Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengamalan Ajaran Tarekat Tijaniyah dalam Bersyariat Islam di Pesantren Buntet Cirebon Rahmat Hidayatullah; Putri Amalia Zubaedah; Khaerul Wahidin
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4906.719 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i5.101

Abstract

Keberadaan seorang kyai, pesantren dan tarekat merupakan tiga unsur keberagaman yang tidak dapat dipisahkan. Pondok Pesantren Buntet Cirebon menjadi salah satu tempat berkembangnya ajaran tareekat Tijaniyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, peneliti mengamati secara langsung dan berpartisipasi dalam penelitian sosial skala kecil dan mengamati budaya lokal melalui penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Buntet Cirebon. Hasil penelitian ini adalah bahwa Pondok Pesantren Bunten yang berada di Cirebon, Jawa Barat memiliki peran penting dalam keberlangsungan Tarekat Tijaniyah, yang terus dilestarikan oleh para pengikut ajarannya. Ajaran syariat yang menjadi pengamalan wajib dalam tarekat Tijaniyah diantaranya adalah ajaran wirid Lazim yang biasanya diamalkan dalam kegiatan-kegiatan seperti manakib, acara perkawinan, acara yang berkaitan dengan kelahiran bayi, acara tahlil, acara yang berkaitan dengan hari besar Islam dan acara yang berkaitan dengan bulan Ramadhan.
Fenomenologi Pengikut Tarekat Syattariyah Di Keraton Kacirebonan Cirebon Dastim Dastim; Ubaidillah Ubaidillah; Khaerul Wahidin
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.927 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i5.106

Abstract

Keraton Kacirebonan adalah keraton yang didirikan pertama kali oleh Pangeran Muhamad Haerudhin. Dia adalah Putra Mahkota Sultan Kanoman ke empat yang melakukan perlawanan terhadap belanda kala itu. Bersamaan dengan itu ajaran tarekat muncul yang bawa oleh para ulama terdahulu dan perkembangan ajarannya di wilayah cirebon melalui jalur silsilah. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui tentang fenomena tentang Tarekat Syattariyah yang ada di wilayah kacirebonan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwasanya Tarekat Syattariyah sudah ada sejak jaman dulu. Yaitu pertama kali dibawa oleh syekh Ahmad Qursyayi di Mekkah, dimana beliau belajar dari gurunya yang bernama Qursyasi ketika berada di mekkah. Perkembangannya mulai menyebar ke bagian pulau jawa dan menyebar ke cirebon lewat jalur keturunan. Untuk ajarannya sendiri tarekat ini lebih menuju pada baiat dan juga talqin.
Genealogi Pemikiran Muhammadiyah Ditinjau Dari Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Pada Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Fathiyah Hana Nabila; Rosinah Rosinah; Khaerul Wahidin; Muhammad Azka Maulana
Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA) Vol. 3 No. 1: March 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jasika.v3i1.49

Abstract

Muhammad Abduh was a 19th century reformer who had brilliant ideas for the revival of Islam in many ways. Muhammad Abduh's education aims to educate the mind and soul and develop education to help students achieve happiness in this world and the hereafter. This research aims to analyze the Genealogy of Muhammadiyah Thought in terms of Muhammad Abduh's Educational Thought. In the aspect of reconstruction of education, curriculum and methods at Prof. Dr. Hamka Muhammadiyah University. This research uses descriptive qualitative research, research that provides a systematic description and description by utilizing qualitative data on the object to be studied and in accordance with existing facts. The results of this study show that Muhammad abduh's genealogy is still embedded in Muhammadiyah education and is mostly implemented in the aspects of curriculum and educational methods.
Pengaruh Pembelajaran Tahfidz Qur’an Terhadap Tingkat Kecemasan Siswa Cristian Hadinata; Bambang Bahrul Ulum; Cefi Wijaya Kusuma; Khaerul Wahidin; Muhammad Azka Maulana
Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA) Vol. 3 No. 1: March 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jasika.v3i1.50

Abstract

One of the school's efforts in realizing a generation of love for the Qur'an is to create a 30 juz tahfidz program. However, there are previous studies that mention that there is anxiety arising from memorizing the Qur'an and on the other hand there are previous studies that show that memorizing the Qur'an improves mental health. The purpose of this study is to confirm whether there is an influence between the tahfidz program and the emergence of anxiety levels and describe the dynamics of the tahfidz program at ARSI Islamic School Brebes Central Java and its implications for the mental health of its memorizers. This study uses a quantitative approach with simple linear regression techniques with a total of 59 students in the ARSI Islamic School Brebes Central Java boarding school. Where 19 students follow the tahfidz program and 40 students do not follow the tahfidz program. The data collection tool used the HARS questionnaire. The results of this study indicate that the anova value of 0.12 has no significant effect between the tahfidz program and anxiety in students.