Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Konsep Adab Pendidikan Islam KH. Hasyim Asy’ari Siti Khodijah
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.195 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i4.76

Abstract

Akal pikiran merupakan elemen abstrak dalam diri manusia yang menyebabkan terbedakannya manusia dengan makhluk yang lainnya. Sebab, akal pikiran membawa manusia kepada pengetahuan tentang nilai baik dan buruk serta pengetahuan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan mengkaji secara kritis konsep adab pemikiran Islam KH. Hasyim Asy'ari tentang adab pendidikan Islam yang tertuang dalam karyanya yang berjudul kitab adab Al-Alim wa Al-Muta'alim, serta mengkomparasikannya dengan pemikiran-pemikiran para tokoh yang lainnya, seperti dari kitab Ta'lim Al-Muta'alim Thariq Al-Ta'allum karya Imam Al-Zarnuzy. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, dengan demikian maka penelitian ini tidak mengadakan perhitungan. Hasil penelitian ini menyimpulkan menurut KH. Hasyim Asy'ari dalam pendidikan Islam terdapat beberapa adab yang perlu dilalui baik oleh guru maupun siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran. Berdasarkan temuan penelitian ini dapat disimpulkan menurut KH. Hasyim Asy'ari dalam pendidikan Islam terdapat beberapa adab yang perlu dilalui baik oleh guru maupun siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran dan KH. Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa setiap guru dan siswa diharapkan dapat merefleksikan adab pendidikan Islam dalam kehidupan mereka, yaitu ketika dan setelah melakukan proses pendidikan. Adab tersebut sangat memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran bagi guru dan siswa. Lebih lanjut KH. Hasyim Asy'ari mengarahkan guru dan siswa tidak hanya pada keberhasilan proses transformasi ilmu pengetahuan saja, akan tetapi juga keberhasilan dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan yang telah tertransformasikan tersebut. Berdasarkan uraian di atas, maka implikasi hasil penelitian ini adalah menerapkan adab pendidikan Islam dalam proses pembelajaran.
PENANAMAN KOMPETENSI KEWARGANEGARAAN MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP MAHASISWA DI STIKES MITRA RIA HUSADA JAKARTA Lutfi Hardiyanto; Siti Khodijah; Dina Martha Fitri
Edum Journal Vol. 6 No. 2 (2023): : Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v6i2.151

Abstract

Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan bangsa, karena melalui pendidikan kita bisa mengarahkan, menuntun dan membina insan-insan yang cerdas, berakhlak mulia serta mandiri. Masalah pendidikan adalah topik yang tidak ada habisnya dibicarakan di Indonesia. Setelah sekian lama pendidikan di Indonesia berjalan, meskipun mengalami banyak kemajuan, masih saja menyisakan banyak permasalahan yang justru lebih esensial dari sekedar peningkatan lembaga pendidikan formal di Indonesia. Tujuan Penelitian adalah (1) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Knowledge melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, (2) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Disposition melalui pembelajaran Pendidikan ewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, (3) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Skill melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Peneliti melakukan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dikarenakan peneliti ingin mengetahui perspektif subjek penelitian secara alami yaitu dengan cara mengumpulkan dan menyusun hasil wawancara narasumber yakni mahasiswa semester 2 Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Sarjana Terapan Kebidanan di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, mengenai penanaman kompetensi kewarganegaraan melalui pembelajaran kewarganegaraan terhadap mahasiswa. Penelitian ini hanya dapat dijelaskan untuk mengetahui rumusan masalah penelitian. Oleh Karena itu, menggunakan metode penelitian ini dapat membantu peneliti agar dapat menganalisis dan menjawab persoalan yang tertera pada rumusan masalah. Penelitian ini menggunakan analisis data model Miles and Huberman yaitu tahap pertama tahap pengumpulan data, tahap kedua tahap reduksi data, kemudian penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan. Peneliti pemeriksaan atau pengecekan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) adalah upaya mengembangkan kualitas warga negara secara dalam berbagai aspek kehidupan. Penanaman Civic Knowledge melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan menggunakan variasi pembelajaran yang menarik dan menggunakan media pembelajaran audio visual. Penanaman Civic Disposition melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan pemberian nasihat dan pesan moral kepada mahasiswa serta dosen menjadi teladan. Penanaman Civic Skills melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan pemberian contoh atau teladan dari dosen.
Penguatan Karakter Melalui Edukasi Terpadu Agama Gizi dan Keselamatan pada Keluarga di TK Nurul Huda: Pengabdian Siti khodijah; Ridho Muhammad Dhani; Erny Elviany Sabaruddin; Carwadi Carwadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6259

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga dalam penguatan karakter melalui edukasi terpadu yang mencakup aspek agama, gizi, dan keselamatan keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2025 di TK Nurul Huda Kabupaten Bekasi dengan melibatkan sekitar 25 wali murid sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatif melalui penyuluhan interaktif, diskusi, serta wawancara langsung untuk menggali pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan. Materi yang disampaikan meliputi penguatan karakter dan pendidikan agama dalam keluarga, gizi seimbang bagi anak usia dini, serta keselamatan keluarga di lingkungan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dan terjadi peningkatan pemahaman yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam diskusi, kemampuan menjelaskan kembali materi, serta komitmen untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran wali murid dalam peran pengasuhan, khususnya dalam membentuk karakter anak, menjaga kesehatan keluarga, dan menciptakan lingkungan yang aman. Dengan demikian, edukasi terpadu ini efektif sebagai upaya pemberdayaan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.
INTEGRATION OF VALUES AND PRACTICES OF CHARACTER EDUCATION: A COMPARATIVE ANALYSIS BETWEEN IBN MISKAWAIH AND THOMAS LICKONA Siti Khodijah; Hermi Cahyawati; Maragustam; Muhammad; Sibawaihi
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : CV. RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v4i2.1498

Abstract

This research adopts a comparative analysis method to explore the integration of values and character education practices, based on the philosophical-spiritual perspective of Ibn Miskawaih and the psychological-social perspective of Thomas Lickona. The focus is on the internalization of moral values in character education, highlighting the role of family and society. Through literature research, this article reveals how character education can be a solution to the contemporary moral crisis. The research results show the importance of a holistic approach in character education, which integrates intellectual and moral aspects to form intelligent individuals with integrity. This research contributes to the understanding of effective character education in facing today's social challenges.
Internalisasi Nilai Kepemimpinan Islami Melalui Leadership Class pada Remaja PKBM Siti Khodijah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan implikasi internalisasi nilai kepemimpinan Islami melalui program Leadership Class pada remaja PKBM Al Falah Kota Bekasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai Islam dalam membentuk kepemimpinan remaja di lembaga pendidikan nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kepemimpinan Islami berlangsung melalui tahapan transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai yang didukung oleh strategi keteladanan, pembiasaan, serta pengalaman langsung. Nilai yang terinternalisasi meliputi amanah, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan komunikasi. Implikasi dari proses ini terlihat pada peningkatan karakter kepemimpinan remaja, seperti meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab sosial, serta kemampuan mengambil keputusan. Internalisasi nilai sebagai proses penghayatan nilai hingga menjadi bagian dari kepribadian terbukti efektif dalam membentuk perilaku kepemimpinan yang autentik.