Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi Mie Buah Naga Dalam Upaya Penguatan Ekonomi Lokal Di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Cakra Nirwana, Wa Ode; Mulyadi, Arie Febrianto; Laili, Fitrotul; Eka Pertiwi, Fenty Nurtyastuti; Ikasari, Dhita Morita; Rucitra, Andan Linggar; Tri Widayanti, Vindhya; Pratama, Muhammad Firza; Effendi, Rio Saputra; Adinda, Adella Tata; Bambang, Rahel Aisyiah; Aulia, Azmy; Lawalata, Svitzer Gerald
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i3.7702

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah penghasil buah naga terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai lebih dari 82.000 ton per tahun. Pasokan buah naga yang melimpah saat panen raya sering menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan, sehingga petani dan pelaku usaha mengalami kerugian. Diversifikasi produk menjadi mie buah naga yang dilakukan oleh UD. Sri Mulyo merupakan salah satu upaya strategis dalam mengatasi permasalahan tersebut. Namun, proses produksi yang masih manual, pengeringan yang mengandalkan sinar matahari, kemasan yang kurang kedap udara, serta manajemen usaha yang belum profesional menjadi kendala utama yang membatasi kapasitas dan kualitas produksi. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi, memperbaiki kualitas kemasan, memperkuat manajemen usaha, serta mengoptimalkan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaannya meliputi identifikasi masalah, pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP), penyusunan dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP), instalasi peralatan produksi baru (mixer, mesin pencetak, oven pengering), inovasi kemasan kedap udara, dan pendampingan digital marketing. Populasi kegiatan adalah seluruh karyawan UD. Sri Mulyo, dengan partisipasi aktif pemilik dan lima mahasiswa program pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi, perbaikan mutu produk, pengurangan waktu pengeringan dari 2-4 hari menjadi 2-3 jam, kemasan lebih menarik dan fungsional, serta terbentuknya sistem manajemen keuangan dan jadwal produksi yang lebih terstruktur. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan jangka panjang dan monitoring keberlanjutan penerapan program agar kualitas tetap terjaga.
Effect of Black Soybean Substitution and Fermentation Method (Backslope vs. Precision) on the Physical and Sensory Properties of Symbiotic Yogurt Ice Cream Adelya Desi Kurniawati; Fenty Nurtyastuti Eka Pertiwi; Muhammad Dary Amjad; Lintang Lisinanda Cahyaning Putri; Dwi Astuti Aprilina; Titis Sari Kusuma; Yosfi Rahmi
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2025.012.02.6

Abstract

The development of symbiotic frozen desserts using locally sourced plant-based ingredients remains limited, particularly the use of Indonesian Detam-1 black soybean and the comparison of different yogurt fermentation methods. This study aimed to formulate symbiotic yogurt ice cream by substituting whole cream milk with Detam-1 black soybean paste (0%, 10%, 20%) and applying two fermentation approaches: backslope and precision. A Completely Randomized Design with three replications was used. Physical evaluations included measurements of viscosity, overrun, total soluble solids, and melting time, while sensory analysis involved 40 semi-trained panelists using a nine-point hedonic scale. Data were analyzed using two-way ANOVA followed by Duncan’s test. The results showed that the fermentation method had no significant effect on any of the parameters (p > 0.05). The best physical performance was observed in the 20% substitution formula (F2), which showed the highest viscosity and a melting time of around 31 minutes for both methods. Although increasing substitution levels slightly reduced preference, the product’s overall appearance maintained a neutral to like moderately range (5.78 to 6.70). These findings indicate that Detam-1 black soybean paste has strong potential as a functional, locally plant-based prebiotic source and provides new insight into the comparative use of backslope versus precision fermentation in symbiotic frozen dessert development.