Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris Online dengan Penggunaan Latar Sejarah Dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Adhi Nurhartanto; Tyas Desita Wengrum
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 12, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v12i2.2168

Abstract

Pandemi telah memaksa dilaksanakannya pembelajaran secara dalam jaringan (daring), termasuk pembelajaran Bahasa Inggris. Selain faktor teknis, faktor psikologis terutama motivasi belajar dikhawatirkan dapat mempengaruhi motivasi siswa terhadap pembelajaran Bahasa Inggris dan dikhawatirkan dapat mempengaruhi kompetensi siswa. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan sebuah modul berbasis daring yang dapat membantu siswa dalam belajar bahasa Inggris walaupun tidak didampingi oleh guru sebagaimana seharusnya sebuah kelas bahasa.  Sebagai media pembelajaran, HTML 5 Package (H5P) digunakan untuk memfasilitasi mahasiswa untuk mempelajari topik-topik yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris tanpa terlalu bergantung pada jadwal pembelajaran dari tutor. Untuk menjaga sifat keingintahuan siswa, topik-topik berlatar sejarah digunakan pada materi Bahasa Inggris dengan harapan mahasiswa akan tertarik untuk tetap mengakses pembelajaran karena rasa ingin tahu terhadap sejarah bangsanya.  Data mengenai motivasi dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 30 orang siswa sebagai sample dan kompetensi siswa diuji dengan menggunakan pretest-posttest. Hasil pengujian menunjukkan bahwa motivasi siswa terjaga walaupun kelas dilakukan tanpa tatap muka dan hasil posttest menunjukkan kecenderungan peningkatan kemampuan mahasiswa.
THE COMPARISON OF LANGUAGE SKILLS BETWEEN MALE AND FEMALE STUDENTS USING THE BOOK "FROG, WHERE ARE YOU?" BY MERCER MAYER Tyas Desita Wengrum; Adhi Nurhartanto; Meutia Rachmatia
Lexeme : Journal of Linguistics and Applied Linguistics Vol. 5 No. 2 (2023): JULY 2023
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ljlal.v5i2.29737

Abstract

This research focuses on students' language learning in 5th grade primary school. The research project examines on the language learning of 5th grade primary school learners.  The focus is to compare the linguistic skill of male and female learners by taking retelling stories using Indonesian language.  The factor used in this research is grammatical cohesion analysis which examines all grammatical aspects which includes sentence, clause, grammatical errors, emotive word, and interference. Data was gained through a controlled observation and analysed using the contrasting descriptive method which looks how male and female learners construct sentences and clauses, as well as the grammar mistakes they make.  5th grade male learners of Integrated Islamic Elementary School Al Abidin Surakarta were discovered to be more proficient in using Indonesian than female students were. Female students tend to make fewer grammatical errors than male learners when reciting Indonesian stories.  Male learners, on the other hand, are more imaginative and use emotive language frequently, indicating that male learners are more expressive while telling stories.  According to the data, male learners were more proficient in using Indonesian than female learners.  When narrating stories, female learners make fewer errors in grammar.  It also shows a lack of emotional connection.  It may be fair to say that male learners’ proficiency in telling stories is better than the female learners’ due to their expressiveness in telling the language but female learners are more structured in producing their language
Mengkaji Dampak Keuangan Mikro terhadap Pemberdayaan Ekonomi: Studi tentang Mikroentrepreneur di Negara-negara Berkembang dalam Pendekatan Bibliometrik Khairi Pahlevi; Lina Suherty; Tyas Desita Wengrum; Adhi Nurhartanto; Meutia Rachmatia
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 1 No 03 (2023): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v1i03.507

Abstract

Keuangan mikro telah muncul sebagai alat yang potensial untuk pemberdayaan ekonomi di kalangan pengusaha mikro di negara-negara berkembang. Makalah penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menilai dampak keuangan mikro terhadap pemberdayaan ekonomi. Sebuah tinjauan sistematis terhadap literatur dilakukan, menganalisis tren, tema, dan pola kolaborasi di lapangan. Temuan-temuan yang ada mengkonfirmasi dampak positif keuangan mikro terhadap peningkatan pendapatan, pengurangan kemiskinan, dan pemberdayaan perempuan. Faktor-faktor kontekstual, seperti kondisi sosial-ekonomi dan norma-norma budaya, mempengaruhi hasil intervensi keuangan mikro. Studi ini mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan menyoroti perlunya lebih banyak penelitian tentang dampak jangka panjang, mekanisme pemberdayaan, dan skalabilitas program. Implikasi kebijakan menekankan pada desain program yang disesuaikan, dukungan berkelanjutan di luar bantuan keuangan, dan mengatasi tantangan utang yang berlebihan. Temuan-temuan ini berkontribusi pada literatur yang ada, memandu penelitian di masa depan, dan menginformasikan keputusan kebijakan berbasis bukti untuk intervensi keuangan mikro yang efektif.
Analysis of Student Needs in the Development of TPACK-Based English Syllabus and Learning Plans Juni Hartiwi; Desti Nurdianti; Adhi Nurhartanto; Astirini Swarastuti; Rian Sigit Gesang Permana; Sandi Pradana
LinguaScopes: International Journal of Language Education Vol. 3 No. 1 (2026): LinguaScopes: International Journal of Language Education
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67197/ls.v3i1.285

Abstract

The use of digital tools in English as a foreign language (EFL) classrooms is growing rapidly, but systematic evidence of what students really need from technology-based learning is still limited. As a result, curriculum developers often choose digital resources based on availability, rather than the results of the diagnosis. This study analyzes the need to prepare a syllabus and lesson plan based on the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework. Using an exploratory sequential mixed-methods design, data were collected through a Likert scale questionnaire of 214 EFL high school students, a focus group discussion with 18 student representatives, a semi-structured interview with nine English teachers, and a document analysis of twelve syllabus and forty-five lesson plans. Quantitative data are analyzed with descriptive statistics (mean, frequency, percentage); Qualitative data were analyzed using Miles and Huberman's interactive model in the form of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. Results showed prominent difficulties in listening and speaking skills (M = 4.21 and 4.05 on a difficulty scale of 1-5), strong preference for interactive video and mobile-based learning (61% combined), as well as large gaps between teachers' current TPACK practices and student expectations, especially in the integrated TPACK dimension (teachers M = 2.2 versus student expectations M = 4.7). These findings are synthesized into a curriculum blueprint that positions technology as a pedagogical mediator, not a substitute for content. This study contributes a replicable empirical procedure for translating needs analysis data into a TPACK-based curriculum document, while offering methodological templates and substantive design principles for EFL syllabus developers.