Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERCAPAINYA CAKUPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA TERKESI KECAMATAN KLAMBU KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2019 Edi Wibowo; Sri Budiyani; Khamid Hanafi; Sukarmin Sukarmin; Muhammad Purnomo; Septina Endah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v4i1.946

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi merupakan salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita. Desa Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan mempunyai cakupan imunisasi terendah dari desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Klambu.Permasalahan pada penelitian ini adalah adakah hubungan antara pekerjaan ibu,pengetahuan ibu,sikap ibu,dan dukungan keluarga dengan tercapainya cakupan imunisasi dasar pada bayi  Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-11 bulan di Desa Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan.Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan  dengan tercapainya cakupan imunisasi dasar adalah pekerjaan ibu (p-value 0,000, OR = 21,000 ), pengetahuan ibu (p-value 0,000, OR = 33,000), sikap ibu (p-value 0,000, OR =  21,000) dan dukungan keluarga terhadap imunisasi (p- value 0,000, OR=15,000). Saran: Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diajukan kepada tenaga kesehatan adalah supaya memberi penyuluhan kepada ibu dan keluarganya mengenai pentingnya imunisasi dasar, sedangkan untuk ibu yang mempunyai bayi hendaknya meluangkan waktunya untuk mengimunisasikan anaknya.
Promosi Kesehatan Tentang Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut di Kelurahan Randu Dyah Restuning Prihati; Maulidta Karunianingtyas Wirawati; Catur Asih Lestari; Edi Wibowo; Itsnaeni Khotimah; Kusdino Kusdino; Rina Fajariyati
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret: Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v4i1.954

Abstract

Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is a global health problem that significantly contributes to high morbidity and mortality rates. The goal of this activity is to educate residents about preventing ARI, so that they have a good understanding of the disease and are able to take preventive measures independently. The program included information on ARI, simple inhalation therapy, and proper waste disposal. Prior to the health promotion on ARI prevention, 70% of residents had poor knowledge about the disease. After the activity, there was a significant increase in knowledge, with 90% of residents demonstrating a good level of understanding. This improvement indicates a positive shift in public awareness regarding ARI prevention. The activity successfully emphasized the importance of prevention efforts for ARI, focusing on promoting Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS). Educating the community about ARI prevention is crucial in reducing the incidence of the disease. Regular health promotion activities, particularly those targeting community participation and practical steps for prevention, are vital for enhancing public health and preventing ARI, which remains a major cause of illness and death worldwide. The results highlight the effectiveness of health education in raising awareness and improving knowledge on preventing ARI.