Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran Guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam Menstimulasi Bahasa Anak Melalui Metode Bercerita di TK Sumber Ceria Kecamatan Kasimbar : The Role of Early Childhood Education’s Teacher to Stimulating Children’s Language Through Story Telling Method at Sumber Ceria Kindergarden Kasimbar District Santi Santi; Abdul Salam; Syamsidar Syamsidar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 5: MEI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i5.2418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi terhadap peran guru dalam menstimulasi Bahasa anak di TK Sumber Ceria. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian kualitatif ini diperoleh dari sumber data yang terdiri atas kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, alat yang digunakan adalah pedoman observasi dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa peran guru sebagai: (1) pengajar, (2) pembimbing, (3) motivator dan (4) fasilitator sudah dilaksanakan dengan cukup baik oleh guru. Guru menjelaskan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dengan ikut melakukan permainan. Guru membimbing anak dengan cara menuntun anak yang masih kesulitan saat pembelajaran. Guru memotivasi anak dengan cara menumbuhkan rasa percaya diri anak. Peran guru sebagai fasilitator yaitu guru memfasilitasi kegiatan belajar anak dengan menyiapkan media pembelajaran seperti boneka tangan untuk bercerita di depan kelas.
Pemulihan Trauma Pasca Bencana Terhadap Perilaku Emosi Anak Di TK: Post-Disaster Trauma Recovery Of Children's Emotional Behavior In Kindergarten Abdul Salam; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 3: September 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i3.2786

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Pemulihan Trauma Pasca Bencana Terhadap Perilaku Emosi Anak Di TK Alkhairaat Nunu Kota Palu. adapun rumusan masalahnya untuk mengetahui bagaimana penerapan dan upaya serta kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengatasi pemulihan trauma pasca bencana di TK Alkhairaat Nunu. Meteode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan pengamatan atau observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan menyajikan data, mereduksi data, dan verifikasi data. Hasil dalam penelitian ini Penerapan guru di TK Alkhairaat Nunu dalam pemulihan trauma pasca bencana yaitu guru melakukan penerapan pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran untuk menghilangkan trauma anak berupa pembelajaran dengan cara mengajak anak bernyanyi dan mendongeng.Upaya guru di TK Alkhairaat Nunu dalam pemulihan trauma pasca bencana yaitu dengan mengajak anak berdoa dan bersholawat serta membantu anak merelaksasi seluruh anggota tubuhnya agar lebih rileks atau santai dan mensugesti anak agar tetap tenang dan bisa melupakan trauma yang pernah dialaminya. Kendala-kendala yang dihadapi guru di TK Alkhairaat Nunu yaitu guru belum maksimal menerapkan pembelajaran yang menggunakan beragam metode serta media dikarenakan dari kesiapan guru yang belum memahami secara menyeluruh tentang penanganan psiko sosial bagi anak, serta dengan adanya wabah covid yang melanda seluruh wilayah di dunia dan berdampak pula pada penyebaran wabah penyakit sehingga pembelajaran dilaksanakan tidak maksimal karena semua sekolah diliburkan dan dilaksanakan pembelajaran dari rumah.
Penerapan Handwashing Pada Masa Covid-19 Kepada Anak Usia Dini Di Tk Kabelota Loko Kota Palu: Handwashing Application On The Period Oof Covid-19 Toward Early Child At Kabelota Loko Kindergarten Palu City Abdul Salam; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 1: Januari 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan mencuci tangan (Handwashing) Telah dilakukan dengan tahap-tahap, pertama melakukan persiapan, kedua melakukan pelaksanaan, dan terakhir ketiga melakukan kegatan penutup. Kegiatan penerapan yang dilakukan, yaitu “penerpan mencuci tangan (Handwashing)”. Dalam kegiatan ini, guru menyajikan berbagai macam bahan yang diperlukan dan mempraktekan tahap dan tata cara mencuci tangan dengan sabun yang baik dan benar dengan tujuan agar anak mampu menerapkan kebiasaan baru dalam hal kebersihan agar terhindar dari berbagai macam bahaya penyakit dan virus. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif analisis deskriptif dengan subjek penelitian ini diambil dari seluruh kelompok A, B1 dan B2 yang berjumlah 35 anak dan 4 orang guru di Taman Kanak-Kanak Kabelota Loko Kota Palu. Tekhnik pengupulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi penelitian menunjukkan bahwa guru sangat berperan penting dalam penerapan mencuci tangan (Handwashing) pada masa covid-19 mulai mereda di Taman Kanak-Kanak Kabelota Loko Kota Palu. Sebelum guru melaksanakan kegiatan tersebut guru menyiapan bahan serta tata cara mencuci tangan (Handwashig), mengatur posisi anak, memberikan arahan pada anak, mencontohkan tata cara mempraktekan, menanyakan respon anak dan mengevaluasi hasil prakteknya. kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan terorganisir terlaksana tiap hari yakni 3 kali dalam sehari sehingga menjadi kebiasaan bagi anak, baik dari pihak guru maupun anak tidak mengalami hambatan yang berarti, hanya saja terkadang guru harus sabar menghadapi perubahan suasana hati anak yang terkadang kurang bergairah sehinnga guru harus lebih giat lagi dalam hal melaksanakan kegiatan penerapan mencuci tangan (Handwashing). Dengan bantuan guru peneliti dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik dan benar.
Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Melalui Sains Eksperimen Telur Mengapung Di Kelompok B Tk Kosgoro Nupabomba: Increasing Children Cognitive Development Through Science Experiment Of Egg Floating At Group B Of Kosgoro Nupabomba Kindergarten Masriani; Abdul Salam; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 1: Januari 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan metode ekspermen telur mengapung di Kelompok B TK Kosgoro Nupaboba dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak. Tujuan penelitian, untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak melalui sains eksperiemen telur mengapung di kelompok B TK Kosgoro Nupabomba. Subjek penelitian ini anak kelompok B TK Kosgoro Nupaboba berjumlah 21 anak, usia 5-6 tahun terdiri dari 10 anak laki-laki dan 11 anak perempuan, penelitian ini dilaksanakan dua siklus. Kegiatan pembelajaran ini dilakukan dalam 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunakan teknik analisis deskriptif yang bersifat kuantitatif dan kualitatif. Hasil pra tindakan terdapat 3 atau 14,29 % anak berkembang sangat baik pada penyebutan 5 alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan eksperimen, terdapat 2 atau 9,52 % anak berkembang sangat baik pada pengetahuan terhadap kegunaan alat bahan, belum ada anak yang berada pada berkembang sangat baik dalam melakukan eksperimen, belum ada anak berkembang sangat baik pada pengetahuan anak terhadap penyebab telur mengapung, belum ada anak berkembang sangat baik dalam menceritakan proses telur mengapung. Pada siklus I meningkat sebesar 7 atau 33,33% anak berkembang sangat baik pada penyebutan 5 alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan eksperimen, 6 atau 28,57 % anak berkembang sangat baik pada pengetahuan terhadap kegunaan dari 5 alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan eksperiemen, 5 atau 23,81 % anak berkembang sangat baik pada kegiatan eksperiemen telur mengapung, 5 atau 23,81 % anak berkembang sangat baik pada pengetahuan anak terhapat penyebab telur mengapung, 5 atau 23,81 % anak berkembang sangat baik dalam menceritakan proses telut mengapung. Pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 14 atau 66,67% anak berkembang sangat baik dalam menyebutkan 5 alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan eksperimen, 14 atau 66,67% anak berkembang sangat baik pada pengetahuan terhadap kegunaan dari 5 alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan eksperiemen, 10 atau 47,62 % anak berkembang sangat baik dalam eksperiemen telur mengapung, 11 atau 52,38 % anak berkembang sangat baik pada pengetahuan anak terhapat penyebab telur mengapung, 10 atau 47,62 % anak berkembang sangat baik dalam menceritakan proses telur mengapung. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Penerapan metode eskperimen telur mengapung dapat meningkatkan perkembangkan kognitif anak kelompok B TK Kosgoro Nupabomba.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Menggunakan Alat Permainan Edukatif Balok Angka Di Kelompok B Tk Alkhairaat Palupi: Improving Numeracy Skills Using Numerical Block Educational Game Tools In Group B Of Tk Alkhairaat Palupi Abdul Salam; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 2: Mei 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Balok Angka Pada anak Kelompok B Tk Alkhairaat Palupi, hakekat peningkatan kemampuan berhitung, hakekat permainan balok, faktor - faktor yang mempengaruhi permainan anak, hakekat anak usia taman kanak-kanak dan kemampuan berhitung anak melalui permainan balok angka, permaianan balok angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak di Kelompok B Tk Alkhairaat Palupi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik di Tk Alkhairaat Palupi. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model ana- lisis interaktif. Data-data hasil penelitian diuji kembali keabsahannya dengan menggunakan perpanjangan keikut sertaan, ketekunan pengamatan, dan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) kemampuan berhitung anak di Kelompok B Tk Alkhairaat Palupi dilakukan melalui proses: a) Perencanaan Melalui kegiatan permaianan balok angka kedalam muatan kurikulum sekolah, RPPM dan RPPH, b) Pelaksanaan pembelajaran yang mencakup dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan terprogram, kegiatan rutin, pembiasaan, spon- tan, keteladanan, dan c) Penilaian dengan menggunakan observasi, catatan anecdotal, portopolio dan penilaian periodik. 2) Faktor mempengaruhi permaianan balok angka Pada anak Kelompok B Tk Alkhairaat Palupi yaitu: merupakan muatan yang ada dalam kurikulum, ada motivasi intrinsi sekolah, sarana dan prasarana yang memadai.3) mengatasi kendala-kendala tersebut dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam peningkatan berhitung anak di Tk Alkhairaat Palupi.4) permainan balok angka memiliki fungsi dan kegunaan yang cukup banyak bagi anak diantaranya sebagai alat permainan edukatif yang menyenangkan bagi anak, membantu mengembangkan kreativitas anak dan membantu mengembangkan aspek perkembangan kognitif khususnya dalam bidang berpikir sim- bolik yaitu mengenal lambang bilangan. Dalam hal ini bahwa dengan adanya permainan balok angka dalam mengenalkan angka pada anak di Tk Alkhairaat Palupi lebih memotivasi anak untuk membuat sesuatu dari bentuk balok, mengembangkan kreatifitas sesuai daya imajinasi anak, mengembangkan kemampuan kognitif dalam hal berpikir khususnya dalam berhitung permulaan dalam mengenal konsep bilangan dengan mudah dan disamping itu guru lebih nyaman dan lebih maksimal dalam memfasilitasi dan memberikan motivasi kepada anak melalui kemampuan permainan balok angka di Tk Alkhairaat Palupi.
Mengemangkan Kreativitas Anak Dalam Permainan Playdough Melalui Metode Pemberian Tugas Di Kelompok B Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu: Mengemangkan Kreativitas Anak Dalam Permainan Playdough Melalui Metode Pemberian Tugas Di Kelompok B Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu Devitasari; Abdul Salam; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 2: Mei 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kreativitas anak dalam permainan playdough melalui metode pemberian tugas di kelompok B di TK ABA VII palu, penelitian, penelitian yang telah dilaksanakan bahwa mengembangkan kreativitas anak dalam permainan playdough melalui metode pemberian tugas di kelompok B 2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu. penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskritif, teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi yang menggunakan berupa lembar observasi cheklist untuk mengamati perkembangan setiap anak untuk mengembangkan kreativitas anak. Dari pengamatan peneliti perkembangan setiap anak berbeda-beda mulai dari cara menggenggam, membentuk adonan dengan itu konsentrasi anak terlatih sehingga motorik halus anak berkembang sangat baik, selain itu anak juga sudah bisa membedakan warna serta menunjukkan hasil kreativitas yang baik. Dalam mengembangkan kreativitas anak dalam permainan playdough melalui metode pemberian tugas di kelompok B2 perkembangan kreativitas anak dari 15 peserta didik, anak yang diamati 4 diantaranya menjadi subjek yang di teliti berdasarkan enam aspek perkembangan anak, perkembangan kreativitas anak dapat dilihat dari 2 anak mulai berkembang (MB) anak masih memerlukan bantuan guru karena belum bisa melakukan sendiri dan 2 anak lainnya berkembang sesuai harapan (BSH) anak sudah melakukan kegiatan sendiri tanpa bantuan orang lain. Selain itu selain melalui permainan playdough media tersebut juga merupakan salah satu media pembelajaran yang aman digunakan anak karena terbuat dari bahan yang aman walaupun tertelan oleh anak. Dengan ini permainan playdough melalui metode pemberian tugas di kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal VII Palu dapat menjadi salah satu cara dan upaya dalam mengembangakan kreativitas anak dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal berdasarkan Tujuan pencapaian pembelajaran dan juga sesuai enam aspek perkembangan anak yang ingin dicapai.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Baca Huruf Hijaiyah Dengan Reading Aloud di PAUD TK: Efforts to Improve Reading Ability Hijaiyah Letters By Reading Aloud in TK PAUD Syamsidar; Fitriani Ayuningtias
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 3: September 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca huruf hijaiyah menggunakan metode Reading Aloud di PAUD Kemampuan membaca huruf hijaiyah yang diteliti adalah membaca huruf hijaiyah secara acak dan membedakan huruf hijaiyah yang bentuknya hampir mirip. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah 16 anak kelompok A1 yang terdiri dari 11 perempuan dan 5 laki-laki. Obyek penelitian adalah kemampuan membaca huruf hijaiyah dengan Reading Aloud. Teknik Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan pada penelitian ini dikatakan berhasil apabila kemampuan membaca huruf hijaiyah anak dengan kategori BSB sudah mencapai persentase minimal sebesar 86%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca huruf hijaiyah dapat ditingkatkan melalui metode Reading Aloud. Keberhasilan tersebut dilakukan dengan langkah-langkah, mempersiapkan media Reading Aloud beserta item itemnya, memberi contoh penggunaan metode Reading Aloud untuk membaca huruf hijaiyah pada iqra’ 1, membaca bersama-sama menggunakan metode Reading Aloud, memberi anak kesempatan untuk membaca sendiri menggunakan metodeReading Aloud memberi kesempatan lebih besar pada anak yang peningkatan kemampuan membaca huruf hijaiyah masih sulit serta guru memotivasi dan mendampingi anak. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari perubahan kategori BSB disetiap siklusnya, pada saat pra tindakan menunjukkan hasil 12,5%, kemudian mulai meningkat pada Siklus I sebesar 68,75% dan pada Siklus II sebesar 87,5%.
Perkembangan Kognitif Anak Menggunakan Media Buku Cerita Bergambar: Cognitive Development of Children Using Picture Story Book Media Abdul Salam; Pratiwi; Syamsidar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 7: JULI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i7.3828

Abstract

Penelitian ini bertuajuan, untuk mengetahui perkembangan kemampuan kognitif anak melalui buku cerita bergambar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ampana. Pendekatan yang di gunakan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan subjek pendekatan ini di ambil di kelompok B1 yang berjumlah 23 anak dan 10 orang guru yang ada di TK Aisiyah Bustanul Athfal Ampana. Tekni pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil observasi penelitian menunjukan bahwa guru dan orang tua peserta didik sangat berperan penting dalam perkrmbangan kemampuan kognitif menggunakan media buku cerita bergambar di TK Aisyiyah Bustanul Athafal Ampana. Sebelum guru melaksanakan pembelajaran, guru membuat RPPH dan RPPM, menyiapkan alat dan bahan yang di gunakan, mengatur posisi anak, memberikan arahan kepada anak, mencontohkan cara mempraktekan, memberikan kesempatan kepada anak untuk mempraktekan, memberi support kepada anak, menanyakan respon anak dengan mengevaluasi hasil prakteknyan. Penghambat guru dalam pelaksanaan pembelajaran adalah guru dan peneliti kesulitan dalam mengarahkan anak untuk diam saat pembelajaran sedang berlangsung. Penerapan menggunakan media buku cerita bergambar di TK.