Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Effectiveness of Writing Learning with the Storytelling Method Based on Local Folktales to Improve Student Literacy in Junior High School Syamsul Anwar; Aida Azizah
Journal of Pedagogy and Education Science Vol 5 No 01 (2026): Journal of Pedagogy and Education Science
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jpes.001441

Abstract

This study aims to test the effectiveness of a storytelling method based on local folklore in improving junior high school students' writing literacy skills. The background of this study stems from students' low writing skills due to limited engaging learning methods and the lack of integration of local cultural values into the learning process. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design. The study subjects consisted of two groups: an experimental group taught using a storytelling method based on local folklore and a control group taught using conventional methods. Data were collected through narrative writing tests, observations of learning activities, and semi-structured interviews. The results showed a significant difference between the learning outcomes of the experimental and control groups. The mean posttest score for the intervention group reached 81.5, and the control group’s score was 72.4. The t-test results showed t-count (3.75) > t-table (2.00) at a significance level of 0.05. The greatest improvement occurred in the content and creativity aspects, followed by narrative structure, language, and mechanics. In addition to improved learning outcomes, students also demonstrated greater enthusiasm, participation, and emotional engagement during learning. These findings reinforce Vygotsky's social constructivism theory and Bruner's concept of narrative learning, which argues that the learning process becomes more meaningful when integrated with a cultural context. Overall, this study concludes that the storytelling method based on local folklore is effective not only in improving writing skills but also in fostering students' cultural awareness and character. This approach is recommended as a culture-based literacy strategy for Indonesian language learning at the junior high school level
Representasi Kesepian dan Pencarian Identitas Diri Tokoh Don, Meri, dan Atta dalam Film Jumbo: The Representation of Loneliness and the Search for Self-Identity of Don, Meri, and Atta in the Film Jumbo Aura Devi Amanati; Salsa Billah Berlian Utami; Artika Mulia Sari; Putri Ayu Widiyanti; Diva Aniorita Azzah; Putri Arum Meilani; Syamsul Anwar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi kesepian serta pencarian identitas diri pada tokoh Don, Meri, dan Atta dalam film animasi Jumbo (2025) produksi Visinema Pictures. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan objek kajian berupa adegan, dialog, dan simbol visual yang menampilkan pengalaman kesepian dan proses pembentukan identitas tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan cara menonton film secara berulang, mencatat, dan mengklasifikasikan data yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian direpresentasikan secara beragam: Don mengalami kesepian akibat kehilangan orang tua dan perundungan, Meri merepresentasikan kesepian eksistensial lintas dunia akibat keterpisahan dari keluarga, sementara Atta menunjukkan kesepian tersembunyi yang termanifestasi melalui perilaku agresif. Kesepian tersebut menjadi benang merah dalam proses pencarian identitas diri yang mendorong perkembangan emosional, empati, dan pendewasaan karakter, sehingga film Jumbo tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media refleksi kemanusiaan.
AKREDITASI : PENERAPAN BUDAYA MUTU PENDIDIKAN SATUAN PAUD PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Arif Budiman Sucipto; Syamsul Anwar; R Samidi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5 No 1 (2021): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i1.489

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid19) virus has changed the normal order of life in all aspects of life especially the field of education. The epidemic is expected to not interfere with the quality culture of the education unit given the function of education that should provide continuous public service to improve the quality culture of the education unit's performance. The application of quality cultures to the education unit is closely related to the national standards of accreditation process. The goal of research described how a culture of accreditation quality was adopted during the covid pandemic of 19 in the town of tegal. The study Kindergarten is a qualitative approach with a holistic naturalistic descriptive method. Research subjects number 3 advanced education units in the town of tegal. Based on the results of the study, it is expected that the implementation of a culture of accreditation in 3 supedes' education unit has been successful in implementing a quality culture through a national standard of accreditation established by the completion of a document of 8 liabilities, a process standard, a process standard, a standardized education, a management standard, a standard of financing, a standard of education assessment.
EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT DI SATUAN PAUD KOTA TEGAL Muhammad Arif Budiman Sucipto; Syamsul Anwar; R. Samidi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 6 No 2 (2022): (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v6i2.1054

Abstract

Pelaksanaan implementasi kurikulum darurat menemui kendala pada tahap persiapan dan pelaksanaan, oleh sebab itu perlu dilakukan tindakan berupa evaluasi kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pendahuluan (antecedent), tahap proses (transaction) tahap hasil penilaian  (outcomes) pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Kota Tegal kemudian memberikan rekomendasi perbaikan pelaksanaan kurikulum. Evaluasi kurikulum yang digunakan adalah Stake Countenance Models. Informasi yang didapatkan adakan disesuaikan dengan standar dari Kemendikbud. Populasi penelitian ini adalah Satuan yang ada di kota Tegal dengan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu memiliki ketentuan Satuan yang memiliki kurikulum darurat dan telah melaksanakan kurikulum darurat. Instrumen pengumpulan data angket, observasi dan dokumentasi. Uji coba instrumen dilaksanakan di Satuan Pendidikan Anak Usia Kota Tegal yang telah memiliki kurikulum darurat dan telah melaksanakan kurikulum darurat. Analisis yang digunakan yaitu dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian keseluruhan hasil evaluasi kurikulum darurat pada 5 Satuan Pendidikan Anak Usia memperoleh hasil rata-rata keseluruhan berjumlah 75,50% dengan kategori baik. Pada tahap pendahuluan (antecedent) dengan perolehan rata-rata dari 5 Satuan sebesar 72,36%, tahap proses (transaction) dengan perolehan rata-rata dari 5 Satuan sebesar 82,8% dan tahap hasil penilaian (outcomes) dengan perolehan rata-rata dari 5 Satuan sebesar 84%. Kesimpulan implementasi kurikulum darurat di 5 Satuan di Kota Tegal belum sesuai standar yang ditentukan maka perlu diberikan rekomendasi perbaikan
Aspek Kepribadian Tokoh Pada Novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia DI SMA Alan Budiawan Alan Budiawan; Sutji Muljani; Syamsul Anwar
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.365

Abstract

The purpose of this research is to describe the personality aspects of the characters in Tere Liye's The Strong Child novel. Describe the implications of research results in learning Indonesian in high school. This research use desciptive qualitative approach. The source of the data in this study is in the form of sentences in the novel Si Anak Strong by Tere Liye. The form of data used in this research is the structure of the character's personality and the dynamics of the character's personality. The data collection technique used in this study is a reading and note taking technique. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The results of this study can be found in the form of personality structure and personality dynamics. (1) In the form of personality structure there are 22 data. (2) In the form of personality dynamics there are 25 data. The implications of the research results for Indonesian language learning are applied to basic competencies X KD 3.8 interpreting the author's view of the novel's life. Class Xll high school level semester 2.
Diksi Pada Antologi Puisi Cerita Perjuangan Karya Dosen Dan Guru Bahasa Indonesia Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA Defan Rian Firmansyah; Sutji Muljani; Syamsul Anwar
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v2i2.368

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan diksi yang digunakan pada antologi puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia dan untuk mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia. Wujud dara pada penelitian ini yaitu kata pada puisi yang ada di dalam antologi Cerita Perjuangan. Teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka dengan analisis data menggunakan teknik informal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diksi pada antologi puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia meliputi kata yang bermakna denotasi, kata yang bermakna konotasi, kata umum, kata khusus, kata ilmiah, dan kata popular. Kata berrmakna denotasi pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 8 data. Kata berrmakna konotasi pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 7 data. Kata umum pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 9 data.Kata khusus pada antologi puisi Cerita Perjuangan ada 38 data. Kata ilmiah pada puisi Cerita Perjuangan ada 21 data. Kata popular pada puisi Cerita Perjuangan ada 7 data. Implikasikan hasil penelitian dalam antologi puisi Cerita Perjuangan dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X yang dengan kompetensi dasar 3.17 menganalisis unsur pembangun puisi. Pada penelitian ini penulis hanya fokus pada unsur pembangun puisi yaitu diksi.
GAYA BAHASA PERULANGAN DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Veni Zakiatun Nabilah; Tri Mulyono; Syamsul Anwar
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v2i2.3622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa perulangan dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata dan mengetahui implikasi pembelajaran di SMA. Penelitian ini berbentuk deskripsi kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Sumber data adalah novel Orang-Orang Biasa. Teknik penyediaan data menggunakan teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Data yang diperoleh akan diklasifikasikan, dideskripsikan, dan disajikan menggunakan metode informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam novel OOB menggunakan beberapa gaya bahasa perulangan. Gaya bahasa perulangan tersebut ada sembilan, yaitu aliterasi, asonansi, antanaklasis, epizeukis, anafora, epistrofa, mesodilopsis, epanalepsis, dan anadilopsis. Gaya bahasa perulangan yang paling dominan dalam novel tersebut adalah anafora. Gaya bahasa perulangan yang digunakan Andrea pada novel OOB bertujuan untuk menambah nilai keindahan dalam novel tersebut dengan cara menekankan kata atau frase yang dianggap penting diulang. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII semester 1 dengan materi sastra dan pokok bahasan gaya bahasa khususnya gaya bahasa perulangan.
PENDAMPINGAN KETERAMPILAN MENULIS ARTIKEL POPULER MELALUI PELATIHAN DAN LOMBA BAGI SISWA KELAS X SMKN 2 ADIWERNA Syamsul Anwar; Aura Devi Amanati; Vicky Naylul Fadlillah; Lulu Nabillah; Anggi Dwi Saputra; Putri Arum Meilani; Putri Ayu Widiyanti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2026): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2026
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v6i1.5767

Abstract

Kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran siswa, khususnya dalam menyampaikan gagasan secara sistematis dan terstruktur. Namun, pada kenyataannya, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun kalimat secara logis, serta menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan yang menarik. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pelatihan penulisan artikel populer. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan siswa secara aktif dalam setiap tahapan pelatihan, mulai dari pemahaman konsep hingga praktik penulisan, yang diakhiri dengan kegiatan lomba penulisan artikel populer sebagai bentuk evaluasi hasil belajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menyusun artikel populer, ditandai dengan kemampuan mengembangkan ide, penggunaan bahasa yang lebih efektif, serta struktur tulisan yang lebih sistematis. Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam mengikuti lomba yang diselenggarakan. Pelatihan penulisan artikel populer yang disertai dengan kegiatan lomba memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa serta membantu mereka memahami proses penulisan secara lebih baik.
Kehematan Kalimat Pada Judul Artikel Tugas Mata Kuliah Kapita Selekta Dengan Model Portofolio Khusnul Khotimah; Syamsul Anwar
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v12i2.149

Abstract

The Kapita Selekta course is a course that is intended for fifth semester students (five). The course is a very complex subject because the content and essence of the course discusses all in Indonesian. The purpose of this study is to describe the pattern of making semi-scientific article titles in the Indonesian language course and to describe the economics of making titles in semi-scientific articles on Kapita Selekta courses in the 5th semester of the Indonesian Education Study Program at the Pancasakti University in Tegal.Based on the analysis carried out there are results that have been presented, namely the element of economics which includes four aspects which can be seen from the percentage that has been calculated. Aspect of misinformation 40%, superordinate hypernim 32%, plural words 24% and repetition of subjects 4%. It is seen that those who occupy the element of non-health in the title of semi-scientific articles in the Indonesian selective course, namely aspects of the use of synonyms, occur because the author wants to emphasize the idea that the titles written or chosen can attract readers, but because synonymy and diction are lacking accordingly it should be avoided, for the good of the reader in understanding the reading title.