Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

peran pendidikan ppkn dalam membangun literasi karakter untuk mencegah bullying di kalangan siswa Wulansari; Tridays Repelita; Tita Rosita Nurapipah; Riyan; Muhamad Arif Nulhakim
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v13i1.5247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membangun literasi karakter sebagai upaya pencegahan bullying di kalangan siswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya kasus perundungan di lingkungan sekolah yang berdampak pada aspek psikologis, sosial, serta proses pembelajaran siswa. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari siswa pada jenjang pendidikan tertentu yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan literasi karakter siswa, terutama melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila seperti empati, toleransi, dan penghargaan terhadap sesama. Literasi karakter yang baik terbukti mampu menurunkan kecenderungan perilaku bullying, baik secara verbal, fisik, maupun sosial. Selain itu, keteladanan guru PPKn dan dukungan budaya sekolah turut memperkuat efektivitas pendidikan karakter dalam pencegahan bullying.  
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANDROID Tia Latifatus; Depi Prihamdani; Tridays Repelita; Lukman Nulhakim; Yayat Ruhiyat
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.7842

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu terbatasnya media pembelajaran yang menggunakan IT, jumlah LCD yang kurang memadai serta pemanfaatan telepon genggam android yang belum optimal oleh peserta didik. Rumusan masalah yaitu bagaimana mengembangkan, menguji kelayakan, kepraktisan dan keefektifan multimedia interaktif berbasis android. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan multimedia interaktif berbasis android dan Adapun keefektifan multimedia ini untuk mengetahui kepraktisan dalam penggunaan multimedia ini dalam pembelajaran di kelas. Jenis Penelitian ini penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil penelitian menunjukkan Multimedia interaktif berbasis android pada mata pelajaran matematika materi bangun datar untuk peserta didik kelas IV SDN Karawang Kulon 1 Kab. Karawang telah berhasil dikembangkan dengan dengan menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari Borg and Gall. Pengembangan multimedia ini menggunakan 3 software yaitu PowerPoint, I spring dan website APK Builder. Kelayakan multimedia interaktif berbasis android didasarkanpada penilaian dari ahli media dan ahli materi. Dari ahli media didapatkan persentase sebesar 98,88% masuk dalam kategori sangat layak. Sedangkan dari ahli materi didapatkan persentase sebesar 95,55% dalam kategori sangat layak. Oleh karena itu multimedia berbasis android ini sangat layak digunakan oleh peserta didik. Kepraktisan multimedia interaktif berbasis android didapatkan penilaian sebesar 90,66 dalam kategori sangat praktis. Untuk keefektifan multimedia didapatkan jumlah skor N gain dari soal pretest dan post test sebesar 0,58 atau 58% masuk dalam kategori efektif digunakan dalam proses pembelajaran.The main problems in this study are the limited learning media that use IT, the inadequate number of LCDs and the use of Android mobile phones that are not optimal by students. The formulation of the problem is how to develop, test the feasibility, practicality and effectiveness of Android-based interactive multimedia. This study aims to develop, determine the feasibility, practicality and effectiveness of Android-based interactive multimedia. This type of research uses development research (R&D). The results showed that Android-based interactive multimedia in mathematics subject matter for flat shapes for fourth grade students at SDN Karawang Kulon 1 Kab. Karawang has been successfully developed using the development model adapted from Borg and Gall. This multimedia development uses 3 software, namely Powerpoint, Ispring and APK Builder Website. The feasibility of Android-based interactive multimedia is based on assessments from media experts and material experts. From media experts, it was found that a percentage of 98.88% was in the very decent category. Meanwhile, from material experts, a percentage of 95.55% was obtained in the very feasible category. Therefore, this Android-based multimedia is very suitable for use by students. The practicality of Android-based interactive multimedia is rated at 90.66 in the very practical category. For multimedia effectiveness, the total score of N gain from the pretest and posttest questions is 0.58 or 58%, which is included in the effective category used in the learning process.
engaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Tingkat Kecemasan Dan Depresi pada Mahasiswa Dewi Karlina; Tridays Repelita; Alifa Azahra Khoerunnisa; Khaerannisa Hajarwati; Muhammad Rafly Nugraha
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.891

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong penggunaan media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mahasiswa. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi sering dikaitkan dengan berbagai konsekuensi psikologis, khususnya kecemasan dan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap tingkat kecemasan dan depresi pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian terdiri dari mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala intensitas penggunaan media sosial, skala kecemasan, dan skala depresi yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecemasan dan depresi mahasiswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa mengalami kecemasan dan depresi. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi digital dan pengelolaan waktu penggunaan media sosial agar kesejahteraan psikologis mahasiswa tetap terjaga.
IMPLEMENTATION OF QUIZIZZ LEARNING MEDIA IN IMPROVING THE LEARNING OUTCOMES OF PANCASILA EDUCATION FOR GRADE X STUDENTS AT SMK NEGERI 2 KARAWANG Cintami; Nadya Putri Saylendra; Tridays Repelita; Erwin Susanto
Journal Civics And Social Studies Vol. 9 No. 2 (2025): Vol 9 No 2 Tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v9i2.3113

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pendidikan Pancasila siswa kelas X SMK Negeri 2 Karawang ditingkatkan melalui penggunaan platform pembelajaran Quizizz. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif dan mengambil pendekatan kualitatif. Siswa dan instruktur dari program pendidikan Pancasila SMK Negeri 2 Karawang berperan sebagai partisipan dalam penelitian ini. Observasi, wawancara, dan studi dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Mengumpulkan data, memilih data, menyajikannya, dan menarik kesimpulan adalah langkah-langkah dalam proses analisis data. Temuan penelitian ini menggambarkan bagaimana mata kuliah Pendidikan Pancasila memanfaatkan media pembelajaran Quizizz, yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, berkat perencanaan yang matang dan umpan balik positif dari siswa. Ketidakmampuan siswa untuk memahami media Quizizz, koneksi internet yang tidak lancar, dan gadget yang tidak mampu menghambat peluncurannya. Kemampuan siswa untuk berpikir kritis ditingkatkan melalui penggunaan media pembelajaran Quizizz, yang pada gilirannya mengarah pada hasil belajar yang lebih baik. Hal ini khususnya berlaku dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila.
Revitalisasi Tradisis dan Sejarah Lokal di Desa Ciranggon dalam Meningkatkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda: Penelitian Fajar Ramadhan Mubarox; Fitri Silvia Sofyan; Tridays Repelita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi dan sejarah lokal yang berkembang di Desa Ciranggon, menganalisis pemahaman serta keterlibatan generasi muda terhadap tradisi dan sejarah lokal, mengkaji upaya revitalisasi yang dilakukan, serta menjelaskan peran revitalisasi tradisi dan sejarah lokal dalam meningkatkan kesadaran nasionalisme generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta generasi muda Desa Ciranggon. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Ciranggon masih memiliki berbagai tradisi dan sejarah lokal yang tetap dilestarikan, seperti tradisi Ngunjung, Sedekah Bumi, kegiatan keagamaan, serta keberadaan situs sejarah Sumur Keramat Jati, Makam Syekh Abidin, dan Situs Lulugu. Pemahaman generasi muda terhadap tradisi dan sejarah lokal tergolong cukup baik, namun tingkat keterlibatan mereka dalam kegiatan pelestarian budaya masih belum merata akibat pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi. Upaya revitalisasi dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan masyarakat dengan melibatkan generasi muda dalam kegiatan budaya serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi budaya lokal.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PRIVASI DATA PRIBADI DALAM ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI INDONESIA Tridays Repelita
Jurnal Yuridis Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Yuridis
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35586/jyur.v12i1.12080

Abstract

Indonesia kini telah memasuki periode industri yang ditandai dengan otomatisasi dan kemudahan akses dalam berhubungan antar individu. Revolusi Industri merupakan suatu transformasi yang berlangsung dengan cepat dalam pelaksanaan produksi, dimana dalam hal ini pekerjaan manusia telah digantikan secara bertahap oleh mesin, sementara produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi. Di Indonesia, perlindungan data pribadi secara konstitusional dijamin oleh Konstitusi Republik Indonesia tahun 1945 dalam Pasal 28G, Ayat (1), yang secara implisit menyatakan bahwa “Setiap individu berhak atas perlindungannya sendiri, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta yang berada di bawah kendali mereka”. Di luar kerangka konstitusional, berbagai peraturan di Indonesia menangani perlindungan data pribadi untuk mencegah penyalahgunaan. Kecerdasan Buatan memiliki fitur tertentu, dan membuat dan mengikuti prosedur operasi standar yang didasarkan pada prinsip-prinsip transaksi elektronik serta mengendalikan keamanan data pengguna. Dengan demikian, tujuan dari kewajiban- kewajiban tersebut adalah tidak hanya untuk menjaga dan mengutamakan keamanan data pengguna dan kenyamanan konsumen, tetapi juga untuk memastikan bahwa layanan elektronik dijalankan dengan baik dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penggunaan Artificial Intelligence tentunya telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia, seperti membantu manusia dalam mengatasi permasalahan yang sulit untuk dipecahkan secara konvensional, mengelola informasi berlebih dengan merangkum dan menginterpretasinya, serta memfasilitasi pencarian data dalam jumlah besar. Akibatnya, hal ini mempermudah pekerjaan manusia, meningkatkan produktivitas, dan efisiensi pekerjaan.
Implementasi Program Adiwiyata Dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan Di SMPN 2 Telukjambe Timur Ihtiar Nurapriyadi; Fitri Silvia Sofyan; Tridays Repelita
Educatio Vol 21 No 2 (2026): Educatio
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v21i2.35426

Abstract

The purpose of the research is to examine the implementation of the Adiwiyata Program in shaping the character of environmental care at SMPN 2 Telukjambe Timur, examine the role of the program in increasing environmental awareness, and examine the supporting and inhibiting factors for its implementation. This study applies a qualitative approach with a descriptive method. Data is collected through observation, interviews and documentation, while data analysis refers to the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The results of the study prove that the Adiwiyata Program is optimally implemented through environmentally friendly school policies, integration of environment-based education, participatory activities, and the provision of supporting facilities and infrastructure. This program contributes to shaping students' environmental awareness through habituating cleanliness behavior, waste management, greening activities, and active involvement in various environmental activities. The effectiveness of the program depends on the collaboration of all school stakeholders despite persistent challenges such as student indiscipline and lack of family support
Professional Competence of Indonesian Language Lecturers in Technology-Integrated Teaching: A Study at Universitas Buana Perjuangan Karawang Tridays Repelita; Depi Prihamdani; Anggy Giri Prawiyogi; Erwin Susanto; Aris Riswandi
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 4 (2026): August
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i4.1937

Abstract

Digital technology has transformed higher education practices, but how it strengthens lecturers' professional competence in Indonesian Language learning remains underexplored. Previous studies have mainly focused on technology adoption and digital competence rather than on how lecturers demonstrate disciplinary mastery, develop materials, and integrate research through technology-based learning. This study aimed to analyze lecturers' professional competence in technology-based Indonesian Language learning at Universitas Buana Perjuangan Karawang. A multimethod qualitative-descriptive design with supplementary survey data was employed. Participants consisted of five lecturers selected purposively and 40 students selected based on their learning experience. Data were collected through observations, interviews, documentation, and questionnaires, then analyzed descriptively and qualitatively. The findings indicated positive practices in content mastery, resource updating, contextualization, and the development of digital materials. Questionnaire results showed positive student perceptions of mastery of the material (92.5%), current issue presentation (92.5%), and material relevance (92.5%), with students selecting "always" or "often." Qualitative evidence showed that technology use supported learning delivery but varied in depth of integration. The findings are limited to one institutional context and are not statistically generalizable. This study contributes insights for developing discipline-oriented technology integration in lecturer professional development.