Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Buletin Utama Teknik

PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN PENDUKUNG PEMURNIAN MINYAK SAWIT DI PT XYZ Trisna Mesra; Fitra Fitra; Rini Anggraini
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri harus memiliki strategi untuk dapat berjalan dengan baik. Pengendalian persediaan bahan pendukung juga sangat menentukan untuk menghindari terganggunya kelancaran dalam proses produksi. Jumlah pemakaian bahan pendukung berupa dan phosporic acid mengalami fluktuasi setiap bulannya. Untuk itu PT XYZ melakukan pengendalian guna untuk menghindari kelebihan dan kekurangan persediaan bahan pendukung tersebut yang akan mempengaruhi total biaya dan meminimalkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan. Peramalan bertujuan untuk meramalkan persediaan phosporic acid berdasarkan pola histori sebelumnya dan menghitung nilai tracking signal sebagai penentuan metode yang sesuai serta menggunakan metode economic order quantity untuk menentukan jumlah pesanan ekonomis serta maksimum stok dengan menggunakan data biaya yang dikeluarkan untuk phosporic acid.Metode peramalan yang sesuai dengan data pola histori tersebut untuk phosporic acid adalah pemulusan eksponensial dengan nilai konstanta pemulusan α= 0,9. Setelah peramalan ditentukan maka dapat dihitung jumlah kuantitas pemesanan yang paling ekonomis untuk phosporic acid yaitu sebanyak 7 ton dengan persediaan pengaman sebanyak 4 ton serta maksimum stok  25 ton. Kata-Kata Kunci: EOQ, Peramalan, Persediaan, Phosporic Acid
SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMILIH KAMPUS DI KOTA DUMAI DENGAN METODE ANALITICAL HIERARCHY PROCESS Trisna Mesra; Juni Saputra
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria-kriteria apa yang diinginkan oleh calon mahasiswa dalam menetapkan pilihan untuk melanjutkan studi. Target penelitian ini adalah menemukan kriteria-kriteria apa saja yang menjadi pilihan siswa dan orang tua siswa kelas XII sehingga akan dapat menjadi masukan bagi STT Dumai untuk pengembangan kedepannya. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dimana  metoda ini akan dapat menentukan alternatif pilihan siswa SMA/SMK berdasarkan kriteria-kriteria yang dikemukakan oleh siswa. Kriteria pemilihan kampus yang ditetapkan oleh siswa ini akan menjadi suatu masukan bagi Sekolah Tinggi Teknologi Dumai untuk pengembangan kedepannya untuk mewujudkan jumlah mahasiswa yang diharapkan oleh kampus.Berdasarkan hasil forum Group Discusion (FGD) dengan stake holder dan expert maka didapatkan kriteria pemilihan adalah jenis kampus (subkriteria universitas, institut, sekolah tinggi dan akademi), Kualitas (prestasi kampus, dosen, lulsan cepat kerja, akreditasi), Biaya (subkriteria mahal, sedang, murah) dan kriteria sarana prasarana(subkriteria gedung megah, ruang kuliah yang nyaman, sarana olahraga, perpustakaan lengkap, laboratorium lengkap). Berdasarkan perhiungan dengan Metode AHP diperoleh kriteria tertinggi adalah kriteria kualitas dengan bobot nilai 0,4417. Dari subkriteria Jenis atau model kampus adalah universitas dengan bobot nilai 0,3945, subkriteria kualitas adalah lulusan cepat kerja dengan bobot nilai 0,3946, subkriteria biaya adalah biaya sedang dengan bobot nilai 0,4835 dan subkriteria sarana prasarana adalah laboratorium yang lengkap dengan bobot nilai 0,35. Jadi kriteria  yang mempengaruhi pemilihan tempat studi lanjut bagi siswa dan orang tua di Kota Dumai adalah kualitas dengan pilihan universitas, lulusan cepat kerja, biaya sedang dan laboratorium yang lengkap.
PENGUKURAN EFEKTIVITAS MESIN CETAK WEB OFFSET GOSS COMMUNITY MENGGUNAKAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTTIVENESS UNTUK USULAN PERBAIKAN DI PT X Trisna Mesra
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 3 (2019): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT X  merupakan salah satu badan usaha milik swasta yang bergerak dibidang percetakan yaitu koran. Namun perusahaan ini juga tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan efektivitas mesin atau peralatan. Seperti kerusakan pada mesin cetak Web Offset Goss Community diantaranya blengket dan roll tinta rusak hasil cetakan menjadi tidak rata. Akibat yang ditimbulkan dari kerusakan tersebut berdampak pada kualitas produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar. Peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui efektivitas mesin dengan menggunakan pendekatan yang dipakai dalam meningkatkan efektivitas mesin adalah Total Productive Maintenance (TPM). Sedangkan OEE (Overall Equipment Effectiveness) merupakan metode yang digunakan sebagai pengukuran dalam penerapan program TPM, guna menjaga peralatan pada kondisi ideal dengan menghapus six big losses peralatan. Kemudian peneliti akan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi nilai OEE menggunakan diagram cause and effect serta memberikan saran perbaikan.Hasil dari penerapan TPM diperoleh nilai rata-rata OEE pada bulan Januari 2016 − April 2017  bernilai 73.087 % sedangkan nilai rata-rata standar adalah 85 %. Melalui diagram cause and effect bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi nilai OEE rendah adalah faktor manusia (man), mesin (machine), bahan baku (material), dan metode (method). Perbaikan yang bisa dilakukan oleh peneliti adalah perbaikan dari faktor manusia dan metode.
MAINTENANCE POMPA RECIPROCATING 211/212 PM-4 A/B MENGGUNAKAN METODE RCM DI PT PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT II DUMAI Trisna Mesra; Melliana Melliana; Fitra Fitra; Rizki Amanda
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa Reciprocating 211/212 PM-34 A/B berfungsi mengalirkan fluida berupa diesel oil yang  dialirkan ke 211/212 PRT-3 di mana diesel tersebut berfungsi sebagai pelumas mechanical seal 211/212 PRT-3. Pompa ini sering mengalami kerusakan pada komponen packing silinder yang sering bocor yang mengakibatkan terganggunya sistem lubrikasi pada mechanical seal 211/212 PRT-3. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode RCM (Reliablity Centered Maintenance) yang mana metode ini merupakan metode kualitatif yang memanfaatkan informasi dari setiap komponen-komponen peralatan yang berkenaan dengan kehandalan dan kelemahannya lalu menentukan tindakan perawatan yang harus dipilih. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan solusi bahwa tindakan perawatan Pompa Reciprocating 211/212 PM-34 A/B yang harus dilakukan diantaranya adalah Condition directed (63,64 % dari keseluruhan komponen), failure finding (13,64 % dari keseluruhan komponen), dan run to failure (22,72 % dari keseluruhan komponen). Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa cara mengimplementasikan metode RCM yang telah distandarkan oleh Smith (1992) pada pompa reciprocating 211/212 PM-34 A/B yaitu melakukan pemilihan sistem dan pengumpulan informasi, mendefinisikan batasan sistem, mendeskripsikan sistem dan functional diagram blok, penentuan fungsi sistem dan kegagalan fungsi, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA), dan task selection.
PENGHITUNGAN WAKTU BAKU DENGAN METODE WORK SAMPLING PADA SPBU XYZ DI KOTA DUMAI Fitra Fitra; Trisna Mesra; Melliana Melliana
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SPBU XYZ merupakan salah satu SPBU yang ada di Kota Dumai. Dalam pengoperasiannya SPBU XYZ menggunakan tenaga kerja yang bekerja secara shift. Setiap stasiun pengisian BBM memiliki beban kerja yang berbeda beda. Hasil pra penelitian yang telah dilakukan bahwa belum diketahui waktu baku yang dibutuhkan oleh tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya. Untuk mengetahui waktu baku tersebut peneliti menggunakan metode work sampling yang sealigus dapat mengetahui tingkat produktifitas tenaga kerjanya. Pengumpulan data dengan cara mengamati satu Operator yang bertugas mengisi bahan bakar kendaraan BBM di SPBU XYZ yang melakukan pekerjaannya selama 8 jam kerja (termasuk jam istirahat). Di mana pengamatan dilakukan setiap 5 menit. Pengamatan dilakukan selama 7 hari berturut-turut dengan menggunakan lembar pengamatan. kegiatan yang dilakukan oleh operator selama bekerja antara lain: briefing, pengisian BBM, menerima uang, mengembalikan uang, kebutuhan pribadi. Hasil pengujian BKA dan BKB setelah data di perolah adalah tidak ada yang keluar dari batas kontrol yaitu 0,90 untuk batas atas dan 0,63 untuk batas bawah sedangkan hasil uci kecukupan data di dapati data cukup karena nilai N hitung lebih kecil dari N pengamatan yaitu 125,83280. Selama pengamtan jumlah kendaraan yang dilayani adalah 1349 unit. presentasi produktifitas yang diperoleh adalah 76,06%. Oleh karena itu waktu baku yang diperoleh adalah 2,19 menit dengan nilai faktor penyesuaian 1,08 dan nilai kelonggaran yang diberikan adalah 35%.