Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Sistem Informasi Pengarsipan Surat dan Data Desa Pada Pekon Agung Timur Kecamatan Kalirejo Eka Ridhawati; Yuri Fitrian
RUBINSTEIN Vol. 2 No. 2 (2024): RUBINSTEIN (juRnal mUltidisiplin BIsNis Sains TEknologI & humaNiora)
Publisher : LP3kM Buddhi Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/rubin.v2i2.3194

Abstract

Teknologi sekarang ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat besar akan teknologi informasi. Dalam pengelolaan, arsip memegang peranan penting bagi jalannya perusahaan yaitu sebagai sumber informasi, yang bermanfaat untuk bahan penilaian dalam pengambilan keputusan serta penyusunan progam pengembangan desa. Akan tetapi, pada Kantor balai Desa Agung Timur Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, pengelolaan arsip surat masih menerapkan pengelolaan yang manual, sehingga dalam proses pencarian, penyimpanan, dan pengelolaan surat maupun dokumen arsip masih memerlukan waktu, dan tenaga yang lebih. Penelitian ini menggunakan metode waterfall dalam pengembangan sistem, dan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan literature. Hasil peneleitian ini adalah mampu mengimplementasikan sistem informasi pengarsipan data dan surat pada Kampung Agung Timur yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengolahan data dan surat, serta mempercepat proses pencarian informasi guna pengambilan keputusan.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI USAHA COUNTER PULSA DAN SERVIS HANDPHONE DI WILAYAH PRINGSEWU DENGAN METODE TOPSIS Ridhawati, Eka; Fitrian, Yuri
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 4, No 2 (2024): JURNAL JRIS EDISI JULI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol4no2.562

Abstract

In this modern era, almost all young people own a smartphone. Some individuals even have more than one smartphone. This attracts the attention of entrepreneurs because many consumers use smartphones. One interesting business to run is a mobile phone repair service. One of the keys to the success of this business is a strategic business location. Choosing the right location can provide a competitive advantage in attracting customers and increasing revenue. This research aims to build a decision-support system for determining the best location to open a mobile phone sell and service business in the Pringsewu area using the TOPSIS method. The research was conducted in the stages of problem identification, literature study, hypothesis determination, determining variables and data sources, conducting field observations, data collection, and data analysis. The results obtained showed three areas that have good potential to open a business, namely Gadingrejo, which has the highest preference value with a preference value of 1, higher than the Wates area with a value of 0, and the Sidoarjo area with a value of 0.5. The most suitable location is Gadingrejo because it best fits the criteria, namely strategic location, population density around the location, community income around the location, proximity to public facilities, and a supportive level of security.Di era modern ini, hampir semua kalangan muda memiliki smartphone. Bahkan beberapa individu memiliki lebih dari satu smartphone. Hal ini menarik perhatian para pengusaha, karena banyaknya konsumen yang menggunakan smartphone. Salah satu bisnis yang menarik untuk dijalankan adalah layanan perbaikan ponsel. Salah satu kunci kesuksesan bisnis ini adalah lokasi usaha yang strategis. Pemilihan lokasi yang tepat dapat memberikan keunggulan kompetitif dalam menarik pelanggan dan meningkatkan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem penunjang keputusan penentuan lokasi terbaik untuk membuka usaha konter dan servis handphone di wilayah Pringsewu dengan metode TOPSIS. Penelitian dilakukan dengan tahapan identifikasi masalah, studi pustaka, penentuan hipotesis, menentukan variabel dan sumber data, melakukan observasi lapangan, pengumpulan data dan analisis data. Hasil penelitian mendapatkan tiga wilayah yang memiliki potensi baik untuk membuka usaha yaitu Gadingrejo yang memiliki nilai preferensi tertinggi dengan nilai preferensi 1, lebih tinggi dibandingkan daerah Wates dengan nilai 0 dan daerah Sidoarjo dengan nilai 0,5. Sehingga lokasi yang paling sesuai adalah Gadingrejo karena paling sesuai dengan kriteria, yakni lokasi yang strategis, kepadatan penduduk sekitar lokasi, pendapatan masyarakat sekitar lokasi, dekat dengan sarana umum dan tingkat keamanan yang mendukung.
SOSIALISASI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM GAPOKTANHUT KABUPATEN PESAWARAN Syafitri, Yuli; Irwandi, Irwandi; Sulaimawan, Deddy; Astika, Reni; Ridhawati, Eka
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.1117

Abstract

This Community Service activity aims to improve MSMEs’ understanding and skills in Pesawaran Regency’s GAPOKTANHUT in utilizing digital marketing to expand their product reach. The activity was implemented through outreach, demonstrations, and mentoring on the use of digital platforms. 20 MSMEs from various business types attended the program. The results, measured through pretest and posttest evaluations, showed a significant increase in participants’ understanding, with an average initial score of 46.3 increasing to 81.3 after the activity. These results confirm that the outreach program can improve digital literacy, promotional skills, and MSME readiness to compete in the online marketing era. This activity also positively impacts sales strategies and increases the potential for sustainable MSME turnover.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM GAPOKTANHUT Kabupaten Pesawaran dalam memanfaatkan digital marketing untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi, demonstrasi, serta pendampingan penggunaan platform digital. Program diikuti oleh 20 UMKM dari berbagai jenis usaha. Hasil kegiatan diukur melalui evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai awal 46,3 meningkat menjadi 81,3 setelah kegiatan. Hasil ini menegaskan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan literasi digital, kemampuan promosi, serta kesiapan UMKM untuk bersaing di era pemasaran online. Kegiatan ini juga berdampak positif pada strategi penjualan dan potensi peningkatan omzet UMKM secara berkelanjutan