Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Kerja Divisi Logistik Industri Manufaktur dengan Metode Full Time Equivalent Chatarina Dian Indrawati; Theresia Liris Windyaningrum; Petrus Setya Murdapa; Wahyu Prabawati Putri Handayani
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i2.2914

Abstract

Peningkatan volume pemesanan dan kompleksitas aktivitas logistik berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan beban kerja pada Divisi Logistik PT XYZ. Kondisi tersebut dapat berdampak pada keterlambatan penyelesaian pekerjaan, meningkatnya lembur, dan menurunnya kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis beban kerja dan menentukan kebutuhan tenaga kerja optimal menggunakan Workload Analysis (WLA) dengan pendekatan Full Time Equivalent (FTE). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 15 karyawan Divisi Logistik. Data waktu siklus diolah menjadi waktu normal dan waktu baku dengan mempertimbangkan performance rating dan allowance sebesar 7%. Selanjutnya dilakukan perhitungan beban kerja dan nilai FTE untuk setiap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh karyawan memiliki nilai FTE di atas 1,00 yang mengindikasikan kondisi overload. Nilai FTE tertinggi terdapat pada staf pengadaan jasa dan investasi sebesar 2,65, diikuti staf gudang sebesar 2,43 dan staf logistik sebesar 1,92. Tingginya beban kerja terutama ditemukan pada aktivitas pengadaan dan pengelolaan gudang. Meskipun demikian, kebutuhan tenaga kerja tidak sepenuhnya mengikuti hasil pembulatan nilai FTE karena masih terdapat peluang redistribusi pekerjaan dan pengoptimalan aktivitas administratif. Berdasarkan hasil evaluasi, kebutuhan tenaga kerja optimal direkomendasikan bertambah 4 orang, terdiri atas 1 orang pada bagian logistik, 1 orang pada bagian ekspedisi dan gudang, serta 2 orang pada bagian pengadaan.