas yang terpilih yaitu kelas VIII 2 berjumlah 23 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi berupa nilai rapot (semester gazal). Peneliti membahas ada tidaknya hubungan antara metode diskusi terhadap hasil belajar siswa, yang dihipotesiskan dalam hipotesisi alternatif (Ha), hipotesis diterima jika terdapat hubungan yang signifikan antara metode diskusi terhadap hasil belajarsiswa. Hasil perhitungan variabel metode diskusi, diketahui nilai minimum sebesar 70 dan maximum sebesar 95. Hasil perhitungan dari nilai belajar siswa, diketahui nilai minimum sebesar 84 dan maximum 87. Selanjutnya dari hasil analisis korelasi dikatakan variabel mempunyai hubungan apabila nilai signifikasi lebih kecil dari 0,05. Diketahui nilai signifikan metode diskusi terhadap hasil belajar yaitu 0,01, dimana 0,01 > 0,05. Peneliti menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara metode diskusi terhadap hasil belajar siswa.
NILAI BUDAYA DALAM CERITA LEGENDA DESA TUMIJAYA KECAMATAN JAYAPURA KABUPATEN OKU TIMUR Syaiful Anam; Sugiarti Sugiarti; Shakti Apdilah Pratama
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3 No 2 (2021): October edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v3i2.1258

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerita rakyat legenda terbentuknya Desa Tumijaya, Kecamatan Jayapura Kabupaten OKU Timur. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik penelitian lapangan. Hasil yang diperoleh ada lah ditemukannya sembilan nilai budaya dalam cerita legenda Desa Tumijaya. Nilai budaya tersebut yaitu nilai budaya menghormati orang lain, nilai keberagaman agama, nilai keberagaman suku, nilai menghargai keberagaman bahasa yaitu keberagaman bahasa yang dimiliki oleh penduduk Desa Tumijaya di antaranya ada Bahasa Jawa, Ogan, Komering, dan Batak. Nilai tanggung jawab yaitu kesadaran diri manusia terhadap semua tingkah laku dan perbuatan yang disengaja, nilai kasih sayang, nilai keberanian, nilai cinta tanah air, dan nilai pendidikan.
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH DALAM NOVEL TRAUMA KARYA BOY CANDRA (TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA) Sugiarti Sugiarti; Nia Oktaviani
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2022): April edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v4i1.1523

Abstract

Permasalahan pada artikel ini adalah bagaimana aspek kepribadian tokoh dalam novel Trauma karya Boy Candra (tinjauan psikologi sastra). Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokoh dalam novel Trauma karya Boy Candra tinjauan psikologi sastra. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif yang menghasilkan data berupa kata-kata. Di dalam artikel ini mendeskripsikan data berdasarkan realita faktual kepribadian tokoh sesuai dengan data yang ditemukan, data yang dikumpulkan kata-kata, kalimat, bukan berupa angka atau statistika. Sumber data dalam artikel ini berupa novel Trauma karya Boy Candra. Data artikel ini berupa wujud aspek kepribadian tokoh yang terdapat pada novel Trauma karya Boy Candra. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, data display, dan verifikasi data. Hasil analisis yang ditemukan pada aspek kepribadian tokoh dalam novel Trauma karya Boy Candra yaitu bentuk tempramen sanguinis dan plegmatis. Pada novel Trauma para tokoh condong mempunyai sifat tempramen sanguinis. Perasaan tokoh dalam novel Trauma terdapat kegiatan batin dan taraf kejelasan yang condong pada taraf kejelasan yang dialami oleh tokoh Kimara. Bentuk daya ekspresi pada novel Trauma yaitu terdapat kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, keterkejutan, dan ketakutan.
Sosialisasi Penggunaan Metode Konstruktivisme Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi di Sekolah SMP NU Tebat Jaya Sugiarti Sugiarti; Kesi Kesi
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.478

Abstract

Menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang digunakan untuk berkomunikasi tanpa tatap muka dengan orang lain. Keterampilan menulis narasi merupakan salah satu aspek kemampuan berbahasa yang diajarkan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Kemampuan menulis narasi siswa kelas VII SMP NU Tebat Jaya  masih  rendah. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan atau solusi dalam meningkatkan keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi menggunakan metode konstruktivisme di SMP NU Tebat Jaya. Metode berarti cara. Dalam pemakaian umum metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan menggunakan metode ini diharapkan dapat peningkatan  kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi. Untuk membangun pengetahuan siswa dalam proses belajar mengajar berdasarkan pengalaman yang telah dimiliki siswa sebelumnya. Disini guru dapat memanfaatkan pengalaman siswa untuk dijadikan ide dalam menulis karangan narasi. Karangan narasi merupakan salah satu karangan yang dapat dijadikan alat untuk menyampaikan pengetahuan atau informasi kepada orang lain. serta dapat menghubungkan pelajaran yang diperoleh di sekolah dengan kehidupan sehari-hari dari pengalaman yang pernah dialaminya. Selain itu siswa juga dapat menggali ide-ide yang ada dalam diri siswa sehingga tercipta peroses belajar mengajar yang menyenangkan dan tidak membosankan.Jadi metode konstruktivisme diterapkan dalam pembelajaran menulis karangan narasi supaya kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi lebih baik lagi.