Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosidia Widya Saintek

TEKNOLOGI PRODUKSI DENGAN ALAT PEMBENGKOKAN BESI PADA USAHA KNALPOT DI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Effendy, Dedi Usman; Fachrudin, Fachrudin
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan akan kebutuhan knalpot sepeda motor layaknya sebuah dunia otomotif pastinya mengandalkan jasa bengkel knalpot sepeda untuk pembuatan knalpot sepada motor yang digunakan untuk berbagai macam-macam sepeda motor bahkan juga pembuatan knalpot sepeda, dengan berbagai ukuran, baik untuk besar maupun ukuran kecil. Peluang usaha kerjasama bengkel knalpot memang tidak dapat dipandang sebelah mata mengingat potensinya yang bisa dikatakan potensial, apalagi untuk anda yang ahli di bidang bengkel knalpot maka ada kesempatan besar untuk mendirikan bengkel knalpot sendiri. Akan tetapi kebanyakan seorang ahli pembuat knalpot kurang bisa berkembang karena terbentur kurangnya modal untuk mengembangkan keahlian tersebut. Oleh sebab itu menjalin kerja sama dengan seorang pemilik modal dapat menjadi alternatif solusi yang paling tepat Menghasilkan alat Pembengkok Pipa Besi dengan kualitas hasil yang lebih baik sehingga IRT knalpot lebih berkembang dan memiliki segmentasi pasar yang lebih luas, alat pemotong pipa besi yang dapat digunakan untuk memotong pipa besi sebagai bahan dasar knalpot dengan cepat sehingga bentuk produksi knalpot yang dihasilkan lebih bagus dalam proses produksi dan Menghasilkan Pelatihan sistem pengelolaan keuangan dan pemasaran dalam IRT sehingga semua transaksi dapat tercatat dan ternalisa dengan baik.
UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PENGRAJIN USUK BAMBU DIDESA GUNUNGREJO SINGOSARI KABUPATEN MALANG Muksim, Muh.; Effendy, Dedi Usman; Siswanto, Diky
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya industri pengrajin kasau bambu di pinggiran Kabupaten Malang tepatnya di dusun Krewe Gunungrejo Singosari Malang kurang lebih 75% dari jumlah penduduk 1 RW 303 KK dan 6 RT. Sebelum kemerdekaan silam sudah melakukan usaha kasau bambu, hanya berbekal alat palu, linggis, pahat, kapak, dan arit. Dengan bahan dasar bambu dapat dihasilkan kasau dan gedek.Pada dasarnya masalah yang dihadapi mitra ada dua aspek utama yaitu masalah produksi dan masalah manajemen adalah masalah proses perataan kasau bambu yang kurang bagus dan membutukan waktu yang lama, masih menggunakan sistem pemasaran konvensional yang ditawarkan dari desa ke desa atau door to door, masalah kontrol kualitas produk, kurangnya kontrol kualitas produk yang dapat menjamin kualitas produk, belum dilakukan pembukuan yang tertib, arus kas masih belum jelas, tidak ada neraca bulanan, dan sejenisnya, target luaran dan solusi dari program ini adalah memproduksi usuk bambu dengan kualitas yang lebih baik sehingga pengrajin lebih berkembang dan memiliki segmentasi pasar yang lebih luas, menghasilkan alat penghalus bambu yang dapat digunakan untuk menghaluskan bambu utuh menjadi satu usuk yang halus sehingga pembuatan kasau dari bambu tidak menjadi kendala dalam proses produksi, sehingga terjadi sistem pengelolaan keuangan pada perajin sehingga semua transaksi dapat tercatat dan ternalisa dengan baik.
PERANCANGAN ALAT PENGHITUNG BIBIT LELE BERBASIS ARDUINO ATMEGA Adelaide, Boaventura da Costa; Setiawidayat, Sabar; Effendy, Dedi Usman
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan jumlah bibit bagi penjual ikan lele masih dilakukan secara manual, yaitu menghitung satu persatu, menimbang, atau menyaring. Perhitungan manual membutuhkan waktu, tenaga dan kecermatan untuk mendapatkan jumlah yang diinginkan. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut sebuah sistem perhitungan bibit ikan lele ukuran besar dan ukuran kecil berbasis arduino, dilengkapi dengan sensor LDR untuk mendeteksi bibit ikan lele dan motor servo untuk ON dan OFF ball valve secara otomatis. Hasil pengujian terhadap 30 bibit menunjukan bahwa dalam 1 detik dapat menghitung 5 bibit lele besar dan 7 bibit lele kecil, sedangkan untuk pengujian terhadap 50 bibit menunjukan bahwa dalam 1 detik dapat menghitung 4 bibit lele besar dan 6 bibit lele kecil. Hasil uji komparasi dengan nilai α 0.05 untuk jumlah percobaan 30 dan 50 bibit lele besar dan bibit lele kecil menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan.