Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Etika Guru Dalam Proses Belajar Mengajar Ruslan Ruslan
Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Vol 8 No 1 (2016): Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The teacher is a figure of people who has a respectable and noble position. It is, as the phrase al-Ghazali, “the most glorious creature in the kingdom of heaven is a man who knows, practice and teaching. Teachers like the sun that illuminates him and others “. Thus, teachers are believed to occupy key positions in education. Teacher or educator is also ta figure which will give effect to the pupils or students. Therefore, a teacher must be someone who can guide and emulated as a role model in terms of both personal knowledge and behavior. The ideal teacher should have a certain number of qualifications related to the physical, ethical or moral or scientific. Ethical terms are also often used in three inter-related differences. The first is a general pattern or way of life. The second is set of rules or “moral code”, and the third is investigation about the way of life and rules of behavior.
Filsafat Progresivisme Perkembangan Peserta Didik Ruslan Ibrahim
Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Vol 10 No 1 (2018): Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-riwayah.v10i1.147

Abstract

This article explains the philosophical view of progressivism about learners. Progressive philosophy sees that education is not just transferring knowledge to learners, but training their abilities and skills by providing the right stimulus. In the field of education, this philosophy was pioneered by the educational leader, John Dewey, with the main jargon of education as an instrument of social reconstruction. Progressive philosophy has the principle that learners should be educated to be human beings who can understand life in the future. For that, learners should be allowed to be free, active, creativity, and dynamic in accordance with the context of life.
Reconstruction of Educational Science With Prophetic Paradigm in Faculty of Tarbiyah at IAI Muhammadiyah Bima Ruslan Ruslan; Luthfiyah Luthfiyah
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.887 KB) | DOI: 10.21154/cendekia.v18i2.1998

Abstract

The Tarbiyah Faculty of IAI Muhammadiyah Bima still uses educational science reference books, which nota bene does not contain prophetic elements explicitly. Reference books are students’ reference source to discover their knowledge, enrich the treasure of scholarly, and construct their thinking paradigm. This research aims to develop Educational Science reference by integrating prophetic values. This library research used philosophical and sociological approaches. The data source were educational science books, prophetic books, and others. The results showed that the reconstruction of educational science reference books by prophetic values construct civilized man, educated and well behaved as a humanist. It also optimized students’ critical and creative capacity, delivering the thinking system from the shackles of culture and tradition, class and sex dominations, and eliminating the oppression. Transcendentally construct their inners as God creatures who have to be responsible for themselves, their society, and nature. It has to balance between observable and unobservable matter by developing a method to stop stagnation of scholarly. The goal is to create prophetic students.Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima masih menggunakan buku referensi ilmu pendidikan yang notabene tidak mengandung unsur profetik secara eksplisit. Buku referensi merupakan sumber rujukan siswa untuk menemukan ilmunya, memperkaya khazanah keilmuan, dan membangun paradigma berpikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan referensi Ilmu Pendidikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai profetik. Penelitian pustaka ini menggunakan pendekatan filosofis dan sosiologis. Sumber datanya adalah buku ilmu pendidikan, buku-buku profetik, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi buku referensi ilmu pendidikan dengan nilai-nilai profetik mampu membentuk manusia yang beradab, berpendidikan dan berperilaku baik sebagai manusia. Selain itu, hal tersebut juga mengoptimalkan kapasitas kritis dan kreatif siswa, melahirkan sistem berpikir dari belenggu budaya dan tradisi, dominasi kelas dan jenis kelamin, serta menghilangkan penindasan. Secara transendental, membangun batin mereka sebagai makhluk Tuhan yang harus bertanggung jawab atas diri sendiri, masyarakat, dan alamnya. Hal ini harus mampu menyeimbangkan antara materi yang dapat diamati dan yang tidak dapat diamati dengan mengembangkan metode untuk menghentikan stagnasi ilmiah. Tujuannya adalah untuk menciptakan siswa yang profetik.
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN PAI DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 4 KOTA BIMA Muamar Muamar; Ruslan Ruslan; Syarifuddin Syarifuddin; Ahmad Ahmad
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.16847

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima (2) Evaluasi Pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima (3) kelebihan dan kekurangan Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkapkan gejala holistic kontekstual memulai pengumpulan data dan menyelidiki tentang masalah yang terjadi di lokasi penelitian. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yakni penelitian yang berlangsung di lapangan yang dalam hal ini dilakukan di SMA Negeri 4 Kota Bima.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam hal pengolahan dan analisis data ini peneliti menggunakan analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis non statistic. Hasil penelitian menunjukan  bahwa proses pembelajaran PAI lebih menekankan pada siswa agar lebih aktif didalam proses pembelajaran dan guru hanya menjadi fasilitator, Guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran dikelas menekankan pentingnya akan tujuan materi, kemandirian, dan aplikasi pada kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima sebagian besarnya masih menggunakan evaluasi pada kurikulum sebelumnya
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (STUDI DESKRIPTIF DI RUSUNAWA KOTA BIMA) Ihlas Ihlas; Ruslan Ruslan; Ade S. Anhar
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v5i2.1009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat Rusunawa terhadap Pendidikan Anak Usia Dini. Metode penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah penelitian kualitatif, dimana data data yang diperoleh dari hasil wawancara dan analisa lapangan dalam observasi serta catatan dokumentasi diolah secara deskriptif untuk menggambarkan kenyataan di lapangan. Hasil penelitian diperoleh bahwa masyarakat Rusunawa Kota Bima mempunyai persepsi bahwa, Pertama, Pendidikan anak usia dini tidak terlalu penting, Kedua, masyarakat Rusunawa tidak terlalu terbuka dengan orang luar, Ketiga, kebanyakan orang tua lebih mementingkan bekerja dibanding pendidikan anaknya
Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle untuk Meningkatkan Kreativitas dan Berfikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Kelas IV di MIS Sambinae Kota Bima Nurwahidah Nurwahidah; Ruslan Ruslan; Dewi Masitha; Nurhidayanti Nurhidayanti
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.17950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi pembelajaran crossword puzzle untuk meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV MIS Sambinae Kota Bima. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tehnik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, pre test dan post test, angket dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan permasalahan rendahnya kreativitas dan berfikir kritis peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa. Pada Prasiklus kemampuan kreativitas memperoleh presentase sebanyak 66,93% berada pada kategori sedang, sedangkan pada siklus I kreativitas memperoleh presentase sebanyak 79,73%  berada pada kategori sedang dan pada siklus II memperoleh presentase sebanyak 86,33% berada pada kategori tinggi. Kemampuan berfikir kritis siswa juga mengalami peningkatan secara signifikan dari beberapa siklus seperti pada prasiklus presentase yang diperoleh yaitu sebanyak 60,08 berada pada kategori rendah, sedangkan pada siklus I berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 77,75% berada pada kategori sedang dan  pada siklus II kemampuan berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 85,66% berada pada kategori tinggi. Hal ini menujukan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle selain dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa, juga dapat meningkatkan hasil belajar/kemampuan kognitif siswa.
Facing The Independent Curriculum: Teacher Challenges And Strategies In The Evaluation Of Islamic Religious Education Learning Ruslan Ruslan; Neneng Faijah; Luthfiyah Luthfiyah; Khuloud Mustafa Alouzi
At-Tarbiyat Vol 7 No 2 (2024): Islamic Education In Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/jat.v7i2.861

Abstract

This research is intended to find out the practices and challenges of teachers in PAI learning evaluation on independent curricula in SMAN 1 City of Bima. This qualitative research uses data sources from PAI teachers, students, and the deputy head of school in the curriculum field. In addition to the primary sources, the research uses secondary sources such as journals and related books. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The results of this research show that PAI learning evaluation practice on the curriculum is independent in SMAN 1 City of Bima initially by compiling RPP before learning, performing initial formative assessment, formative evaluation during the learning process, and finally performing summary assessment in the form of daily evaluation, mid-semester assessments, projects, and final evaluation of semesters. The challenges in the evaluation of learning on the independent curriculum are the limitations of the teacher's skills in using the beesmart application, the incomprehensible implementation of the independent Curriculum, the convenience of educators using old curricula, the equalization of paradigms of thinking that school citizens are willing to accept changes, the limitation of funds in P5 maintenance, educators suffering from overdose applications, the difficulty of improving the critical character of pupils, and the difficulties of measuring the initial abilities of heterogeneous pupils. This research is limited to PAI learning evaluation aspects on an independent curriculum. Of course, there are many other aspects that can be studied by other researchers, such as materials, methodologies, learning media, and other things related to the independent curriculum in PAI learning.
Islamic Religious Education Teacher's Experience in Implementing Differentiated Learning Klis Dianti; Ruslan Ruslan; Nasaruddin Nasaruddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.875

Abstract

The research aims to examine the response of Islamic Religious Education teachers' experiences in implementing differentiated learning in the classroom: a case study of SND INPRES Tololara. The focus of this research is how the experience of Islamic Religious Education teachers in implementing differentiated learning. Using a qualitative approach that emphasizes natural reality, and data collection techniques include observation, interviews, documentation, and data analysis techniques by reviewing the results in the collected data that detect topics and patterns that emerge. The results of this study indicate that Islamic Religious Education teachers in their experience to identify student needs use diagnostic assessment to find out the background of students. In the strategy of implementing differentiated learning, Islamic Education teachers use four aspects of learning, namely: content, process, product and learning environment. In his experience, Islamic Education teachers have challenges or obstacles, namely, lack of strategies, limited time and resources, the solution is to apply the four aspects above so that Islamic Education teachers can change learning according to their needs because everything is under the control of the teacher.
Analisis Implementasi Ideologi Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Perkembangan Kognitif, Afektif, dan Psikomotor Peserta Didik Eka Fitria Nurjadid; Ruslan Ruslan; Nasaruddin Nasaruddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan implementasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik di MAN 1 Kota Bima. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan harus mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, termasuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan lembar observasi yang digunakan untuk memperoleh data mengenai pelaksanaan kurikulum dan dampaknya terhadap perkembangan peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik, yang berfokus pada pengidentifikasian pola-pola yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ideologi kurikulum dalam pembelajaran PAI di MAN 1 Kota Bima memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik. Terutama dalam hal pemahaman materi, sikap, serta keterampilan praktis yang diperoleh selama proses pembelajaran.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa II SD Julasfi Warraihan Gufran Gufran; Ruslan Ruslan; Ilham Ilham
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis Higher Arrange Considering Aptitudes (HOTS) di SD Julasfi Warraihan dan menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode pengumpulan information berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, yang kemudian divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HOTS di SD Julasfi Warraihan melibatkan kegiatan seperti pemecahan masalah kontekstual, diskusi kelompok, dan presentasi hasil analisis siswa. Master juga menggunakan media interaktif untuk meningkatkan minat belajar. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan kesiapan siswa, pembelajaran HOTS terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, seperti kemampuan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Dampak yang signifikan terlihat pada siswa yang memiliki dasar berpikir logis yang baik, sementara siswa lain membutuhkan bimbingan bertahap melalui metode platform. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran berbasis HOTS efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat sekolah dasar, dengan potensi menghasilkan individu yang adaptif dan kompeten untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, keberhasilan implementasi HOTS memerlukan pengembangan kompetensi master dan dukungan sumber daya yang memadai.