Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

NILAI MORAL DALAM TERJEMAHAN SYAIR AJONGA YINDA MALUSA KARYA SYEKH HAJI ABDUL GANIU (SUATU PENDEKATAN HERMENEUTIKA) la muda; Kadirun Kadirun
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4649.802 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v6i2.13253

Abstract

Abstract: The moral value in the translation of Ajonga Yinda Malusa  lyric by Sheikh Haji Abdul Ganiu is the cultural heritage of the Indonesian people that can be used as a reference in character education that is being echoed by the government at this time. The purpose of this research is to describe moral values in the translation of Ajonga Yinda Malusa lyric by Sheikh Haji Abdul Ganiu. This study used content analysis method with a hermeneutic Paul Ricouer approach about text analysis and text reconstruction. The data of this study was the translation of Ajonga Yinda Malusa lyric by Syekh Haji Abdul Ganiu. The data analysis appropriate with the components of good moral values was moral knowledge, moral feeling, and moral action. The results showed that the translation of Ajonga Yinda malusa lyric, there was moral knowledge in the aspect of moral awareness, knowledge of moral values, determination of perspective, moral thinking, decision making, and personal knowledge. Moral feeling led to the aspect of conscience, self-esteem, empathy, love a good thing, poise, and humility. Moral action led to aspect of competence, desire, and habits. These three components were an aspect that led to the birth of moral values.Abstrak: Nilai moral dalam terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa karya Syekh Haji Abdul Ganiu merupakan warisan budaya bangsa  Indonesia yang dapat dijadikan referensi dalam pendidikan karakter yang sedang digaungkan pemerintah saat ini. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan nilai moral dalam terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa karya Syekh Haji Abdul Ganiu. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan hermeneutika Paul Ricouer tentang analisis teks dan rekontruksi teks. Data yang digunakan sebagai objek kajian adalah terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa karya Syekh Haji Abdul Ganiu. Data analisis sesuai dengan komponen nilai moral yang baik yakni pengetahuan moral, perasaan moral dan tindakan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa terdapat pengetahuan moral pada aspek kesadaran moral, pengetahuan nilai moral, penentuan prespektif, pemikiran moral, pengambilan keputusan dan pengetahuan pribadi. Perasaan moral mengarah pada aspek hati nurani, harga diri, empati, mencintai hal yang baik, kendali diri dan kerendahan hati. Tindakan moral mengarah pada aspek kompetensi, keinginan, dan kebiasaan. Ketiga komponen itu merupakan aspek yang mendorong lahirnya nilai-nilai moral.  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VII, MTs KHAIRU UMMAH MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LOK-R Kadirun
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i1.168

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah memberi gambaran model pembelajaran LOK-R dalam mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas VII di MTs Khairu Ummah. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif. Deskriptif bertujuan untuk menjelaskan data temuan yang diperoleh dalam penelitian, sedangan kualitatif digunakan untuk menyajikan data-data yang berupa angka hasil capaian siswa. Berdasarkan hasil pengukuran, ditemukan bahwa penerapan model pembelajaran LOK-R dalam mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII MTs Khairu Ummah mengalami penngkatan yang sangat signifikan. Pada data pre test, kemampuan siswa dalam menentukan aspek penilaian yang telah ditentukan masih sangat rendah. Selanjutnya, Siklus I dan II menunjukkan siswa telah mampu menentukan kriteria membaca pemahaman yang ditetapkan. Kemampuan rata-rata siswa telah mencapai 8,04 dari skor maksimal 10 atau di atas standar penilaian yaitu 7,5. Hal tersebut didorong dengan penggunaan model LOK-R dan didukung oleh penggunaan media audio visual yang tepat. Kolaborasi model dan media pembelajaran yang sesuai ikut memberi andil besar dalam mencapai tujuan pembelajaran.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI HANGMAN BERBASIS GAMIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSAKATA SISWA SDN 1 BONE KANCITALA KAB. MUNA La Ode Muhammad Idrus Hamid B; Kadirun Kadirun
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20536

Abstract

Penelitian ini dapat dikatakan sebuah studi yang urgen dan unik karena berangkat dari latar belakang permasalahan akan kesulitan siswa dalam hal kemampuan menghafalkan kosakata dalam bahasa Inggris. Meskipun siswa di SDN 1 Bone Kancitala Kab. Muna sudah diajarkan cara pengucapan dan bagaimana memahami kosakata dalam Bahasa Inggris, namun masih banyak siswa yang sulit dalam memahami arti dari kosakata tersebut dan juga di satu sisi sekolah tersebut juga merupakan Mitra dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui ke efektifan aplikasi Hangman berbasis gamifikasi dalam meningkatkan kosakata Bahasa Inggris siswa di SDN 1 Bone Kancitala Kab. Muna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan melihat dan mendiskripsikan hasil dari data yang telah didapatkan dari nilai setelah menggunakan Aplikasi Hangman. Hasil penelitian yang didapatkan adalah Aplikasi Hangman memberikan dampak yang cukup signifikan dari penguasaan Kosakata Siswa SDN 1 Bone Kancitala.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Ageng Satria Pamungkas; Trisna Rukhmana; Zahlimar Zahlimar; Kadirun Kadirun; Mukhtar Zaini Dahlan; Kusuma Wardany
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5991

Abstract

Project-Based Learning Models (PBP) have received significant attention in higher education contexts due to their potential to stimulate student creativity. This research explores the impact of PBP implementation in increasing student creativity. Through a qualitative approach, data was collected from research participants who were students who had participated in learning experiences with PBP. The research results showed that the majority of students expressed increased creative skills, including the ability to think out-of-the-box, face challenges with innovative solutions, and integrate various concepts to create new solutions. In addition, they also feel more motivated and actively involved in learning because the projects they participate in allow them to be involved in situations that are similar to real life. Collaboration between students also plays an important role in stimulating creativity, enabling the exchange of ideas, mutual support, and exploring innovative solutions. Lecturers and educational policy makers need to consider integrating PBL in curriculum design and learning practices to prepare students to face the demands of an increasingly complex world of work with high levels of creativity and confidence. In conclusion, PBP not only increases students' creativity, but also helps them apply theoretical knowledge in relevant and real contexts.
NILAI MORAL DALAM TERJEMAHAN SYAIR AJONGA YINDA MALUSA KARYA SYEKH HAJI ABDUL GANIU (SUATU PENDEKATAN HERMENEUTIKA) la muda; Kadirun Kadirun
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v6i2.13253

Abstract

Abstract: The moral value in the translation of Ajonga Yinda Malusa  lyric by Sheikh Haji Abdul Ganiu is the cultural heritage of the Indonesian people that can be used as a reference in character education that is being echoed by the government at this time. The purpose of this research is to describe moral values in the translation of Ajonga Yinda Malusa lyric by Sheikh Haji Abdul Ganiu. This study used content analysis method with a hermeneutic Paul Ricouer approach about text analysis and text reconstruction. The data of this study was the translation of Ajonga Yinda Malusa lyric by Syekh Haji Abdul Ganiu. The data analysis appropriate with the components of good moral values was moral knowledge, moral feeling, and moral action. The results showed that the translation of Ajonga Yinda malusa lyric, there was moral knowledge in the aspect of moral awareness, knowledge of moral values, determination of perspective, moral thinking, decision making, and personal knowledge. Moral feeling led to the aspect of conscience, self-esteem, empathy, love a good thing, poise, and humility. Moral action led to aspect of competence, desire, and habits. These three components were an aspect that led to the birth of moral values.Abstrak: Nilai moral dalam terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa karya Syekh Haji Abdul Ganiu merupakan warisan budaya bangsa  Indonesia yang dapat dijadikan referensi dalam pendidikan karakter yang sedang digaungkan pemerintah saat ini. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan nilai moral dalam terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa karya Syekh Haji Abdul Ganiu. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan hermeneutika Paul Ricouer tentang analisis teks dan rekontruksi teks. Data yang digunakan sebagai objek kajian adalah terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa karya Syekh Haji Abdul Ganiu. Data analisis sesuai dengan komponen nilai moral yang baik yakni pengetahuan moral, perasaan moral dan tindakan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada terjemahan syair Ajonga Yinda Malusa terdapat pengetahuan moral pada aspek kesadaran moral, pengetahuan nilai moral, penentuan prespektif, pemikiran moral, pengambilan keputusan dan pengetahuan pribadi. Perasaan moral mengarah pada aspek hati nurani, harga diri, empati, mencintai hal yang baik, kendali diri dan kerendahan hati. Tindakan moral mengarah pada aspek kompetensi, keinginan, dan kebiasaan. Ketiga komponen itu merupakan aspek yang mendorong lahirnya nilai-nilai moral.  
Simbolisme dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal El Saadawi Alam Ikhsanul Amanah; Samsuddin Samsuddin; Kadirun Kadirun
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.8080

Abstract

Novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi sarat akan simbolisme dalam menyampaikan makna seiring berjalannya cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mendeskripsikan simbolisme  dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi. Penelitian ini dilakukan dengan berpijak pada teori Aminuddin yang membagi tiga jenis simbol yaitu blank symbol, natural symbol, dan private symbol. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yaitu menyajikan data dengan kata-kata yang faktual dan interpretasi dalam bentuk deskripsi. Data penelitian berupa simbol berbentuk kata, frasa, dan klausa yang bersumber dari novel  Perempuan di Titik Nol. Data diperoleh dari proses membaca disertai mencatat.  Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman, yaitu  pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Perempuan di Titik Nol mengadopsi sejumlah simbol seiring berjalannya cerita. Temuan data yang tergolong dalam blank symbol berjumlah lima data yang berbentuk frasa dan klausa, natural symbol lima data yang berbentuk frasa dan klausa, serta private symbol lima data yang berbentuk kata, frasa, dan klausa. Secara keseluruhan, simbol-simbol ini saling terjalin membentuk jaringan makna yang menegaskan bahwa novel Perempuan di Titik Nol merupakan hasil karya perlawanan. Simbolisme dalam novel ini tidak bersifat netral, melainkan secara aktif mendukung upaya untuk meruntuhkan struktur sosial yang seringkali tidak sejalan dengan pandangan kebanyakan orang. Simbol-simbol tersebut berperan sebagai sarana untuk membangkitkan kesadaran kritis pembaca mengenai realitas ketidakadilan serta krisis kemanusiaan. Oleh karena itu,  penelitan ini memainkan peran penting dalam khazanah ilmu sastra dengan memberikan perspektif ilmiah tentang cara novel mengonstruksi makna yang merujuk pada realitas sosial meggunakan simbol .