Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Studi Komparatif Keefektifan Penggunaan Metode Sosiodrama Dengan Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII Di MTs NU Umbul Sari Sugiarti Sugiarti; Herni Fitriani
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 8 No 2 (2017): April 2017
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.662 KB) | DOI: 10.30739/darussalam.v8i2.99

Abstract

Using the methods in learning activities is a component that must be considered by every teacher because the method affects the learning achievement to be achieved. The purpose of this study to prove the hypothesis about the comparative use of methods socio-dramas and lecturing on the subjects of Indonesian. Both methods socio-dramas and the lecture method is a method of learning which are widely applied in learning activities, including in MTs NU Bannerman Sari. This research is quantitative research. Data collection techniques used are questionnaires and documentation. The data obtained were processed and analyzed quantitatively using SPSS. The results showed (1) Application of the method socio-dramas Indonesian language study in class VIII MTs NU Bannerman Sari show the effectiveness of 92 categories of moderate or good enough, this is evidenced by the poll result mean of 82.30 in class VIII and the mean results of the questionnaire by 83 , 33 in class VIIIB.Application of a lecture on Indonesian lessons in class VIII MTs NU Bannerman Sari demonstrate the effectiveness category of moderate or good enough, this is evidenced by the poll result mean of 72.85 in class VIII and the mean results of questionnaires at 72.37 in class VIIIB.(3) There are differences in the effectiveness of the use of methods socio-dramas to use the lecture method in the Indonesian language teaching eighth grade students at MTs NU Bannerman Sari, this is evidenced by values questionnaire data is greater than t table or 13.652> 1,674 and the value of the test data greater than t table or 8.050> 1,674, meaning that the alternative hypothesis (ha) is accepted, and the null hypothesis (ho) is rejected
Sosialisasi Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Strategi Inovatif di SMP Negeri 1 Buay Madang Sugiarti Sugiarti; Eni Anggraini
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2020): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jimi.v2i2.695

Abstract

The learning process is a very complex concept in making a learning activity that occurs more effective, efficient and conducive. This process involves various elements in a learning environment, both teachers, students, media, and other elements that support learning interactions. Innovative Indonesian learning pays close attention to the competence and rights of students, so it is said that innovative Indonesian language learning is humanist language learning. In this connection, the goal to be achieved is that Indonesian language teachers must be able to create innovative learning models so that Indonesian language learning becomes humanist learning. Innovative learning is a student-centered learning process and believes that students have competence. Students try to make ideas about the information received, try to develop mental models by relating causal relationships, and use cognitive processes in learning. The main cognitive processes include providing attention to information relevant to selection, organizing the information in a coherent representation through the process of organizing, and combining these representations with the knowledge already in mind through the integration process.
Melatih Kemahiran Menulis Bahasa Inggris bagi Siswa Sekolah dasar dengan Scramble Game di Desa Karang Jaya Indah Sulmayanti; Zulaikah Zulaikah; Sugiarti Sugiarti; Ahmad Ulin Niam; Lailatul Janah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kewajiban dari seorang dosen untuk melakukan Tri Dharma perguruan tinggi selain tugasnya sebagai pengajar. Pengabdian ini dilatarbelakangi tentang pembelajaran writing pada pelajaran Bahasa Inggris yang masih kurang dirasakan manfaatnya bagi siswa. Siswa cenderung masih menganggap pembelajaran writing sebagai pelajaran yang membosankan dan kurang menarik. Hal ini memberikan asumsi yang mendasar bagi penulis, bahwa pelajaran Bahasa Inggris pada pembelajaran writing belum mampu menciptakan suasana belajar yang bermakna bagi siswa. Oleh karena itu peneliti bermaksud untuk meneliti teknik scramble game dalam menciptakan suasana belajar writing yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yakni penyampaian tujuan pembelajaran, penyampaian materi, praktik menulis oleh siswa melalui metode dikte dan simak-salin di papan tulis, praktik menulis atau menyusun kata melalui scramble game, dan terakhir siswa bersama-sama dengan tim pengabdian melalukan diskusi dan tanya-jawab berkaitan dengan hasil jawaban yang telah dikerjakan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa scramble game dapat menciptakan suasana belajar writing yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa Sekolah Dasar di desa Karang Jaya. Hal tersebut dapat dicermati melalui keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran menggunakan scramble game.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KUMPULAN CERITA ANAK AKU CINTA RAMADHAN SUNTINGAN DELLY RAIN FELLO Sugiarti Sugiarti; Syaiful Anam; Lailatul Khanifah
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v4i2.1739

Abstract

Nilai karakter penting dalam pendidikan. Karya sastra memiliki banyak jenis dan ragamnya. Salah satu jenisnya adalah cerita anak. Beberapa ciri cerita anak adalah sebagai berikut. Ditinjau dari segi isi, dalam cerita anak tidak diperkenankan menuangkan hal-hal negatif. Selanjutnya dari sisi penyajian, cerita anak harus menggunakan bahasa yang lugas dan sederhana. Tujuanya adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam kumpulan cerita anak Aku Cinta Ramadhan suntingan Delly Rain Fello. Metode dalam artikel ini bersifat studi pustaka, yang datanya berupa dokumen (kumpulan cerita anak) dan bukan berupa angka-angka. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak sekali nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam kumpulan cerita anak Aku Cinta Ramadan suntingan Delly Rain Fello. Nilai-nilai pendidikan karakter tersebut banyak dimunculkan melalui tingkahlaku para tokoh cerita. Disimpulkan bahwa kumpulan cerita anak Aku Cinta Ramadan suntingan Delly Rain Fello mengandung banyak nilai pendidikan karakter. Nilai-nilai tersebut dituangkan melalui dua teknik, langsung dan tidak langsung. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter tersebut meliputi nilai religius, disiplin, peduli sosial, bekerja keras, tanggung jawab, toleransi, menghargai prestasi,  bersahabat/ komunikatif, gemar membaca, mandiri, dan semangat kebangsaan. 
TIPOLOGI KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM KUMPULAN CERPEN MATA YANG ENAK DIPANDANG KARYA AHMAD TOHARI Yusi Deta Elvia; Dedy Mardiansyah; Sugiarti Sugiarti
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2023): April Edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v5i1.2141

Abstract

Tipologi kepribadian tokoh utama dalam Kumpulan Cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari merupakan masalah dalam artikel ini. Berdasarkan masalah tersebut maka, kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipologi kepribadian tokoh utama dalam Kumpulan Cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari. Kajian ini menggunakan metode   deskripstif kualitatif. Sumber data dalam kajian ini adalah cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari. Teknik pengumpulan data dalam kajian ini menggunakan teknik teknik baca, simak, dan catat (BSC). Hasil analisis data menunjukkan adanya tujuh tipe kepribadian pada tokoh utamanya, yakni empat tipe ekstrovert dan tiga tipe introvert. Tokoh dan tipe kepribadiannya yaitu: (1) Tokoh utama (Mirta) memiliki kepribadian ekstrovert, yaitu ENTP. (2) Tokoh utama (Jebris) memiliki tipe kepribadian ENFJ. (3) Tokoh utama (Aku) memiliki tipe kepribadian ENFP. (4) Tokoh utama (Daruan) memiliki tipe kepribadian INFP. (5) Tokoh utama (Jum) memiliki tipe kepribadian ISFJ. (6) Tokoh utama (Paman Doblo) memiliki tipe kepribadian ISTP. (7) Tokoh utama (Kang Sarpin) memiliki tipe kepribadian ESTP.
ANALISIS STRUKTURAL CERITA RAKYAT KOMERING SEHARUK KARYA USMAN NURDIN Nur Fitria Ningsih; Sugiarti Sugiarti; Fisnia Pratami; Zulaikah Zulaikah
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2023): April Edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v5i1.2142

Abstract

Masalah dalam kajian ini yaitu analisis struktural cerita rakyat Komering Seharuk karya Usman Nurdin. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis struktural cerita rakyat Komering Seharuk karya Usman Nurdin. Teori struktural yang digunakan adalah teori Nurgiyantoro, bahwa struktur karya sastra fiksi terdiri dari tema, penokohan, alur, latar, dan amanat. Metode kajian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan objektif. Sumber data dan data yang digunakan berupa dokumen dan kata-kata atau kalimat dalam buku cerita rakyat Komering Seharuk karya Usman Nurdin. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, simak, catat. Hasil penelitian ini berupa deskripsi analisis struktural cerita rakyat Komering Seharuk karya Usman Nurdin, meliputi tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat. Berdasarkan hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa tema cerita ini yaitu pelajaran hidup dari anak sebatang kara yang tinggal bersama neneknya. Tokoh utamanya Seharuk digambarkan sebagai anak yang patuh, adapun tokoh tambahannya yaitu Nenek Seharuk, Pasirah Kai Pati, Perwatin Penjaga Gerbang, Lebai Penghulu Marga dan beberapa lainnya. Alur yang digunakan alur campuran. Latar tempatnya di dusun pinggir Sungai Komering, di Sosat Marga, dan di hutan. Latar waktunya yaitu pada suatu hari, di pagi hari, siang hari, dan malam hari. Latar sosial-budayanya yaitu tradisi ritual penguburan orang meninggal di daerah Uluan Sungai Komering dilakukan oleh khatib atau Penghulu Marga, keseharian Seharuk dan pemuda kampung sebagai petani dan memangsa ikan, penggunaan bahasa daerah Komering. Sudut pandang yang digunakan sudut pandang persona ketiga. Amanat cerita ini yaitu jangan mudah menyimpulkan sesuatu tanpa berpikir terlebih dahulu.
Analisis Kata Serapan Bahasa Asing pada Cerpen Kompas "Elisa Mengaku Kawin dengan Telepon Selulernya" Karya Zaenal Radar T Sugiarti Sugiarti; Sundari Sundari; Yusnita Anggraeni
Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober Edition
Publisher : STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/spbs.v5i2.2816

Abstract

Bahasa merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia karena bahasa digunakan untuk berkomunikasi dan berinteraksi  satu sama lain. Bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia dan akan terus mengikuti perkembangan kehidupan manusia. Perkembangan zaman yang semakin modern juga mengarah pada perkembangan kosakata bahasa Indonesia. Salah satu ciri  bahasa Indonesia adalah munculnya kata serapan dari bahasa asing.  Bahasa Indonesia juga terus mengalami perubahan, terutama dalam hal kosakata. Bahasa asing yang mempengaruhi perkembangan kosakata bahasa Indonesia selain itu bahasa daerah adalah bahasa Sansekerta, Arab dan Inggris. Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah, yang kemudian digunakan dalam bahasa Indonesia. Fokus penelitian ini adalah menemukan dan menganalisis kata serapan dari cerpen karya Zaenal Radar T, Elisa Mengaku Kawin dengan Telepon Selulernya. Teknik pengumpulan data yang digunakan mengikuti langkah-langkah berikut: 1. mengidentifikasi isi cerita pendek yang terdapat kata serapan dari bahasa asing, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Jawa 2. mengklasifikasikan kata serapan dari bahasa asing 3. Analisis makna serapan dari bahasa asing, 4. Menguraikan hasil analisis bacaan dan teknik penarikan kesimpulan, teknik menyimak dan teknik mencatat. Selain itu, teknik analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, interpretasi dan deskripsi. Hasilnya adalah 2 kata serapan bahasa Jawa dan  21 kata bahasa Inggris.