Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PELATIHAN ALAT TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN DI DESA TAMEDAN KOTA TUAL Imanuel Musa Thenu; Yuliana Anastasia Ngamel; Ali Rahantan; Maimuna Renhoran
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i2.370

Abstract

Perikanan tangkap merupakan sektor yang menjanjikan terutama pada wilayah pesisir, termasuk dalam hal ini adalah nelayan di desa Tamedan, Kota Tual. Desa Tamedan memiliki potensi perairan yang kaya akan sumber daya ikan karena berada pada perairan Rumadan dan Ohoimas yang merupakan salah satu wilayah penangkapan ikan yang terkenal dengan potensi ikan karang. Hasil survei yang dilakukan oleh tim bersama-sama dengan mitra sangat terlihat jelas banyaknya terumbu karang yang rusak akibat dari aktivitas penangkapan illegal dengan menggunakan bahan peledak, racun maupun alat tangkap yg tidak ramah lingkungan. Permasalahan ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan mitra tentang penggunaan bahan-bahan berbahaya dengan sengaja, menggunakan bahan peledak dan alat penangkapan yang tidak ramah lingkungan secara terus menerus. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim memberikan penyuluhan dan kampanye sadar lingkungan terutama dalam pengunaan alat tangkap ramah lingkungan kepada masyarakat, pelatihan dan simulasi pengunaan alat tangkap ramah linkungan kepada mitra, Tujuan dan manfaat dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan terhadap penggunaan bahan peledak dan alat penangkapan yang tidak ramah lingkungan dan manfaatnya nelayan tangkap lebih mengenal dampak bahaya dari penggunaan bahan peledak dan alat penangkapan yang tidak ramah lingkungan sehingga bisa menjadi agen perubahan bagi nelayan sekitar lewat pengetahuan yang sudah diperoleh.
Pelatihan Penggunaan Lampu Celup Bawah Air Dalam Penangkapan Ikan Bagi Nelayan Bagan Apung Di Ohoi Selayar Kabupaten Maluku Tenggara Notanubun, Julianus; Picaulima, Simon Marsol; Kilmanun, Anton Daud; Ngamel, Yuliana Anastasia
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i2.2156

Abstract

Cahaya lampu merupakan alat bantu penangkapan dalam operasi penangkapan ikan yang berfungsi untuk menarik ikan dan memfokuskannya pada area penangkapan. Penggunaan cahaya lampu yang efektif dan efesien dapat meningkatkan hasil tangkapan dan menurunkan biaya operasional penangkapan ikan khususnya pada perikanan bagan apung. Teknologi cahaya lampu celup bawah air yang dikembangkan praktisi perikanan saat ini sangat efektif dan efesien digunakan nelayan kecil di perikanan bagan apung, namun sampai saat ini teknologi tersebut belum dapat digunakan oleh seluruh nelayan kecil di Indonesia karena keterbatasan kemampuan dalam mengoperasikan alat bantu penangkapan tersebut. Tujuan PkM adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan penggunaan lampu celup bawah air (Lacuba) dalam kegiatan penangkapan ikan pada perikanan bagan apung. Metode yang digunakan dalam PkM adalah pelatihan dengan materi teori dan praktik. Materi teori terkait dengan konsep lampu celup bawah air dan manfaat ekonomisnya. Materi praktik mengenai aplikasi lampu celup bawah air pada bagan apung. Peserta pelatihan berjumlah empat belas orang yang merupakan nelayan kecil bagan apung Ohoi Selayar. Kegiatan pelatihan tersebut berjalan dengan baik dan lancar dan hasil evaluasi menunjukan bahwa sebagian besar nelayan kecil yang mengikuti pelatihan tersebut sangat memahami materi yang disampaikan dan terampil dalam mengoperasikan  Lacuba sebagai alat bantu penangkapan ikan pada bagan apung.
PENGARUH WAKTU PENARIKAN JARING TERHADAP HASIL TANGKAPAN BAGAN APUNG DI DESA OHOITAHIT KOTA TUAL Juliant Notanubun; Imanuel M Thenu; Yuliana A Ngamel; Anthon D Kilmanun
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.530

Abstract

Salah satu daerah penangkapan ikan pelagis kecil yang cukup potensial di Kota Tual  adalah di Perairan Desa Ohoitahit  di mana aktivitas penangkapan oleh nelayan yang mendiami kawasan pesisir tersebut, umumnya menggunakan alat tangkap bagan apung dengan lampu  sebagai sumber cahaya, bagan termasuk dalam kelompok jaring angkat. Di Indonesia, terdapat beragam jenis bagan, seperti bagan rakit, bagan perahu, bagan tancap dan bagan apung. Saat ini, nelayan lebih memilih menggunakan bagan apung karena perkembangan teknologi yang semakin maju. Penelitian yang lakukan bertujuan memberikan informasi tentang jenis-jenis ikan yang tertangkap pada bagan apung berdasarkan waktu penarikan jaring serta menentukan waktu penarikan jaring terbaik berdasarkan hasil tangkapan bagan apung di Perairan Ohoitahit Kota Tual. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperime, informasi diamati dalam studi mencakup berat keseluruhan, per jenis ikan, dan parameter lingkungan yang diamati secara visual. Data yang diperoleh diproses menggunakan teknik analisis varians (ANOVA) pada taraf kepercayaan 99%. Spesies ikan yang tertangkap meliputi; Tongkol, Sarlinya, Teri, Lalosi, dan Layang, yang semuanya merupakan ikan pelagis kecil yang hidup dalam kelompok. Studi menunjukkan bahwa berat tangkapan terbesar tercatat pada fase pengangkatan II dan III, yaitu sebesar 134 kg dan 153 kg.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN KEUNTUNGAN HASIL TANGKAP DENGAN MENGUBAH NELAYAN BURUH MENJADI NELAYAN PEMILIK Ngamel, Yuliana Anastasia; Teniwut, Wellem Anselmus
International Journal of Community Service Learning Vol. 2 No. 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.971 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v2i1.12947

Abstract

Membangun dari daerah merupakan program utama dari pemerintahan Presiden Joko Widodo, maka program Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dengan meningkatkan produktivitas dan perekonomian nelayan tangkap di Dusun Duroa, Kota Tual, Provinsi Maluku dengan mengonversi status mereka dari nelayan tangkap buruh menjadi nelayan pemilik dan memberikan modal, pelatihan, penyuluhan serta pendampingan. Program ini penting sebagai inisiasi untuk meningkatkan perekonomian nelayan tangkap Dusun Duroa yang sebagian besar nelayan tangkap yang berada di wilayah ini merupakan nelayan buruh. Hasil dari program ini sudah terlihat dampaknya dimana keuntungan nelayan tangkap meningkat sangat signifikan karena hasil yang didapatkan seluruhnya masuk ke nelayan tangkap dan produktivitasnya juga meningkat dengan teknik tangkap yang sesuai dengan perairan di sekitar wilayah desa Durua.
Pelatihan Metode Penelitian Survei di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) As-Salamaa Kota Tual, Propinsi Maluku Rahantan, Ali; Notanubun, Julianus; Ngamel, Yuliana Anastasia; Rahaningmas, Julius Mosse
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1821

Abstract

Metode penelitian survei digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai masyarakat (populasi) melalui pengambilan sampel yang lebih kecil. Penelitian survei digunakan untuk memecahkan masalah-masalah isu di masyarakat yang aktual dengan populasi sangat besar, sehingga diperlukan sampel ukuran besar. Proses pengumpulan data dalam suatu survei dilakukan dengan metode angket atau sering disebut dengan kuesioner. Kegiatan PKm bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tokoh-tokoh masyarakat Kur Tam dan Tayando tentang pentingnya menggunakan metode penelitian survei. Metode pelaksanaan yang digunakan dengan pelatihan dalam hal ini ceramah dan praktek.. Kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan terijadi diskusi yang hangat antara peserta dan tim PKM, peserta merasa puas dan merngerti serta memahami materi yang disampaikan oleh tim PKM. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah pelaksanaan kegiatan pelatihan metode penelitian survei menunjukkan 72% peserta menyatakan sangat paham, 22% menyatkan paham, dan 6% menyatakan kurang paham bila dibandingkan dengan sebelum kegiatan pelatihan dilakukan menunjukkan bahwa 86% menyatakan tidak paham.
Efek Perbedaan Penggunaan Umpan Terhadap Hasil Tangkapan Pancing Ulur Di Desa Fidatan Pulau Ubur Kota Tual Notanubun, Julianus; Thenu, Imanuel M.; Ngamel, Yuliana Anastasia; Tanarubun, Tuti
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2023.Vol.7.No.4.297

Abstract

Hand line is a type of fishing gear that is active and environmentally friendly and is often used by traditional fishermen to catch fish with high economic value. The right bait is one of the factors for maximizing catches. Fishermen around the village of Fiditan, Jellyfish Island, Kota Tual generally use various kinds of bait, such as Momar fish (Decapterus sp), Sikuda fish (Letrinus lenca) and Nipah worms (Namalycastis). This research was held in November – December 2022. The objectives are: to know the composition of hand line catches with different baits and to determine the type of bait that gives the most catches. This research is expected to provide information and knowledge to fishermen about hand line fishing gear units using different baits. Data analysis used a randomized block design, with baits used were Momar fish, Sikuda fish and Nipah worms. During the study, a total of 346 fish were caught consisting of Sikuda fish (Letrinus lenca) with a total of 294 fish (85.5%), followed by Gora fish (Lutjanus carponotatus) 25 individuals (7.33%), Sand-sand fish ( Taeniura ymma) 20 individuals (1.16%) and the smallest catch was Gace fish (Lutjanus malabericus) with a total of 1 fish (0.29%). The results of the analysis of variance showed that the Fcount for the treatment (8.66) was greater than the Ftable (0.05); 14:2) (88.5) so statistically H0. This means that the difference in the use of bait has a very significant effect at the level of ά = 0.05 on the catch. The BNT test results also showed differences in the value of each bait so that it was concluded that the three baits used by fishermen had a significant difference in the catch obtained with Sikuda bait with the highest yield, followed by Nipah worm and Momar fish bait.
Peningkatan Kemampuan Manajerial Nelayan Rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara Pentury, Frischilla; Ngamel, Yuliana Anastasia; Ohoiwutun, Elisabeth Cory; Hitijahubessy , Hendro; Renjaan, Irene Paula
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.809

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial kelompok nelayan rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara. Penguatan dilakukan melalui pelatihan soft skills dan hard skills yang mencakup manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran untuk mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga nelayan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pencatatan keuangan sebesar 81% dan pemahaman strategi pemasaran sebesar 181%, yang berdampak pada meningkatnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha dan menjual hasil tangkapan secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 dan 14, mendukung prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita, serta memperkuat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) bidang kemaritiman.
Peningkatan Kemampuan Manajerial Nelayan Rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara Pentury, Frischilla; Ngamel, Yuliana Anastasia; Ohoiwutun, Elisabeth Cory; Hitijahubessy , Hendro; Renjaan, Irene Paula
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.809

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial kelompok nelayan rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara. Penguatan dilakukan melalui pelatihan soft skills dan hard skills yang mencakup manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran untuk mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga nelayan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pencatatan keuangan sebesar 81% dan pemahaman strategi pemasaran sebesar 181%, yang berdampak pada meningkatnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha dan menjual hasil tangkapan secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 dan 14, mendukung prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita, serta memperkuat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) bidang kemaritiman.