Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Science: Indonesian Journal of Science

Ekstraksi Asam Oksalat Pada Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) Menggunakan Pelarut NaOH Anggreani, NIta; Diyusmie, Arthea
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.228

Abstract

Tanaman belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) merupakan tanaman yang dikonsumsi buahnya sebagai sayur dan juga sebagai obat. Senyawa kimia yang penting dalam belimbing wuluh salah satunya adalah asam oksalat yang jika dikonsumsi berlebihan bisa membahayakan Kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar asam oksalat dalam belimbing wuluh dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut NaOH. Penelitian bersifat eksperimental dengan variasi konsentrasi NaOH sebagai pengekstrak sebesar 0,5 N; 1 N; dan 1,5 N. Sampel belimbing wuluh diambil secara random sampling tanpa melihat tingkat kematangan buah. Analisa kadar asam oksalat dilakukan dengan menggunakan titrasi asam basa. Hasil yang didapatkan menunjukkan kadar asam oksalat meningkat dengan besarnya konsentrasi pengekstrak yaitu sebesar 0,066%; 0,121% dan 0,155%.
Analisis Natrium Siklamat pada Air Manisan Kedondong yang dijual di Kota Bengkulu Anggreani, Nita; Wati, Eli Muspita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i2.40

Abstract

  Produk buah-buahan yang diolah menjadi manisan seharusnya hanya boleh ditambahkan pemanis gula pasir sebagai perasa dan pengawet produknya. Namun dengan mahalnya harga gula saat ini, dikhawatirkan produsen akhirnya mengganti bahan pemanisnya dengan pemanis buatan natrium siklamat dengan kadar melebihi batas peraturan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar natrium siklamat dalam air manisan kedondong yang banyak dijual di Kelurahan Belakang Pondok Kota Bengkulu. Metode penelitian ini bersifat deskriptif. Analisa kualitatif menggunakan metode pengendapan dan analisa kuantitatif menggunakan metode gravimetri. Sampel air manisan kedondong sebanyak 5 sampel dari seluruh pedagang manisan kedondong (Total Sampling).  Hasil analisis menunjukkan semua sampel mengandung natrium siklamat dan kadarnya melebihi batas ketentuan menurut Peraturan BPOM RI No. 04 Tahun 2014 Tentang Penggunaan Natrium Siklamat Pada Minuman Yang Berbasis Buah yaitu maksimum sebesar 250 mg/kg. Kadar natrium siklamat dalam sampel berturut-turut adalah 1.655, 1.862, 2.103, 2.5.7 dan 2.655 mg/kg.