Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Visionist

Pengaruh Motivasi Lingkungan Kerja dan Profesionalisme Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan Dian Riyanti; Iskandar Ali Alam; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 9, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.088 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v9i1.1680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi, lingkungan kerja dan profesionalisme kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 54 orang responden yang merupakan populasi pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan sebagai objek penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan kuesioner dan wawancara kepada para pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Sedangkan analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (X1) motivasi, (X2) lingkungan kerja dan (X3) profesionalisme kerja terhadap variabel terikat (Y) yaitu Kinerja pegawai adalah analisis regresi linear berganda, dengan program SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 karena uji dua sisi maka 2,5% dan N = 54 diperoleh t tabel sebesar = 2,00856. Sedangkan t hitung untuk motivasi dilihat dari output olah data adalah 6,327, untuk lingkungan kerja 3,673, sedangkan untuk profesionalisme kerja sebesar 4,059 (t hitung > t tabel) maka berdasarkan uji t ini disimpulkan motivasi, lingkungan kerja, dan profesionalisme kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Dengan uji F Tingkat signifikansi menggunakan 0,05 (∂ = 5%) maka diperoleh F tabel sebesar 2,79. Sedangkan berdasarkan output olah data diperoleh F hitung sebesar 209,147, karena F hitung > dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa secara bersama ada pengaruh signifikan antara variabel bebas (motivasi, lingkungan kerja, dan profesionalisme kerja) terhadap variabel terikat (kinerja pegawai) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan
ANALISIS HUBUNGAN KOMPETENSI DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA PROVINSI LAMPUNG Azis Salam; Andala Rama Putra; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.857 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i2.1709

Abstract

Kompetensi pegawai adalah suatu untuk melaksanakan pekerjaan atau tugas yang dilandasi atas keterampilan dan pengetahuan serta didukung oleh sikap kerja yang dituntut oleh pekerjaan tersebut. Karakteristik individu adalah perilaku atau karakter yang ada pada diri seorang karyawan baik yang bersifat positif maupun negatifPenelitian ini menggunakan tipe deskriptif kuantitatif. Metode deskripsi adalah suatu metode dalam penelitian status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang.Adapun hasil penelitian yaitu ada hubungan yang signifikan antara Kompetensi (X1) dengan kinerja Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung. Hal ini dapat dilihat dari uji T atau t tes didapat t hitung sebesar 8,035 lebih besar dari t tabel 2.011 yakni  dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Ada hubungan yang signifikan antara Karakteristik Individu (X2) dengan kinerja Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung yakni dari uji T atau t tes didapat t hitung sebesar 2,477 lebih besar dari t tabel 2.011 dengan tingkat signifikan sebesar 0,016. Bahwa nilai koefisien regresi X1 lebih besar dari pada nilai koefisien regresi X2 hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Kompetensi lebih dominan dibandingkan Karakteristik Individu dalam meningkatkan kinerja pegawai Kemudian jadi Uji F diketahui bahwa kompetensi dan Karakteristik Individu terhadap kinerja berhubungan signifikan secara bersama-sama.Adapun implikasi yaitu hendaknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung dapat lebih meningkatkan kompetensi dengan menambah diklat terhadap pegawainya, kemudian agar penempatan pegawai di suatu bidang kerja yang ada saat ini agar lebih diperhatikan berdasarkan kualifikasi pendidikan formalnya agar mempermudah pegawai untuk beradaptasi dengan tugas yang diembannya.
Hubungan Motivasi Belajar dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa M Yusuf S Barusman; . Defrizal
VISIONIST Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.519 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v2i2.679

Abstract

The purpose of this research is partially or simultaneously is to know the closeness relationship learning motivation and learning environment with students' learning achievement Sungkai 3 Junior High School North. Research methods used in this paper is through field studies (field research) and literature study (library research). Processing and data analysis performed by using qualitative and quantitative analysis. Results obtained discussions bahwan study the correlation between achievement motivation to learn is 0.422. Value rhitung = 0.422, while the value rtabel = 0.325. Correlation between learning environment variables in learning achievement is 0.387. Value rhitung = 0.387, while the value rtabel = 0.325. The correlation between the variables of motivation to learn and learning environment with learning achievement (R) is 0.519 (included in the category of being). The amount of the percentage relationship of motivation to learn and learning environment with learning achievement (R square) is of 26.9%. While the other 73.10% associated with other variables not examined in this study. Test keberartian correlation analysis by F test, obtained Fhitung value of 6.636, while Ftabel = 4.11. Thus from these results prove that the motivation to learn and learning environment has a positive relationship and significant with Learning Achievement in Junior High School North Sungkai 3.Tujuan dari penelitian ini secara parsial maupun simultan adalah untuk mengetahui keeratan hubungan motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Sungkai Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah melalui studi lapangan (field research) dan studi pustaka (library research). Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan alat analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil pembahasan diperoleh bahwan korelasi antara motivasi belajar dengan prestasi belajar adalah 0,422. Nilai rhitung = 0,422, sedangkan nilai rtabel = 0,325. Korelasi antara variabel lingkungan belajar dengan prestasi belajar adalah 0,387. Nilai rhitung = 0,387, sedangkan nilai rtabel = 0,325. Korelasi antara variabel motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar (R) adalah 0,519 (termasuk dalam kategori sedang). Besarnya persentase hubungan motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar (R square) adalah sebesar 26,9%. Sedangkan sisanya sebesar 73,10% dihubungkan dengan variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji keberartian analisis korelasi dengan Uji F, diperoleh nilai Fhitung sebesar 6,636, sedangkan Ftabel = 4,11. Dengan demikian dari hasil tersebut membuktikan bahwa motivasi belajar dan lingkungan belajar memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan Prestasi Belajar pada SMP Negeri 3 Sungkai Utara.
Analisis Pengaruh Kompetensi Pengurus Bumkam Dan Penyertaan Modal Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Kampung Aan Zeni; Andala R P Barusman; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.435 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v8i2.1690

Abstract

Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) merupakan lembaga usaha kampung yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan kampung dalam upaya memperkuat perekonomian kampung dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi kampung. BUMKam merupakan pilar kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial (social institution) dan komersial (commercial institution). Permasalahan: Belum maksimalnya Pendapatan Asli Kampung yang diperoleh melalui bagi hasil BUMKam pada kampung se-Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang, sejak Tahun 2016-2017 BUMKam dibentuk dan didanai melalui penyertaan modal kampung. Tujuan penelitian dalam tesis ini adalah untuk mengkaji Pengaruh Kompetensi Pengurus BUMKam dan Penyertaan Modal terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Kampung (PAK) pada Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan jumlah responden sebanyak 54 orang yang dianalisis secara deskriptif maupun kuantitatif. Hasil analisis regresi variabel kompetensi dan penyertaan modal terhadap peningkatan pendapatan asli kampung didapat persamaan Y=8,780+0,242X1+ 0,472X2. Uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi Pengurus Bumkam terhadap peningkatan pendapatan asli kampung dengan kontribusi pengaruh sebesar 24,2%, penyertaan modal juga berpengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan asli kampung dengan kontribusi pengaruh sebesar 47,2%. Uji hipotesis secara bersama-sama menunjukkan terdapat pengaruh positif antara kompetensi Pengurus Bumkam dan penyertaan modal terhadap peningkatan pendapatan asli kampung dengan kontribusi pengaruh sebesar32,9%. Implikasinya adalah Pemerintah Kabupaten melalui Kecamatan melaksanakan pembinaan secara periodik dengan memberikan Bimtek dan pelatihan kepada pengurus Bumkam, Pemerintah Kampung memberikan penyertaan modal pada Bumkam dari Dana Desa yang dianggarkan melalui APBKam.
Pengaruh Gaya Komunikasi, Seni Mediasi dan Cara Pendekatan Mediator terhadap Kepuasan Karyawan PT Great Giant Pineaple dalam penyelesaian kasus Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah Yusnitalia Yusnitalia; Iskandar A Alam; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 9, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.821 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v9i1.1684

Abstract

Tipe penelitian adalah tipe penelitian deskriptif, Populasi dalam penelitian adalah karyawan PT GGP Lampung Tengah. yang berjumlah 9002 orang dengan sampel sebanyak 100 responden ditentukan dengan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya komunikasi berpengaruh positif terhadap Kepuasan karyawan PT Great Giant Pineaple dalam Penyelesaian Kasus Hubungan Industrial Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah, gaya komunikasi yang berkembang pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah dalam kategori cukup baik. Artinya pegawai dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah sudah menggunakan gaya komunikasi dengan cukup baik yang dapat menuaskan karyawan PT GPP. Seni mediasi berpengaruh secara positif terhadap Kepuasan karyawan PT Great Giant Pineaple dalam Penyelesaian Kasus Hubungan Industrial Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah seni mediasi pegawai Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah adalah masuk dalam kategori sangat cukup baik. Artinya seni mediasi yang baik pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah dapat menunjang tuntutan dalam pelaksanaan pekerjaan, seni mediasi dilakukan dengan maksimal dalam meningkatkan kepuasan karyawan dalam melakukan mediasi. Cara pendekatan mediator berpengaruh secara positif terhadap Kepuasan karyawan PT Great Giant Pineaple Dalam Penyelesaian Kasus Hubungan Industrial Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah. Cara Pendekatan Mediator Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah berjalan cukup baik. Artinya menyatakan Cara Pendekatan Mediator yang baik pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah dapat menjadikan karyawan menjadi puas. Gaya komunikasi, seni mediasi dan cara pendekatan mediator berpengaruh secara positif terhadap Kepuasan karyawan PT Great Giant Pineaple Dalam Penyelesaian Kasus Hubungan Industrial Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah. Hal tersebut berarti apabila Gaya komunikasi, seni mediasi dan cara pendekatan mediator ditingkatkan dengan baik maka akan meningkatkan kepuasan karyawan PT Great Giant Pineaple Dalam Penyelesaian Kasus Hubungan Industrial Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah. Gaya komunikasi merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan karyawan PT Great Giant Pineaple dalam Penyelesaian Kasus Hubungan Industrial Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah
Pengaruh Kompetensi Kerja, Responsif Kerja, Dan Courtesy Kerja Karyawan Terhadap Kualitas Pelayanan Refyana Anindya Wirawan,; Andala Rama Putra; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.939 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1704

Abstract

Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 150 orang responden yang merupakan populasi guest pada Aston Lampung City Hotel. Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung  dengan menggunakan kuesioner dan wawancara kepada para guest Aston Lampung City Hotel. Sedangkan analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas  kompetensi (X1), responsif (X2) dan courtesy (X3) terhadap variabel terikat (Y) yaitu kualitas pelayanan adalah analisis regresi linear berganda, dengan program SPSS 18.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 karena uji dua sisi maka 2,5% dan N = 150 diperoleh t tabel sebesar = 1,97635. Sedangkan  t hitung untuk kompetensi dilihat dari output olah data adalah 2,023 (t hitung > t tabel) maka berdasarkan uji t ini disimpulkan kompetensi berpengaruh terhadap kualitas pelayanan..Dengan uji F Tingkat signifikansi menggunakan 0,05 (∂ = 5%) maka diperoleh F tabel sebesar 2,67. Sedangkan berdasarkan output olah data diperoleh F hitung sebesar 71,387,  karena F hitung > dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa secara bersama ada pengaruh signifikan antara variabel bebas (kompetensi, responsif dan courtesy) terhadap variabel terikat (kualitas pelayanan) pada Aston Lampung City Hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi, responsif dan courtesy terhadap kualitas pelayanan reservasi pada Aston Lampung City Hotel.
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Instansi Pemerintah yang Berstatus Badan Layanan Yana Marisa; Defrizal Defrizal; Hendri Dunan
VISIONIST Vol 9, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.392 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v9i2.1732

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), dan Pemanfaatan Teknologi Informasi, terhadap Kualitas Laporan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan langsung kepada responden yang merupakan pengelola keuangan pada Badan Layanan Umum (BLU) di Provinsi Lampung. Penentuan sampel melalui purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 40 responden. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, uji t, dan uji F. Hasil analisis menunjukan bahwa Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Pemanfaatan Teknologi Informasi masing-masing secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas Laporan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) di Provinsi Lampung, dan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Pemanfaatan Teknologi Informasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas Laporan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) di Provinsi Lampung
PENGARUH PENGAWASAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT BUKIT ASAM ENERGI SERVIS TERPADU PLTU PELABUHAN TARAHAN LAMPUNG Habiburahman Habiburahman; Eko Juanda; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v11i1.2543

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawan, alasan keuangan, kondisi organisasi, aspek teknis pengelolaan pemasaran dan administrasi, kondisi eksternal. Pada dasarnya kinerja karyawan (prestasi kerja) merupakan hasil dari apa yang dicapai seorang karyawan dalam menjalankan fungsinya sesuai tanggung jawab yang sudah diberikan perusahaan kepadanya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh pengawasan dan disiplin kerja yang ada di perusahaan, dan pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja pegawai PT. Bukit Energi Servis Terpadu PLTU Pelabuhan Tarahan Lampung haruslah memiliki pengawasan yang tingkat pengawasan yang baik serta harus memiliki tingkat disiplin kerja yang baik pada pegawainya agar kinerja yang dihasilkan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT. Bukit Energi Servis Terpadu PLTU Pelabuhan Tarahan Lampung. Populasi penelitian ini sebanyak 100 orang pegawai dan sampel penelitian sebanyak 50 orang pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji t (parsial) dan uji F (simultan) dengan bantuan SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian ini mendukung hipotesis yang diajukan bahwa pengawasan pimpinan berpegaruh positif terhadan kinerja pegawai dan signifikan terhadap kinerja pegawai, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Pt. Bukit Energi Servis Terpadu PLTU Pelabuhan Tarahan Lampung.
Manajemen Pembelajaran pada masa Pandemi Covid 19 di SMPN 14 Kotabumi Lampung Utara Meri Astuti; Karwono Karwono; Defrizal Defrizal; Haninun Haninun
VISIONIST Vol 11, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v11i2.2872

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu bidang yang mengalami dampak dari Covid 19. Kemendikbudristek menerbitkan Surat edaran No. 2 Tahun 2022 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi covid-19 yaitu pembelajaran tatap muka terbatas. Pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah dengan memperhatikan batasan tertentu seperti lama belajar di sekolah, jumlah siswa dan guru disebut  Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Tujuan penelitian adalah untuk menjadi referensi dalam merencanakan manajemen pembelajaran tatap muka terbatas sebuah Lembaga Pendidikan khususnya Sekolah Menengah Pertama di Lingkungan Kabupaten Lampung Utara. Selain itu, dapat dijadikan sampel perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam pembelajaran di masa transisi pandemi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data primer yang berasal dari hasil wawancara pada 14 informan yang merupakan guru SMPN 14 Kotabumi dan data sekunder yang berasal dari berbagai bahan pendukung lainnya. Berdasarkan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Salah satu metode belajar mengajar di sekolah yang diterapkan guru di masa transisi pandemic covid-19 yaitu pembelajaran tatap muka terbatas. Dalam kegiatan perencanaan pembelajaran tatap muka terbatas, hal yang pertama kali disiapkan adalah Perangkat pembelajaran. Penerapan pembelajaran tatap muka terbatas di SMPN 14 Kotabumi dilaksanakan dengan cara membagi siswa menjadi 2 shift perkelas. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas memperhatikan juga tahapan kegiatan  pembelajaran yang terdiri dari memotivasi dan apersepsi, penyampaian materi pembelajaran, pemanfaatan media pembelajaran, melaksanakan  metode pembelajaran, serta pelibatan siswa secara aktif. Dalam tahapan evaluasi, guru harus mampu memberikan penilaian atau mengevaluasi hasil belajar siswa baik sikap, pengetahuan maupun keterampilan.