Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI JARINGAN KOMPUTER Lukman Hakim Siregar; Sari Wahyuni Rozi Nasution; Nirwana Hamdani Daulay
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 1 (2022): Vol 4 No 1 Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i1.2953

Abstract

Permasalahan siswa kelas X jurusan TKJ adalah rendahnya prestasi belajar Komputer dan Jaringan Dasar karena guru masih menggunakan metode konvensional sehingga proses belajar mengajar cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan pembelajaran berbasis macromedia flash terhadap prestasi belajar komputer siswa kelas X TKJ jurusan SMKS. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen (one group pretest post test) dengan jumlah sampel 16 siswa yang diambil dengan teknik total sampling. Angket dan tes digunakan dalam pengumpulan data. Lembar angket menunjukkan pembelajaran berbasis macromedia flash adalah 3,4 (kategori baik). Rata-rata hasil belajar komputer siswa sebelum pembelajaran berbasis macromedia flash adalah 54,69 (kategori kurang) dan setelah pembelajaran berbasis macromedia adalah 79,69 (kategori sangat baik). Selanjutnya, uji t sampel berpasangan (SPSS 22) menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05) dan ttabel lebih kecil dari thitung (1,753<6,691). Artinya, maka terdapat perbedaan yang efektif dari pembelajaran berbasis macromedia flash terhadap hasil belajar komputer siswa kelas X TKJ jurusan SMKS.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS GUIDED INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Gusni Khoirun Nisa; Sari Wahyuni Rozi Nasution; Febriani Hastini Nasution
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 2 (2022): Vol. 4. No. 2. Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i2.3735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry terhadap keterampilan proses sains pada materi gelombang berjalan dan gelombang stasioner. Penelitian ini dilakukan dengan desain two group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di SMAN 5 Padangsidimpuan yang berjumlah 122. Sample dalam penelitian ini adalah 40 siswa yang terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 5 sebagai kelas kontrol. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil analisis data, maka diperoleh: (1) Gambaran penggunaan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry di kelas XI MIA 1 melalui angket respon siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 80,81% dengan predikat “A” dalam kategori “Sangat Baik”. (2) Keterampilan proses sains peserta didik setelah menggunakan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry diperoleh nilai rata-rata akhir (post-test) sebesar 79,44 dengan predikat “B” dalam kategori “Baik”. (3) Ada pengaruh yang signifikan penggunaan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry terhadap keterampilan proses sains di kelas XI MIA I SMAN 5 Padangsidimpuan. Hal ini dibuktikan dengan pengujian hipotesis pre-test dan post-test diperoleh signifikansi 0,00 < 0,05. Dengan demikian hipotesis yang peneliti ajukan dapat diterima.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH APLIKASI KOMPUTER DI INSTITUT PENDIDIKAN TAPANULI SELATAN Sari Wahyuni Rozi Nasution; Lukman Hakim Siregar; Rina Sari Situmorang
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.4971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) mahasiswa yang mengalami kesulitan belajar Aplikasi Koputer materi Microsoft Word dan Excel; (2) faktor yang menjadi penyebab mahasiswa mengalami kesulitan belajar Aplikasi Komputer materi Microsoft Word dan Excel; (3) upaya yang dilakukan dosen dan mahasiswa mengatasi kesulitan belajar Aplikasi Komputer materi Microsoft Word dan Excel. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Desember. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan informan Dosen Aplikasi Komputer dan seluruh mahasiswa Pendidikan Vokasional Informatika Semester IB. Teknik analisis data yaitu deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) mahasiswa mengalami kesulitan belajar terlihat dari hasil angket 35% mahasiswa mengalami kesulitan belajar; (2) faktor penyebab kesulitan belajar mahasiswa terbagi atas 2, yakni internal dan eksternal; (3) upaya yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi kesulitan belajarnya yakni dengan mengikuti les belajar, mengikuti kelompok belajar dan mengulangi kembali pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya. Dosen dalam mengatasi kesulitan belajar mahasiswanya yakni dengan melakukan remedial dan mangulang kembali pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya.
KAJIAN ETNOFISIKA MATERI GERAK PADA TARI TORTOR DI TAPANULI SELATAN DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Sari Wahyuni Rozi Nasution; Hanifah Nur Nasution; Unita Sukma Zuliani Nasution
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6362

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji etnofisika konsep gerak pada tari tortor di Tapanuli Selatan dalam pembelajaran Fisika, yang diharapkan dapat dijadikan sebagai media dalam pembelajaran fisika untuk mengkaji konsep gerak pada tari tortor di Tapanuli Selatan, dan diharapkan dapat memperkenalkan budaya Tapanuli Selatan dengan mempelajari konsep-konsep fisika di dalamnya. Budaya dan pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai luhur bangsa kita, yang berdampak pada pembentukan karakter yang didasarkan pada nilai budaya yang luhur. Tari Tortor merupakan salah satu kearifan lokal yang berasal dari Sumatera Utara lebih lengkapnya daerah Humbang Hasundutan, Toba, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Peneliti mengambil khas tari Tortor bagian Tapanuli Selatan untuk diteliti. Pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan salah satu upaya melestarikan kebudayaan tradisional suatu daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan tetap terjaga hingga generasi mendatang. Budaya akan lebih dikenal apabila dimasukkan ke dalam kegiatan pembelajaran salah satunya adalah di bidang IPA dan fisika. Pembelajaran fisika yang terintegrasi dengan kearifan lokal dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar peserta didik. Selain itu, juga mampu meningkatkan karakter positif peserta didik seperti karakter jujur, disiplin, tekun, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif jika ditinjau dari segi datanya. Adapun tahapan dari metode penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, diverifikasi, dan direduksi kemudian dikontruski ke pengetahuan ilmiah dan diintepretasikan ke konsep fisika pada pembelajaran fisika.
PEMBERDAYAAN LAHAN SEMPIT GUNA UNTUK PENANAMAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) DESA BENTENG HURABA Sari Wahyuni Rozi Nasution; Nur Nasution, Hanifah; Nasution, Febriani Hastini; Siregar, Dedes Asriani; Sari, Lia Purnama; Siagian, Mutiara; Siregar, Dwi Aninditya; Lubis, Roslian; Wandini, Anisa; Untari, Malini; Daulay, Arman
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1749

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah,baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.Untuk melakukan budidaya TOGA ternyata tidak terlalu sulit. Manfaatkanlah sebidang lahan yang ada di sekitar rumah, kebun, ataupun ladang. Jika tidak ada lahan, alternatifnya adalah dengan menyiapkan pot-pot kecil untuk menjadi media budidaya TOGA. Ada beberapa jenis tanaman TOGA yang memiliki banyak manfaat dan mudah untuk dibudidayakan. Tanaman apa saja ya kira-kira? Dilansir dari laman Direktorat SMP Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) ini tanaman yang memiliki khasiat yang tinggi: Lidah Buaya, Jahe, Kunyit, Lengkuas, Temulawak dan Sirih.
PLASTIC BERCERITA “POTRET GAMBAR PAHLAWAN DARI LIMBAH PLASTIC MENJADI SENI” DI SDN 1007003 BATANG TORU Sari Wahyuni Rozi Nasution; Sabili Harahap, Syamsu Siddiq; Aditya, Riswan; Purba, Murni Amalya; Rambe, Suci Fratiwi; Siregar, Desma Sari; Azizirrohim, Azizirrohim; Juwita, Juwita; Aulia, Mhd. Rifqy; Simatupang, Armila Rahayu; Siregar, Khoirunnisa; Pane, Nur Aziza
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.4038

Abstract

Permasalahan sampah plastik merupakan isu global yang berdampak langsung terhadap kelestarian lingkungan, termasuk di wilayah pendidikan dasar yang sering kali belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SDN 1007003 Batangtoru dengan mengusung tema “Plastik Bercerita: Potret Gambar Pahlawan dari Limbah Plastik Menjadi Seni”. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya mengurangi, mendaur ulang, dan memanfaatkan limbah plastik melalui pendekatan kreatif berbasis seni. Metode kegiatan meliputi sosialisasi mengenai dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan, pelatihan teknik kolase dan seni rupa menggunakan plastik bekas, serta pendampingan siswa dalam proses penciptaan karya seni berupa potret pahlawan nasional. Pemilihan tema pahlawan nasional dimaksudkan untuk menanamkan nilai cinta tanah air dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus memadukan pembelajaran lingkungan dengan nilai kebangsaan.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai bahaya sampah plastik, tumbuhnya kreativitas dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai estetika, serta bertambahnya rasa percaya diri siswa melalui pameran karya seni yang dihasilkan. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepedulian lingkungan dan kesadaran kolektif di kalangan warga sekolah mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat praktis berupa pengurangan sampah plastik, tetapi juga memberikan manfaat edukatif, estetis, dan karakter. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi model inspiratif bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan seni dan pendidikan karakter bangsa.