Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Validitas Perangkat Pembelajaran Berbantuan Media 3D SketchUp pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan di UPT SMK Negeri 1 Kota Mojokerto Dharma Sandi Kusuma; Heri Suryaman
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v8i2.50487

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ISPRING SUITE BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMKN 2 SURABAYA Ivan Setiya Aldiyansah; Heri Suryaman
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i1.62309

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan media pembelajaran, evaluasi media pembelajaran, efektivitas media pembelajaran, dan tanggapan siswa terhadap media iSpring Suite yang berbasis android dalam mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi di SMK Negeri 2 Surabaya. Penelitian ini respon peserta didik setelah menggunakan media iSpring Suite, menunjukkan bahwa rerata total respon 1 dan XII DPIB 2 SMK Negeri 2 Surabaya pada tahun pelajaran 2023/2024. Untuk mengumpulkan data, digunakan lembar validasi kelayakan media, angket respon, dan tes hasil belajar. Hal ini penelitian akan menganalisis kelayakan media pembelajaran, hasil belajar peserta didik, dan respon peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kelayakan media pembelajaran rata-rata mencapai 84% dan termasuk dalam kategori sangat layak. Sementara itu, media efektif pada nilai posttest kelas pengendali mencapai 62,42, sementara posttest kelas eksperimen mencapai 87,39 dan tergolong sangat efektif. Dari situ, dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan dalam hasil belajar antara siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penggunaan media pembelajaran interaktif iSpring Suite memiliki efektivitas yang lebih tinggi daripada metode konvensional. Dalam analisis respon peserta didik setelah menggunakan media iSpring Suite, menunjukkan bahwa rerata total respon dari semua aspek adalah 81% dan dianggap sangat-baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Terhadap Hasil Belajar dan Keaktifan Belajar Pada Pembelajaran Perencanaan Konstruksi Perumahan Annas Yogha Pratama; Heri Suryaman
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i1.66110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) terhadap hasil belajar dan keaktifan belajar siswa. Model TPS merupakan pembelajaran kooperatif yang disusun dalam upaya meningkatkan keterlibatan siswa melalui tiga tahap utama: berpikir secara mandiri (Think), berdiskusi dengan teman (Pair), dan berbagi hasil diskusi di kelas (Share). Menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan Quasi Eksperimental Pretest-Posttest Control Group Design sebagai metode penelitian. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMK Negeri 1 Kediri, terbagi atas dua kelompok: kelompok eksperimen dengan menerapkan model TPS dan kelompok kontrol dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi yang menilai keaktifan belajar siswa.Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta menganalisis peningkatan hasil belajar menggunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan, adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Peningkatan nilai rata-rata maksimum pada kelas eksperimen mencapai 50 poin, sementara kelas kontrol hanya 35 poin. Nilai N-Gain rata-rata kelas eksperimen adalah 0,40, sedangkan kelas kontrol 0,05. Keaktifan belajar siswa di kelas eksperimen juga menunjukkan hasil yang baik dengan persentase 67,63%. Berdasarkan hasil tersebut, simpulan yang dihassilkan bahwa model pembelajaran Think-Pair-Share berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar siswa. Disarankan bagi guru untuk mempertimbangkan model pembelajaran lain yang lebih efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Kata Kunci: Hasil belajar, keaktifan belajar, pembelajaran kooperatif, Think-Pair-Share.