Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Religiusitas dan Etos Kerja Islami Terhadap Kinerja Karyawan Bank Kaltimtara Syariah Kota Samarinda Siska Sari Maulinda; Purwanti Purwanti; Sri Wahyuni
RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/rjabm.v9i2.8888

Abstract

Employee performance is an important aspect in supporting the operational success of an organization, especially in the Islamic banking sector which demands the implementation of Islamic values. Improving employee performance must be managed systematically, because the factors that influence it, such as religiosity and work ethic based on Islamic values, are complex and interrelated. This study was conducted to analyze the influence of religiosity and work ethic based on Islamic values on employee performance at Bank Kaltimtara Syariah, Samarinda City, considering the importance of human resource management based on Islamic values. The study used a quantitative method with data collection techniques through questionnaires filled out by 36 respondents. The results showed that religiosity (X1) had a significant influence on employee performance with a t value of 4.060 and a significance of 0.000, while work ethic Islamic (X2) also had a significant influence with a t value of 2.489 and a significance of 0.018. This study provides practical recommendations for improving human resource management by strengthening the implementation of Islamic values in the work environment. Suggestions that can be given for further research are to increase the number of respondents and use other variables to provide a deeper understanding of the factors that influence employee performance.
PROSES PEMBELAJARAN PAKET A BERBASIS seTARA DARING DI SPNF SKB KOTA SAMARINDA Natalia Inuq; Sri Wahyuni; Mustangin
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29685

Abstract

Penelitian ini berjudul Proses Pembelajaran Paket A Berbasis seTARA Daring di SPNF SKB Kota Samarinda. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya memahami penerapan pembelajaran daring dalam program kesetaraan, khususnya Paket A yang setara dengan SD, karena pembelajaran berbasis teknologi menjadi kebutuhan di era digital dan juga sebagai adaptasi pasca pandemi Covid-19. SPNF SKB Kota Samarinda menjadi salah satu lembaga pendidikan nonformal yang mengimplementasikan pembelajaran dengan memanfaatkan platform seTARA Daring. Penelitian ini berfokus pada bagaimana proses pembelajaran Paket A dilaksanakan, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberhasilannya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Paket A berbasis seTARA Daring di SPNF SKB Kota Samarinda dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan maupun kendala dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala SPNF, tutor, dan warga belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakan mengacu pada Kurikulum Kesetaraan Direktorat PMPK dengan penyesuaian terhadap karakteristik warga belajar. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan perangkat ajar dan jadwal yang fleksibel. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan platform seTARA Daring, serta didukung media tambahan seperti WhatsApp, Zoom, dan Google Meet. Evaluasi dilakukan secara formatif dan sumatif dengan asesmen autentik. Faktor pendukung antara lain kompetensi tutor, motivasi warga belajar, serta dukungan lembaga. Adapun faktor penghambat yang utama adalah keterbatasan sarana teknologi dan akses internet yang belum merata. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pembelajaran Paket A berbasis seTARA Daring di SPNF SKB Kota Samarinda cukup efektif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan kesetaraan. Namun, diperlukan peningkatan sarana teknologi, kualitas jaringan, dan dukungan teknis agar pelaksanaannya semakin optimal dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI PKK DASAWISMA BERKAH 1 DAN BERKAH 2 RT 22 KELURAHAN JAWA SAMARINDA ULU Azzifa Tariska Ramadhani; Norhidayat Norhidayat; Hepy Tri Winarti; Sri Wahyuni
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di PKK Dasawisma Berkah 1 dan Berkah 2 RT. 22 Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu. Pemberdayaan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian anggota PKK dalam memanfaatkan potensi lokal guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Implementasi kegiatan tercermin melalui pelatihan penanaman dan pengolahan (TOGA) , sistem perawatan bergilir, serta pemanfaatan hasil panen menjadi produk ekonomi seperti minuman herbal. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan, memperkuat solidaritas sosial, dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal. Dengan dukungan berkelanjutan dari pihak kelurahan dan fasilitator, implementasi pemberdayaan TOGA berpotensi menjadi model pembangunan masyarakat yang partisipatif dan berkelanjutan.
ORGANIZATIONAL SUPPORT AND COLLABORATIVE CLIMATE AS PREDICTORS OF ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR: THE MEDIATING ROLE OF AFFECTIVE COMMITMENT IN THE INDONESIAN PUBLIC SECTOR Sulis Setiawan; Irsan Tricahyadinata; Sri Wahyuni
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 11 (2025): OCTOBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the current organizational landscape, organizational citizenship behavior (OCB) represents an essential driver of performance and innovation within the public sector. Employees’ willingness to perform beyond formal job duties often depends on how supported and valued they feel, as well as the degree of collaboration that characterizes their workplace. However, empirical evidence remains limited regarding how these contextual factors jointly enhance OCB through affective commitment, particularly in public institutions of developing regions. This study explores the mediating role of affective commitment in the relationship between perceived organizational support, collaborative climate, and OCB among civil servants in East Kalimantan, Indonesia. Using a quantitative explanatory approach and the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method with SmartPLS 4, data from 168 respondents were analyzed. The results indicate that supportive and collaborative work environments significantly strengthen OCB both directly and indirectly through affective commitment, emphasizing the importance of emotional attachment, empathy, and teamwork in fostering voluntary and constructive employee behavior.
Implementasi Pengelolaan Ekowisata Berbasis Budaya : Studi Pemberdayaan Masyarakat Desa Ke’te Kesu Junianti Sinusi; Ridwan Said; Sri Wahyuni; Muhammad Ali Salman
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat dalam program pengelolaan ekowisata berbasis budaya di desa wisata Ke'te Kesu, Kabupaten Toraja Utara. Fokus penelitian ini adalah tahapan pemberdayaan masyarakat dan faktor - faktor yang mempengaruhinya, seperti faktor pendukung dan faktor penghambat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan naratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui enam tahapan utama: (1) Tahap persiapan yang meliputi persiapan lapangan dan kegiatan persiapan kelompok; (2) Tahap penilaian berupa proses identifikasi potensi yang dapat dikembangkan oleh masyarakat lokal desa Ke'te Kesu; (3) Tahap perencanaan program alternatif, berupa perumusan kebutuhan masyarakat lokal dan memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat lokal; (4) Tahap pelaksanaan, berupa implementasi rencana program yang telah disepakati; (5) Tahap evaluasi, berupa penilaian apakah kegiatan pemberdayaan telah berjalan sesuai rencana dan membahas kekurangan program. (6) Tahap penghentian, dalam bentuk pemutusan hubungan secara formal dengan masyarakat setempat. Faktor pendukung dalam penelitian ini adalah motivasi masyarakat dan dukungan kebijakan pemerintah, sedangkan faktor penghambatnya adalah sumber daya dan fasilitas serta infrastruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan ekowisata berbasis budaya telah meningkatkan standar hidup ekonomi dan meningkatkan pelestarian situs budaya yang diwarisi dari leluhur masyarakat Toraja. Namun, masalah akan tetap ada dan membutuhkan pihak lain untuk menyelesaikannya. Tingkat partisipasi aktif masyarakat, meskipun pada awalnya terdapat perbedaan pendapat, sangatlah penting.
Analysis of Posyandu Advisory Team Role in Preparing Six Minimum Service Standards Transformation Nur Ahda Insan Febriani; Muhammad Ali Salman; Ridwan; Sri Wahyuni
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 16 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v16i2.126-135

Abstract

The transformation of Posyandu based on the six Minimum Service Standards (SPM) is a strategic initiative to strengthen integrated community-based public services. However, its implementation in East Kalimantan Province remains at an early stage and faces challenges related to institutional readiness, human resource capacity, and cross-sectoral coordination. Therefore, this study aims to examine the role of the Posyandu Development Team in supporting the preparation for the implementation of SPM-based Posyandu. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving nine purposively selected informants, consisting of three members of the Posyandu Development Team and six Posyandu cadres. The data were analyzed using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of SPM-based Posyandu has not yet been fully supported by adequate institutional readiness and human resource capacity at the regional level. The Posyandu Development Team plays significant roles as a regulator, facilitator, and dynamizer through monitoring and evaluation, capacity building, cross-sectoral coordination, and efforts to enhance community participation. These findings contribute to a better understanding of the strategic role of the Posyandu Development Team in supporting the implementation of SPM-based Posyandu and provide practical recommendations for strengthening institutional capacity, improving cross-sectoral coordination, and enhancing community participation.
Analisis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C pada PKBM Kedondong Siti Sholikhatur Rohmah; Ridwan Ridwan; Sri Wahyuni
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2024): April : Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v1i4.366

Abstract

This study examines how PKBM Kedondong's Package C Equality Education Program empowers the community. Through the Package C equality education program at PKBM Kedondong, this study seeks to characterize the stages of awareness, knowledge transformation, and enrichment of community empowerment. This study is qualitative in nature. Package C students, package C teachers, and managers served as the research subjects. Observation, interviewing, and documentation research techniques were used to gather data. Data verification (conclusion), data display, and data reduction are the methods employed in data analysis. According to the research findings, there are three stages in the community empowerment process at PKBM Kedondong through the Package C Equality Education Program. The first stage is awareness, which has been well- socialized, as evidenced by the usage of word-of-mouth to disseminate knowledge. Second, the learning activity process that is part of the knowledge transformation stage consists of: Package C managers and tutors handle the planning stage, which includes creating a syllabus and a Learning Implementation Plan (RPP). During the in-person learning implementation stage, modules, e-books, YouTube, and the internet are used as media, and lectures, Q&A sessions, and discussions are the methods employed. At this point, the evaluation stage seeks to gauge the students' performance in the learning process of package C equivalency education. Thirdly, the effectiveness of the enrichment stage's implementation is demonstrated by the students' learning outcomes and the post-program coaching that is offered.