Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMAHAMAN TEKS EKSPLANASI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Nurmalasari, Wahyu
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 Mei 2024
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v3i2.165

Abstract

Learning activities cannot be separated from the thinking process. Critical thinking is an activity in assessing and finding errors, while creative thinking is an activity related to creating related to intelligence and imagination. Through interviews with teachers, it shows that students' ability to think critically is relatively low with students not being able to write appropriate ideas or statements according to events or topics assigned by the teacher. When writing explanatory texts, students still experience confusion in distinguishing between other texts. Teachers also have not used supporting media to develop students' critical thinking skills, such as pictures or videos of events that will be written into explanatory texts. This research aims to describe students' critical thinking abilities in understanding explanatory text with image stimuli. The type of research is qualitative descriptive research. The limitations of this research lie in the material, namely explanatory text. The research subjects were 19 class V students at SDN Madyopuro 6 Malang. Data collection using essay test questions. Data analysis by reducing, explaining the data, and drawing conclusions and checking the validity of the data. The results of this research analysis show that critical thinking skills in understanding explanatory text found several answer patterns. Student answer patterns are related to the ability to interpret, analyze and assess in the form of explicit patterns and statements. This is because most students only write written answers in the picture and only write statements without reason. Based on these patterns, the majority of students' abilities are still classified as low criteria.
Problematika dan Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Nurmalasari, Wahyu
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6101

Abstract

Pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah, tidak selalu berjalan mulus sesuai dengan harapan dan tujuan. Strategi pembelajaran untuk membelajarkan keterampilan berbahasa Indonesia diperlukan untuk memudahkan peserta didik menangkap ilmu yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan strategi yang digunakan guru dalam memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jenis pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika dan strategi pembelajaran bahasa Indonesia yaitu kurangnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa disebabkan jumlah teks bacaan yang tidak sedikit, keterampilan menulis yang kurang terlihat dari siswa kesulitan membuat dan menggabungkan kalimat dengan EYD yang benar, beberapa siswa masih kurang mampu dalam membaca dan menulis, serta kesulitan dalam menentukan metode atau model pembelajaran yang digunakan. Dalam mengatasi problematika tersebut dengan guru menerapkan strategi yaitu kegiatan literasi 15 menit setiap hari yang dihubungkan dengan keterampilan berbahasa Indonesia, melakukan ice breaking, penggunaan beberapa media pembelajaran yang sesuai, dan pembiasaan menggunakan bahasa Indonesia dalam proses interaksi di sekolah.
Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Canva, E-Book, dan Big Book QR Code untuk Mengembangkan Inovasi Pembelajaran di SDN 1 Tamanan Wahyu Nurmalasari; Yovita Puspasari; Julistiyana, Maria Ulfa Yudha; Wardhani, Intan
GIAT : Teknologi untuk Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v4i1.10936

Abstract

Perkembangan teknologi memungkinkan pengembangan bahan ajar berbasis digital yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Bahan ajar digital yang beraneka ragam mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar. Penggunaan bahan ajar digital perlu dioptimalkan dengan merancang konten yang bervariasi, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru belum terlalu mampu dalam penyusunan bahan ajar digital. Hal ini dikarenakan faktor usia guru yang beberapa sudah tua, pengetahuan guru tentang variasi aplikasi untuk bahan ajar digital, dan belum pernah diadakan pelatihan pembuatan bahan ajar digital di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan bahan ajar digital berbasis Canva, e-book, dan big book QR code kepada para guru di SDN 1 Tamanan. Melalui serangkaian tahapan kegiatan dimulai dari persiapan, penjelasan materi, praktik pembuatan, evaluasi kegiatan, dan pelaporan. Hasilnya menunjukkan adanya perkembangan pengetahuan dan kemampuan guru terkait bahan ajar digital tersebut. Pelatihan ini dapat mengoptimalkan guru memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pendidikan sehingga menghasilkan bahan ajar inovatif dan menarik bagi siswa.
Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Canva, E-Book, dan Big Book QR Code untuk Mengembangkan Inovasi Pembelajaran di SDN 1 Tamanan Wahyu Nurmalasari; Yovita Puspasari; Julistiyana, Maria Ulfa Yudha; Wardhani, Intan
GIAT : Jurnal Teknologi untuk Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v4i1.10936

Abstract

Perkembangan teknologi memungkinkan pengembangan bahan ajar berbasis digital yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Bahan ajar digital yang beraneka ragam mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar. Penggunaan bahan ajar digital perlu dioptimalkan dengan merancang konten yang bervariasi, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru belum terlalu mampu dalam penyusunan bahan ajar digital. Hal ini dikarenakan faktor usia guru yang beberapa sudah tua, pengetahuan guru tentang variasi aplikasi untuk bahan ajar digital, dan belum pernah diadakan pelatihan pembuatan bahan ajar digital di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan bahan ajar digital berbasis Canva, e-book, dan big book QR code kepada para guru di SDN 1 Tamanan. Melalui serangkaian tahapan kegiatan dimulai dari persiapan, penjelasan materi, praktik pembuatan, evaluasi kegiatan, dan pelaporan. Hasilnya menunjukkan adanya perkembangan pengetahuan dan kemampuan guru terkait bahan ajar digital tersebut. Pelatihan ini dapat mengoptimalkan guru memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pendidikan sehingga menghasilkan bahan ajar inovatif dan menarik bagi siswa.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMAHAMAN TEKS EKSPLANASI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Nurmalasari, Wahyu
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 Mei 2024
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v3i2.165

Abstract

Learning activities cannot be separated from the thinking process. Critical thinking is an activity in assessing and finding errors, while creative thinking is an activity related to creating related to intelligence and imagination. Through interviews with teachers, it shows that students' ability to think critically is relatively low with students not being able to write appropriate ideas or statements according to events or topics assigned by the teacher. When writing explanatory texts, students still experience confusion in distinguishing between other texts. Teachers also have not used supporting media to develop students' critical thinking skills, such as pictures or videos of events that will be written into explanatory texts. This research aims to describe students' critical thinking abilities in understanding explanatory text with image stimuli. The type of research is qualitative descriptive research. The limitations of this research lie in the material, namely explanatory text. The research subjects were 19 class V students at SDN Madyopuro 6 Malang. Data collection using essay test questions. Data analysis by reducing, explaining the data, and drawing conclusions and checking the validity of the data. The results of this research analysis show that critical thinking skills in understanding explanatory text found several answer patterns. Student answer patterns are related to the ability to interpret, analyze and assess in the form of explicit patterns and statements. This is because most students only write written answers in the picture and only write statements without reason. Based on these patterns, the majority of students' abilities are still classified as low criteria.
Pengembangan Media Smartbook Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Literasi Budaya Dan Kewargaan Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Rahma Pangastuti, Dhea; Nugroho, Wahyu; Nurmalasari, Wahyu
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2025): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v6i1.999

Abstract

Literasi budaya dan kewargaan merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang membekali siswa dengan pemahaman nilai-nilai budaya dan sikap sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan jumlah sampel 86 siswa. Subjek penelitian mencakup siswa kelas IV di SDN 4 Pule, SDN 1 Tanggaran dan SDN 1 Sukokidul. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes. Sedangkan analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, serta uji keefektifan menggunakan SPSS 27.0. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak dengan persentase kelayakan ahli materi 95%, ahli media 90%, ahli bahasa 100%, dan praktisi 95%. Respon siswa terhadap media menunjukkan kriteria sangat menarik dengan skor 98,5%. Nilai pretest dan posttest siswa diperoleh hasil bahwa nilai rata-rata pretest pada uji skala kecil adalah 46 dan nilai posttestnya adalah 87. Sedangkan pada uji skala lapangan, nilai rata-rata pretest adalah 29,96 dan posttest-nya adalah 87,93. Uji keefektifan menggunakan N-Gain diperoleh skor rata-rata sebesar 0,78. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai pretest dan posttest siswa, baik pada skala kecil maupun skala lapangan. Sehingga disimpulkan bahwa smartbook berbasis kearifan lokal dikategorikan sangat layak, sangat menarik, dan efektif digunakan serta terbukti mampu meningkatkan literasi budaya dan kewargaan siswa kelas IV sekolah dasar.