Articles
Motivasi Mahasiswa Menjadi Start Up Digital Entrepreneur: Technopreneurship
Lutfi Hardiyanto
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 10 No 1 (2018)
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peran perguruan tinggi dalam persaingan global untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki jiwa wirausaha saat ini sangat diperlukan. Technopreneurship atau kewirausahaan digital menjadi umum digunakan pada saat ini untuk mendefinisikan pemanfaatan teknologi pada kegiatan berwirausaha. Pemanfaatan teknologi dalam hal ini dipahami mulai dari proses produksi (dengan mesin dan teknologi terbarukan) hingga pemasaran (memanfaatkan media sosial, platform online, aplikasi, dan lain-lain). Istilah lain yang lebih umum digunakan oleh generasi millennial adalah start-up atau bisnis pemula. Start-up pada dasarnya aktivitas perintisan bisnis yang memiliki model bisnis yang terencana dan memanfaatkan teknologi dalam bentuk platform dana atau aplikasi. Yang dapat menunjukkan faktor-faktor dalam mempengaruhi motivasi mahasiswa menjadi Start Up Digital Entrepreneur / technopreneurship. Faktor-faktor tersebut terdiri dari semangat, kreatifitas, inovasi, dan adanya keberanian mengambil resiko, serta harus peka terhadap inovasi teknologi yang didukung dengan penemuan ide kreatif.
Peningkatan Kualitas Kompetensi Guru PAUD: Menjadi Guru Profesional
Wahyuni Nadar;
Yatha Yuni;
Lutfi Hardiyanto
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 1 No. 1 (2021): Pemberdayaan Kompetensi dan Keterampilan Masyarakat di Era Globalisasi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.767 KB)
|
DOI: 10.37640/japd.v1i1.945
Kompetensi profesional merupakan satu kompetensi pendidik yang harus dimiliki guru PAUD. Menyusun perencanaan pembelajaran merupakan bagian dari kompetensi profesional. Perencanaan pembelajaran dimulai dari program semester, rencana perencanaan pembelajaran mingguan (RPPM) dan rencana perencanaan pembelajaran harian (RPPH). Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh tenaga pendidik khususnya pada pendidik anak usia dini. Dalam memberikan sebuah kegiatan pembelajaran yang baik kepada para peserta didik, harus dibuat RPPH. RPPH ini memiliki berbagai macam peran penting dalam sebuah kegiatan pembelajaran, diantaranya dapat mempermudah pelaksanaan kegiatan pembelajaran karena di dalam RPPH terdapat tujuan, metode, dan media yang akan digunakan ketika kegiatan belajar berlangsung. Selain itu, RPPH juga dapat menjadi sebuah acuan dalam evaluasi pembelajaran agar pendidik mampu terus berinovasi dalam menciptakan kegiatan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Pada kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) berupa pelatihan diikuti oleh guru-guru PAUD di Desa Ciadeg Cigombong. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Adapun tim dosen yang melaksanakan kegiatan PkM berjumlah 8 orang yang kesemuanya merupakan dosen lintas prodi di STKIP Kusuma Negara. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta latihan melalui pretes dan postes secara lisan, dan dilihat dari hasil evaluasi membuat perangkat administrasi pembelajaran meliputi program semester, RPPM, dan RPPH.
Pelanggaran HAM: Genosida Rwanda 1994
Eka Rini Wardani;
Lutfi Hardiyanto;
Purwani Puji Utami
Journal of Citizenship Values Vol. 1 No. 1 (2023): Transformasi Harmoni: Kurikulum, Program Pendidikan Karakter, HAM dan Bhineka T
Publisher : STKIP Kusuma Negara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan umum penelitian ialah sebagai studi kasus Pelanggaran HAM yang terjadi di dunia. Yang mana salah satu pelanggaran HAM yang diambil ialah Genosida Rwanda 1994. Genosida merupakan satu dari empat pelanggaran HAM berat yang berada dalam yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional. Pelanggaran HAM berat lainnya ialah kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Pasal 8 Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, suatu pelanggaran HAM berat, diklasifikasikan menjadi 2 jenis, genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Genosida merupakan salah satu kejahatan yang termasuk dalam pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) berat. Pelanggaran HAM berat yaitu pelanggaran yang bersifat berbahaya, karena mengancam nyawa manusia. Contohnya seperti kasus pembunuhan, penyanderaan, penganiayaan, perampokan, perbudakan, dan lain-lain. Kasus Genosida Rwanda 1994 terjadi sangat tragis, hampir 800.000 korban jiwa hilang karna permasalahan konflik antar suku dan pembantaian terhadap suku lainnya. Dengan adanya konflik tersebut Rwanda menjadi sorotan dunia bahkan PBB, yang mana di mata dunia kasus Genosida terbesar terjadi di Rwanda pada tahun 1994.
PENANAMAN KOMPETENSI KEWARGANEGARAAN MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP MAHASISWA DI STIKES MITRA RIA HUSADA JAKARTA
Lutfi Hardiyanto;
Siti Khodijah;
Dina Martha Fitri
Edum Journal Vol. 6 No. 2 (2023): : Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v6i2.151
Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan bangsa, karena melalui pendidikan kita bisa mengarahkan, menuntun dan membina insan-insan yang cerdas, berakhlak mulia serta mandiri. Masalah pendidikan adalah topik yang tidak ada habisnya dibicarakan di Indonesia. Setelah sekian lama pendidikan di Indonesia berjalan, meskipun mengalami banyak kemajuan, masih saja menyisakan banyak permasalahan yang justru lebih esensial dari sekedar peningkatan lembaga pendidikan formal di Indonesia. Tujuan Penelitian adalah (1) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Knowledge melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, (2) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Disposition melalui pembelajaran Pendidikan ewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, (3) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Skill melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Peneliti melakukan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dikarenakan peneliti ingin mengetahui perspektif subjek penelitian secara alami yaitu dengan cara mengumpulkan dan menyusun hasil wawancara narasumber yakni mahasiswa semester 2 Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Sarjana Terapan Kebidanan di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, mengenai penanaman kompetensi kewarganegaraan melalui pembelajaran kewarganegaraan terhadap mahasiswa. Penelitian ini hanya dapat dijelaskan untuk mengetahui rumusan masalah penelitian. Oleh Karena itu, menggunakan metode penelitian ini dapat membantu peneliti agar dapat menganalisis dan menjawab persoalan yang tertera pada rumusan masalah. Penelitian ini menggunakan analisis data model Miles and Huberman yaitu tahap pertama tahap pengumpulan data, tahap kedua tahap reduksi data, kemudian penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan. Peneliti pemeriksaan atau pengecekan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) adalah upaya mengembangkan kualitas warga negara secara dalam berbagai aspek kehidupan. Penanaman Civic Knowledge melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan menggunakan variasi pembelajaran yang menarik dan menggunakan media pembelajaran audio visual. Penanaman Civic Disposition melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan pemberian nasihat dan pesan moral kepada mahasiswa serta dosen menjadi teladan. Penanaman Civic Skills melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan pemberian contoh atau teladan dari dosen.
Penyuluhan Pembuatan CV (Curriculum Vitae) dan Pengaplikasian LinkedIn dan Jobstreet terhadap Siswa SMKN 41 Jakarta
Aulia Zahrannissa Yunash;
Hanisyah Claudya Hermanto;
Kaila Aura Mevalia;
Lutfi Hardiyanto
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/nusantara.v4i3.2959
Science and Technology is one of the sciences that learns about how technology develops. This science also learns about the internet that can connect one device to another. By using the internet, we can access websites to make work easier or even find a job that we are interested in. Two examples of websites that we can visit are LinkedIn and Jobstreet. LinkedIn is one of the websites where we can do self branding and add relationships with other audiences. Meanwhile, Jobstreet is one of the websites that provides such types of jobs that we can later apply to a certain place or company. These two websites are very useful for many people, especially for vocational students who after graduating will continue their journey directly in the world of work. In this counseling, we will also teach students how to make a good and correct CV and what things distinguish between an ATS CV and a creative CV. In addition, this counsling is expected to be able to add skills and insights to students related to LinkedIn and Jobstreet so that they are more familiar with using these two platforms in their daily lives. The output results that we get through the implementation of this activity are made in the form of article and poster.
Cyberbullying on Social Media and Its Implications for the Mental Health of Generation Z in the Context of the Second Principle
Hardiyanto, Lutfi;
Iriansyah, Herinto Sidik;
Pudjiastuti, Sri Rahayu
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 15 No 2 (2024): Innovative Educational Practices and Learning Strategies
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37640/jip.v15i2.1828
Cyberbullying, an escalating issue, involves humiliating and threatening others electronically, primarily on platforms like Instagram. Generation Z, familiar with technology from childhood, faces the highest cyberbullying rates. This study aims to describe the phenomenon of cyberbullying on social media against the mental health of Generation Z in Jakarta about the view of the second principle of Pancasila. This study uses the literature review theory with data obtained in the form of articles, books, journals, documents, and websites that have been carefully studied to trigger the social phenomenon that is being pursued in society from 2017 to 2023 obtained from the electronic database Google Scholar. The results of this study show that cyberbullying on Generation Z on social media has a huge impact that affects mental health in the context of civilized humanity, which is considered a violation of the second principle of Pancasila which highly upholds the value of justice because the rights and dignity of a person are not respected, where an individual is treated unequally because another individual considers himself to be better in a certain aspect. The individual acts arbitrarily and there is no behavior of mutual love among fellow human beings.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL BAGI KADER PKK & POSYANDU
Saryono;
Astuti, Sari;
Hardiyanto, Lutfi;
Nurjanah, Kokom
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (662.029 KB)
|
DOI: 10.58738/publica.v1i2.17
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan bagian dari Tridharma Pendidikan Tinggi untuk dapat memberikan kontribusi dan memberdayakan rakyat Indonesia yang memerlukan. Untuk itulah Tim PKM STKIP Kusuma Negara berkolaborasi dengan TPKK Desa Sanja melakukan kegiatan peningkatan keterampilan literasi digital kepada kader PKK, Posyandu dan remaja di wilayah Desa Sanja. Kegiatan tersebit dilakukan dalam bentuk penyuluhan terkait keterampilan Literasi digital dan pelatihan penggunaan komputer secara langsung untuk mengolah data. Keterampilan literasi digital merupakan hal yang sangat mereka butuhkan untuk lebih meningkatkan pelayanan mereka kepada masyarakat sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak di wilayah Desa Sanja. Terlebih lagi banyak sekali tugas- tugas dan pelaporan kinerja mereka harus dilakukan secara digital karena terhubung langsung dengan pengolahan data milik pemerintah. Lebih dari dua puluh lima peesta hadir dan secara antusias mengiikuti kegiatan. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme mereka bertanya jawab dengan pemateri dan semangat mereka menyelesaikan tugas tuga s mereka. Pelatihan penggunaan komputer dapat dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah laptop yng dipinjamkan oleh tim PKM dan sejumlah masyarakat desa Sanja. Peran serta mahasiswa yang menjadi tutor pendamping saat pelatihan komputer mendapat respon sangat positif dari peserta. Dengan kolaborasi kita bisa berinovasi walau dalam keterbatasan.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA, LINGKUNGAN, DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH HUMANIORA PADA MAHASISWA STIKES MITRA RIA HUSADA JAKARTA
Fitri, Dina Martha;
Hardiyanto, Lutfi;
Khodijah, Siti
Edum Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v7i1.168
Pendidikan merupakan usaha sadar dan sistematis yang dilakukan oleh orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi peserta didik agar mempunyai sifat dan tabiat sesuai dengan cita-cita Pendidikan maka dari itu perlunya dukungan keluarga, lingkungan dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui distribusi frekuensi dan pengaruh dukungan keluarga, lingkungan dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar mata kuliah Humaniora pada mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional pada bulan Juli 2023 populasi seluruh mahasiswa program studi Sarjana Kebidanan STIKes Mitra RIA Huasada Jakarta dengan jumlah sampel 48 orang. Data yang diambil adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang sudah di validasi dan reability setelah data di dapatkan data di olah menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa 13 (27%) responden mendapatkan nilai B (71-75) dalam mata ajar Humaniora sedangkan 35 (72%) responden lainnya mendapatkan nilai B- (66-70). Faktor dukungan keluarga sebanyak 27 (56%) responden, lingkungan sebanyak 28 (58%) dan kebiasaan belajar sebanyak 28 (58%) responden. Kesimpulan dari penelitian didapatkan sebagian besar mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta mendapatkan nilai B- dalam mata kuliah Humaniora dengan besar persentase 35 (72%). Oleh karena itu peneliti menyarankan dukungan keluarga yang baik, lingkungan kampus yang sudah memadai kebutuhan mahasiswa, dan kebiasaan belajar yang sudah baikpun agar dipertahankan atau ditingkatkan lagi. Dipertahankan dengan cara mahasiswa tetap aktif didalam kelas, saling bekerja sama dengan teman kelompok, dan menggunakan metode pembelajaran diskusi kelompok.
MENANAMKAN KESADARAN MENJAGA KEAMANAN AKUN MENGGUNAKAN APLIKASI MCAFEE PADA SMPN 250 JAKARTA
Adella Aurelia Aryani;
Aurelia Putri Dyfa Khan;
Nadine Faiza Safiyana;
Reivan Jovenko;
Ahmad Khoiril Anam;
Prima Dwi Yuliani;
Hermina Manihuruk;
Ilona Vicenovi Oisina S;
Putri Utami Ramadhan;
Lutfi Hardiyanto;
Triadi, Edi Priyono;
Sunardin, Sunardin;
Sunardin, Muhamad Parhan
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v3i9.7574
The increasingly widespread use of digital technology has brought new challenges in maintaining account security, especially among users who still have minimal understanding of various cyber threats. For this reason, we carry out Community Service Activities (PKM) at SMPN 250 Jakarta which aims to increase students' awareness of the importance of digital account security through education using the McAfee antivirus application. The methods used include interactive education about cyber threats such as malware and phishing, as well as tutorials on using the McAfee application to prevent cyber attacks. The activity begins with a pre-test to measure students' initial understanding and ends with a post-test as an evaluation of increased understanding. The results show an increase in students' knowledge of digital security, from a pre-test score of 58,97% to 92.76% in the post-test, which indicates the effectiveness of the education method. This increase shows the importance of digital account security education in the digital era, especially for technology users who are new to the internet. It is hoped that this activity can continue to be expanded to various groups to build awareness of the importance of maintaining the security of personal data from cyber threats. From this activity, we have produced several output products in the form of articles, posters, and videos. The article contains in-depth information related to the topic discussed, while the poster is designed to provide education in a visual and attractive manner. In addition, the video produced aims to provide interactive guidance and increase audience understanding of the material presented.
Peran dan Manajemen Waktu dalam Penggunaan Smartphone
Nabila Putri Syahrina;
Melly Eunike;
Farid Wahyu Saputra;
Futihah Ananda Khoirusiffa;
Azzahra Nadya Khairunnisa;
Saskia Dwi Rahmawati;
Antonio Amabel Setiawan;
Muhammad Sunan Magribi Herlambang;
Ravi Islami Adeza;
Lutfi Hardiyanto
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jppmi.v3i4.1644
The service was carried out at SDN Pulogebang 02 on October 17, 2024 with the theme of the role and time management in the use of smartphones. Smartphones are important for Generation Z, but many do not understand the proper use of smartphones, as well as the inappropriate use of smartphones, this is the problem of our group's research, this research aims to generation Z can understand the role and proper smartphone time management. The method used is to present material about time management in the use of smartphones. The samples in this study were 6B and 6C class students. The techniques used are Post-Test and Pre-Test, as well as doing Ice Breaking to break the atmosphere of the students who are not focused on the material we provide. Data collection techniques using interviews, questionnaires, and documentation. The results of this service show that there is a link between time management and the application of Pancasila values, namely the attitude of discipline towards students of SDN Pulogebang 02. This is shown from the results of interviews that have been conducted with 6th grade students that they have time in the use of playing Smartphone.