Articles
Desain Interior KM Kelimutu sebagai Kapal Wisata dengan Nuansa Budaya Indonesia Timur yang Modern
Mochamad Ilham Fahma;
Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.947 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.37900
Indonesia memiliki kekayaan obyek wisata bahari yang sangat melimpah dan diminati oleh wisatwan domestic mau pun mancanegara. Pada tahun 2014, 30% dari 9,4 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung, merupakan wisatawan bahari. Tiap tahun jumlah selalu meningkat dengan dipermudahnya akses kapal pesiar asing berlayar di laut Indonesia untuk melakukan wisata bahari. Potensi ini dinilai PT Pelni selaku perusahaan kapal terbesar di Indonesia sebagai prospek yang menjanjikan dalam dunia pariwisata Indonesia, khususnya bahari. Mengingat belum adanya kapal pesiar milk dalam negeri, PT Pelni berencana untuk memodifikasi KM Kelimutu sebagai kapal pesiar dengan rute menuju Indonesia timur meliputi Bali, Kepulauan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Berdasarkan rute yang ditentukan, desain interior yang mengusung budaya Indonesia timur dinilai cocok untuk diterapkan untuk lebih mengenalkan kebudyaan dan objek wisata yang akan dikunjungi. Elemen interior yang ada pada kapal tentu berbeda dengan bangunan daratan. Material yang diterapkan harus mengikuti regulasi yang ada pada kapal untuk keamanan dan kenyaman penumpang. Dengan mempertimbangkan aspek budaya dan regulasi, diharapkan interior yang didesain dapat memberikan keamanan dan kenyamanan penumpang. Selain itu, diharapkan karya Tugas Akhir ini dapat dijadikan referensi dalam dunia interior kapal di Indonesia.
Desain Interior Kapal Navigasi S-126 Untuk Meningkatkan Kualitas Keamanan, Kenyamanan, dan Memenuhi Standard Kode Kapal Yang Berlaku.
Muthia Nur Amalina;
Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.969 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27419
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, yang memiliki 17.504 pulau yang membentang dari Sabang sampai Meraoke dengan panjang garis pantai kurang lebih 81.000 Km serta luas wilayah laut sekitar 5,9 juta Km². Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Poros maritim merupakan sebuah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektifitas antar pulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada keamanan maritim. Kapal perambuan dinilai sangat penting untuk mendukung upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran. Fungsi dan tugasnya sangat penting agar Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) tetap berkinerja baik dan andal. Kapal induk perambuan merupakan kapal negara kenavigasian yang memiliki fungsi untuk memasang pelampung suar serta melakukan pengangkutan dan pengangkatan. Selain itu, kapal perambuan disiapkan untuk berbagai aktivitas di menara suar.. Dengan penjelasan diatas, penulis melihat besarnya peran desain interior dalam ikut serta membantu berkembangnya kapal kenavigasian di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kualitas keamanan kenyamanan dalam kapal, dan memenuhi standard kode kapal yang berlaku. Dengan meningkatnya kualitas desain interior yang mempengaruhi penggunanya, dapat meningkatkan kualitas hidup penggunanya juga. Selain itu, dengan karya Tugas Akhir ini penulis berharap dapat menginspirasi untuk perkembangan desain interior kapal kelas I kenavigasian di Indonesia.
Desain Interior Budget Hotel untuk Backpacker dengan Konsep Persahabatan Asia
Fajar Nuur Alfie Rahma;
Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.218 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27445
Desain interior hotel merupakan salah satu disiplin yang bertumpu pada penciptaan sebuah lingkungan dimana para tamu disambut dan disediakan fasilitas untuk beristirahat dan bersantai. Saat ini kebutuhan akomodasi yang praktis dan murah bagi para wisatawan yang melakukan liburan semakin meningkat. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara yang melakukan perjalanan dengan cara backpacker. Budget hotel merupakan jenis tempat menginap yang relatif lebih murah dan menyediakan fasilitas yang digunakan secara bersamaan oleh seluruh penghuni. Pengambilan konsep persahabatan ini sesuai dengan prinsip pendirian budget hotel, yaitu lebih mengedepankan prinsip saling bersosialisasi antar sesama. Konsep ini diciptakan agar sosialisasi dapat terlaksana dengan nyaman dan hangat. Pengaplikasian konsep terletak pada furnitur dan penataan layout ruang. Sedangkan tema Asia dipilih karena menciptakan kesan interior yang hangat. Dan juga menampilkan ciri-ciri khas beberapa negara Asia namun dengan bentukan yang modern. Sehingga pengumpulan karakteristik tersebut dapat membantu menonjolkan konsep persahabatan yang diambil. Pengaplikasian ciri khas Asia yang kuat dapat dilihat dari budaya makan di negara Jepang yaitu lesehan. Namun agar lebih modern, kursi untuk lesehan didesain dengan dudukan tanpa alas kaki. Selain itu, ciri khas lainnya yang digunakan ialah motif kerawangan, plafon lengkung khas Arab, lantai tegel dan motif kawung khas Indonesia. Untuk memunculkan kesan Indonesia yang kuat yaitu dengan memayoritaskan bentuk kawung pada beberapa area. Pengaplikasian ciri-ciri khas beberapa negara Asia yang dipilih menggunakan bentukan yang lebih modern, sehingga nuansa interior ruang terlihat lebih bersih.
Pengembangan Desain Produk Berbahan Pelepah Pisang Untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Kecil
Bambang Tristiyono;
Bambang Mardiono Soewito;
Hertina Susandari;
Thomas Ari Kristianto;
Aria Weny Anggraita
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1358.573 KB)
|
DOI: 10.12962/iptek_desain.v17i1.4369
Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan nilai ekonomi serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Industri kreatif semakin penting dalam mendukung kesejahteraan dalam perekonomian bangsa. Program ini membantu mengembangkan mitra usaha kecil untuk mandiri secara ekonomi, berbasis kompetensinya dan berkelanjutan, meningkatkan ketrampilan berpikir dalam mengolah peluang pasar, sehingga dapat diwujudkan menjadi produk yang potensial di pasar. Metode yang direncanakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah membimbing mitra dalam meningkatkan kualitas produk dengan membuat variasi desain khusus (unik) yang berbeda dengan produk sebelumnya dengan target pasar yang spesifik (ceruk pasar). Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko produk tidak diminati konsumen/pasar, karena dasar penciptaan ide desain adalah keinginan/kebutuhan konsumen. Dengan desain yang spesifik, unik dan berorientasi konsumen, diharapkan mitra usaha kecil bisa mengekploitasi potensinya, sehingga memiliki daya saing untuk bertahan hidup dan berkembang menjadi besar. Program ini dimaksudkan dapat membantu Mitra dalam menghasilkan desain produk yang lebih variatif dan ekploratif, serta mempunyai nilai fungsi yang berbasis keinginan dan kebutuhan konsumen, dengan harapan penjualan akan semakin meningkat dan Mitra menjadi berkembang, sehingga nantinya bisa menjadi contoh dan dapat diterapkan untuk usaha kecil sejenis yang lain.
Eksplorasi Desain dan Teknik Fabrikasi Digital untuk Elemen Desain Interior Berbasis Teknologi Manufaktur Aditif
Okta Putra Setio Ardianto;
Mahendra Wardhana;
Thomas Ari Kristianto;
Anggra Ayu Rucitra;
Caesario Ari Budianto
Jurnal Desain Interior Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j12345678.v7i2.15115
Teknologi manufaktur aditif atau yang banyak dikenal sebagai teknologi printer 3D merupakan bagian dari revolusi industri 4.0 telah memberi dampak di berbagai bidang industri. Teknologi ini juga telah memberikan dampak di bidang konstruksi dengan merevolusi pendekatan merancang dan fabrikasi produk konstruksi termasuk pada desain interior. Kelebihan manufaktur aditif pada proses merancang dan fabrikasi digital desain interior adalah kemampuan menghasilkan bentukan yang unik, dapat dikustomisasi, relatif lebih cepat dan ekonomis dibandingkan dengan metode fabrikasi konvensional. Beberapa kelebihan termasuk membuat proses fabrikasi menjadi lebih efisien bahan dan dana sehingga dinilai sebagai proses yang lebih berkelanjutan. Tulisan ini berisi dokumentasi penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi desain dan teknik fabrikasi elemen interior menggunakan teknologi manufaktur aditif dengan penggunaan mesin printer 3D berjenis Fused Deposition Modeling (FDM) tingkat pengguna akhir. Metode penelitian menggunakan teknik eksperimen dengan analisa kualitatif untuk mencapai tujuan penelitian. Eksplorasi desain dan fabrikasi elemen interior menggunakan studi kasus desain lampu estetika dikarenakan mempertimbangkan jenis peralatan yang digunakan pada penelitian. Serangkaian eksperimen yang mencakup proses merancang hingga fabrikasi purwarupa menghasilkan temuan berupa poin-poin terkait eksplorasi desain dan fabrikasi elemen desain interior meliputi faktor berpengaruh, anjuran dan batasan mengenai desain serta pengaturan teknis pada mesin printer 3D yang optimal pada kasus fabrikasi digital elemen interior berupa lampu estetika.
Penerapan KonsPenerapan Konsep Fun-Learning Education pada Digitalisasi Museum Zoologi Bogorep Fun-Learning Education pada Digitalisasi Museum Zoologi Bogor
Asyiah Udhiyah Hajar;
Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.73694
Perkembangan teknologi yang semakin pesat sudah menjadi penunjang dalam kehidupan sehari - hari. Salah satu perkembangan teknologi yang terjadi adalah dalam dunia pendidikan, dimana media seperti e-book yang mudah didapat serta aplikasi pembelajaran lainnya yang menarik. Sehingga proses belajar terasa menyenangkan dan tidak membosankan. Belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas saja. Namun, kegiatan belajar bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, salah satu contoh adalah museum. Tempat dimana dapat terjadi proses belajar seperti mengenal sejarah, kesenian, dan sebagainya. Museum Zoologi Bogor merupakan salah satu museum tertua dengan memiliki 1.372 contoh koleksi. Dimana pengunjung dapat mempelajari keanekaragaman fauna Indonesia. Dari sejak museum didirikan pada tahun 1894 dan dilakukan pembangunan gedung museum yang dimulai dari tahun 1901 sampai tahun 1942 tidak pernah ada pembaharuan ataupun renovasi pada bangunannya. Selain itu dengan koleksi yang terus bertambah setiap tahunnya membuat beberapa koleksi yang dipamerkan tidak terawat dengan baik. Tidak adanya perubahan pada bangunan menjadikan salah satu faktor museum menjadi semakin hari semakin sepi pengunjung serta tertinggal dari adanya perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini. Maka dari itu perlu dilakukan digitalisasi pada museum guna mempermudah kegiatan yang berlangsung di dalamnya serta penerapan konsep fun learning education sebagai bentuk menyesuaikan museum dengan perkembangan zaman yang sesuai untuk generasi sekarang ataupun kedepannya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai bentuk tempat sarana edukasi yang ada di Kota Bogor dan sebagai tempat yang aman untuk memamerkan koleksi fauna yang berharga.
Rancang Bangun Aksesoris Gagang Pintu Berbasis Teknologi 3Dprint sebagai Upaya Meminimalkan Penularan COVID19 di Gedung Akademik
Okta Putra Setio Ardianto;
Thomas Ari Kristianto;
Anggra Ayu Rucitra;
Caesario Ari Budianto;
Satria Mahardhika
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1299.233 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.72
Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomer tiga adalah mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Pandemi COVID19 adalah tantangan berat pada pemenuhan tujuan tersebut. Dari data penangangan pandemi, sampai awal tahun 2021 belum ditemukannya strategi yang efisien untuk penyelesaian pandemi sehingga membuat kolaborasi berbagai disiplin ilmu dan teknologi oleh masyarakat dunia untuk melawan COVID 19 menjadi mendesak dan penting untuk dilakukan. Salah satu cara penyebaran virus yang umum adalah virus terbawa droplet dari penderita yang menempel pada benda keseharian di tempat umum seperti gagang pintu dan tersentuh oleh orang yang sehat dan penularan terjadi ketika tangan yang terkontaminasi memegang bagian wajah. Pada tulisan ini dibahas salah satu upaya penanggulangan penyebaran pandemi dengan pengembangan desain baru aksesoris gagang pintu sebagai kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat digunakan pengguna dengan prinsip contactless di gedung akademik sehingga penggunaan pintu dapat dengan lengan tanpa harus dipegang dengan tangan. Metode yang digunakan adalah dengan prinsip design thinking yang mengembangkan desain baru dari ide hingga pengujian purwarupa menggunakan printer 3D. Dari serangkaian kegiatan pengembangan desain didapat tipikal desain baru aksesoris gagang pintu yang dapat diterapkan pada area lorong, akses ruang dan toilet yang telah melampaui proses pengujian purwarupa.
Pengembangan Virtual Tour Wisata Lembah Mbencirang sebagai Media Promosi Online yang Interaktif dan Imersif untuk Upaya Percepatan Pemulihan Pariwisata
Okta Putra Setio Ardianto;
Thomas Ari Kristianto;
Anggra Ayu Rucitra;
Caesario Ari Budianto;
Arfan Fahmi;
Deti Rahmawati
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2365.511 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.130
Pengembangan Pariwisata merupakan salah satu cara untuk mewujudkan perputaran ekonomi di suatu daerah. Mojokerto merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki sejumlah objek wisata. Wisata Lembah Mbencirang merupakan wisata yang masih membutuhkan pengembangan, namun semenjak COVID-19 melanda Indonesia pariwisata ini mengalami penurunan jumlah wisatawan sehingga perputaran ekonomi di kawasan lembah mbencirang menjadi terhambat. Pengembangan media virtual imesif online berupa Virtual Tour untuk Lembah Mbencirang dilakukan dapat dilakukan dengan tiga tahapan besar yaitu observasi, produksi dan pengembangan rancang bangun Virtual Tour untuk membantu upaya promosi Lembah Mbencirang melalui tools promosi yang kekinian berbasis sistem yang interaktif dan imersif serta menjangkau pasar yang lebih luas karena berbasis online. Pada tahap pengembangan diterapkan konsep Community Based Tourism dengan melibatkan BumDES Gajah Mada dan masyarakat Desa Kebontunggul sebagai pihak yang menyuplai materi promosi. Dari kegiatan ini Lembah Mbencirang diharapkan tetap dapat berpromosi dengan delivery yang apik dan menjangkau pasar yang lebih luas lagi selama pandemi COVID19 belum mereda sehingga dapat dikenal serta pada saatnya pariwisata mulai dibuka akan lebih banyak calon pengunjung yang telah mengenal sehingga akan lebih banyak berkunjung ke Lembah Mbencirang.
Rancang Bangun Lemari Disinfektan APD Berbasis UV-C untuk Puskesmas
Caesario Ari Budianto;
Okta Putra Setio Ardianto;
Mahendra Wardhana;
Thomas Ari Kristianto;
Anggra Ayu Rucitra;
Ailsashofa Alfadhila;
Zahra Ayudhia Pawestri
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (10191.565 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.139
Pandemi COVID19 yang disebabkan oleh virus corona jenis baru menjadi tantangan berat bagi pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ketiga yaitu mewujudkan kehidupan sehat dan sejahatera. Pandemi telah menghantam seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia yang pada pertengahan tahun 2021 telah mencapai gelombang kedua yang memberikan tekanan luar biasa pada sistem kesehatan. Karena disebabkan virus baru yang terus bermutasi sehingga membuat kolaborasi berbagai disiplin ilmu dan teknologi oleh masyarakat dunia untuk melawan COVID-19 menjadi mendesak dan penting untuk dilakukan. Pada tulisan ini dibahas program pengabdian kepada masyarakat berupa upaya penanggulangan penyebaran pandemi dengan pengembangan rancang bangun lemari desinfeksi berbasis UVC yang digunakan untuk mensterilkan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tenaga kesehatan di puskesmas. Metode yang digunakan dalam rangkaian kegiatan rancang bangun adalah design thinking yang mengembangkan rancangan dari ide hingga evalasi purwarupa yang telah dibuat serta digunakan pada puskesmas mitra. Dari serangkaian kegiatan pengembangan lemari desinfeksi didapat desain dan purwarupa yang telah digunakan oleh naracoba. Evaluasi desain diambil dari pengamatan dan data dari naracoba sehingga menghasilkan masukan pengembangan di masa depan terkait faktor usability, functionality, solvabilty dan design elements.
Redesain Interior Surabaya Square sebagai Upaya Meningkatkan Pemasaran Produk Usaha Mikro Binaan Pemerintah Kota Surabaya
Okta Putra Setio Ardianto;
Thomas Ari Kristianto;
Caesario Ari Budianto;
Prasetyo Wahyudie;
Aria Wenny Anggraita;
Farida Fitrianing Arum
Sewagati Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1031.551 KB)
Usaha Mikro berperan strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Bahkan Usaha Mikro terbukti mampu bertahan lebih baik menghadapi krisis ekonomi nasional dibandingkan perusahaan-perusahaan skala besar. Surabaya sebagai metropolitan kedua di Indonesia memiliki potensi pengembangan Usaha Mikro yang besar. Dengan jumlah populasi mencapai 3 juta penduduk pada tahun 2017, pengembangan Usaha Mikro mempunyai modal strategis dari sisi ketersediaan pasar dan tenaga kerja manusia. Dengan fakta tersebut Departemen Desain Interior melakukan pengabdian masyarakat dengan merevitalisasi desain interior sentra-sentra Usaha Mikro milik Dinas Perdagangan Kota Surabaya untuk mendukung usaha marketing produk Usaha Mikro. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan tahapan yaitu, (1) studi sentra Usaha Mikro sebagai obyek perancangan, (2) studi produk Usaha Mikro, (3) studi pustaka untuk mendukung perancangan, (3) perancangan sentra Usaha Mikro hingga (4) produksi dokumen pelaporan serta luaran pengabdian masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat berupa desain interior baru sentra Usaha Mikro milik Dinas Perdagangan Kota Surabaya berjumlah 5 (lima) yang dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu stand di mall dan toko mandiri di fasilitas publik. Masing-masing desain interior memiliki luaran berupa dokumen konsep dan presentasi desain, gambar teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pelaksanaan. Luaran tersebut selanjutnya dapat digunakan Dinas Perdagangan Kota Surabaya untuk panduan pelaksanaan revitalisasi sentra Usaha Mikro.