Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Variasi Media Pembelajaran Menyusun Puzzle Untuk Mendorong Partisipasi Pembelajaran Anak Dalam Kelas di TKN Beiposo Emiliana Patrisia Woe; Maria Oncilia weti; Stefania Mogi; Veronika GHENA; Ermelinda Serlinda Wona muku; Andi Nafsia; Yanuarius Ricardus Natal
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi variasi media pembelajaran menyusun puzzle dalam mendorong partisipasi pembelajaran anak di kelas TKN Beiposo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian anak usia5–6 tahun di TKN Beiposo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan variasi media puzzle, yang diterapkan melalui perbedaan bentuk, ukuran, tema gambar, tingkat kesulitan, serta pola kerja individu dan kelompok, mampu meningkatkan partisipasi pembelajaran anak secara signifikan. Anak menunjukkan peningkatan keaktifan, perhatian, keterlibatan, serta interaksi sosial selama proses pembelajaran berlangsung. Strategi ini juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berpusat pada anak, sehingga mendorong anak untuk terlibat secara mandiri maupun kolaboratif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi variasi media pembelajaran menyusun puzzle efektif dalam mendorong partisipasi pembelajaran anak di kelas TKN Beiposo dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada pendidikan anak usia dini.
ANALISIS KETERAMPILAN GERAK DASAR LOKOMOTOR DALAM PEMBELAJARAN PJOK DI SDK NGEDUKELU Skolastika Mariana Suri; Gabriel Ruju; Yanuarius Ricardus Natal
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.160

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze students’ fundamental locomotor movement skills in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at SDK Ngedukelu. The method used is descriptive qualitative analysis involving observation, fundamental movement skill tests, and assessment rubrics as the main instruments. The study was conducted in two learning cycles that integrated cooperative learning models and modified games. The results show an improvement in students’ fundamental locomotor movement skills from the beginning to the end of the study, particularly in walking, running, and jumping movements. This improvement was driven by the implementation of more interactive and enjoyable learning activities, as well as the use of appropriate learning media. The study recommends that game-based learning methods be applied regularly to support the development of fundamental locomotor movement skills of elementary school students.
Survei Ketersedian Sarana dan Prasarana PJOK di SD Generasi Unggul Bajawa Ambros Niga; Fordianus Keo; Yanuarius Ricardus Natal
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.173

Abstract

ABSTRACT This study aims to identify the availability and condition of educational facilities and infrastructure at Generasi Unggul Bajawa Elementary School. A descriptive survey method was employed in this research. Data were collected through direct observation and the use of survey instruments covering school facilities, including classrooms, libraries, sanitation facilities, learning media, and other supporting infrastructure. The findings reveal that most facilities and infrastructure at Generasi Unggul Bajawa Elementary School are available and functional in supporting the learning process. However, several facilities are still not optimal in terms of quantity and condition and therefore require further improvement. Adequate facilities and infrastructure play a significant role in creating a comfortable learning environment and enhancing the quality of learning in elementary schools.