Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Studi Kelayakan Teknis dan Ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rooftop di Hotel Rayz Universitas Muhammadiyah Malang Effendy, Machmud; Nasar, M.; Abduh, Moh.; Suwignyo; Ad, Azhar; Sm., Lintang; R.A., Fariz
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v23i1.455

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) merupakan salah satu pembangkit energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan PLTS sebagai sumber energi listrik dan sekaligus mendapatkan analisis kelayakan teknis dan ekonomi PLTS atap on grid di Hotel Rayz Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Analisa kelayakan PLTS ini memanfaatkan atas atap seluas 267,2 m2. Kapasitas instalasi maksimal yang direkomendasikan sebesar 37,4 kWp. Energi yang dihasilkan sistem PLTS pada kelistrikan Hotel Rayz-UMM dalam setahun sebesar 55.341 kWh. Nilai kelayakan teknis ditinjau dari efektifitas pembangkit (ACEGE) memperoleh sebesar 10,8%, sedangkan nilai performance ratio (PR) dihasilkan sebesar 60,1%. Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa nilai net present value (NPV) negative sebesar -Rp. 149.199.260,7, nilai benefit cost ratio (BCR) sebesar 1,8 dan nilai payback period (PP) sebesar 13,65. Dari hasil analisa teknik dan ekonomi tersebut, PLTS atap di Hotel Rayz-UMM belum layak dibangun.
Cybersecurity Management Strategies for Smart Cities in Indonesia: Cultural Factors and Implementation Challenges Alam, RG Guntur; Faruq, Amrul; Effendy, Machmud
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 10, No. 3, August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v10i3.2226

Abstract

The implementation of smart cities in Indonesia presents significant cybersecurity challenges, particularly amid bureaucratic complexity, low digital literacy, and limited institutional capacity. This study explores cybersecurity management strategies in the context of Jakarta Smart City (JSC), emphasizing sociotechnical dynamics and embedded cultural-institutional factors. Employing a qualitative approach and the Actor-Network Theory (ANT) framework, this research examines four key moments in the stabilization of cybersecurity networks: problematization, interessement, enrollment, and mobilization. Empirical findings reveal that challenges such as fragmented governance, security awareness gaps, and limitations in technological adaptation are addressed through context-specific strategies. These include regulatory reforms, multi-stakeholder collaboration, hybrid governance models, and the localization of international standards, particularly ISO/IEC 27001. The study also incorporates Indonesia’s Personal Data Protection Law (Law No. 27/2022) as a foundational legal framework that supports the integration of regional cybersecurity policies. Rather than focusing solely on technical solutions, this research emphasizes the importance of aligning cybersecurity strategies with local norms, leadership structures, and user practices. The proposed strategic model contributes to the cybersecurity governance literature by integrating ANT perspectives with empirical insights from a developing country. It offers a locally adapted and scalable framework to guide policymakers and smart city administrators in building resilient and culturally sensitive cybersecurity systems.
Optimalisasi Pakan Ikan Mandiri melalui Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) Berbantuan Solar Cell di Desa Parangargo Cholily, Yus Mochamad; Effendy, Machmud; Indrawan, Rindya Fery; Subairi, Subairi; Suwandayani, Beti Istanti; Hakim, Riza Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1101

Abstract

Waste management issues in Serang Regency, particularly in Desa Cerukcuk, have become a major concern due to the increasing volume of waste that polluting rivers, roadsides, and residential areas. To date, Serang Regency does not have land or facilities for a permanently operating Final Waste Disposal Site (TPSA). This situation has significant environmental impacts and indicates a gap between infrastructure needs and policy implementation practical reality. This study aims to evaluate the commitment of the Serang Regency This community service program focuses on optimizing independent fish feed production through the implementation of a Recirculating Aquaculture System (RAS) combined with a mini Solar Power Plant (PLTS) in Parangargo Village, Wagir District, Malang Regency. The program was designed to address the challenges of high commercial feed costs and dependence on grid electricity that have burdened local fish‐farming groups. The activities included socialization, training in independent fish feed production, installation of the RAS and mini PLTS technologies, business management mentoring, and outcome evaluation. The results show that energy efficiency increased by 20–30% after the installation of the mini PLTS, while feed costs decreased by 10–15% due to the availability of self-produced fish feed. The RAS technology also improved water quality and reduced fish mortality, leading to approximately a 10% increase in production per cycle. Moreover, the managerial and digital marketing skills of the partner groups—“Minaargo” Fish Farming Group and “Matoon” Youth Organization—significantly improved. This program strengthens the village’s food and energy independence and supports the achievement of the university’s Key Performance Indicators.
ANALISA KINERJA SISTEM PLTS ONGRID 308 KWP Sandra, Dimas Bagus; S, Kurniawan Dwi; Abdillah, M. Rifki Abdillah; Budi, Diaz; Effendy, Machmud; Naufal, Haneef
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-Grid berkapasitas 308 kWp yang diterapkan pada lingkungan industri di Lumajang. Fokus utama meliputi pengaruh akumulasi debu (soiling), kerugian daya kabel DC, implementasi kebijakan zero export, serta efektivitas sistem proteksi UVR/UVT terhadap performa sistem PLTS. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan data aktual dari sistem monitoring Huawei FusionSolar. Hasil menunjukkan bahwa akumulasi debu signifikan menurunkan nilai Performance Ratio (PR), mencapai penurunan hingga 30-40% dibandingkan dengan kondisi optimal. Selain itu, panjang kabel DC berkontribusi terhadap peningkatan kerugian daya, sementara sistem zero export meskipun mencegah ekspor energi berlebih, menimbulkan potensi pemborosan energi tak termanfaatkan. Evaluasi UVR/UVT menunjukkan sistem proteksi bekerja efektif dalam menjaga stabilitas tegangan dan mencegah gangguan sistem. Temuan ini memberikan rekomendasi penting untuk pemeliharaan berkala, desain efisien, dan pengaturan kebijakan operasional PLTS yang optimal.
DISEMINASI PAKAN MANDIRI PADA BUDIDAYA IKAN BERBASIS TEKNOLOGI RESIRCULATING AQUACULTURE SYSTEM (RAS) BERBANTUAN SOLAR CELL DI DESA PARANGARGO Cholily, Yus Mochamad; Effendy, Machmud; Indrawan, Rindya Fery; Subairi, Subairi; Hakim, Riza Rahman; Suwandayani, Beti Istanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36270

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya ikan di Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, melalui diseminasi pakan mandiri dan penerapan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) berbantuan solar cell. Permasalahan yang dihadapi petani ikan di desa ini adalah tingginya biaya pakan komersial dan energi yang berdampak pada rendahnya hasil budidaya. Metode pengabdian yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan kepada petani ikan dalam memproduksi pakan mandiri dan mengoperasikan sistem RAS yang hemat energi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan pakan mandiri mampu menurunkan biaya produksi sebesar 30%, sementara penerapan RAS berbantuan solar cell meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 40% dan mengurangi ketergantungan pada energi listrik konvensional. Pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani ikan serta keberlanjutan budidaya ikan di daerah tersebut.
PEMANFAATAN ENERGI SURYA UNTUK MENJAMIN KETERSEDIAAN LISTRIK DI MASJID CHENG-HO KABUPATEN MALANG Effendy, Machmud; Irfan, M.; Nuralif, Nuralif; Zulfatman, Zulfatman; Hidayat, Khusnul; Faruq, Amrul; Cahyadi, Basri Nor
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.39986

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di masjid Chengho Desa desa Sitiarjo Kabupaten Malang bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif. PLTS ini dipasang pada area masjid Chengho untuk menggantikan listrik PLN yang tidak stabil. Mitra memerlukan PLTS untuk menjamin beroperasinya pompa air, pengeras suara dan lampu, sehingga warga sekitar masjid dapat beribadah dengan lebih khidmat dan mendapatkan sanitsasi yang lebih layak. Pengabdian ini melibatkan masyarakat dalam kegiatan instalasi, pengoperasian, perawatan dan pemeliharaan teknologi PLTS, serta edukasi terkait manfaat energi matahari dalam mengurangi pemanasan global. Metode kegiatan pengabdian ini terdiri dari survei lokasi, sosialisasi, penerapan teknologi dan pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan data primer terkait kebutuhan daya beban dan posisi titik penempatan panel surya. Hasil pengabdian membuktikan bahwa penerapaan PLTS mampu menggantikan listrik PLN dan mengurangi biaya operasional masjid, serta memunculkan citra masjid sebagai tempat ibadah yang ramah lingkungan. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi tempat ibadah lain di sekitar Kecamatan Sumbermanjing Wetan dalam menerapkan teknologi energi terbarukan sebagai upaya mendukung energi mandiri yang bersih dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Perencanaan Kebutuhan Energi Listrik PLTS Hybrid-Off Grid pada Kolam Budidaya Ikan Nila menggunakan Recirculating Aquaculture System (RAS) Subairi, Subairi; Effendy, Machmud; Sari, Resi Dwi Jayanti Kartika; Arifuddin, Rahman; Ridlo, Muhammad Ali
SinarFe7 Vol. 7 No. 1 (2025): SinarFe7-7 2025
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to design and analyze a Hybrid Off-Grid Solar Power Plant (PLTS) system to support the operation of Nile tilapia farming based on the Recirculating Aquaculture System (RAS) in Parangargo Village, Wagir District, Malang Regency. The location was chosen due to its high solar energy potential, with an average solar irradiation intensity of 4.5–5.2 kWh/m² per day. The research methodology includes identifying RAS electrical load requirements, calculating solar panel capacity, designing an energy storage system using VRLA batteries, and conducting economic analysis. The system is designed to meet a daily energy demand of 4,200 Wh with a solar panel capacity of 1,250 Wp and a battery capacity of 24V 400Ah. The hybrid off-grid configuration allows the PLTS to serve as the primary power source with the grid (PLN) as backup. The analysis results indicate that the system can provide a reliable and environmentally friendly power supply, with operational cost savings of approximately IDR 2.21 million per year and a payback period of around 11.7 years. The implementation of this system has the potential to reduce dependence on the grid, lower production costs, and enhance the operational efficiency of tilapia farming
Optimasi Kinerja Sistem Fotovoltaik Terhubung Jaringan (On-Grid) Berkapasitas 308 kWp Sandra, Dimas Bagus; S, Kurniawan Dwi; Abdillah, M. Rifki Abdillah; Budi, Diaz; Effendy, Machmud; Naufal, Haneef
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.228

Abstract

Pendahuluan: Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terhubung jaringan (on-grid) pada sektor industri memerlukan kinerja sistem yang optimal dan andal untuk menjamin efisiensi energi serta kepatuhan terhadap kebijakan operasional seperti zero export. Namun, kinerja PLTS sering dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis, antara lain akumulasi debu (soiling), kerugian daya pada kabel arus searah (DC), serta efektivitas sistem proteksi tegangan seperti Under Voltage Relay (UVR) dan Under Voltage Trip (UVT). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem PLTS on-grid berkapasitas 308 kWp yang diterapkan pada lingkungan industri di Lumajang, dengan fokus pada pengaruh soiling, kerugian daya kabel DC, implementasi kebijakan zero export, serta efektivitas sistem proteksi UVR/UVT terhadap performance ratio (PR) dan stabilitas sistem. Metode: Metodologi penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan memanfaatkan data operasional aktual yang diperoleh dari sistem monitoring Huawei FusionSolar. Analisis dilakukan terhadap parameter kinerja utama, meliputi performance ratio, kehilangan daya akibat panjang kabel DC, dampak kebijakan zero export terhadap pemanfaatan energi, serta kinerja sistem proteksi UVR/UVT dalam menjaga kestabilan tegangan sistem. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa akumulasi debu (soiling) secara signifikan menurunkan nilai performance ratio (PR), dengan penurunan mencapai 30–40% dibandingkan kondisi optimal. Panjang kabel DC terbukti meningkatkan kerugian daya, sedangkan penerapan sistem zero export, meskipun efektif mencegah ekspor energi berlebih ke jaringan, berpotensi menimbulkan pemborosan energi yang tidak termanfaatkan. Evaluasi sistem proteksi UVR/UVT menunjukkan bahwa perangkat tersebut bekerja secara efektif dalam menjaga stabilitas tegangan dan mencegah gangguan operasional sistem. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja PLTS on-grid 308 kWp sangat dipengaruhi oleh faktor operasional dan lingkungan. Pemeliharaan berkala untuk mengurangi dampak soiling, perancangan sistem kabel DC yang efisien, serta pengaturan kebijakan zero export yang adaptif sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi energi. Sistem proteksi UVR/UVT terbukti berperan penting dalam menjaga keandalan dan stabilitas sistem. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola dan perancang PLTS industri dalam mengoptimalkan kinerja dan kebijakan operasional sistem.