Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER PIJAT REFLEKSI PADA MENOPAUSE DAN PREMENOPAUSE DI DESA SAMIRAN Ainor Kamila; Layla Imroatu Zulaikha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21170

Abstract

Menopause merupakan masa yang pasti dihadapi dalam perjalanan hidup seorang perempuan dan suatu proses alamiah sejalan dengan bertambahnya usia. Menopause bukanlah suatu penyakit ataupun kelainan dan terjadi pada akhir siklus menstruasi yang terakhir tetapi kepastiannya baru diperoleh jika seorang wanita sudah tidak mengalami siklus haidnya selama minimal 12 bulan.(Mulyawan, Leony, and Sari 2021). Hal ini disebabkan karena pembentukan hormon estrogen dan progesteron dari ovarium wanita berkurang, ovarium berhenti “melepaskan” sel telur sehingga aktivitas menstruasi berkurang dan akhirnya berhenti sama sekali. Pada masa ini terjadi penurunan jumlah hormon estrogen yang sangat penting untuk mempertahankan faal tubuh.(Kebidanan and Kendari 2020) Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana efektivitas Therapi pijat refleksi terhadap peredaran darah Perempuan Menopouse Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa samiran dengan responden sebanyak 10 perempuan menopause premenopause.
PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI DESA PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN Emi Yunita; Layla Imroatu Zulaikha
JURNAL PARADIGMA (PEMBERDAYAAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol 4 No 2 (2022): JURNAL PARADIGMA VOLUME 4 NOMOR 2 OKTOBER 2022
Publisher : STIKES NGUDIA HUSADA MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The direct causes of nutritional problems are infectious diseases and lack of balanced nutrition. Incomplete basic immunization and not getting exclusive breastfeeding are factors for infection. Immunization plays an important role in the formation of a toddler's immune system, children who get complete immunization have a stronger immune system, breastfeeding for less than 6 months is more at risk than toddlers who are breastfed for 6 months against infections and malnutrition, loss of body minerals, and slow growth. lead to malnutrition and stunting in children. The strategy to improve the nutritional status of the community and overcome nutritional problems to reduce infant and under-five mortality rates continues to be mobilized. Immunization is an important program in order to accelerate the improvement of health status, because infectious diseases are the cause of malnutrition and even child mortality. The target for complete basic immunization coverage and coverage has not been achieved. Exclusive breastfeeding causes the prevalence of nutritional problems for children under five in Indonesia is still high, the results of research are still controversial about the relationship between immunization and exclusive breastfeeding with nutritional status. The problem of stunting is one of the
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG MASA MENOPAUSE BAGI WARGA DESA BALANGGAR PAKONG PAMEKASAN 2022 Indah Permatasari indah; Layla Imroatu Zulaikha
JURNAL PARADIGMA (PEMBERDAYAAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PARADIGMA VOLUME 5 NOMOR 2 OKTOBER 2023
Publisher : STIKES NGUDIA HUSADA MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita yang mengalami menopause merasakan pergeseran dan perubahan-perubahan fisik dan psikis yang mengakibatkan timbulnya satu krisis dan dimanifestasikan dalam simptom-simptom psikologis antara lain adalah depresi, murung, mudah tersinggung, mudah jadi marah, mudah curiga dan diliputi banyak kecemasan, insomnia atau tidak bisa tidur karena sangat bingung dan gelisah metode yang diguanakan dalam penyuluhan ini adalah pemberian materi, Tanya jawab, pemeriksaan gratis dan konseling. Hasil yang kami dapatkan pada penyuluhan ini bahwa masyarakat sangat antusias untuk mengikuti proses penyuluhan dan pemeriksaan gratis. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode penyuluhan. Penyuluhan ini memperoleh hasil yang baik dengan antusias yang diberikan oleh para menopause. Ungkapan mereka mengatakan bahwa dengan ilmu baru ini mereka merasa terbantu untuk mengatasi apa saja yang perlu diterapkan saat keluhan menopause terjadi, Apa saja yang perlu dilakukan pada masa menopause ini serta pentingnya pola hidup sehat saat masa menopause.
Descriptive Study Midwives Perception of Giving Sinovac Vaccine in Pregnant Women to Prevent Transmission of Covid-19 Yayuk Eliyana; Layla Imroatu Zulaikha; Qurratul A'yun
JURNAL KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v14i1.8503

Abstract

During the Covid-19 pandemic, routine maternal and infant health services such as pregnancy checks, there are restrictions to reduce the risk of transmission in covid 19. This research is descriptive research. The sampling technique was a total sampling with the number of samples as many as 20 midwives in the Pamekasan City Area. The analysis used in this study was a univariate analysis using frequency distribution tables. The results showed that almost all midwives have never given sinovac vaccine to pregnant women to prevent transmission of the Covid-19 virus, sinovac vaccine administration in pregnant women most midwives consider it necessary, about 60% of midwives have a perception that the right time for sinovac vaccine administration in pregnant women is in the second trimester. It is hoped that there will be an increase in the scope of sinovac vaccine administration in pregnant women so as to prevent the transmission of the Covid-19 virus in pregnant women.
PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN IBU MENYUSUI Layla Imroatu Zulaikha; Qurratul A’yun; Emi Yunita
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1561

Abstract

Menyusui merupakan proses terpenting dalam memberikan asupan nutrisi terbaik di masa awal tumbuh kembang bayi. Namun sayangnya belum semua ibu mampu mengoptimalkan prosesnya untuk menjaga kuantitas serta kualitas ASI agar bisa menyusui secara eksklusif. Menjelang akhir tahun 2021 pandemi covid mulai berakhir, kondisi ini memberi angin segar pada petugas kesehatan, namun perlu Kembali mengadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang perlunya pemberian Asi Eksklusif untuk dapat menekan angka morbiditas dan mortalitas bayi. Pendampingan dilakukan secara online maupun offline. Pendampingan online dapat melalui group whatsapp yang memberikan sarana sharing serta tanya jawab seputar menyusui, dalam group tersebut beranggotakan bidan dan para ibu yang sedang dalam proses menyusui. Sedangkan untuk pendampingan secara offline dapat dilakukan dengan pemberian konseling Ketika ibu melakukan kunjungan nifas maupun BBL. Pendampingan online juga memberikan sarana konsultasi dua arah antara bidan dan pasien.
PENYULUHAN PEMANFAATAN DAUN ASAM JAWA SEBAGAI ASI BOOSTER DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK Kinanatul Qomariyah; Layla Imroatu Zulaikha; Yulia Paramita Rusady
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan global yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk mewujudkan momentum generasi emas di tahun 2045. Stunting merupakan kondisi dimana seorang bayi mengalami kekurangan gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang akan berdampak pada perkembangan otak dan tumbuh kembang anak dan akan mempengaruhi potensi sumber daya manusia di masa depan. Hasil Survey Status Gizi Balita Imdonesia (SSGBI) menunjukkan bahwa angka stunting mengalami penurunan berada di angka 27,67% pada tahun 2019. Walaupun terjadi penurunan, angka tersebut masih tergolong tinggi karena target WHO angka stunting tidak boleh melebihi dari 20%. Pencegahan stunting dapat dimulai sejak dini yaitu melalui pemenuhan nutrisi yang baik pada bayi baru lahir dengan pemberian ASI Eksklusif, oleh karena itu produksi ASI harus dipersiapkan dengan menggunakan ASI Booster dengan bahan dasar alam seperti daun asam jawa yang mengandung minyak atsiri yang dapat meningkatkan produksi ASI, serta tinggi kandungan antioksidan, flavonoid, tanin tersebut dapat menghambat biosintesis prostaglandin dan meningkatkan oksitosin. Pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan daun asam jawa sebagai ASI booster untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu yang menyusui.
Utilization of Digitalization as Support for Pregnant Women in Preventing Anemia in Majungan Village Qurrotu Aini; Layla Imroatu Zulaikha
International Journal of Public Devotion Vol 9, No 1 (2026): January - July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v9i1.8141

Abstract

Anemia in pregnant women is a public health problem that remains high in Indonesia, especially in rural areas. Based on data from the 2018 Basic Health Research (RisKesDas), the prevalence of anemia in pregnant women reached 48.9%. One cause of anemia is the low level of knowledge of mothers about the importance of consuming iron tablets (TTD). The purpose of this community service activity is to improve the knowledge and behavior of pregnant women in preventing anemia through a digital approach. The media used is the WhatsApp application, namely by creating a special group to assist pregnant women in consuming iron tablets, which is monitored and reminded regularly. The measurement tool used in this assistance is a questionnaire on knowledge about anemia and compliance with iron tablets. The results of the activity showed a significant increase in pregnant women's knowledge about anemia and the importance of iron tablets (TTD). Pregnant women became more compliant and routine in consuming iron tablets. Digital-based assistance has proven effective in providing ongoing support to pregnant women, especially in areas with limited access to health facilities.Pemanfaatan Digitalisasi Sebagai Pendampingan Ibu Hamil Dalam Pencegahan Anemia Di Desa MajunganABSTRAKAnemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi diindonesia,terutama wilayah pedesaan. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) tahun 2018, prevelansi anemia pada ibu hamil mencapai 48,9%. Salah satu penyabab anemia adalah rendahnya tingkat pengetahunan ibu tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan penegtahuan dan perilaku ibu hamil dalam mencegah anemia melalui pedekatan digital. Media yang digunakan adalah aplikasi whatsapp yaitu dengan membuat grup khusus pendampingan pada ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang dipantau dan diingatkan secara berkala. Alat ukur yang digunakan dalam pendampingan ini berupa kuesioner pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan minum TTD. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan pentingnya tablet tambah darah (TTD). Ibu hamil menjadi lebih patuh dan rutin dalama mengkonsumsi TTD. Pendampingan  berbasis digital terbukti efektif dalam memberikan dukungan berkelanjutan pada ibu hamil terutama pada daerah dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.Kata Kunci :Anemia;Ibu Hamil; Pendampingan; Digitalisasi
PEMBERDAYAAN KADER IPPNU DALAM UPAYA DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Yayuk Eliyana; Layla Imroatu Zulaikha; Maimon Sumo
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.5263

Abstract

The increasing risk factors for Non-Communicable Diseases (NCDs) among adolescents require innovative preventive approaches. This community service program aimed to empower cadres of the Nahdlatul Ulama Female Student Association (PAC IPPNU) in Pademawu District as agents for the early detection of NCDs, addressing the challenges of the cadres' low knowledge and practical skills. The method used was the IPOAI (Identifying, Planning, Organizing, Acting, Impact) empowerment model. The program was implemented through hybrid training that integrated interactive lectures and hands-on practice in measuring blood pressure, blood sugar, and Body Mass Index (BMI) for 23 cadres. The program's effectiveness was measured by comparing pre-test and post-test scores for knowledge and an observation checklist for skills. The results showed a significant increase in the cadres' knowledge. The proportion of cadres with "Good" knowledge surged from 13% to 82.6%. In terms of skills, all cadres (100%) became proficient in measuring blood pressure and calculating BMI, while 82.6% of cadres became proficient in checking blood glucose. The analysis indicates that the experiential learning approach with immediate feedback was effective in building competency, although psychological factors posed a challenge for the invasive procedure. This empowerment program proved effective in enhancing the capacity of adolescent cadres. Equipped with health tools handed over for sustainable use, the cadres are expected to become the frontline for NCD promotion and prevention, bridging the healthcare service gap in their community.