Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

TRANSPORTASI LAUT KONTAINER DALAM PENGEMBANGAN MASTER PLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN EKONOMI INDONESIA DI INDONESIA BAGIAN TIMUR Langas Denny Siahaan; Shirly Wunas; M. Yamin Jinca; Muh. Saleh Pallu
Jurnal Transportasi Vol. 13 No. 3 (2013)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.464 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v13i3.1345.%p

Abstract

Potential demand of sea transport for containers will grow rapidly along with the development of the processing industry in the region development of the integrated economic and regional strategies or Economic Corridor in the Master Plan of the Accelaration and Expansion of Indoneisa Economic Development in Eastern Indonesia. There were changes in the function of the port into a multipurpose port serving conventional and container freight. The problem that arises is the pier and container handling facility requires adjustment unless neither special container port Makassar and Bitung, nor the limited land development for land side facilities. Geometric conditions of the road connecting the port to the hinterland and have not planned for container services. Collector and feeder ports require adjustments to the revitalization of demand load wheels and multi-pack.
Konsep Penanganan Bencana Banjir pada Perumahan Perumnas Manggala Kota Makassar Mimi Arifin; Abdul Rachman Rasyid; Ananto Yudono; Shirly Wunas; Slamet Trisutomo; M. Yamin Jinca; Mukti Ali; Ihsan -; Arifuddin Akil; Wiwik Wahidah Osman; Yashita Kumala Dewi Sutopo; Sri Aliah Ekawati; Muhammad Fathien Azmy; Gafar Lakatupa; Sri Wahyuni; Laode Muhammad Asfan Mujahid; Jayanti Mandasari; Suci Anugrah Yanti; Andi Nada Zahirah; Isratilla Natasya; Ninik Dwi Resky; Ana Dian Ayu
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Community Empowerment through Health Awareness in the New Normal
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v4i2.196

Abstract

Perumnas Manggala or known as Perumnas Antang Block 10 is one of the housing and settlement areas that are prone to flooding. The purpose of this community service activity is to socialize flood disaster management by first identifying the characteristics of the causes of flooding and developing a concept with the community regarding flood management in residential areas. Methods of implementing community service. The data collection techniques are observation, documentation, and interviews, while the data analysis techniques are descriptive qualitative, and spatial analysis. The data collected is used in drafting the concept of flood management in the form of socialization and discussions with the community, community leaders, and the academic community. The results of service activities are in the form of the concept of flood management through preventive efforts to minimize flood disasters at Perumnas Antang Block 10, namely making infiltration wells, planting vegetation, managing drainage and waste systems. Adaptive and curative efforts are in the form of developing disaster response groups as preparation management in dealing with disasters that routinely occur every year. The results of the socialization show a significant level of change by the community where the level of interest in community participation and understanding of the concept of flood management increases. The community actively participates in discussions and expresses its willingness to participate in disaster mitigation activities. The discussion also showed that the community had high hopes for government assistance, both morally and materially, as well as disaster response training.
Sosialisasi Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Tangguh Pandemi di Pantai Losari Kota Makassar Arifuddin Akil; Ananto Yudono; Shirly Wunas; Slamet Trisutomo; M. Yamin Jinca; Mukti Ali; Mimi Arifin; Abdul Rachman Rasyid; Ihsan Latief; Wiwik Wahidah Osman; Yashinta Kumala Dewi Sutopo; Sri Aliah Ekawati; M. Fathien Azmy; Marly Valenti Patandianan; Isfa Sastrawati; Gafar Lakatupa; Sri Wahyuni; Laode Muh. Asfan Mujahid; Jayanti A. Munawwara Abdu Mandasari; Suci Anugrah Yanti; Fitha Rachmah Sari; Andi Nur Jayadi
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Community Empowerment through Health Awareness in the New Normal
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v4i2.208

Abstract

Street vendors are one type of informal sector work that is very vulnerable to being affected by the Covid-19 pandemic. It also felt by street vendors in the Makassar Losari Beach Pavilion area. The condition of street vendors on the one hand is in contact with the lower middle class and has a relatively small business scale. Besides, organized and planned PKL activities will be able to adapt to pandemic conditions and have a positive impact on the city's local economy and support the government in providing employment. This service activity aims to present ideas for the concept of structuring street vendors that are resilient to pandemics and educating traders about the application of health protocols in the work environment of street vendors. Data collection techniques are observation, documentation, interviews, through a stakeholder approach. The data analysis technique is descriptive qualitative analysis. The data collected is used in arrange the concept of structuring street vendors that are resilient to pandemics, sharing, and transferring knowledge to street vendors in the form of Focus Group Discussions (FGD) accompanied by video playback of planning concept arrangements and education on the application of health protocols. The results of service activities in the form of the concept of structuring street vendors include the arrangement of stalls, tables and chairs, repair of clean water networks, provision of hand washing facilities, trash cans, garbage containers, and waste disposal schemes, as well as socializing the importance of implementing health protocols for traders and visitors.
Kajian Waktu Tempuh Perencanaan Penumpang Dan Bagasi di Terminal Kedatangan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin Makassar Fatmawati Sabur; M. Yamin Jinca; Armin Lawi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i1.703

Abstract

Bandara mengatur pergerakan barang dan orang melalui saluran udara. Layanan bagasi merupakan bagian dari Jasa Ground Handling yang diangkut oleh pesawat, baik untuk berangkat atau tiba. Salah satu kegiatan di bandara adalah penanganan bagasi Anda (bagasi) yang dibawa oleh penumpang. Pada beberapa waktu tertentu, terutama dalam penerbangan solid state, seorang penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar masih mengalami keterlambatan penerimaan bagasi di terminal kedatangan. Tujuan penelitian, untuk mengetahui perbedaan perjalanan waktu dan faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan waktu tempuh dalam pergerakan penumpang dan bagasi. Jenis penelitian adalah studi korelasi, dengan menggunakan data primer berupa pengukuran data lapangan langsung serta data sekunder dari laporan-MATSC bulanan Operasi Dukungan Layanan Divisi lnformasi Aeronautical dalam bentuk jadwal penerbangan tetap dan Side Air Divisi Operasi ( Momen Apron Control-AMC) dalam bentuk apron pergerakan data. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 18 Dengan variabel data: JumlahGround (Xl),JumlahPeralatanGround (X2), jarak ke Gerakan Penumpang Kedatangan (X3), jarak ke Gerakan Bagasi Kedatangan (X4) dan waktu petjalanan (Y), metode / akses ke pergerakan penumpang dan bagasi untuk kedatangan melalui tiga cara: garbarata / aviobridge, Bus dan Walk. Temuan dari penelitian ini adalah nilai besamya variabel ~I X2 I X3 and X4 perubahan y diproses nilai ANOV A signifikan diperoleh dengan gerakanĀ akses aviobridge, bus dan berjalan kaki, masingmasing sebesar 0,000 dengan derajat kepercayaan 95% atau a = 0, 05 yang berarti bahwa keempat variabel independen (~ , ~ , ~ and X4) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y (waktu). Duncan hasil tes dapat dilihat perbedaan waktu rata-rata antara pergerakan penumpang dan bagasi menggunakan 3 metode / gerakan akses yaitu: perbedaan waktu terkecil antara penumpang dan bagasi terjadi ketika menggunakan bus, diikuti garbarata dan perbedaan yang besar dalam waktu saat berjalan, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan bus lebih efektif dalam mengurangi keterlambatan penerimaan bagasi distasiunkedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Prospek Pelabuhan Bitung Sebagai Simpul Utara Koridor Ekonomi MP3EI Sulawesi Windra Priatna Humang; M. Yamin Jinca; Umi Salamah
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i2.709

Abstract

Peran sektor transportasi laut sebagai penggerak kegiatan logistik belum terkoordinasi secara efektif. Infrastruktur pelabuhan yang tidak memadai menyebabkan penurunan indeks kinerja logistik di Indonesia. Pelabuhan Bitung sebagai Hub Global dalam hal ini, upaya pengembangan dibutuhkan untuk pengembangan pelabuhan di masa mendatang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-eksperimental deskriptif kuantitatif dan kualitatif, yang merupakan jenis studi kasus dengan pengamatan lapangan. Analisis yang digunakan meliputi analisis perkembangan ekonomi, analisis potensi hinterland, pelabuhan kinerja dan analisis SWOT. Secara umum, perkembangan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara cenderung meningkat tetapi tidak diimbangi dengan pencapaian rencana MP3EI. Potensi daerah cukup besar untuk hinterland Pelabuhan Bitung ditandai dengan peningkatan produksi komoditas. Penurunan kinerja operasi pelabuhan diasumsikan karena ketidakmampuan memenuhi layanan kebutuhan dermaga untuk beberapa tahun kedepan. Dengan demikian diharapkan akan dilakukan peningkatan kapasitas dan produktivitas pelabuhan serta peningkatan akses jaringan angkutan hinterland (darat dan laut) dari daerah-daerah untuk distribusi produk sehingga terintegrasi dan terhubung.
Perspektif Pengembangan Jaringan Transportasi Dalam Mendukung Kek Barru Sulawesi Selatan Noor Fadilah Romadhani; M. Yamin Jinca
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i6.749

Abstract

Kabupaten Barru sebagai 'Pusat Titik Tangkap' kornoditi di Sulawesi Selatan. Dengan adanya rencanaKEK Barru diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan melaluipengembangan simpul-simpul strategis jaringan transportasi jalan, penyeberangan dan laut. Tujuanpenelitian ini menentukan sektor basis dan komoditas unggulan dari hinterland KEK Barru serta mengetahuikondisi jaringan prasarana transportasi dalam mendukung rencana KEK Barru di Sulawesi Sela tan. Penelitianini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode analisis adalah Location Quotient (LQ) dan analisisjaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor basis berupa perikanan (komoditas hasil laut),peternakan (komoditas sapi dan unggas) dan pertanian (padi). Pengembangan jaringan prasaranatransportasi dalam mendukung rencana KEK Barru adalah jaringan transportasi jalan, transportasi lautdan udara. Pelabuhan Makassar sebagai pintu gerbang utama bagi Kawasan Timur Indonesia (KTI), untukmendukung menjadi Greater Port of Makassar, maka Pelabuhan Garongkong yang terletak di KEK Barru ijuga ikut dikembangkan guna mendukung fungsi pelabuhan sebagai pengembangan terminal curah nonpakan. Lokasi KEK Barru yang terletak dekat dengan Bandara Intemasional Sultan Hasanuddin juga sangatmendukung kelancaran akses distribusi komoditi yang tidak dapat dilayani rnelalui transportasi laut.