Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERTAMBANGAN NIKEL DAN PROBLEMATIKANYA (Studi Fenomenologi di Kabupaten Konawe Selatan) Peribadi Peribadi; Syaifuddin Suhri Kasim; Juhaepa Juhaepa; Sarmadan Sarmadan; Samsul Samsul; La Ode Montasir
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 9 No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3, Oktober 2020
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v9i3.889

Abstract

Kajian ini merupakan bentuk studi “before and after” atas keberadaan industrialisasi pertambangan nikel dengan berbagai problematikanya di wilayah Kabupaten Konawe Selatan. Pendekatan kualitatif dalam konteks Phenomenologi digunakan sebagai upaya mengembangkan telaah-telaah kritis reflektif atas berbagai fenomena, realitas dan hiperealitas yang mengemuka melalui instrumen pengamatan, wawancara mendalam (deep interview) dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika alam pedesaan kita di masa lalu diibaratkan sebagai seorang gadis cantik yang demikian indah dan elok dipandang mata. Kini, alam pedesaan itu tampak tak mempesona lagi, karena satwa-satwa sebagai suatu realitas ekosistem yang alamiah telah digantikan oleh satwa-satwa baru, berupa peralatan raksasa penumbang pepohonan, penggali dan pengangkut tanah nikel serta mobil-mobil karyawan perusahaan yang lalulang seolah tak pernah berhenti dan tak kenal lelah dengan ekosistem khasnya tersendiri.
MODEL PERENCANAAN PEMBANGUNAN BERBASIS KALO SARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA Syaifudin Suhri Kasim; Sarmadan Sarmadan; Ratna Supiyah; Damsid Damsid
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 11 No 1 (2022): Volume 11, Nomor 1, Februari 2022
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v11i1.1476

Abstract

This study aims to determine how the process of implementing the Kalo sara-based village development planning model is and its effect on increasing community participation in village development in Lambudoni Village, Andowia District, North Konawe Regency. Informants were selected with purposive sampling. The selected informants included: village head, village secretary, head or BPD member, traditional leaders and several local residents. Using a qualitative descriptive method, the data was collected through observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out using a qualitative descriptive method. The results show that the process of implementing Kalo sara-based village development planning started with the hamlet level for them to discuss what the main problems are in the area and the results are formulated in the form of a village development program. Thereafter, the results of the program formulation are then brought to the sub-district level to be discussed by the sub-district government along with residents and village officials, and the results are formulated into 2 (two) program priorities: main priority; and (2) supporting priority development programs. Kalo sara influences very significantly the level of community participation in village development because it contains the values ​​of samaturu (mutual cooperation); medulu mepokoso (unity and integrity); ate pute penao moroha (holiness and justice); and morini mbu'umbudi monapa mbu'undawaro (prosperity and welfare) that become the spirit or motivation for the community to keep participating actively in each of village development plans.
Penyuluhan Strategi Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Menghadapi Pandemi COVID-19 Sulsalman Moita; Sarmadan Sarmadan; Syaifuddin S Kasim; Bahtiar Bahtiar
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.109

Abstract

Wabah virus corona yang terjadi selama 6 bulan terakhir, telah menimbulkan berbagai krisis, seperti krisis ekonomi, kesehatan, sosial, dan kesehatan. Penanganan pandemi COVID-19, tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun membutuhkan peran serta masyarakat. Atas dasar tersebut, maka tujuan dari kegiatan Program Kreativitas Masyarakat (PKM) ini adalah penyuluhan strategi penguatan partisipasi masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode yang dilakukan adalah pelatihan dengan memfokuskan pada pendekatan Focus Group Discussion (FGD). Pendekatan FGD menekankan pada strategi dan implementasi bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam penanganan pandemi COVID-19. Hasil Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menunjukkan bahwa peserta dapat memahami bentuk-bentuk dan strategi partisipasi yang paling relevan dalam menghadapi pandemi COVID-19. Peserta juga melalui forum FGD dan aksi, menerapkan partisipasi tersebut melalui kegiatan seperti penyemprotan cairan disinfektan, distribusi masker, penyiapan sarana cuci tangan, pembersihan lingkungan, dan sebagainya.
Pelatihan Kewirausahaan bagi Perempuan Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Terdampak Pandemi Covid-19 Sulsalman Moita; La Ode Monto; Syaifuddin S Kasim; Sarmadan Sarmadan
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 2 (2021): April, Pages 161-458
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i2.253

Abstract

Wabah virus corona yang berlangsung sejak penghujung tahun 2019, tidak hanya menimbulkan krisis kesehatan global yang menyebabkan jutaan manusia terpapar dan ratusan ribu meninggal dunia; namun juga menyebabkan krisis lain seperti krisis ekonomi, sosial, dan politik. Salah satu kelompok yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19 adalah kelompok perempuan yang menjalankan usaha kecil menengah. Mereka adalah perempuan single parents (orang tua tunggal), perempuan yang bekerja membantu ekonomi rumah tangga, dan perempuan yang menanggung beban ekonomi orang tua. Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) dipahaminya prinsip-prinsip dan strategi berwirausaha yang baik dan inovatif bagi kaum perempuan dalam mendukung usaha kecil menengah; dan (2) meningkatnya keterampilan, etos kerja, tanggungjawab, disiplin, dan kemandirian perempuan pelaku ekonomi. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode yang dilakukan adalah pelatihan dengan memfokuskan pada penyuluhan, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Hasil program kemitraan masyarakat, menunjukkan bahwa peserta pelatihan dapat memahami prinsip dan strategi berwirusaha yang baik, serta melalui diskusi dan tanya jawab peserta mampu memahami dan melakukan praktek tentang kemampuan membangun jaringan, pemanfaatan teknologi dan media informasi, serta penguasaan pasar.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP MASYARAKAT DI PEMUKIMAN KUMUH Nur Azizah Novianti Yulis; Jamaluddin Hos; Sarmadan Sarmadan
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 2 (2020): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.947 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i2.11076

Abstract

The purpose of this study is to (1) describe the community survival strategies in slums. (2) describes the factors of the formation of slum areas in Andounohu Village, Poasia District, Kendari City. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results showed that people who live in slums have several survival strategies, namely active strategy, passive strategy and network strategy. The active strategy is in the form of efforts to extend working hours, involve family members (women and children) in matters of livelihood, as well as diversifying work. Passive strategy in the form of an effort to make savings in aspects of consumption and substitution of staple foods. Meanwhile, the network strategy is carried out by building good relations with fellow citizens, fellow families, and relationships with parties related to their work.The factors causing the emergence of slums in Anduonohu Urban Village are urbanization in the sense that the region's growth and development become an inseparable part of Kendari City, the difficulty of finding decent jobs for some city residents, and the difficulty of finding decent and affordable housing.
EKSISTENSI USAHA MIKRO, KECIL & MENENGAH (UMKM) SELAMA MASA PANDEMIC COVID-19 DAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) Syaifudin Suhri Kasim; Damsid Damsid; Juhaepa Juhaepa; Ratna Supiyah; Bakri Yusuf; Sarmadan Sarmadan
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 4 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.293 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i4.20894

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan dan menganalisis eksistensi pelaku UMKM di Kabupaten Konawe Kepulauan selama masa pandemic covid 19 dan pemberlakukan  PPKM. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh  melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap informan . Jenis data  sekunder dan  data primer.  Data disajikan dalam bentuk deskripsi dan   analisis. Hasil Penelitian menunjukan bahwa beberapa jenis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sejak virus covid 19  telah mengalami  penurunan pendapatan dan  melakukan alih usaha, disebabkan menurunnya daya beli masyarakat terhadap hasil produk, dan  muncul keresahan sosial dikalangan pelaku UMKM karena  pemerintah telah mengeluarkan lagi kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  yang  berdampak pula pada pembatasan aktivitas UMKM  sehingga eksistensinya terancam keberlanjutannya, seperti usaha Rumah Makan, perdagangan (pedagang komuters, pedagang sembako dll), kerajinan, konveksi dan jasa. Ada  juga  jenis usaha yang justru masih  bisa eksis, seperti usaha agribisnis dan kios pulsa, karena pelaku usaha ini  bisa beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi  yaitu melalui inovasi produk, peningkatan pelayanan kepada konsumen  dan pemasaran secara digital (digital marketing).      Kata Kunci:  Eksistensi, UMKM, Covid 19, Keresahan Sosial, PPKM. 
EDUKASI KELOMPOK REMAJA DALAM PENGELOLAAN INFORMASI PARIWISATA BERBASIS MEDIA SOSIAL DI WILAYAH PESISIR La Tarifu; Jopang Jopang; Sarmadan Sarmadan; Faturachman Alputra Sudirman; Sarpin Sarpin; Muhammad Rajab; Megawati Asrul Tawulo; Bakri Yusuf; Syaifudin Suhri Kasim
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 2 (2022): Juli - Desember
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpnus.v2i2.28279

Abstract

The development of tourism in the coastal area of Soropia District, Konawe Regency has not shown maximum results so that it does not have an impact on increasing people's income in the region. The purpose of this community service is to provide an understanding to the community about the tourism potential that exists in the coastal area of Soropia village and provide understanding to groups of teenagers in coastal areas on the importance of managing tourism information. The method used in educating youth groups in managing social media-based tourism information in coastal areas uses the lecture method by describing various information on the potential of local tourism products in Soropia Village. The results of community service show that the management of tourism information in the coastal area of Soropia District, Konawe Regency has not fully involved the local community, including youth groups. Through this activity, Soropia village youth have understood the importance of their role in disseminating information related to tourism potential in the coastal area of Soropia village, one of which is through digital posters that can be disseminated through social media. Dissemination of the digital poster through social media to promote tourism and attract the wider community to travel in Soropia village. This activity has formed an understanding of youth groups in the coastal area of Soropia District, Konawe Regency regarding the management of tourism information.
BENTUK-BENTUK KONTROL SOSIAL ORANG TUA TERHADAP KEGIATAN BELAJAR ANAK DALAM JARINGAN (DARING) DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Pada Siswa SMP Negeri 10 Kendari Kota Kendari) Yana Piko; Sulsalman Moita; Sarmadan Sarmadan
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui bentuk-bentuk kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) pada masa pandemi Covid-19; Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) masa pandemi Covid -19 pada siswa SMP Negeri 10 Kendari. Penelitian ini di lakukan di SMP Negeri 10 Kendari pada siswa , orang tua, dan guru. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik probability Sampling (secara acak Sample). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) pada masa pandemi Covid-19 pada siswa SMP Negeri 10 kendari adalah bentuk kontrol sosial persuasif dan kontrol sosial koersif. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) pada masa pandemi Covid-19 pada siswa SMP Negeri 10 Kendari yaitu, faktor pendukung kontrol sosial orang tua adalah motivasi orang tua, orang tua sebagai fasilisator, dan orang tua sebagai guru di rumah, sedangkan faktor penghambat kontrol sosial orang tua yaitu kurangnya pemahaman materi oleh orang tua, kesulitan dalam mengoperasikan handphone, dan orang tua yang sibuk bekerja.  
Fenomena Wanita Hamil di Luar Nikah (Studi di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi ) Evianti Evianti; Damsid Damsid; Sarmadan Sarmadan
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab maraknya fenomena wanita hamil diluar nikah di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi; untuk mengetahui bagaimana dampak dari wanita hamil diluar nikah di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kahianga Kecamatan Tomi Timur Kabupaten Wakatobi dengan informan tambahan Kades, toko adat, tokoh agama dan orang tua wanita hamil diluar nikah, sedangkan yang menjadi informan kunci yaitu 5 orang wanita hamil diluar nikah di Desa Kahianga. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data kualitatif dan data kuantitatif yang disajikan dalam bentuk naratif untuk mendeskripsikan Fenomena wanita hamil diluar nikah dan data kuntitatif yang disajikan dalam bentuk angka dan tabel. Sumber  data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari sejumlah informan penelitian melalui tahapan wawancara, dan data sekunder yaitu data berupa catatan dari dokumen-dokumen yang ada di kantor Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik secara sengaja (purposive sampling), meminta pertimbangan yang bersangkutan bersedia untuk dimintai keterangan dan informan sehubungan dengan penelitian dalam hal ini “Fenomena Wanita Hamil Diluar Nikah”Studi di Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab maraknya fenomena wanita hamil diluar nikah diantaranya : Kurangnya pengawasan orang tua terhadap anaknya, pergaulan bebas, pengaruh media massa,  kurangnya pemahaman mengenai seks, kurangnya pemahan agama. Sedangkan dampak dari wanita hamil diluar nikah diantaranya : Hubungan yang tidak harmonis dengan orang tua; Kesulitan beraktifitas social; Pertengkaran sepele; Mendapat sanksi dari warga; Masa depan yang tidak jelas.
Assesment Pemerintah Desa Terhadap Penerima Program Bantuan Langsung Tunai (Studi di Desa Rambu-Rambu Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan) Bella Selvina Kadir; La Ode Monto Bauto; Sarmadan Sarmadan
Gemeinschaft Vol 5, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/gjmpp.v5i1.35616

Abstract

Penelitian ini berjudul Assesment Pemerintah Desa Terhadap Penerima Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) (Studi Kasus Di Desa Rambu-Rambu Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proses Assesment Pemerintah Desa Terhadap Penerima Program BLT di Desa Rambu-Rambu dan Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Assesment Pemerintah Desa Terhadap Penerima Program BLT di Desa Rambu-Rambu.Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling sehingga yang menjadi informan adalah pemerintah Dinas Sosial, Pemerintah Desa Rambu-Rambu, dan masyarakat penerima BLT di Desa Rambu-Rambu. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Data Primer dan Sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif melalui penafsiran dan pemahaman (interpretative understanding) atau verstehen. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) proses assessment ada lima proses yaitu pengamatan, wawancara, perencanaan, intervensi makro, dan evaluasi. 2) fakor pendukung dan penghambat dalam proses assessment faktor pendukung yaitu sosialisasi pemerintah desa kepada masyarakat. Adapun faktor penghambat yaitu perubahan regulasi dan proses penyaluran.