Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-MUNZIR

EKSISTENSI BUDAYA LOKAL DI ERA MILLENIAL (Study Kasus Bahasa Korea di Masyarakat Cia-cia) Rif'atul Khoiriah Malik
Al-MUNZIR Vol 13, No 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.v13i1.1729

Abstract

Perkembangan zaman yang kian ekstream saat ini, sebagaimana kita kenal dengan era Millenial. Memicu beberapa problem di masyarakat. Dari segi ekonomi, akses internasional, informasi, bahkan budaya. Dalam hal ini, penulis mengkaji dari segi kebudayaan khususnya di masyarakat Cia-cia. Sehingga di sini penulis mempertanyakan bagaimana eksistensi budaya lokal di sana? Bagaimana solusi untuk mempertahankan budaya, agar tidak terkikis oleh budaya asing? Untuk menjawab pertanyaan di atas, penulis menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif dilanjutkan dengan metode observasi nonpartisipasi yang mana penulis tidak ikut berpartisipasi, hanya sebagai pengamat dari luar. Karena kekhawatiran ini, penulis melihat bahwa eksistensi budaya saat ini mulai meredup. Meski terdapat beberapa dampak positif, tidak dapat dipungkiri nilai-nilai negatif juga ikut serta di dalamnya. Oleh sebab itu tulisan ini akan mengulas pentingnya mempertahankan kebudayaan yang ada. Disertai dengan study kasus kebudayaan Korea yang masuk di masyarakat Cia-cia Buton Sulawesi Tenggara sebagai contoh. Dari kasus itu akan terlihat, bahwa kebudayaan adalah bagian yang tidak boleh disepelekan dengan dalih kapitalisme. Sehingga apa yang telah menjadi bagian dari kebudayaan lokal adalah sebuah kenicayaan yang wajib dilestarikan.
Pesantren Modern dan Tradisional Cermin Komunikasi Pembangunan Agama Rif'atul Khoiriah Malik
Al-MUNZIR Vol 14, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.v14i2.2570

Abstract

Komunikasi membangun terjalinnya harmonisasi umat beragama. Saat ini, keberagamaan cenderung banyak mengundang konflik. Komunikasi menjadi sangat dibutuhkan untuk membantu pembangunan nasional. Nilai-nilai pendidikan karakter menjadikan pesantren modern dan tradisional mencetak generasi berakhlakul karimah dan mampu berkiprah di masyarakat. Penelitian kualitatif ini menggunakan metodologi deskriptif analitis. Hasil penelitian yang diperoleh; Pertama, perananan tokoh alumni Pondok Pesantren sebagai pelaku terjalinnya komunikasi pembangunan agama. Kedua, ajaran akhlakul karimah di Pondok Pesantren berlaku kepada siapapun tanpa diskriminasi. Ketiga, lembaga Pondok Pesantren menjadi alternatif masyarakat memperdalam agama. Tujuan penelitian ini ialah peranan penting pesantren untuk menjalin komunikasi antar umat beragama. Kata kunci: Komunikasi, pembangunan, agama, pesantren