Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Self-efficacy Siswa SMK pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Doni Ramdan Doni; Dadang Rahman Munandar
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i1.8019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana self-efficacy siswa SMK saat dihadapkan pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di salah satu SMK di daerah Depok Tahun Ajaran 2023/2024 dengan jumlah 36 siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan penelitian kualitatif. Pengambilan sampel secara acak pada satu kelas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa pemberian angket non-test dengan pengumpulan dam analisis data menggunakan Skala Likert. Penelitian ini menunjukan bahwa siswa memiliki self-efficacy yang tinggi pada materi sistem persamaan linear tiga variabel yang dilihat dari jawaban pernyataan pada angket skala likert yang sudah diujikan.
ANALISIS KESALAHAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMPN 2 TELUKJAMBE TIMUR DALAM MENYELESAIKAN SOAL TIMSS MATERI ALJABAR Jodi Nursahada; Dadang Rahman Munandar
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 8 No 1 (2022): JUMLAHKU VOL.8 NO.1 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v8i1.1681

Abstract

Penelitian berjudul "analisis kesalahan pemahaman konsep siswa SMPN 2 Telukjambe Timur dalam menyelesaikan soal timss materi aljabar" ini dilatar belakangi oleh hasil mini observasi yang telah dilakukan oleh peneliti dalam rangka pemenuhan tugas mata kuliah kajian masalah pendidikan matematika dengan menggunakan instrument soal tes yang meliputi 4 soal yang di ambil dari soal TIMSS tahun 2011 dan di uji cobakan kepada 5 siswa SMPN 1 Rawamerta yang mendapatkan kesimpulan kemampuan pemahaman konsep siswa masih tergolong rendah, padahal Pembelajaran matematika memiliki dasar utama berupa pemahaman konsep. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui serta menganalisis kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VII SMPN 2 Telukjambe Timur tahun ajaran 2021-2022. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan pada penelitian ini dengan data dikumpulkan melalui instrumen soal TIMSS uraian dan di analisis sesuai dengan indikator kemampuan pemahaman konsep yang dikemukakan oleh peraturan Dirjen Dikdasmen Depdiknas No 506/C/PP/2004 tanggal 11 November 2004 dalam menyelesaikan soal TIMSS materi aljabar. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data didapatkan skor siswa, didapatkan kesimpulan yaitu, kemampuan pemahaman konsep matematis soal TIMSS pada materi aljabar mencapai 37,85% yang dikategorikan kurang.
Integration of Technology and Governance in Indonesian Schools: Toward a Smart School Ecosystem Dadang Rahman Munandar
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.7529

Abstract

This study investigates the integration of technology and governance in education management as a strategic effort to establish a smart school ecosystem. The increasing reliance on digital tools necessitates that schools adopt systems aligned with transparent, accountable, and participatory governance principles. A descriptive qualitative approach was employed to explore how digital technologies and governance practices are implemented and mutually reinforce one another in educational settings. Data were gathered through interviews, observations, and documentation from secondary schools in Bandung identified as smart schools due to their use of digital learning and management systems. The findings indicate that the adoption of Information and Communication Technology (ICT) significantly improves efficiency, transparency, and accessibility in school management. Initiatives such as online learning platforms, digital assessment tools, and Bandung’s SaKOJA program enhance the quality of education and widen access, including for students with disabilities. Furthermore, ICT integration strengthens administrative processes, fosters collaboration among stakeholders, and supports responsive and flexible learning environments. The synergy between technology and governance plays a crucial role in driving sustainable educational transformation. Schools that adopt ICT-driven governance models are better positioned to create inclusive, adaptive, and future-ready learning environments.