Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Clustering Data On Underage Marriage Using The Clustering Method Sonadi Perangin Angin; Rusmin Saragih; Marto Sihombing
Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA) Vol. 3 No. 1 (2023): October 2023
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59934/jaiea.v3i1.370

Abstract

In Law no. 1 of 1974, article 7 paragraph (1) states that marriage is only permitted if the man has reached the age of 19 and the woman has reached the age of 16. Nationally, early marriage to the age of under 16 is 26.95%. In fact, based on the findings of Bappenas in 2008, it was stated that 34.5% of the 2,049,000 marriages in 2008 until now were child marriages which were increasing rapidly (Rifiani, 2011: 126). The influence of foreign culture is also one of the causes of the large number of underage marriages, foreign cultures which are very famous for freedom of dating, are the views of today's youth to have relations outside of legal marriage. Not only culture, information technology in the 4.0 era has greatly influenced the occurrence of underage marriages, adult video sites that are easily accessible via the internet. For this reason, the K-means clustering method is used as the right solution for the problem of underage marriage data by grouping the data based on age, gender, and occupation to get definite data, so that data grouping using the applicationmatlab andrapid miner can produce output from data mining that can be used in making decisions in the future Keywords: Underage marriage, clustering, matlab
RANCANG BANGUN ALAT PRINTER 2D MIKROKONTROLER DENGAN METODE ROTASI BERBASIS ARDUINO M. Taufik; Akim Manaor Hara Pardede; Marto Sihombing
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i2.225

Abstract

Proyek Akhir Sistem Mikrokontroler ini bertujuan untuk melakukan implementasi dari fitur-fitur mikrokontroler ATMega, khususnya Arduiuno. Implementasi yang dibuat pada makalah ini adalah Printer 2D. Printer 2D Mempunyai Prinsip kerjanya memanfaatkan pengendalian posisi dari dua buah motor stepper pada bidang X-Y dan satu buah motor servo pada bidang Z. Printer 2D mampu menggambar objek yang diinginkan berdasarkan 3 sumbu gerak sesuai program yang dibuat oleh pengguna. Printer 2D sendiri banyak digunakan dalam industri desain atau produkproduk tertentu. Dalam dunia elektronika, alat ini juga berfungsi untuk mencetak jalur printed circuit board (PCB). Software yang digunakan adalah Atmel, WinvAVR, ArduinoIDE sebagai compiler, sedangkan Inkscape dan G-Control sebagai implementasi gcode, printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta, plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar berukurun sebesar gambar arsitektur dan enginering. Plotter merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Terdapat banyak jenis plotter salah satunya plotter pena yang memiliki satu atau sejumlah pena berwarna untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan dan membuat keluaran dalam bentuk garis. CNC (Computer Numerical Controller) adalah salah satu alat pengendali mesin pada pabrik-pabrik industri besar. Dengan adanya Printer 2D bisa mengendalikan sebagian besar alat salah satu contohnya sebagai pengendali dari plotter 2-dimensi. Penelitian ini merancang suatu plotter 2- dimensi dengan menggunakan CNC berbasis Arduiuno UNO. Plotter 2-dimensi ini memiliki akurasi sebesar 97,947% dan presisi sebesar 99,985%. Plotter 2-dimensi ini mampu beroperasi sampai jarak 4cm dengan resolusi sebesar 0,01cm.
PENERAPAN ALGORITMA LINIER CONGRUENT METHOD PADA PENGACAKAN SOAL KENAIKAN TINGKAT KARYAWAN DI LKP SEMPOA SIP BINJAI Sri Ayu Adhitya; Budi Serasi Ginting; Marto Sihombing
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i2.232

Abstract

Ujian adalah tes yang dilakukan untuk melihat dan menentukan kemampuan seseorang baik dari segi kompetensi, pengetahuan dan pengalaman. Dengan melakukan ujian, suatu instansi pendidikan dapat menentukan apakah murid dapat melanjutkan ke kelas berikutnya ataupun tidak, sedangkan dalam lingkungan pekerjaan, lembaga dapat menentukan apakah seseorang berhak diterima sebagai pekerja ataupun dapat mendapatkan kenaikan jabatan kerja. Berdasarkan jurnal Andilala, Gunawan (2018) tentang implementasi linear congruent method untuk pengacakan soal pada game perhitungan jarimatika berbasis android. Mengatakan bahwa “Metode linear congruent method digunakan sebagai sarana untuk pengacakan soal perhitungan jarimatika sehingga pengguna yang bermain tidak akan menemukan soal yang sama dengan pengguna lain”. Dalam melakukan ujian atau tes kepada karyawan, Sempoa SIP masih menggunakan metode manual dimana seluruh karyawan melakukan ujian dengan kertas dan nomor soal yang sama. Pelaksaan ujian dengan nomor soal yang sama ini dinilai tidak efektif untuk menentukan kompetensi karyawan.Untuk menghindari masalah tersebut, penulis akan memanfaatkan teknologi dengan menggunakan metode Linear Congruent Method (LCM) untuk menghasilkan nomor soal yang acak sehingga setiap karyawan memiliki soal dengan nomor berbeda dan proses ujian menjadi lebih efektif. Berdasarkan pada penjelasan diatas, penulis mengambil judul “Penerapan Algoritma Linear Congruent Method Pada Pengacakan Soal Kenaikan Tingkat Karyawan Di LKP Sempoa SIP Binjai”.
Teknil Algoritma Elgamal dan Steganografi First Of File (FOF) Untuk Penyisipan Penyisipan Pesan Dalam Citra M Agung Hidayat; Marto Sihombing; Anton Sihombing
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v6i1.384

Abstract

Penggunaan informasi media citra mempunyai beberapa kelemahan, salah satunya adalah mudahnya dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu dengan bantuan teknologi yang berkembang sekarang ini. Upaya yang dapat dilakukan dalam peningkatan pengamanan pengiriman informasi citra adalah kriptografi, yaitu ilmu dan seni untuk menjaga keamanan pesan. Pada penelitian ini diterapkan metode Elgamal dan Stegnografi First Of File (FOF) yang bertujuan untuk memperoleh cipher yang lebih kuat dengan menyisipkan pesan kedalam citra sehingga susah untuk di sadap. Algoritma Elgamal untuk mengenkripsi dan dekripsi, Stegnografi First Of File (FOF) yang digunakan untuk mengencoding dan mendecoding citra. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan algoritma Elgamal dan Stegnografi First Of File (FOF) dapat mengamankan pesan yang disisipkan kedalam citra dan mengamankan kunci untuk kebutuhan data. Waktu proses encoding dan decoding di pengaruhi oleh banyaknya pesan yang akan dirahasiakan
Grouping Mortgage Data By Job Using The Clustering Method Kusmananda Lubis; Yani Maulita; Marto Sihombing
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 3 (2023): NJMS - Oktober 2023
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the application of a cluster-based data grouping method (clustering) to group Home Ownership Credit (KPR) data based on the type of work of the borrowers. The aim of this research is to identify possible patterns in mortgage data and group them into groups that have similar job characteristics. In this study, the cluster method is used to classify mortgage data based on the job attributes of the borrowers. The data collected includes job information and several other related attributes. The clustering process is carried out by applying certain algorithms to group data into different groups. The results of this study are expected to provide insight into the relationship between the type of work and the characteristics of mortgage borrowers. With a better understanding of these patterns, financial institutions and related agencies can make more informed decisions in managing mortgage products, credit risk, and developing more effective marketing strategies. This data grouping method can contribute to improving the efficiency of data analysis and decision making in the financial sector.